Desakan mama yang menginginkan agar Kevin segera menikah membuat ia dipertemukan dengan seorang wanita penuh akan misteri, atau lebih tepatnya masalah.
Hubungannya dengan sang kekasih memang tidak bisa dipertahankan lagi dengan pengkhianatan yang dilakukan Fira dibelakang Kevin. Sehingga itu pula yang membuat Kevin yakin membawa Nayla masuk ke dalam bagian hidupnya.
Bersama wanita yang dipilihnya itu, Kevin akan membuktikan pada sang mantan bahwa ia bisa hidup tanpa Fira, juga membalas pengkhianat Fira akan hubungan mereka yang lalu.
2021 direvisi ulang 2026
@nyanalyn_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
. Bab 23 Penjara Hati Sang Ceo
Kevin tak menjawab ia langsung memajukan wajahnya dan kemudian langsung....?
Fiuh...
Kevin langsung meniup pipi Nayla agar mengurangi rasa panas bekas balsem. Sedangkan Nayla malah merem melek karena mengira Kevin akan menciumnya.
Deg....
Nayla membuka mata saat merasakan hembusan angin di sekujur wajahnya, jantung nya berdegup kencang saat memandang wajah mulus nan putih dihadapan nya.
Sesaat tanpa sadar Nayla kagum dengan sosok di depannya, “tampan” gumam Nayla tanpa sadar dan Kevin mendengarnya langsung tersenyum.
“Coba ulangi la?” pinta kevin.
“Apanya?” tanya Nayla bingung.
“Tadi, kamu bilang apa ke aku, tampan gitu?” jelas kevin.
“Kapan? perasaan aku gak ada ngomong kaya gitu deh Vin?” elak Nayla bingung.
“Terus tadi apa, dan juga wajah kamu blusing gitu, tandanya apa?” ujar Kevin.
“Apa? blusing” pekik Nayla.
“Iya, coba ngaca di cermin lihat wajah kamu tuh, merah gitu?” jelas Kevin sambil menunjuk pipi Nayla.
Nayla langsung berdiri dan melihat rona wajahnya di cermin, benar saja ternyata ia blusing mungkin karena malu saat gumam nya terdengar oleh Kevin.
“Jelas? blusing gak?” tanya Kevin.
“Ikh, anu ini? bekas tadi mungkin kan tangan kamu bekas balsem jadinya wajah aku merah deh” elak Nayla canggung.
“Masa sih, perasaan tadi gak kenapa-kenapa deh tapi pas kamu bilang aku "tampan" baru wajah kamu blusing” terang Kevin.
“Gak.. gak itu tadi bekas balsem kamu vin” kekeh Nayla.
“Ya.. ya.. ya.. blusing atau gak itu gak penting” ucap Kevin datar.
“Eum, aku ke kamar dulu ya Vin, makasih udah dipijitin” ucap Nayla berterimakasih.
Kevin membiarkan saja Nayla pergi dari kamarnya.
“Hmm udah ada rasa tapi gak mau ngaku” gumam Kevin pede.
Nayla buru-buru keluar dari kamar Kevin dan masuk lagi ke dalam kamar nya, ia langsung menutup rapat pintu kamar tersebut dan bersandar erat di balik pintu, sambil tangannya memegang dada karena detak jantung nya yang tak karuan.
Deg.. deg.. deg..
Suara detak jantung Nayla yang berdetak sangat kencang.
“Duh kenapa nih jantung ku, berdetak kencang banget, apa karena berdekatan dengan Kevin atau karena aku habis lari kecil tadi?” ucap Nayla bingung.
“Tapi gak mungkin kalau habis lari, orang aku lari cuma beberapa meter sampai ke kamar, tapi pas aku berdekatan dengan kevin rasa nya aneh gitu, aduh kenapa ini dengan jantung ku, kenapa selalu berdetak kalau dekat sama Kevin apa jangan-jangan aku mulai? Akh gak mungkin aku aja baru kenal Kevin, masa ia aku suka dan juga ada rasa dengannya” lanjut Nayla keheranan.
“Akh..” erang Nayla.
Mendingan aku tidur, pusing mikirin tentang Kevin dan lagi juga capek banget seharian nemenin Tante Linda cari souvernir buat nikahan nanti.
••••
Pagi hati seperti biasa semua orang sibuk dengan aktivitas nya masing-masing. Nayla sedari tadi sudah sibuk dengan beberapa pembantu dan juga buk Linda yang tengah asik memasak makanan dan juga membuat kue.
“Sayang itu kue nya, tolong dilihat dulu sudah matang ala belum?” tanya buk Linda.
“Ya, Tante” sahut Nayla langsung beranjak menuju oven dan memeriksa kue yang dipanggang sudah matang atau belum.
Heum~ wangi vanila menguar dari balik microwave, dengan cekatan Nayla membuka perlahan pintu kecil oven tersebut lalu mengeluarkan kue berserta cetakan wadah yang digunakan kue tersebut.
“Sip, udah matang” gumam Nayla.
Nayla berjalan mendekat ke arah buk Linda berda, ia langsung menaruh kue tersebut di atas meja makan.
Beberapa pembantu pun ikut membantu Nayla dengan membawakan toping dan spirengkel untuk hiasan kue tersebut.
“Bik, jangan lupa taruh makanan yang tadi dimasak, sup ayam nya jangan lupa ya bik” titah Buk Linda.
“Iya, buk” sahut salah satu pembantu.
Lalu buk Linda langsung mendekat ke arah Nayla yang berdiri di pinggir tempat makan.
“Matang la?” tanya buk Linda lagi setelah berada dekat dengan Nayla.
“Iya mateng, harum pula kue nya Tante” jelas Nayla.
“Cobain aja la” suruh buk Linda.
“Boleh Tante?” tanya Nayla memastikan.
“Iya, kan ini kue bikinan kamu juga” ucap buk Linda mengiyakan.
Nayla pun tanpa malu-malu langsung memotong kue tersebut dan mencicipinya.
“Eum enak, manis dan soft lembut banget” ucap Nayla.
“Gimana, enak kan?” tanya buk Linda.
“Ya, enak malahan enak banget Tante” sahut Nayla sumringah.
Kevin dan pak Bagas turun dari lantai atas mereka berdua langsung duduk di meja makan.
“Wah ada kue nih” ucap pak Bagas.
Buk Linda langsung menyodorkan kopi dan potongan kue kepada suami dan anaknya itu.
“Ini pah, vin..” ucap buk Linda menyodorkan kopi dan kuenya.
“Makasih mah” ucap Kevin setelah menerima piring dan cangkir yang berisi kue dan kopi.
“Ayo dicobain, itu buatan Nayla” ujar buk Linda memberitahu.
“Owhya, papah cobain ya mah” ucap pak Bagas dan langsung di angguki oleh buk Linda.
“Eum enak, manis nya pas dan tekstur nya lembut banget” ucap pak Bagas.
“Iya, enak banget pah, ma” sahut Kevin.
“Siapa dulu dong yang bikin, Nayla gitu calon mantu kesayangan mamah” ucap buk Linda memuji Nayla.
“Hebat kamu La, enak tau gak kuenya” ucap Kevin lagi.
“Kalau enak makan lagi aja vin” sahut Nayla tersenyum.
“Suapin boleh gak?” tawar Kevin meminta.
“Ikh apaan kamu Vin, jangan kaya anak kecil deh” sentak buk Linda.
“Hehe becanda mah” lanjut kevin terkekeh.
Mereka semua makan dengan bersenda gurau, sembari menikmati hidangan pagi dan juga kue bikinan Nayla yang dibantu buk Linda dan beberapa pembantu lainnya.....
Bersambung....
Bentar lagi yah part nikahan nya, sabar ya geng, makasih juga loh buat kalian yang setia baca novel receh author Penjara Hati Sang Ceo tanpa kalian author bukan apa-apa, makasih ❤️
-Like
-Rate
-Komen
-Vote dan hadiah seikhlanya aja
kyak novel sblumx tapi sayang pake koin.🤦🏻akux masih penasaran sih...ama ceritax