Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23
"Luna, mas minta maaf." ucap Keanu saat persidangan sudah usai.
"Sama - sama, mas. Moga bahagia dengan pilihanmu." ucap Luna tulus.
"Akhirnya si burik pergi juga dari kehidupan anakku." celetuk mantan mama mertua.
"Iya, ma. Betul itu, bang Keanu bisa bersama mbak Ayu."
"Selamat ya buat kalian, apa yang kalian inginkan terwujud." sindir Luna.
"Tau diri juga kamu, kamu itu orang miskin memang tidak pantas bersanding dengan putraku. Hanya Ayu yang pantas buat Keanu. Udah cantik, kerja kantoran, dan satu lagi bisa memberi saya cucu. Tidka seperti kamu yang mandul." ejek mama Keanu tapi tak membuat Luna emosi, Luna hanya tersenyum begitu juga dengan kedua orang tuanya.
"Aku tidak mandul, coba mama periksa putra mama sendiri."
"Jadi kamu nuduh jika Keanu yang mandul gitu?"
"Aku ga nuduh sih, ma. Tapi di coba ga ada salahnya dong." ada senyum ejekan yang terbit di sudut bibir Luna.
"Kalau Keanu mandul ga mungkin Ayu hamil?" bela mama.
"Ya siapa tau, kalau Ga percaya ya sudah. Tapi jangan menyesal nantinya." Luna tertawa ringan membaut mantan mama mertuanya sepeti orang binggung antara percaya dan tidak.
"Keanu apa yang Luna katakan benar tidak?" tanya mama pada Keanu.
"Sudahlah ma, semuanya sudah terjadi. Lebih baik kita pulang saja." Keanu mengalah agar tidka terjadi perdebatan yang panjang. Ada satu rahasia yang mamanya tak ketahui. Hanya dirinya dan Luna lah yang tau.
"Tapi apa kamu ga malu di hina seperti itu?" tanya mama ketus.
"Sudahlah, ma. Biarkan saja, mungkin Luna lagi emosi." redam Keanu.
"Bilang aja iri, dasar mandul." cemooh Mirna.
"Siap juga yang iri, aku itu malah beruntung bisa terbebas dari keluarga kalian. Rasanya beban di pundak selama ini lenyap." kekeh Luna membalas ucapan Mirna yang selalu saja menghina Luna.
"Dasar miskin belagu, paling juga setelah cerai dari abang juga jadi gembel di luar sana." sindir Mirna pedes.
"Kita liat aja nanti, siap yang bakal jadi gembel." Luna mengajak kedua orang tuanya meninggalkan gedung pengadilan. Luna sudah memesan taxi online untuk mengantar mereka kembali kerumah.
"Ya, naik taxi. Kaya kita dong naik mobil pribadi." ejek Mirna yang sengaja membuka kaca jendela mobil.
"Mending naik taxi tiap hari bisa tukeran daripada situ naik mobil aja masih kredit. Hati - hati nanti ada yang ga sanggup bayar." sindir Luna tak kalah pedes.
"Sudahlah nduk, ga usah di ladeni. Buang - buang tenaga, ga bermanfaat yang ada malah sakit hati." lerai ibunya menyudahi perdebatan yang saling mengejek.
"Iya, nduk." sahut ayah.
Luna menutup jendela taxi dan menyuruh driver segera meninggalkan tempat itu.
Keanu melihat dari kejauhan, rasanya ada yang hilang di sudut hatinya.
"Bang ayo jalan." lamunan Keanu buyar saat adiknya menegurnya.
"Eh, iya." Keanu perlahan menjalankan mobilnya meninggalkan tempat itu kembali ke ruamh mereka.
"Kamu kenapa, Ken?" tanya mama melihat wajah putranya yang kusut.
"Ga ada apa - apa, ma. Cuma ingat pekerjaan kantor yang harus aku selesaikan habis ini." bohong Keanu. Tak mungkin ia jujur pada keluarganya bisa - bisa mamanya akan mengomeli dirinya tak henti - henti. Biarlah rasa ini ia simpan sendiri, nanti ada kesempatan ia akan berusaha mengambil apa yang sudah jadi miliknya.
...****************...
Assalamualaikum kk, apa kabar?
Terimakasih supportnya kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya kk 😘🙏👍
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat