Seorang gadis berusia Dua puluh lima tahun yang bernama Lu Tatsuya mati tertembak ditangan musuh, namun jiwanya telah melintasi waktu ke zaman antah berantah, dimana yang lemah jadi pecundang dan yang kuat akan di hormati , Lu Tatsuya berpindah kedalam tubuh gadis berusia enam belas tahun yang namanya hampir sama dengan nya Dia adalah Putri Zhu Suya, putri jendral perang dan ternyata di Zaman kuno tersebut Tatsuya Di Takdirkan untuk menjadi Ratu penguasa alam semesta
Penasaran,,??
mari simak ceritanya😇
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rara Devitha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Suya Vs Tang Shan
Saat Xinbe dan Suya naik ke atas Ring, tiba tiba saja Putra mahkota Tang berdiri dan mengacungkan jari telunjuknya, untuk bersuara, Kaisar Zhi yang melihatnya pun langsung bertanya padanya,
"Ada apa "? Tanya Tinn Zhi datar
" Maaf yang mulia, hamba menyela, seperti nya pertarungan ini tidak seimbang, karena ternyata nona Suya memiliki hewan spirit Beast bersama nya, dan sebagai perwakilan hamba sendiri yang akan maju, karena hamba juga berasal dari Sekte Fangsi" ucap Tang Shan
"Hamba akan melawan anda jika anda setuju dengan persyaratan yang saya ajukan yang mulia" ucap Suya menyela
"Apa itu katakan" sahut Tang Shan
"Yang kalah akan menyerahkan mahkluk kontrak nya" ucap Suya
"SETUJU"
Tanpa berbasa basi putra mahkota langsung menyetujui nya, pucuk dicinta ulampun tiba, dia tidak perlu membujuk Suya, tapi gadis itu sendiri yang menawarkan nya sendiri pikir Tang Shan, Kaisar Zhi menyetujui nya karna dia sendiri penasaran bagaimana Suya akan bertanding, karena Fenghuang lebih kuat dari Huli Jing
"Bagaimana aku bisa melawan saudara ku sendiri bu" batin Huli jing
"Saat ini dia bukan Feng huang, dia terpengaruh oleh obat, tang Shan memaksakan kontrak darah terhadap nya, dantian nya tidak sepenuhnya terbuka seperti mu, lawan saja, anggap dia adalah musuh, lihat nanti apa yang akan aku lakukan" batin Suya menjawab pertanyaan Huli Jing
"Ini dinamakan perang saudara" gumam Chanku melirik Shizi, dan Shizi mengangguk membenarkan, dia sangat gugup, karena takut Huli jing akan kalah telak oleh Fenghuang
Putra mahkota Tang Shan naik ke arena menggantikan Xinbe dan mulai mengeluarkan Fenghuang ke arena
"Fenghuang"
"Kakkk, Kakkkkkk"
Seekor burung phoenix muncul dari cincin ruang milik Tang Shan, Suya menatap Mata Fenghuang yang merah, ternyata efek ramuan yang di berikan lumayan kuat juga, tapi hal itu bukan sesuatu yang sulit bagi seorang Suya,
"Wah tidak disangka ternyata Yang mulia putra mahkota memiliki hewan kontrak yang lebih kuat dari Huli, dan lebih mengejutkan lagi dia adalah saudara nya sendiri" ucap Suya berpura pura takjub,
"Ya, lalu bagaimana, apakah anda akan menyerah nona" sahut Tang shan menyeringai, semua orang tercengang melihat burung indah itu berdiri di samping Putra mahkota Tang, mereka memang sudah lama mendengar kabar itu tapi baru kali ini mereka melihat secara langsung burung phoenix bernama Feng huang tersebut,
"Salam gege" batin Huli jing berbicara dengan Feng huang, namun seakan tuli, burung cantik itu sama sekali tidak membalas sapaan dari Huli jing,
"Bukankah Feng huang adalah seekor hewan spirit beast, kenapa dia tidak berubah jadi manusia, badan nya yang besar memenuhi Arena saja" ucap Suya memancing emosi Tang Shan,
"Tidak, aku lebih suka dia seperti ini" ucap Putra mahkota berpura pura, padahal selama ini Feng huang belum menunjukan wujud manusia nya kepada siapapun selain ratu,
"Oh begitu ya, baiklah Huli lawan dia" ucap Suya
"Wussshhh"
Huli jing berubah ke wujud Aslinya untuk melawan Feng huang
"Waaa, Rubah yang cantik" puji para rakyat yang menyaksikan keindahan warna bulu Huli jing,
"SERANG" teriak pangeran Mahkota, sementara dirinya sendiri juga maju melawan Suya
"Srakkkk"
"Srakkkkk"
"Maafkan aku saudaraku" batin Huli
"Bruggghhh"!!
Tang shan dan Fenghuang sama sama terhempas, bagaikan pasangan emas gerakan Huli dan Suya menyatu, membentuk sebuah tarian yang indah
Shizi dan Chanku terbelalak, mereka sangat mengenali gerakan itu dan hanya Ratu penguasa saja yang menguasai gerakan tersebut,
" IBU"!! Teriak mereka berdua dalam hati
Tinn Zhi sendiri masih cuek dan terus memperhatikan laju nya pertandingan, gerakan Suya yang luwes tidak membuatnya kagum, dia hanya penasaran darimana Suya mendapatkan ilmu bela diri yang sesempurna itu,
"Serang mereka,kenapa kau lemah sekali" ucap Tang Shan memukul leher Feng huang, sampai mata Burung itu terbelalak karena kesakitan, putra mahkota tidak main main dengan pukulan nya, dia mengunakan tenaga dalamnya karena kesal
"Kakkkkkkk"!!! Feng huang menjerit sakit
Suya menggeram , kemudian dia melompat menghadang putra mahkota untuk membalas rasa sakit yang Feng huang rasakan
" Bugghhhhh"
"Berani berani nya kau menyakiti putraku Rasakan ini"!
" Wusshhhhh"
Suya membuat sebuah bola api, api itu awalnya berwarna normal tetapi seiring dengan kemarahan nya yang semakin memuncak, api tersebut berubah menjadi biru, dan hal itu membuat semua orang sangat terkejut, itu adalah api Dewa, hanya seorang master kultivator yang bisa menggunakan nya
"Api dewa" gumam Tetua Chu mengelus janggut putihnya
Putra mahkota langsung ketakutan dan mengangkat tangan nya tanda bahwa dia menyerah, dia takut Suya berani membunuhnya, karena dia tau bagaimana dahsyat nya kekuatan api Dewa
"A, AKU MENYERAH" teriak Tang shan lantang,
"FENG HUANG"!! Bisik Suya di telinga burung phoenix itu
" KRAKKKKK"
"Wussssshhhhhh"
Panggilan dari Suya langsung memecahkan segala sihir yang ada didalam tubuhnya, dantian nya perlahan kembali terbuka, dikarenakan tak ingin membuat kegaduhan Suya memutuskan untuk memasukkan Feng Huang dan Huli jing kedalam ruang dimensinya,
"Kau, tunggu pembalasan kedua putraku"!! Ucap Suya Dingin
Putra mahkota Tang Shan, tidak bisa berkutik ketika Suya mengancam nya , dia membidik pemuda itu dengan tatapan tajam nya, halus tapi menusuk, meskipun tidak mengerti namun putra mahkota Tang tau bahwa kini dia dan adiknya sedang dalam ancaman seorang monster kultivator, Bagaikan Jelly kaki Tang shan lemas dia tidak bisa berdiri tegak, dan tak ada tenaga sama sekali, sehingga membuatnya harus dibantu oleh para pengawal,
" PEMENANGNYA ADALAH SEKTE LIMA, SELAMAT" teriak Qin,
Tetua Chu tersenyum lebar, akhirnya impian nya menjadi nyata, Sekte Lima akan di akui kembali oleh seluruh dunia, dan semua itu berkat hadirnya sang Ratu penguasa, Zhu Suya, Tinn Zhi, Shizi dan Chanku turun ke Arena untuk memberikan hadiah dan ucapan selamat, melihat sang Kaisar mendekat Suya langsung menekuk wajahnya,
"SELAMAT KEPADA NONA ZHU SUYA, DENGAN INI ZEN MENYATAKAN BAHWA SEKTE LIMA DIAKUI KEMBALI SEBAGAI SEKTE SAH DARI KERAJAAN WEI, DAN SELAMAT JUGA PADA RAJA WEI SHAN DARI KERAJAAN WEI, MULAI SAAT INI KITA ADALAH KERABAT, BARANG SIAPA YANG BERANI MENGUSIK KERAJAAN WEI, MAKA ZEN SENDIRI YANG AKAN TURUN TANGAN" ucap Kaisar Zhi lantang,
"Prokkkk, Prokkkk"
"Selamat Tetua chu, ucap empat Tetua lain nya dengan wajah yang ditekuk, mereka tidak terima bahwa Sekte lima lah yang memenangkan nya, namun mereka bisa apa, apalagi kali ini Kaisar Zhi berdiri di sampingnya, mencari masalah dengan Tetua Chu, itu berarti mati pikir mereka,
" Selamat nona anda menang" ucap Shizi dan Chanku, pemuda itu sengaja mendekatkan dirinya kepada Suya karena ingin mencium bau aura tubuh Suya,
"Tidak ada yang aneh" batin Shizi, dan Chanku mendengarnya,
"Sudahlah Shizi, dia memang bukan ibu" ucap Chanku memberi pengertian,
Tinn Zhi menatap kearah Suya, namun gadis itu tidak perduli dan tidak mengatakan satu patah katapun,
"Jika ada waktu datang ke istana untuk makan malam " ucap Kaisar Zhi singkat,
Suya tetap diam, dia akan membalas apa yang Tinn Zhi lakukan padanya, sekarang giliran dia yang mengacuhkan undangan Tinn zhi,
"Astaga, kedua nya sangat kekanakan" ucap Demon di dalam ruang dimensi,.
Bersambung❣️