NovelToon NovelToon
Lara Berselimut Cinta

Lara Berselimut Cinta

Status: tamat
Genre:Poligami / Keluarga / Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: moon

Selama 10 tahun lamanya, pernikahan yang Adhis dan Raka jalani terasa sempurna, walau belum ada anak diantara mereka.

Tapi, tepat di ulang tahun ke 10 pernikahan mereka, Adhis mengetahui bahwa Raka telah memiliki seorang anak bersama istri sirinya.

Masihkah Adhis bertahan dalam peliknya kisah rumah tangganya? menelan pahitnya empedu diantara manisnya kata-kata cinta dari Raka?

Atau, memilih meladeni Dean, mantan kekasih serta calon tunangannya dimasa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#2•

#2

Tapi … sungguh bagai melihat sebuah fakta yang sangat gamblang didepan mata, isi pesan berikutnya mengisahkan apa yang telah Raka lakukan tanpa sepengetahuan Adhis. 

‘Mas, kalau bisa cepat ya, sejak sore tadi Qiran mengigau manggil-manggil Papa, dan sekarang rewel lagi, pengen digendong sama Mas’. 

Bagai dihimpit beban yang berat, Adhis meremat bathrobe yang masih ia kenakan. Jadi beginikah? rupanya ini juga alasan kenapa Raka tak pernah mengungkit masalah anak diantara mereka, Rupanya Raka telah memiliki anak dengan wanita lain. 

Sungguh sakit, bahkan lebih pedih daripada sayatan sembilu. Beginikah rasanya dicurangi? terlebih pelakunya adalah orang yang sangat ia percayai sungguh tega, padahal beberapa menit yang lalu, Adhis masih mendengar bisikan manis penuh madu dan aroma cinta. 

Air matanya semakin deras tatkala Adhis menggulir chat demi chat keatas, satu persatu Adhis baca dengan hati yang remuk redam. Ada banyak foto seorang gadis kecil nan lucu, Adhis perkirakan usianya baru 3 tahun. Dan Lihat betapa Raka tak lupa menyematkan emot love di setiap foto gadis kecil itu. 

Tapi tunggu, bukankah Adhis pernah melihat gadis kecil ini di rumah ibu mertuanya? 

Yah, tak salah lagi, saat itu gadis kecil ini tengah bermanja di pelukan Bu Dewi. Dan ketika Adhis bertanya pada Bu Dewi, wanita itu menjawab bahwa Qiran adalah anak tetangga depan rumah, yang sering bermain bersama Bu Dewi. 

Jadi sudah berapa lama ini semua berlangsung? apakah Ayah dan Ibu mertuanya ikut memainkan peran? begitu inginkah mereka segera memiliki cucu? mengingat Raka adalah putra tunggal mereka, hingga sengaja ikut menyembunyikan fakta ini. Jika benar demikian, maka sungguh tega Raka melakukan kecurangan ini. Bermain-main di belakang wanita yang telah mendampinginya selama sepuluh tahun terakhir. 

Adhis segera meletakkan kembali ponsel milik suaminya, ia menghapus kasar airmata yang tak henti berderai. Sementara tangannya yang gemetar ia paksa untuk menyiapkan selembar kemeja serta celana panjang lengkap dengan pakaian dalam, yang akan Raka kenakan malam ini. Ia tak mau gegabah menumpahkan semua gelisah serta amarahnya, mungkin diam-diam ia akan mencari tahu kebenaran dari semua ini. 

setelah kembali rapi dengan piyama tidurnya, kini Adhis mulai mengeringkan rambut panjangnya dengan bantuan hairdryer. Dari pantulan kaca ia melihat Raka keluar dari kamar mandi dan hal pertama yang ia lihat adalah ponselnya. Raka tersenyum, belum pernah Adhis melihat Raka tersenyum selembut itu pada orang lain selain dirinya, dan kini pria itu tersenyum lembut hanya karena melihat pesan yang baru saja masuk melalui ponselnya. 

Raka kembali meletakkan ponsel kemudian menghampiri Adhis, secara fisik Raka terbilang sangat tampan dengan tubuh atletis yang sangat sehat. Jadi wajar jika Adhis selalu berdebar-debar kala pria itu mendekatinya dengan kata cinta serta pelukan mesra. Seperti saat ini, pria itu mengambil alih hairdryer yang tengah Adhis gunakan untuk mengeringkan rambut. 

“Katanya ada panggilan dari Rumah Sakit?” 

“Hmm, tapi situasinya sudah terkendali, jadi aku bisa sedikit santai.” Jawaban yang Adhis tahu mengandung banyak kebohongan, tapi Adhis telan mentah-mentah demi menghilangkan kecurigaan Raka. 

“Rambutku sudah kering, Mas sebaiknya bersiap, tak baik membuat orang lain menunggu, apalagi dia adalah orang yang sangat membutuhkan pertolongan.” Agaknya bujukan Adhis berhasil membuat Raka menghentikan aktivitasnya. 

Pria itu menatap wajah ayu nan lemah lembut milik sang istri, mengusap lembut kedua pipi sehalus pualam, karena Adhis selalu rajin merawat wajahnya dengan kosmetik tradisional buatan perusahaan keluarganya. Sekali lagi Raka mel^umat bibir mungil yang melengkapi wajah cantik tersebut. Berlama-lama disana, seolah ia adalah musafir yang tengah kehausan, jadi ketika menemukan oase, dengan serakah ia meraup semuanya, agar nanti tak lagi kehausan. 

“Jika Mas tak ada panggilan ke Rumah Sakit, rasanya Mas masih ingin mengulangnya lagi dan lagi. Bersamamu rasanya tak pernah membosankan.” 

Andai saja Adhis tak membaca pesan singkat di ponsel Raka, mungkin saat ini ia tengah melambung ke angkasa, karena kalimat pujian yang Raka lontarkan. Sayangnya semua itu kini terasa hambar setelah Adhis mengetahui fakta yang sebenarnya. 

1
Irma Luthfah
goblok... heeh mun s raka na modar mah lain karena cere. lah ini
Irma Luthfah
ohhh gk bersyukur niihhh. kalian kena karma gk. tabur tuai gitu setelah apa yg kalian perbuat ke adhis
Kenzie Alfatih
kenapa jadi nangis ajunya/Sob//Sob//Sob//Sob/
Ulla Hullasoh
nyesek banget ya
Tindek_shi
yah masih hidup....
Tindek_shi
jangn deh meninggoy aja... biar tahu rasa mak nya si raka. kan mau si raka punya penerus kan udah ada cucu noh... pas dong udah waktunya si raka pulang ke tuhan🤣🤣


bukan mau jahad tapi biar impas aja... logika aja... itu si sundal ngak bakal mau kalau bukan si raka itu dokter bedah, kaya dan keturunan ningrat. Udah... mau dipoles seperti apapun tetap aja dia orang ketiga, tetap aja dia tega banget jadi human. kab adil noh dua kesali kehilangan.


kezeeeellll banget disini sama si Anggi... jujur mau semenyedihkan apapun part dia aku skippp
Suherni 123
nah kan Bu,, jangan tertipu penampilan kalo belum kenal betul sekarang rasakan sendiri akibat nya Bu
Suherni 123
aduh pak Suryo semoga punya alat buat ngelawan Karin
Suherni 123
tuh kan,,udah jualan abal abal,, pengganggu RT orang wes ga bener Karin
Suherni 123
ngehasut Bu Dewi nih Karina,, jangan jangan pak Suryo sasaran nya
Suherni 123
jangan-jangan Kirana jual obat abal abal,, soalnya mencurigakan
Suherni 123
Anggi berhak bahagia karena dia juga korban,,, semoga Anggi sembuh seperti sedia kala, kasian qiran dan Raka sadar diri lah gak mentingin ego
Suherni 123
wes ditinggal kawin maneh pak Sur , Bu Dewi langsung kena stroke 😄
Suherni 123
waduh tinggal di laporin ke polisi aja tuh tindak kekerasan itu
Suherni 123
Bu Dewi belum kena karma
⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢
baru mampir 2026
Suherni 123
tuh kan si Raka terobsesi sama mantan
Suherni 123
si Matt bener bener kompor
Suherni 123
Raka jatuhnya seperti obsesi ke Adhis
Suherni 123
nah kan jadi ngelunjak Bu mertua,, jadi kesannya jadi mesin pencetak anak kamu nggi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!