NovelToon NovelToon
Mutiara Di Balik Lumpur

Mutiara Di Balik Lumpur

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Nikahmuda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:268.6k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

Season 1

Di sebuah Kota yang dimana banyak para penjudi, pemabuk, bahkan prostitusi bertebaran, hidup seorang gadis bernama Bian Almeta yang harus menjaga dirinya dan juga kehormatannya dengan menutupi seluruh tubuhnya menggunakan arang hitam supaya Pamannya tidak menjadikan wanita bayaran.



Season 2
Mengisahkan sahabatnya Bian yang juga di jadikan jaminan atas kekalahan judi oleh ayahnya dengan menjadikannya wanita pelayan pria hidung belang.

Apakah gadis itu mampu menjaga kehormatannya? atau, dia akan melakukan apapun demi orang yang mereka sayangi?

Yuk, ikuti kisahnya hanya di sini.

Ig : @ai.sah562
FB : Mmah Abidah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

"Hari ini kita akan pulang. Kau tidak usah di sini lagi!" ucap Sean sambil mendorong kursi roda yang di duduki Bian.

"Tapi, Kak. Aku takut Nathan marah dan juga keluarganya pasti akan marah padaku." Bian bingung jadinya. Dia masih merasa sakit hati atas perlakukan Nathan tapi di satu sisi, dia juga seorang istri. Bian dilema antara pulang atau bertahan bersama Nathan sampai waktu bulan madunya habis.

"Kalaupun mereka marah, Aku dan Daddy tidak akan tinggal diam. Kami akan berdiri paling depan menghadapi mereka."

"Sedari dulu, kalian selalu baik padaku? makasih, aku merasa memiliki Ayah dan Kakak." Ujar Bian mendongak tersenyum menatap Sean. Sean membalas dengan senyuman manis dan tangannya terulur mengusap pucuk kepala Bian.

Sedari dulu, Sean memang menginginkan saudara. Menjadi anak tunggal membuatnya kesepian begitupun Daddy Daniel yang juga anak tunggal sehingga tidak ada lagi saudara lainnya. Nenek dan kakeknya sudah tiada membuat Sean semakin kesepian.

Sean tahu memiliki adik saat usianya sepuluh tahun. Namun Sean tidak bisa langsung menemuinya di karenakan harus menyelesaikan sekolah dasarnya dulu. Tapi, Daddy Daniel selalu menunjukkan foto adiknya yang diam-diam Daniel ambil dari orang suruhan dia.

Dulu Papanya Sean hanyalah seorang penjual kopi. Kedai kopi pertama mereka dinamai Starbucks. Sampai usahanya mengembang pesat sejak 8 tahun yang lalu dan termasuk salah satu kedai kopi yang menjadi rantai kedai kopi terbesar di Amerika ini menjual aneka produk kopi supermarket.

Mereka menyediakan pilihan biji kopi utuh dan kopi bubuk, K-Cups, kopi instan, dan kopi siap saji lainnya. Kreasi minuman seperti Frappuccino Cup dan Smoothies Kopi Doubleshot menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang AS.

"Tapi, aku mau balik ke Nathan saja, aku mau menyelesaikan masalahku dengannya." Biarlah dia di sebut plin-plan namun, ia sadar tidak sepantasnya seorang istri pergi begitu saja meninggalkan suaminya meski dalam keadaan apapun apalagi tanpa izin dari suami.

"Tapi, Baby..."

"Kak, aku mohon! Ini hanya kesalahpahaman saja. Nathan sangat marah saat aku berpelukan denganmu. Antar aku ke hotel lagi ya?" pinta Bian memohon.

"Please...!" Bian semakin memelas. Sean menghelakan nafas lalu mengangguk.

"Baiklah, aku akan mengantarmu. Tapi, aku akan tetap mengawasi kalian." Ujar Sean, Bian mengangguk.

***********

Dari semalam, Nathan mencari keberadaan Bian. Dia sudah mencari kesetiap tempat tapi tak ketemu.

"Bian, kamu dimana? maafkan aku," gumamnya menundukkan wajahnya di atas meja makan di salah satu restoran yang ada di hotel plaza.

Drrrrrttttt... dddrrtttt...

Nathan melihat siapa yang menelepon. Matanya terbelalak. "Papa! Astaga! Apa yang harus ku katakan kala Papa menanyakan Bian?" seketika dia panik sendiri, wajahnya memucat, tangannya gemetar hanya untuk menggeser tombol warna hijau saja tidak bisa.

Nathan menarik nafas dalam-dalam lalu membuangnya. "Halo, Pah."

"Than, bagaimana honeymoon kalian, lancar?"

"Hmmm lancar, Pah." ( Membobol gawang secara paksa. )

"Syukurlah, Papa harap kau memperlakukan Bian dengan baik. Oh iya, dimana Bian? Papa mau bicara?"

Glek...

( Mampus, gue harus bilang apa? )

"Hmmm anu, Bian lagi ke toilet, Pah. Kita lagi makan soalnya." ( Tuhan, maaf, aku berbohong. )

"Oh.. padahal..." Belum juga selesai bicara, suara bariton seseorang mengalihkan keduanya.

Nathan mendengarkan siapa pemilik suara itu, dan penasaran kenapa begitu marah.

"Abraham...!"

"Daniel, tumben sekali kau datang ke kantorku?" Abraham belum sempat mematikan sambungan teleponnya.

"Saya sudah bilang suruh Nathan untuk menjaga anak saya baik-baik. Tapi anakmu, dia sudah keterlaluan memaksa Bian." Suara Daniel terdengar marah.

"Tenanglah, kita bicara baik-baik ayo..."

"Lihat apa yang telah anakmu lakukan!" Daniel menunjukan surat hasil visum yang ia dapatkan dari Sean. "Nathan melakukan kekerasan dengan cara memperkosanya. Bahkan Sean bilang banyak luka lebam di tubuh Bian dan juga kaki putriku robek. Apa ini yang di sebut pria baik dan bertanggungjawab, hah?"

Deg...

Abraham dan juga Nathan yang masih mendengarkan pembicaraan mereka tertegun, terkejut, tak bisa berkata. Abraham yang melihat hasil dokter tidak bisa membela anaknya. Sedangkan Nathan semakin di buat bingung kenapa Daniel begitu marah dan bilang Bian anaknya.

"Daniel.."

"Saya mengizinkan Bian menikah dengan putramu karena kau menjamin Nathan pria baik, tapi apa? justru Nathan pria brengsekk. Aku dan Sean mati-matian berusaha menghilangkan trauma pelecehan yang Bian alami tapi Nathan, dia kembali menggoreskan luka itu."

"Aku minta, Nathan menceraikan Bian!" pekik Daniel mengejutkan keduanya.

Deg...

( Be-bercerai? tidak, aku tidak akan melepaskan Bian setelah apa yang ku lakukan. Bian milikku, ya, hanya milikku. )

Setelah mengetahui siapa Bian, Nathan tidak akan melepaskannya. Di zaman sekarang sangat sulit menemukan wanita yang masih suci. Apalagi di Amerika, wanita perawan sudah sulit di jumpai.

Nathan mematikan sambungan telponnya, beranjak dari sana ingin kembali mencari keberadaan sang Istri. Baru saja berdiri, ponselnya kembali berdering. Nathan mengernyit melihat no baru.

( No baru, siapa ya? )

Diapun mengangkatnya.

"Dimana kau?" tanya seorang pria dari sebrang telpon.

"Siapa ini?"

"Kembali kehotel atau kau tidak akan bertemu Bian lagi selamanya!" tuuut...

Panggilan pun di matikan.

"Kehotel?" sejenak Nathan berpikir, ( Apa itu Sean? ) Cepat-cepat Nathan berlari menuju hotel yang ia tempati.

**********

Di depan pintu, Bian dan Sean sedang menunggu Nathan.

"Kalau dalam hitungan 10 tidak datang, aku akan bawa kamu pulang!"

"Kak, jangan gitu."

Sean tak mendengarkan. "1..2..3..4..5..6..7.."

"Kak."

"8..9.. sembilan perempat, sembilan setengah, sembilan tiga perempat, sep..."

"Bian..." Pekik Nathan berlari mendekati Bian lalu memeluknya. "Maaf.. maaf.." ucapnya menenggelamkan wajahnya ke ceruk leher Bian.

Tubuh gadis itu gemetar, namun ia berusaha untuk tidak takut pada Nathan. Walau bagaimanapun, Nathan suaminya.

"Ck, maafmu tidak akan mengembalikan semuanya." Celetuk Sean masih marah pada pria di hadapannya.

Nathan mengurai pelukannya menatap Sean dan Bian secara bergantian. Meski ada banyak pertanyaan namun Nathan tak ingin membahasnya sekarang.

*********

"Perban di kakinya harus di ganti tiga kali sehari! Jangan dulu terkena air sampai luka dan jahitannya benar-benar kering!" ucap Sean dingin seraya mengganti perban di kaki adiknya untuk yang kedua kali.

"Makasih, Kak." Sean mendongak tersenyum manis.

"Sama-sama, Baby." Suara Sean terdengar sangat lembut. "Kalau Nathan jahat sama kau, hubungi aku! Akan ku bunuh dia!" sambungnya mendelik tajam kearah Nathan penuh permusuhan.

"Siapa kau sampai segitu perhatiannya?" Nathan masih tidak percaya kalau keduanya memiliki hubungan darah.

"Jelas perhatian, Bian adikku jadi aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya termasuk kau!" sergahnya masih marah.

Nathan terdiam memikirkan sesuatu. ( Kalau Bian adik Sean. Itu artinya Om Daniel ayah biologis Bian. Pertanyaannya, kenapa bisa? )

Bersambung....

1
Devi Novita
kyk dr Indonesia ke Amerika aja 19 jam 😂 kyknya pesawatnya bolak balik berhenti deh mknya 19 jam
juwita
mampir
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
lah daddy sendiri datang k pusat pelacuran... bagaimana ngak memberi contoh... 🤭
Yanti Yanti
Luar biasa
Indah Maya Sari
orang tia serakah .. seperri hartax dia bawa mati saja, 🤭
Putri Minwa
Dibalik kesetiaan Nayla mampir ya thor
Def-rehanQu
lanjut
Daniela Whu
jangan" bapkx kandung x bian ini
Unknown
Nevada itu Amerika Thor hahaha, lu kira Nevada itu Meksiko
Unknown
apa bedanya las Vegas sama Amerika serikat Thor 🥴🥴🤣🤣 soalnya las Vegas juga USA
Ashraf Syafikah
wow banyaknyaaaa
Novianti Ratnasari
harus nya Anggelia jangan.mau melakukan hubungan suami istri klw blum nikah
Novianti Ratnasari
kaya nya kekasih nya Sean lg hamil ank orang
Novianti Ratnasari
cinta belum kelar
Novianti Ratnasari
knp ya laki2 pd takut am kecoa ketimbang tikus.
Novianti Ratnasari
tinggal Sean yg nikah am Mila
Novianti Ratnasari
Billi keren
Novianti Ratnasari
jangan2 Aiden mantan nya Nathan
Novianti Ratnasari
gila si Austin.bukan nya menjaga dn melindungi istri ini malah di jadikan pelacur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!