Cerita mengikuti Chen Wei, seorang pemuda dari keluarga Cina yang menjadi penerus kekuatan Mata Naga Biru – salah satu dari tiga artefak kuno yang mampu membangkitkan atau mengalahkan Kaisar Naga, makhluk yang pernah hampir menghancurkan dunia. Setelah kampung halamannya dihancurkan oleh Sekte Darah Naga yang mencari ketiga mata naga untuk menguasai dunia, Chen Wei memulai perjalanan panjang untuk melindungi artefak tersisa, belajar mengendalikan kekuatan naga dalam dirinya, dan mengumpulkan sekelompok sahabat yang setia.
Melalui ujian yang penuh bahaya, pertempuran dengan musuh yang kuat, dan pengungkapan rahasia sejarah keluarga serta hubungan dengan musuhnya, Chen Wei harus memilih antara menggunakan kekuatan untuk membalas dendam atau untuk melindungi keseimbangan alam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reijii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 23:Era Baru Keharmonisan
Setelah kekalahan Kegelapan Abadi dan kembalinya keseimbangan sejati ke alam semesta, dunia memasuki era baru yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kekuatan Hati Naga menyebar ke seluruh dunia, membawa kemajuan teknologi, pemahaman spiritual yang lebih dalam, dan rasa persatuan yang kuat di antara semua makhluk hidup. Akademi Pelindung Naga berkembang menjadi organisasi global yang mengatur penggunaan kekuatan alam, mempromosikan pendidikan, dan menyelesaikan konflik dengan cara damai.
Chen Wei, bersama dengan teman-temannya, menjadi tokoh yang dihormati di seluruh dunia. Mereka berkeliling dunia, berbagi kebijaksanaan mereka, membantu membangun komunitas, dan menginspirasi generasi muda untuk menjaga keseimbangan dan bekerja menuju masa depan yang lebih baik.
Pada suatu hari yang cerah, Chen Wei kembali ke desa asalnya di Pegunungan Tianlong. Dia berdiri di puncak gunung tertinggi, melihat ke bawah ke desa yang telah tumbuh dan berkembang menjadi pusat kedamaian dan harmoni. Dia merasa bersyukur atas semua yang telah dia capai, tetapi dia juga tahu bahwa tantangan baru akan selalu muncul.
Saat dia merenung, dia merasakan kehadiran yang familiar di belakangnya. Dia berbalik dan melihat Kaisar Naga berdiri di sana, tersenyum dengan bijaksana.
"Kau telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, Chen Wei," kata Kaisar Naga dengan suara yang menggema di seluruh gunung. "Kau telah membantu membangun dunia yang lebih baik dari yang pernah kubayangkan. Tetapi ingat, perjalananmu belum selesai. Akan selalu ada kekuatan yang mencoba mengganggu keseimbangan, dan kau harus selalu siap untuk menghadapinya."
Chen Wei mengangguk dengan tekad. "Aku mengerti, Kaisar Naga. Aku akan selalu menjaga dunia ini dan melindungi semua yang aku cintai."
Kaisar Naga tersenyum dan menghilang, meninggalkan Chen Wei sendirian dengan pikirannya. Dia tahu bahwa dia harus mempersiapkan diri untuk tantangan baru yang akan datang. Dia memanggil semua teman-temannya ke Akademi Pelindung Naga untuk membahas langkah selanjutnya.
Ketika mereka berkumpul di ruang rapat utama, Chen Wei menjelaskan apa yang telah dikatakan Kaisar Naga kepadanya. Dia juga mengungkapkan bahwa dia telah merasakan gangguan yang tidak biasa dalam energi alam belakangan ini.
"Aku tidak tahu apa yang akan datang," kata Chen Wei dengan suara yang serius. "Tapi aku tahu bahwa kita harus siap untuk menghadapinya. Kita harus memperkuat pertahanan kita, melatih para pendekar muda, dan terus bekerja untuk menjaga keseimbangan dunia."
Mereka memutuskan untuk meningkatkan program pelatihan di akademi, dengan fokus pada pengembangan kemampuan untuk mendeteksi dan melawan kekuatan yang mengancam keseimbangan. Mereka juga memutuskan untuk mengirim tim penyelidik ke seluruh dunia untuk mencari tahu sumber gangguan energi yang dirasakan Chen Wei.
Selama beberapa bulan berikutnya, tim penyelidik mengirimkan laporan yang mengkhawatirkan dari berbagai daerah. Mereka menemukan bahwa beberapa artefak kuno yang memiliki kekuatan besar telah hilang, dan bahwa beberapa orang yang memiliki kemampuan luar biasa telah menghilang secara misterius.
Chen Wei merasa bahwa sesuatu yang buruk akan segera terjadi. Dia memutuskan untuk melakukan perjalanan sendiri untuk menyelidiki secara langsung. Dia memilih beberapa teman terdekatnya untuk menemaninya, termasuk Mei Hua, Zhang Tian, Lin Xue, dan Tian Chen.
Mereka memulai perjalanan mereka, mengikuti jejak artefak yang hilang dan orang-orang yang menghilang. Perjalanan itu membawa mereka ke tempat-tempat terpencil dan berbahaya di seluruh dunia. Mereka menghadapi makhluk-makhluk aneh, bertemu dengan orang-orang yang memiliki kekuatan luar biasa, dan mengungkap rahasia kuno yang telah lama terlupakan.
Di setiap tempat yang mereka kunjungi, mereka merasakan kehadiran kekuatan jahat yang kuat yang sedang mempersiapkan diri untuk menyerang. Mereka tahu bahwa waktunya semakin dekat, dan bahwa mereka harus melakukan segala yang mereka bisa untuk menghentikan kekuatan ini sebelum terlambat.
Perjalanan itu akhirnya membawa mereka ke sebuah pulau terpencil di tengah Lautan Tak Berujung. Di pulau itu terdapat reruntuhan kota kuno yang telah lama ditinggalkan. Saat mereka menjelajahi reruntuhan, mereka menemukan sebuah kuil tersembunyi yang berisi portal ke dunia lain.
Di dalam portal itu, mereka melihat pemandangan yang mengerikan. Mereka melihat dunia yang penuh dengan kegelapan dan kehancuran, di mana makhluk-makhluk jahat memerintah dengan kejam. Mereka menyadari bahwa kekuatan jahat yang telah mereka rasakan selama ini berasal dari dunia ini, dan bahwa makhluk-makhluk jahat tersebut sedang mempersiapkan diri untuk menyerang dunia mereka.
Chen Wei dan teman-temannya tahu bahwa mereka harus menghentikan makhluk-makhluk jahat ini sebelum mereka bisa melewati portal dan menguasai dunia mereka. Mereka mempersiapkan diri untuk pertempuran, mengetahui bahwa ini akan menjadi ujian terbesar yang pernah mereka hadapi.