kisah seorang Pria yang berdedikasi menjadi lebih keren namun salah jalan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Patah hati bersama
Malam itu runa tidak bisa memejamkan matanya,otaknya penuh dengan teka teki,
pikirannya terus menuju ke sebuah nama "Naoya" rasa sedih yang naoya rasakan seperti tersalur pada dirinya. Merasakan kesepian,ketakutan dan kecemasan terus menerus,sama seperti kehidupan runa, dengan alasan itu runa menyimpulkan bahwa dia bisa saja mengerti perasaan naoya dan memutuskan untuk bicara pada naoya tentang perasaannya.
Keesokan paginya runa kembali datang ke kampus,setelah menyelesaikan jam kuliahnya,runa terbiasa membuat sketsa dibawah pohon,namun saat itu dia berpikir akan mengatakan sesuatu pada naoya dan pergi ke kedai tanpa bersama aoi.
"silahkan....silahkan.....,,
Langkah kaki runa terhenti tepat didepan naoya yang sedang menarik pelanggan.
Wajah yang sebelumnya tersenyum menjadi sebuah ketegangan diantara mereka.
"aku ingin bicara..naoya-san."
"aku sedang bekerja...,,
Seketika perubahan pada naoya jelas dirasakan oleh runa, runa terus menatap naoya dengan penuh rasa iba.
"jangan menatapku seperti itu,ayolah...kau tidak perlu mengasihani aku...runa!!!
"aku hanya.....
Seperti biasa runa tidak bisa mengungkapkan isi hatinya,selalu saja tidak punya keberanian dalam dirinya.
"begini....sebelumnya aku minta maaf, sepertinya kau menjadi salah paham runa, memang kita pernah berciuman,tapi bukan berarti aku menyukaimu runa, kau bisa menilai dirimu sendiri kan...?? Kau tidak sebanding dengan aoi..!! Aku lebih menyukainya,wanita biasa sepertimu..??maaf kau bukan tipeku, terimakasih sudah mendengarkan ceritaku sebelumnya tapi aku bisa mengatasi masalahku sendiri.
Kata-kata yang begitu tajam sampai menusuk kedalam hati runa sampai tidak bisa mengatakan apa-apa lagi,hanya tertunduk malu dan seperti akan menangis namun runa urungkan sampai dia benar-benar berdiri dalam kehancuran.
"aku pikir,aku telah mengerti dirimu, ternyata tidak..!! Kau hanya sebuah permainan bagimu saja, dasar payah..!!!"gumam runa.
"aku harus bekerja...,permisi...!!"
Naoya berjalan memasuki toko dan tersenyum pada rekan lainnya sambil bergurau,tatapan mata runa yang sedikit berkaca merasa tersinggung dengan sikap naoya pada runa yang tidak melihatnya sebagai seseorang yang dia kenal sebelumnya.
Dengan berat hati runa berjalan menjauh dari depan toko dan kembali kerumah dengan kesedihan.
Setelah kepergian runa,beberapa saat kemudian aoi mengunjungi toko dan berbicara pada naoya.
"bisa bicara sebentar..???
Suara yang lembut mengajak naoya untuk pergi kesebuah tempat yang sedikit sepi untuk berbicara.
"kenapa kau membawaku kemari.?apa yang ingin kau bicarakan..??
Dengan suara yang lesu naoya bahkan tidak menatap aoi dengan benar.aoi merasa sangat kecewa dan menarik kerah kemejanya.
"apa yang kau lakukan ?? Kenapa kau menjebakku..?? Apa kau kurang uang..?kenapa tidak meminta padaku saja..?kenapa kau harus menjual harga diriku...?!!!
Dengan mata yang melebar dan suara yang penuh amarah aoi melampiaskan amarahnya pada naoya.
"apa yang kau bicarakan..?kenapa aku harus meminta uang padamu ? Memangnya kau ibuku..??
Dengan santai naoya menjawab aoi tanpa basa basi,naoya sangat tidak ingin meladeni aoi yang sedang marah.
"brengsek..!!! Apa kau merencanakan ini sejak awal..??
Naoya menatap aoi dengan perasaan campur aduk dan teringat pada perkataan tsuki sebelumnya.
"hei...aoi...sebenarnya aku benar-benar tertarik padamu sebelum kau datang kerumahku dan mengatakan semuanya kepadaku,aku merasa tersinggung dengan ucapanmu itu...,,aku memang orang yang tidak memiliki apapun, tapi aku akan berusaha untuk mendapatkan apa yang aku inginkan, dengan tanganku sendiri, lalu kau mematahkan ideologiku itu jadi....bukan salahku kalau aku menjual video itu kan..??
Semirik mata naoya dengan senyum sengitnya membuat aoi naik pitam dan menampar naoya dengan sangat keras.
"plakkk....!!!!!
"pfftt....
"kau tersenyum..?? Dasar bajingan..!! Anggap saja kita tidak pernah bertemu..brengsek..!!!
Aoi melangkah pergi setelah memukul naoya dan meninggalkannya disebuah gang.
"begitulah wanita....mereka tidak pernah mau disalahkan dalam hal apapun,selalu saja laki-laki yang bersalah untuk segalanya...,,
"apa tindakanku sudah benar..??aku pasti sudah menyakiti runa dengan semua kata-kataku itu....,,mau bagaimana lagi..? Tsuki adalah orang pertama yang selalu mendengarkanku saat aku kebingungan dikota ini,meskipun dia selalu mengataiku tapi dia baik kepadaku, aku tidak ingin menghalangi kebahagiaan teman jeniusku itu...,,, ya...si bodoh dan si jenius,begitulah yang dia katakan..."
untuk sesaat naoya merenungkan semua perkataannya pada runa,namun semata-mata dia lakukan agar runa tidak berfokus pada dirinya, dan mulai terbiasa dengan tsuki,dengan keputusan naoya itu dia mengorbankan perasaannya sendiri.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ketua atau atasan langsung murayama telah melakukan transaksi dengan matsumoto dia mengancamnya dengan video syur putri matsumoto yang berhasil diperoleh oleh naoya,sesuai kesepakatan matsumoto menjual sebuah gedung dengan harga murah kepada pihak Murasaki,sebagai imbalan, murayama mendapatkan hak paten atas bar yang dia kelola bersama 2 cabang lainnya.
"hahahaha....."
Murayama tidak berhenti tertawa didalam ruang kerjanya didalam bar,
"manager pasti sedang bergembira..."
"apa dia membawa wanita bersamanya..??"
"tidak...,,pasti bukan masalah wanita,sepertinya dia sudah memiliki wanita pujaannya"
"siapa...??yuka..??
"bukan...!!,entah siapa, tapi dia cantik,lebih cantik dari yuka..."
"apa kau bilang...???"
Tiba-tiba saja yuka mendengar percakapan host yang sedang berjalan di lorong,dengan wajah yang kesal yuka menegur mereka seakan ingin membunuhnya.
"ah...tidak ..tidak....kami permisi...,,
"cih....siapa wanita yang mereka maksud.?aku akan merajuk pada manager..!!
Yuka bergegas menemui murayama yang sedang bersantai di meja kerjanya sambil menatap ponselnya.
"apa ini manager..??kenapa orang-orang bergosip tentangmu..??
Seketika wajah murayama berhenti tersenyum ketika yuka masuk ke dalam ruangan tanpa mengetuk.
"kau tidak punya sopan santun ya.?sudah bagus kau memanggilku manager,tapi perbaiki juga sikapmu itu !!
"hah....bukan itu yang mau aku dengar darimu, siapa wanita pujaanmu ??
"pfftt....,,kenapa kau bertanya seperti itu ? Apa kau sedang cemburu..??
"tidak...!! Wanita bodoh mana yang mau denganmu..??
Murayama bangkit dari kursinya dan berjalan perlahan mendekati yuka dan mengangkat dagu yuka dengan tangan kanannya.
"wanita bodoh itu sangat cantik, dia memiliki mata yang tajam,dengan tatapannya saja bisa menusuk jantungku,,aku tidak bisa berkutik ditangannya,,"
Yuka menangkis tangan murayama dengan sangat kesal.
"cih....kau sudah gila dibuatnya..!!!
Karena kesal yuka pergi meninggalkan ruangan murayama dan memilih bermain dengan naoya.
"dimana si bodoh itu pergi..??
Setelah mencari kesana kemari dan bertanya pada rekannya akhirnya yuka bertemu naoya yang sedang duduk merenung di dalam gudang.
"dasar bodoh..!! Kenapa kau disini ?
naoya yang terkejut dengan kedatangan yuka memasang wajah yang sangat konyol,dan membuat yuka tertawa.
"sungguh...kau benar bemar bodoh dengan wajahmu itu, ketampananmu seketika hilang ditelan malam hahaha..."
"kau mengejeku kak yuka..??
"apa kau menangis..??
yuka melongok kedekat wajah naoya yang sedang duduk beralaskan kardus dan bersandar.
"tidak...!! Aku hanya sedang merenung..?
"kenapa..??
Yuka ikut duduk dilantai bersama naoya dan bersedia mendengar keluh kesahnya.
"hei...kak yuka,apa kau pernah merasakan patah hati..?
"hah...yang benar saja...!!!
"hehe...wanita sepertimu pasti sangat populer kan,mana mungkin merasakan patah hati,,maaf aku salah bertanya.."
Yuka menghela nafas panjang dan pandangannya menatap lurus kedepan.
"awalnya aku hanya berencana menggodanya saja...,,melihat sikapnya yang terlihat dingin dan sangat kejam,siapapun tidak akan sudi mendekatinya,namun dia memiliki alasan sendiri untuk bersikap seperti itu, dan dibalik semua sikapnya itu ada sebuah kehangatan yang tidak dia tunjukan kepada semua orang,hanya orang-orang tertentu yang bisa melihatnya, siapa sangka orang bodoh itu juga bisa jatuh cinta, sial...mendengar dia memiliki wanita lain rasanya aku sangat cemburu,apa ini yang namanya patah hati naoya..?
Naoya yang mendengarkan dengan sangat tenang seketika memikirkan sesorang dalam otaknya.
"siapa orang itu...???
"aahh...dia hanya seorang gigolo,dia tidak pantas untuk dicintai,tapi sepertinya aku tenggelam dalam rencanaku sendiri...,"
"manager murayama kan..??
Yuka sangat terkejut mendengar jawaban dari naoya dan menoleh padanya sambil melebarkan matanya.
"eh....,,kau tau dari mana..??
"tsuki sudah bercerita padaku...,,"
"berarti kau sudah tau bahwa murayama juga seorang yakuza..??
naoya berbalik menatap yuka dengan mata lebarnya dan merasa terkejut.
"haa....sungguh..,,aku baru tau darimu kak yuka..?"
yuka meringis jengkel dan menjambak rambut naoya sambil memutar-mutar kepalanya.
"dasar sialan...!! Kau memancingku untuk membocorkan rahasia ya..!!!
"aduh...aduh....,,sakit...,,tidak bukan begitu.."
Yuka melepaskan tangannya dan kembali duduk tenang seakan merasa hidup itu melelahkan dan sepertinya dia tidak sanggup lagi menjalani kehidupannya itu.
Naoya yang melihat wajah lelah yuka mencoba menghiburnya,namun tidak tau masalahnya jadi hanya duduk terdiam bersamanya.
"tunggu....berarti tsuki juga seorang yakuza dong..??
"hemmm....dia hanya anak yang dipungut oleh murayama,sebelumnya tsuki ditangkap ketua murayama dan seseorang akan mengambilnya untuk dijadikan anak buahnya,tapi murayama memilih untuk mengambil tsuki dan tsuki tidak punya pilihan.
"yang benar saja...!! Apa mereka sangat berbahaya..??
"kau bisa mati kalau berurusan dengan mereka naoya..,,,"
Naoya merasa merinding dan ketakutannya bertambah.
"kau tau semua itu,apa kau termasuk dari mereka kak yuka..??
Yuka menatap naoya dan tersenyum sangat manis untuk melepaskan kekhawatiran pada dirinya sendiri.
"naoya....selama aku hidup,aku tidak pernah memimpikan untuk bisa terbang bebas,namun setelah aku bertemu dengan kalian rasanya aku ingin terbang setinggi tingginya untuk mencapai langit biru,aku tidak tau rasanya kenyamanan setelah bertemu kau,tsuki dan murayama,terimakasih untuk waktu kalian selama ini"
"apa yang sedang kau bicarakan, kita akan selalu bersenang-senang bersama kan ??apa perlu aku meminta manager untuk liburan bersama..??
"haha....apa kau berani mengatakannya...??
"hah...pasti aku akan kencing dicelana setelah menatap matanya...,,
"hahaha....bodoh...!!!!"
Dengan bergurau bersama, naoya sedikit merasa senang dan tidak berlarut pada patah hatinya,begitu juga dengan yuka,kekhawatirannya hilang setelah menceritakannya pada naoya.