Seribu tahun setelah Era Kegelapan yang hampir menghancurkan tatanan alam semesta, Yun Tianxing—kultivator tertinggi dan penjaga keseimbangan antara Dunia Bawah dan Dunia Dewa—menemukan dua artefak legendaris: Darah Phoenix Abadi dan Jantung Naga Suci. Dalam upaya untuk memperkuat diri agar bisa mengantisipasi ancaman tersembunyi, ia memakan jantung naga dan meminum darah phoenix. Namun, kombinasi kekuatan kedua makhluk mistik tersebut terlalu besar untuk tubuhnya, menyebabkan guncangan hebat yang mengancam nyawanya. Sebelum meninggal, ia menciptakan sebuah benih ajaib, memasukkan seluruh energi Qi dan pengetahuan kultivasinya ke dalamnya.
Benih itu jatuh ke Dunia Fana dan memasuki tubuh Haouyu, putra mahkota Kekaisaran Lian yang baru lahir. Tak lama kemudian, kekaisaran keluarga Lian runtuh akibat peperangan besar dengan klan musuh. Untuk menyelamatkannya, ibunya menyerahkan dia kepada seseorang untuk membawanya meninggalkan istana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21: GUA YANG BERBAHAYA DAN SUMBER ENERGI GELAP
Haouyu segera mengeluarkan energi Air untuk membentuk sebuah pelindung tipis di sekitarnya dan Yu Zhu, bukan untuk menyerang, tetapi untuk melindungi diri jika diperlukan. Dia kemudian menggunakan teknik Pemantauan Energi Alam yang diajarkan oleh Master Bai untuk menyelidiki sumber energi gelap tersebut lebih dalam.
Setelah beberapa saat, Haouyu merasa menemukan lokasi sumber masalah—di dalam gua terdalam, ada sesuatu yang mengeluarkan energi gelap yang kuat yang mencemari air tanah dan mengganggu keseimbangan alam di sekitarnya. Dia memutuskan untuk masuk ke dalam gua bersama Yu Zhu untuk mengatasi masalah tersebut dari sumbernya, menyadari bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk membantu desa dan mendapatkan uang yang dia butuhkan untuk mengembangkan kemampuannya.
Sebelum memasuki gua, Haouyu melihat kebun Bunga Langit Emas yang terletak di kejauhan—berkilau dengan cahaya keemasan yang indah. Dia berkomitmen pada dirinya sendiri bahwa dia akan melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan tanaman berharga tersebut dan membantu desa yang sedang kesusahan, sekaligus mendapatkan upah yang akan membantunya dalam perjalanan kultivasinya ke depannya.
...****************...
Setelah memastikan persiapan diri sudah cukup, Haouyu dan Yu Zhu melangkah masuk ke dalam gua. Udara di dalam terasa dingin dan lembap, dengan aroma tanah basah dan sesuatu yang tidak dikenal yang sedikit menyengat hidung. Cahaya dari bulan hanya bisa menerangi sebagian awal lorong gua, sehingga Haouyu segera mengeluarkan secercah energi Air yang diubah menjadi sumber cahaya lembut untuk menerangi jalan.
Sesaat setelah memasuki gua sekitar sepuluh langkah, mereka menemukan lebih banyak Ular Tanah Hitam yang berkerumun di sekitar dinding dan lantai. Tubuh mereka terus mengeluarkan cahaya kehitaman redup, dan beberapa di antaranya bahkan berguling kesakitan di tanah. Haouyu merasa prihatin melihat kondisi mereka—jelas bahwa makhluk-makhluk ini juga menjadi korban dari sumber energi gelap tersebut.
“Kita harus berhati-hati,” bisik Haouyu kepada Yu Zhu sambil tetap fokus pada aliran energi di sekitarnya. “Energi gelap ini semakin kuat saat kita masuk lebih dalam.”
Yu Zhu mengangguk dan mengeluarkan alat pembuat ramuan kecil yang dibawa, siap membantu jika diperlukan. Mereka melanjutkan perjalanan dengan langkah hati-hati, menghindari mengganggu ular-ular yang sedang menderita sambil terus mencari sumber energi gelap tersebut.
Setelah berjalan sekitar setengah jam di dalam lorong gua yang terus melengkung ke dalam, mereka akhirnya sampai di sebuah ruangan besar yang terletak di bagian terdalam gua. Di tengah ruangan tersebut, terdapat sebuah kolam kecil yang airnya berwarna kehitaman pekat dan mengeluarkan energi gelap yang sangat kuat. Di sekitar kolam, terdapat beberapa batu besar yang permukaannya tertutup pola-pola misterius yang bersinar dengan warna kehitaman.
“ Itu pasti sumbernya,” ucap Haouyu dengan suara rendah. Dia bisa merasakan bagaimana energi gelap dari kolam tersebut menyebar ke seluruh gua, bahkan keluar ke arah desa Bunga Emas untuk mencemari air tanah dan mengganggu keseimbangan alam.
Haouyu melakukan pemeriksaan lebih dekat menggunakan teknik Pemantauan Energi Alam. Dia menemukan bahwa pola-pola pada batu tersebut adalah sebuah jenis formasi kuno yang telah ter-aktivasi secara tidak sengaja. Formasi ini seharusnya berfungsi untuk menyimpan energi alam positif, tetapi karena beberapa alasan, ia malah menyerap energi gelap dari kedalaman bumi dan mengubahnya menjadi zat yang berbahaya.
“Formasi ini sudah rusak dan terkontaminasi,” jelas Haouyu kepada Yu Zhu. “Kita harus membersihkan energi gelap dari dalam kolam dan memperbaiki formasi tersebut agar tidak lagi menyebarkan bahaya.”
Sebelum mereka bisa mulai bekerja, beberapa Ular Tanah Hitam yang lebih besar dari yang lain muncul dari sudut-sudut ruangan besar tersebut. Tubuh mereka lebih panjang dan lebih tebal, dengan mata yang bersinar dengan warna merah pekat akibat pengaruh energi gelap. Mereka tampak lebih agresif dibandingkan dengan ular-ular yang ada di luar.
“Kita tidak bisa menyerang mereka,” kata Haouyu dengan tegas ketika melihat Yu Zhu siap mengambil sikap defensif. “Mereka hanya terpengaruh oleh energi gelap. Saya akan mencoba menggunakan energi Air untuk membersihkan kontaminasi dari tubuh mereka sambil kamu membantu saya menjaga jarak dan siap memberikan ramuan penyembuh jika diperlukan.”
Haouyu kemudian mengumpulkan energi Air di telapak tangannya, membentuk bola energi bening yang dingin dan menyegarkan. Dia dengan hati-hati mengarahkan bola energi tersebut ke arah salah satu Ular Tanah Hitam besar yang paling dekat. Saat energi Air menyentuh tubuh ular tersebut, terlihatlah cahaya kehitaman mulai menyusut perlahan, dan mata ular tersebut perlahan kembali ke warna aslinya yang gelap namun tenang.
Setelah berhasil membantu satu ular, Haouyu segera melanjutkan dengan yang lain. Yu Zhu juga tidak tinggal diam—dia dengan cepat membuat ramuan penyembuh khusus menggunakan bahan dasar yang diberikan oleh Master Bai, lalu menyemprotkan ramuan tersebut ke arah ular-ular yang sudah dibersihkan untuk membantu mereka pulih lebih cepat.
Setelah semua Ular Tanah Hitam besar di ruangan tersebut berhasil dibantu, Haouyu mulai fokus pada kolam dan formasi batu di sekitarnya. Dia tahu bahwa membersihkan kolam akan lebih sulit karena energi gelap di sana jauh lebih pekat. Dia memutuskan untuk menggunakan kombinasi energi Air dan teknik pemurnian yang diajarkan oleh Master Bai untuk membersihkan zat berbahaya dari dalam kolam.
Sambil mengumpulkan energi dengan hati-hati, Haouyu mulai mengirimkan aliran energi Air yang murni ke dalam kolam. Energi tersebut mulai bereaksi dengan energi gelap, menciptakan percikan cahaya terang yang menyilaukan mata. Proses ini membutuhkan waktu dan tenaga yang besar, tetapi Haouyu tidak menyerah—dia tahu bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan desa Bunga Emas dan mengakhiri penderitaan makhluk-makhluk di sekitar sini.
Selama proses pembersihan berlangsung, Yu Zhu terus mengawasi sekitar dan memberikan dukungan energi kepada Haouyu jika diperlukan. Dia juga mencatat setiap langkah yang dilakukan Haouyu dengan cermat, karena melihat ini sebagai kesempatan belajar yang berharga untuk dirinya sendiri.
Setelah beberapa saat yang tampak sangat lama, energi gelap di dalam kolam akhirnya mulai hilang perlahan. Air kolam kembali menjadi bening seperti semula, dan pola-pola pada batu mulai bersinar dengan warna putih keemasan yang lembut—tanda bahwa formasi sudah mulai berfungsi dengan benar lagi.
Haouyu merasa sangat lelah setelah menyelesaikan proses tersebut, tetapi wajahnya terpampang senyum puas ketika melihat hasil pekerjaannya. Dia tahu bahwa masalah di desa Bunga Emas akhirnya akan teratasi, dan dia juga akan mendapatkan upah yang dibutuhkan untuk melanjutkan perjalanan kultivasinya.
Sebelum mereka keluar dari gua, Haouyu memeriksa kondisi Ular Tanah Hitam yang sudah pulih. Mereka tampak lebih tenang dan bahkan memberikan isyarat rasa terima kasih kepada Haouyu dan Yu Zhu sebelum kembali ke tempat tinggal mereka di dalam gua.
Ketika mereka keluar dari gua menjelang fajar, matahari mulai muncul di ufuk timur dengan sinar keemasan yang indah. Hamparan kebun Bunga Langit Emas di kejauhan tampak lebih cerah dan penuh kehidupan, seolah tahu bahwa bahaya yang mengancam mereka sudah berlalu.
Haouyu dan Yu Zhu berjalan kembali ke desa dengan langkah yang lebih ringan. Mereka tidak sabar untuk memberitahu kabar baik kepada Ibu Siti dan para warga desa, serta melihat bagaimana Bunga Langit Emas akan tumbuh dengan baik kembali setelah masalah ini terselesaikan.
...~BERSAMBUNG~...