NovelToon NovelToon
Gairah Terlarang Cinta Pertamaku

Gairah Terlarang Cinta Pertamaku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Duda / Selingkuh / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:750.8k
Nilai: 5
Nama Author: Kikan dwi

Nadeo Gibran Erlangga berniat untuk melamar Arzela Kayzel Atharva, yang selama ini dia klaim sebagai jodohnya.

Namun Nadeo terpaksa harus mengubur impiannya itu demi membalas budi pada keluarga yang sudah merawat dan membesarkannya selama ini.

Nadeo harus menikah dengan Sabrina Eleazar menggantikan sang adik yang kabur di hari pernikahannya.

Arzela hancur dan patah hati, namun ia harus tetap mengikhlaskan cinta pertamanya itu menikahi Sabrina yang tak lain adalah sahabatnya sendiri.

Akankah Nadeo bertahan dengan pernikahannya setelah tahu kebenaran yang selama ini tersembunyi?

Ataukah justru takdir mempersatukan Nadeo dan Arzela kembali?


Sekuel Belenggu Cinta Pria Beristri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23

Ada rasa senang, haru dan sedih bercampur menjadi satu saat dokter mengatakan jika Arzela saat ini tengah mengandung, dan usia kehamilannya baru sekitar 4 minggu.

Arzela menangis dalam pelukan Nadeo, bukan karena tak bahagia Tuhan menitipkan janin di dalam rahimnya, tapi karena keadaan yang tidak tepat membuat hati Arzela hancur.

Anaknya harus hadir di luar pernikahan, yang artinya lagi-lagi sejarah akan mengulang predikat yang tersemat pada Nadeo, anak haram. Arzela takut orang-orang akan mencibir anaknya nanti.

Bukan hanya itu saja, ketakutan paling besar Arzela adalah orang tuanya. Bukan takut akan kemarahan Hazelle ataupun Kaivan, namun Arzela tidak kuasa melihat kesedihan yang akan mereka rasakan setelah tahu apa yang terjadi padanya yang sangat mereka percayai.

"Kakak, aku harus apa? Mereka pasti terluka, Mommy, Daddy---" Arzela tidak sanggup melanjutkan perkataannya, membayangkannya saja membuat hatinya sesak.

"Kamu jangan menangis, Sayang. Kakak yang akan bertanggung-jawab. Om dan Aunty tidak akan kecewa sama Kamu, ini semua salah kakak." Nadeo mencoba menenangkan wanitanya yang sejak tadi tidak berhenti menangis.

"Sebaiknya kita pulang ke rumah Kamu, Sayang. Papa sudah telpon orang tua Kamu, dan Zeloze juga sebentar lagi ke sini."

Kedatangan Dewa berhasil mengalihkan perhatian Nadeo yang tengah menenangkan Arzela. Dewa baru saja menghubungi Kaivan dan memberitahu apa yang terjadi pada putrinya.

Dewa pun menjelaskan pada Arzela dan Nadeo jika orang tua Arzela saat ini sedang dalam perjalanan menuju Indonesia.

"Papa, jangan sembarangan memanggil sayang pada istriku!" Nadeo menajamkan tatapannya pada papanya, ia tidak suka mendengar papanya memanggil sayang pada Arzela.

Dewa memutar bola matanya malas, putranya ini terlalu posesif dan tidak tahu tempat. Bisa-bisanya di saat keadaan seperti ini masih cemburu buta, benak Dewa.

Namun Dewa diam-diam tersenyum saat menyadari sifat dan sikap putranya ini persis seperti dirinya.

"Arzela menantu papa, wajar saja papa memanggilnya sayang. Papa kan sayang sama menantu papa."

"Tidak boleh. Hanya aku yang boleh memanggilnya sayang."

"Kamu---"

"Mau sampai kapan kalian bertengkar?" Entah sejak kapan Arzelo tiba-tiba sudah berada di hadapan mereka. Namun ucapan Arzelo berhasil menghentikan perdebatan antara ayah dan anak itu.

Arzelo menggendong Arzela dan membawanya pulang. Nadeo tidak bisa protes saat Arzelo lebih dulu menggendong calon istrinya, karena sebelumnya Arzelo sudah lebih dulu mengultimatum Nadeo.

"Kalau Kamu protes, aku tidak akan merestuimu menikah dengan adikku."

Nadeo hanya bisa pasrah dan mengusap kasar wajahnya saat Arzelo berhasil melumpuhkan ucapannya.

...----------------...

Kaivan dan Hazelle langsung terbang menuju Indonesia saat Dewa memberinya kabar jika Nadeo akan menikahi putri bungsunya, Arzela. Kaivan belum sempat bertanya siapa Dewa, karena ia lebih dulu panik dan menutup sambungan telponnya saat Dewa hendak menjelaskan siapa dirinya.

Sebenarnya Nadeo dan Arzela ingin menikah di sana, di tempat orang tua Arzela. Namun kondisi kehamilan Arzela yang tidak memungkinkan untuk mereka terbang ke sana.

Beberapa jam kemudian Hazelle dan Kaivan telah sampai di Indonesia. Mereka sudah berada di rumah yang ditempati anak-anaknya.

"Maafin Zela, Mom." Arzela bersimpuh di kaki Hazelle, ia merasa bersalah pada Mommynya karena tidak bisa menjaga kehormatannya.

"Sayang, jangan seperti ini. Kasihan bayi Kamu." Hazelle yang memiliki kelembutan hati dan kesabaran yang luas, tidak menyalahkan putrinya. Walaupun ia merasa sedih dan kecewa.

Hazelle justru menyalahkan dirinya sendiri atas musibah yang menimpa Arzela. Hazelle menganggap apa yang terjadi pada Arzela adalah karma atas perbuatannya dulu, yang akhirnya harus putrinya rasakan.

"Ini semua salah Mommy," ucap Hazelle sambil terisak.

Tangis Arzela semakin pecah, apalagi saat melihat Mommynya menangis dan menyalahkan dirinya sendiri, membuat hati Arzela semakin hancur.

Arzela memeluk mommynya, keduanya meraung membuat siapa pun yang melihatnya akan merasakan kepiluan yang mereka rasakan.

Kaivan ikut memeluk kedua wanita yang sangat dicintainya itu. Air matanya ikut menetes, ia tak kuasa menahan kesedihan karena gagal menjaga putrinya.

Begitupun Arzelo, ia ikut menyalahkan dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga adik kesayangannya. Dan yang lebih membuatnya hancur adalah melihat air mata yang keluar dari mata sang Mommy, Arzelo merasa gagal menjadi putra pertama yang harusnya menjadi pilar utama keluarga.

"Om, Aunty, maafkan Deo. Ini semua salah Deo. Om dan Aunty jangan menyalahkan diri kalian apalagi menyalahkan Zela. Ini semua salahku."

Nadeo menekuk lututnya dan bersimpuh di hadapan Kaivan dan Hazelle.

Plak

Kaivan menampar pipi Nadeo dengan keras. Walaupun Kaivan sangat menyayangi Nadeo, namun ia tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya pada kekasih putrinya yang sudah Kaivan anggap putranya sendiri itu.

"Om kecewa sama Kamu, Deo."

Ucapan Kaivan terdengar lirih, namun sangat menyayat hati Nadeo. Nadeo hanya menunduk membiarkan calon mertuanya itu melampiaskan kekecewaannya. Nadeo sepenuhnya sadar, ia sudah membuat Kaivan kecewa karena tidak bisa menjaga kepercayaannya.

"Maaf, Om."

Air mata Nadeo mulai menetes, tapi bukan perih karena bekas tamparan di pipinya. Namun Nadeo merasa kecewa pada dirinya sendiri karena untuk pertama kalinya ia membuat Kaivan yang selama ini menyayanginya marah dan kecewa padanya.

"Kapan Kamu akan menikahi Zela?"

"Secepatnya, Om. Hari ini juga Deo siap, Om."

Kaivan berdecak saat melihat perubahan ekspresi Nadeo yang berubah sumringah saat mengatakan siap menikahi Arzela.

"Bagaimana dengan istrimu? Apa dia setuju dimadu?"

Kaivan belum mengetahui jika Nadeo sudah melayangkan gugatan pada Sabrina. Sebenarnya Kaivan tidak rela jika putrinya dimadu, namun ia juga tidak ingin egois membiarkan cucunya lahir tanpa sosok ayah di sampingnya.

Seketika ia merasa dejavu dengan kejadian yang menimpa putrinya ini. Ia kembali teringat dengan Hazelle dulu yang memilih pergi saat mengandung Arzelo.

"𝘈𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘪𝘬𝘢𝘱 𝘦𝘨𝘰𝘪𝘴 𝘥𝘦𝘮𝘪 𝘱𝘶𝘵𝘳𝘪𝘬𝘶, 𝘣𝘪𝘭𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘭𝘶 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘕𝘢𝘥𝘦𝘰 𝘣𝘦𝘳𝘱𝘪𝘴𝘢𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢."

Kaivan tidak akan membiarkan takdir yang menimpa Hazelle kembali menimpa putri kesayangannya.

"Aku sudah melayangkan gugatan ke pengadilan, Om. Bukan perceraian, tapi pembatalan pernikahan," ucap Nadeo dengan mantap. "Aku tidak mau tercatat pernah menikah dengan Sabrina. Aku hanya akan tercatat sebagai suami Arzela."

"Bagus. Kamu memang putra Elang!" Kaivan menepuk pundak Nadeo, ia merasa bangga karena Nadeo begitu mencintai putrinya. Kaivan sangat yakin Nadeo bisa membahagiakan putrinya seumur hidupnya.

"Jaga ucapanmu Kaivan Malik, Nadeo adalah putraku. Bukan putra Elang sialan itu!"

Atensi semua orang tertuju pada Dewa yang terlihat tidak terima dengan ucapan Kaivan yang menyebut Nadeo sebagai putra Elang.

"Dewa Bramasta, Kau Dewa Bramasta, kan?" Kaivan baru menyadari kehadiran Dewa di tengah-tengah keluarganya.

"Ya, ini aku. Apa Kau merindukanku, Kaivan?"

𝘛𝘰 𝘣𝘦 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘪𝘯𝘶𝘦𝘥

1
Omah Tien
crei kan aja mebahaya kan
Omah Tien
aneh ko tunangan lebih baik kwin lm2 kelihatan nanti perut nya sm aja haram
ayu cantik
suka
Santhi Agung
seru ceritanya satset satset
Deistya Nur
sukses selalu ka 👍💪
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: Terima kasih akak😍
total 1 replies
𝔪𝔞𝔯𝔴𝔞𝔥
knp kejadian hazelle terjadi lagi pada arzella yg merupakan anak sah dari pernikahan, sangat disayangkan
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: hmmmm sayang bgt yaa kak😭
total 1 replies
Sri Afrilinda
Suka bgt sama ceritanya thour, seru, bikin ngakak gx habis²🤣🤣😍😍🤗💪
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: gak sedih kah🤣 kok malah ngakak🤣😭
total 1 replies
Deni Satam
bagus
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: 😍😍 makasih kak
total 1 replies
Risna Tanjung
Babiiii ko harley 🙏🙏🙏maaf thor esmosi akunya😭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ gpp kak, silahkan hujat Harleya🤣
total 1 replies
Rahma Wati
♥️♥️♥️
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: Terima kasih😍
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
bocah gendeng 😩
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: bukan gendeng lagi😭😭🤣🤣 gehell katanya
total 1 replies
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lebih tepat asal ga ketaun publik ga masalah wkwk slnya kalo di bilang ga mempermalukan sebenernya ya udah mempermalukan lah 😅
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ga jadi kasian lah kalo gini, kirain bakal sedih calon suami nya minggat ternyata emang ngincer yg lain 😌
Tiara Anjani
pantesan Nadeo tergila gila sama Arzela...Arzela nya cantik banget 😍
Yuli Yanti
suka thor sma visual beda dri yg lain
Elizabeth
𝘱𝘦𝘳𝘪𝘬𝘴𝘢 𝘬𝘢𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨 𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘱𝘪𝘬𝘯𝘪𝘬🤣🤣🤣
Elizabeth
𝘚𝘢𝘣𝘳𝘪𝘯𝘢 𝘵𝘪𝘵𝘪𝘴𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘭𝘦𝘺𝘢
Elizabeth
𝘚𝘢𝘣𝘳𝘪𝘯𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘭𝘦𝘺𝘢 𝘴𝘪𝘧𝘢𝘵 𝘫𝘢𝘩𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘣𝘢𝘩
Elizabeth
𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘪𝘩 𝘦𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘩𝘢𝘯𝘬𝘢𝘯 𝘩𝘦𝘳𝘭𝘦𝘺𝘢.. 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘭𝘢𝘬𝘪" 𝘩𝘳𝘴 𝘵𝘦𝘨𝘢𝘴 𝘫𝘨𝘯 𝘭𝘦𝘮𝘰𝘵
Elizabeth
𝘯𝘢𝘥𝘦𝘰 𝘢𝘨𝘢𝘬 𝘭𝘦𝘮𝘣𝘦𝘬 𝘬𝘢𝘺𝘢 𝘦𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘱𝘢𝘯𝘺𝘢.. 𝘴𝘪𝘨𝘢𝘱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!