NovelToon NovelToon
Perselingkuhan Suamiku

Perselingkuhan Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Pelakor
Popularitas:155.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tya

Rumah tangga yang sudah lama aku bina, musnah seketika dengan kehadiran orang ketiga di rumah tanggaku..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Setibanya di butik, langkah ku dan Sumi tergesa-gesa. Kami  baru saja menyelesaikan makan siang dan kini harus menghadapi klien yang telah menunggu sejak kemarin. Aku memeriksa penampilanku sebentar di cermin, memastikan bahwa riasan dan busanaku sempurna.

Saat pintu butik dibuka, seorang wanita paruh baya dengan postur tubuh yang anggun menyambut mereka dengan senyum lebar.

"Selamat datang kembali, ibu Rania," ucapnya, sambil mengulurkan tangan.

"Mohon maaf telah menunggu, Ibu dewi," balas ku sambil berjabat tangan. Sumi, yang berdiri di sampingku, hanya tersenyum sopan.

Aku dan Sumi segera membahas mengenai gaun yang diinginkan oleh Ibu Dewi. Perbincangan kami berlangsung cukup lama karena ternyata Ibu Dewi memiliki banyak keinginan yang ingin dipesan.

Sembari berdiskusi, di benakku muncul pertanyaan, "Apakah semuanya akan berjalan dengan lancar? Bagaimana jika nanti ada masalah dalam proses pembuatan gaun ini?" Setelah merasa yakin dengan semua keputusan yang telah dibahas, akhirnya kami pun sepakat untuk melanjutkan.

"Semoga kerja sama kita ini membawa hasil yang baik, ya Ibu Dewi," ucapku sambil menatap matanya, mencoba mengekspresikan semangat yang mendalam.

Kami pun berjabat tangan sebagai simbol persetujuan kerja sama tersebut. Merasa cukup puas dengan hasil pertemuan itu, Ibu Dewi pun berpamitan untuk segera pulang.

Aku bisa merasakan lega di hati, seolah-olah beban besar telah terangkat dariku. "Semoga saja nantinya gaun tersebut bisa memuaskan Ibu Dewi dan semua orang yang melihatnya," batin ku dengan harapan yang tinggi.

Kami berjalan menuju pabrik pembuatan beberapa gaun dan pakaian hasil rancanganku, Sumi berbisik kepada ku, "Hei, Rania, kamu kenal Ibu Maya?"

Aku tertawa kecil, "Hehehe, ada deh, memangnya kenapa?"

"Tadi aku sempat dengar Ibu Maya sedang telepon, katanya kekasih kamu itu hebat dan sangat cerdas," ujar Sumi, rasa ingin tahu terpancar dari matanya.

Aku hanya mengedikkan bahu, seraya berkata, "terus apa hubungannya denganku?"

"Siapa tau yang di maksud itu kamu, ran?" goda Sumi, sambil mengejekku.

Aku langsung tersentak, merasa kesal, tapi juga malu. "Gak ih!" jawabku, mencoba mengalihkan perhatian.

"Idih, langsung salting aja," balas Sumi sambil tertawa kecil.

Aku benar-benar malu dan ada rasa aneh aneh, tapi tak ingin menunjukkan rasa saltingku pada Sumi. Kita memang sahabat, tetapi kadang Sumi terlalu jauh dalam menggoda.

"Sssst, kita fokus, Sumi," tegurku dengan nada serius, berusaha mengendalikan rasa bercandaku dan tidak terpancing oleh tingkahnya.

"Iya, Ran, iya," sahut Sumi sambil meringis, sepertinya dia tahu kalau aku benar-benar salah tingkah.

Terkadang, aku hanya ingin berbicara dengan Sumi tentang apa yang sedang terjadi dalam hidupku dan mengharapkan dukungannya sebagai sahabat.

Namun, rasa malu dan takut terhadap penilaian terkadang membuatku memilih untuk bungkam, menutup rapat perasaan ku yang aneh.

Aku kemudian duduk menghadap Sumi yang sudah menyiapkan beberapa dokumen di atas meja. Diskusi tentang desain dan kain untuk koleksi terbaru butik itu pun dimulai. Aku dengan cekatan menjelaskan konsepnya, sementara Sumi mencatat setiap detail penting.

Di tengah pembahasan, aku sesekali menangkap Sumi yang masih terlihat penasaran. Namun, dengan profesionalisme, aku mengalihkan seluruh perhatian dan energinya pada beberapa orang kepercayaanku yang dihadapiku menunjukkan dedikasi dan keahliannya dalam dunia mode.

Sudah cukup lama aku dan Sumi berada di dalam pabrik, membahas berbagai hal dan mengamati jahitan yang mereka buat. Tiba-tiba, salah satu karyawan menghampiriku, "Ibu Rania, ada Pak Adnan di depan.

"Sontak saja aku merasa terganggu, "Bilang saja aku sibuk," jawabku.

Namun karyawan itu tampak khawatir, "Tapi Bu, dia sangat maksa, dan katanya dia akan mengobrak-abrik butik kalau Ibu Rania tidak mau menemui Pak Adnan," jelasnya dengan wajah cemas.

Aku pun berdecak kesal dan bergumam dalam hati, "Dasar gila.""Lalu aku memutuskan untuk menghadapinya, "Ya sudah, nanti aku ke sana," seruku dengan nada kesal.

"Baik, Ibu," sahut karyawan tersebut dengan tunduk hormat.

Aku menghela nafas sejenak sebelum berbicara pada Sumi, "Sum, aku ke butik dulu ya. Kau lanjutkan saja dulu urusan di sini.

"Sumi mengangguk, "Oke, hati-hati ya." Membayangkan pertemuan dengan Pak Adnan, perasaanku sudah mulai resah. 

"Apa yang ingin dia bicarakan? Kenapa dia begitu mendesak untuk bertemu?" Gumamku dalam hati, mencoba mempersiapkan diri menghadapi apapun yang mungkin terjadi.

Dari rumah ke pabrik cukup jauh, oleh karena itu aku harus mengendarai sepeda motor agar bisa sampai di butik lebih cepat. Saat tiba di sana, aku melihat Adnan yang sedang bergaya sok cool, melihatnya membuat perasaanku bercampur aduk. 

"Kenapa dia tampil begitu? Apakah ia ingin menggodaku lagi?" gumamku kesal. 

Memang, Adnan masih suamiku, namun cinta yang dulu ada kini hilang karena dia tak setia padaku, bahkan berselingkuh sudah jalan dua tahun, lebih parahnya Sandra sedang hamil anaknya.

Tanpa basa-basi, aku mendekatinya dan bertanya, "Ada apa?" 

Adnan tampak gugup, "Ran, aku tidak mau kehilanganmu. Tetaplah menjadi istriku, dan ibu dari anakku," serunya.

Mendengar itu, hatiku terasa tersayat, "Dan itu hanya mimpi," jawabku sinis sambil melangkah pergi. 

Entah apa yang ada dalam pikiran pria itu, tapi yang jelas, aku tak mungkin kembali bersama seseorang yang telah menghancurkan kepercayaanku.

"Kenapa mimpi,ram? Aku masih mencintaimu," ucap Adnan, mencoba meraih tanganku. 

Namun, aku segera menepis tangan itu. "Hahaha... Cinta? Makan tuh cinta!" seruku kesal, hati terluka. 

"Kamu kenapa sih, Ran?" tanya Adnan heran, seolah tak mengerti. 

"Kamu tanya aku kenapa? Adnan, kamu pernah melihat dirimu di cermin? Sudahkah kamu melihat apa yang kamu lakukan ke aku?" ujarku, air mata menggenang, menguasai rasa sakit dalam hati. 

"Aku kan sudah bilang aku khilaf, dan aku akan memilih kamu daripada Sandra," tukasnya, dengan nada berbicara yang penuh dengan penyesalan

Aku mengejek Adnan dengan seringaian sinis, "Udahlah, kubur saja keinginanmu itu, Adnan. Nikahin saja Sandra, bukankah dia sedang hamil anakmu?" 

Dalam hati, aku merasa seperti ditusuk duri, kenangan manis bersama Adnan kini berubah menjadi kenangan pahit yang sulit kubuang.

"Hamil?" Adnan terkejut. 

"Gak usah sok gak tahu, kamu! Selamat ya atas kehamilan selingkuhan kamu itu. Dan satu lagi, tunggu kedatangan gugatan cerai ku!" seruku tajam, meluapkan kekesalanku. 

"A-apa! Kamu bercanda kan, Rania?" Adnan terlihat syok dan tidak percaya. 

"Untuk apa aku bercanda? Gak guna juga aku bercanda, Adnan!" balasku dengan nada ketus. Sungguh, perasaanku campur aduk saat itu, antara marah, kecewa, dan tak terima. 

Adnan menatapku tajam, lalu berkata dengan nada sinis, "Oh, apa kamu sudah pernah tidur dengan pria selingkuhan kamu itu? Jadi, kamu sudah berani mau cerai dariku?" 

Plak! Tanpa sadar, tangan kananku menghempaskan ke pipinya.

"Punya mulut itu dijaga! Aku bukan kamu yang mau tidur dengan perempuan yang bukan muhrim!" Suaraku bergetar saat kutegaskan perbedaan antara kami. Betapa benci dan sakitnya aku pada dirinya, yang berani melukai dan mengkhianatiku begitu saja.

******

1
Wiwik Mawarti
cerita nya menarik
Wahyuni Hairil Abd Karim
Mlas baca, alur cerita nya muter. buat kita yg baca jadi bosan. langsung to the point ajaa. lama bangat dah
Wahyuni Hairil Abd Karim
gimana sihhh, udah ad Kevin ad pula kenan. cerita gak bakalan selesai klau beginj
Endang Supriati
Rania itu sisl punya anak perempuan, mending dibuat mati si naura. celakanya lagi sandra dpt anak laki2 dr adnan. sungguh beruntung si sandra, anak laki msh bebassssss mau buat apa juga tdk ada bekasnya dan sah2 aja.
Endang Supriati
bagus tuh bukti telah terjadi perselingkuhan dan perzinshan,
1.perzinahan kuhp 284 pidana 9 bln.penjara suami dan wanitanya ada saksi dan bukti bisa gugat cerai.

jgn pasrah aja rania kevin kan polisi hrsnya tahu!!!!!!

suruh beranak dipenjara sandra!
klu kasus tdk mau dilapirkan, adnan suruh byr 20 milyar kedirimu.
Endang Supriati
msh muda umur 24 thn,suami sdh berkhianat. brg berharga begitu baiknya ditanya jgn diam2. tanya mas" sejak menikah blom pernah belikan aku berlian, aoa mas mau kasih suprise beli berlian? soalnya aku nemu nita beli berlian. 1 pertanyaan jd tamparan keras utk beberapa sindiran utk suami laknat.
Olga Kandou
bodohnya kamu Rania, diselingkuhi tapi tetap bertahan
Lee Mba Young
rania setelah janda jd kayak gitu ya, kl pilih kevin sm saja cm mikir bhgia diri sendiri, jelas ortu kevin gk setuju krn janda.
kl kenan jls ortu setuju, kl dah janda lbih baik nikah ma orang yg Terima km sepaket bkn lagi krn cintamu, kcuali km gadis.
krn aku janda punya anak, tiap di dekati lelaki semua kluarga hrs setuju Terima statusku dan anakku, mslh cintaku bodoh amat, lbih baik di cintai. drpd bucin ma laki yg kluarganya gk Terima kl aku ogah sih.
krn kebanyakan seorang ibu janda menikah dng lelaki krn dia cinta jd gk mikir anaknya di Terima apa gk dng kluarganya. istilahnya dpt bokong lali dlondong.
kyak rania ini cm mikirin hatinya yg cinta ma kevin tp gk mikirin oiya kluarganya gk Terima setatusnya aneh bucin bnget.
Sanjana Nurardilla Sihombing
2 Tahun kok di blg Khilaf Adnan Haddeeehhh dasar buaya darat
😡
Yati Syahira
ya ente salah kevin klu bilang mau kecewa itu rania dan nau
Lee Mba Young
lah yg salah kn km kevin, knp kecewa dng rania laki aneh. kau yg sdh punya calon kok trus bikin Naura kecewa. ortumu pun gk setuju kau di jodohkan juga mau sekarang bilang kecewa. laki kok aneh.
mending kenan ortu setuju itu bagus bagi kami para janda. kami kl cari calon, hrs yg ortu laki nerima anak kami. krn status ku juga janda.
Tya: semangat mbak 🥰
total 1 replies
Lee Mba Young
bawa saja pergi jauh Naura, kl ttp di situ situ ae pasti trauma itu akn ttp ada. Naura pasti akn ktemu Adnan lagi, ntar Adnan bawa anak jjs trus Naura lihat apa gk sakit hati nya.
mnding bawa pergi jauh pindah tmpat. kl punya duit ya kluar negri lah. kcuali hidup pas pas an, ya cm bisa di situ saja. yg pasti Naura akn ttp ketemu masa lalunya. untung gk depresi.
Lee Mba Young
Ngapain juga merendah kan diri smp datang ke rumah kevin.
laki kl dah gk teges macam kevin gk usah di cari, nurun kan harga diri saja.
berjalan elegant tnp mnjatuhkan. jd lah yg terdepan dan berhasil dng kemenangan. fokus saja urus Naura. itu baru ibu 👍
Mundri Astuti
udahlah Rania lupakan Kevin, fokus sama Naura dan butik kamu aja, seiring berjalannya waktu, pasti kamu akan dipertemukan dng laki" yg tepat buat kamu dan naura
Farida Rida
Apa ceritanya hanya pekakor saja yg kau menangkan thor dan kau bahagiakan, msk penjara kau keluarkan, kau buat untuk menzolimi Rania yg orang baik
Yati Syahira
jumawanya lakor dan laki penglhiant tunĝgu balassan sampe jungkir balik
Yati Syahira
jgn percaya rania kevin pliplan
Lee Mba Young
Jng lah rania, masak km mau jd orang ke 3 demi anakmu. yg bner saja.
kl kevin cinta ma kamu dan anakmu gk mungkin dia nikah ma tasya.
jd lah janda yg kuat, sebisa mungkin jng jd orang ke tiga. apa lagi alasan demi anak. ya kl bisa mending Naura bawa pergi jauh saja jng tinggal di dekat orang orang yg nyakiti Naura.
Mundri Astuti
lah Rania jangan berharap bnyk lah sama Kevin, kalau dia cinta ngga mungkin dia mau nikah ma Tasya, harusnya klo mang cinta dia berusaha meyakini ibunya buat terima kamu dan anakmu. dah jalanin aja kehidupan kamu skrg, beri pemahaman ke Naura, suatu saat dia akan mendapati papa sambung yg sayang sama dia dan bundanya, juga keluarga papa sambungnya menerima kalian apa adanya
Farida Rida
Up dua bab tapi isinya sama, maaf thor aq ndak kasih Like
Tya: jaringan di sini lagi eror bund..
maaf juga ya 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!