Riesta Shaenatta merupakan anak dari mantan keluarga Konglomerat terkenal.
Kematian sang ayah yang begitu mendadak, membuat wanita cantik itu kehilangan arah . . . .
Dan . . . .
Tanpa di sengaja ia menabrak seorang pria yang paling berkuasa di kota itu !
Bagaimana kisah selanjutnya dari Riesta ??
YUK MAMPIR ! JANGAN LUPA DI BACA . . .
ig author : annakushina24
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Kushina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Calon Istriku
Selamat siang! Author kembali ,😊😊 maaf author membuat para pembaca menunggu....
Silahkan di baca semoga suka dengan novel Author ,🥰🥰🥰
LIKE 👍
FAVORIT ❤
VOTE ⭐
"Terimakasih Riesta". jawab Juna yang juga tersenyum bahagia karena cinta pertama nya Riesya menerima lamaran nya dan memeluk serta mencium lembut bibir Riesta dan Riesta pun menerima ciuman itu.
Setelah itu mereka makan malam romantis bersama. Wajah Riesta tampak bahagia begitupun Juna karena akhir nya dia melamar Cinta pertama nya Riesta.
"Riesta aku ingin kamu selalu di sisi ku selama nya. Aku akan mengenalkan mu kepada kedua orang tua ku," Juna memegang tangan Riesta dan dia ingin memperkenalkan calon istri nya kepada kedua orang tua nya.
"T-tapi apakah mereka mau menerima ku? Dan juga aku tidak punya status sosial yang seperti orang-orang yang lain," tanya Riesta yang khawatir kalo dia tidak di terima oleh orang tua Juna.
"Tenang saja Riesta, mereka pasti menerima mu dan menyukai mu," jawab Juna yang menenangkan Riesta yang sedang khawatir.
"Baiklah aku akan tenang," sahut Riesta yang tersenyum ke arah Juna
Dan tak terasa jam sudah menunjukkan jam 10 malam. Juna dan Riesta memutuskan untuk pulang ke hotel. Sesampai nya di hotel Juna kembali mencium bibir Riesta, yang biasanya Riesta menolak sekarang Riesta mulai membalas ciuman Juna dan ciuman mereka menjadi lebih lama dari yang biasanya.
"Riesta aku ingin kamu menjadi milikku malam ini, jiwa, serta raga dan semua yang kamu miliki," Juna yang mulai melepaskan kemeja.
"Tapi, Aku takut". jawab Riesta yang tampak merasa ketakutkan karena pasti akan sakit walaupun mereka sudah melakukan nya 2x. Karena sebelum nya Juna sedang di bakar api cemburu yang membuatnya bersikap kasar kepadanya, hingga membuat Riesta merasa ragu.
"Tidak usah takut Riesta, aku akan melakukan nya dengan lembut". sahut Juna mengelus rambut panjang Riesta dan dia pun mulai melepas satu persatu baju yang di kenakan oleh Riesta, hingga Riesta tak memakai sehelai baju pun.
Mereka berdua pun sudah berada di atas ranjang yang sangat empuk itu, Juna memulai aksi nya dengan suasana hati yang sedang bahagia.
"Juna jangan di situ, " mohon Riesta karena dia kaget karena Juna mulai membuat Riesta geli karena Juna mengelitikinya. Riesta yang menutupi wajah nya dengan kedua tangan nya
"Riesta jangan menutupi wajah cantik mu itu". perintah Juna agar Riesta tidak menutupi wajahnya
"Riesta kamu sangat cantik dan juga sangat mengoda, apakah kamu sudah siap?," tanya Juna karena ia akan mulai aksi nya.
"Ehh!! Aku takut Juna". jawab Riesta yang kaget.
"Aku akan melakukan nya dengan sangat lembut. Riesta kamu jangan takut," jawab Juna.
"Hmm baiklah!. Aku siap," jawab Riesta yang sedikit takut.
"Kalo sakit bilanglah atau boleh berteriak sesuka mu. Aku sangat senang bila kamu berteriak memanggil namaku, "Juna mulai tersenyum dan akan memulai aksinya itu.
Mereka berdua berkeringat dan Riesta nafas nya masih terengah-engah, seluruh tubuhnya sangat lemas.
"Seperti nya kamu juga menikmati nya ya Riesta?," tanya Juna yang mencium pundak Riesta dengan penuh cinta.
"Jangan katakan hal memalukan itu lagi Juna," jawab Riesta yang menutup mulut agar berteriak lagi.
Tanpa sadar Riesta memejam kan mata karena terlalu capek dan Juna pun melihat nya
"Seperti nya kamu sangat kelelahan ya Riesta? Baiklah aku akan berhenti. Selamat malam calon Istriku". sahut Juna yang mencium kening Riesta dan mulai beranjak dari tempat tidur untuk membersihkan dirinya.
Setelah selesai mandi Juna pun mengambil telepon genggam dan menelepon agar menyiapkan berkas yang di butuh kan untuk pernikahan mereka.
"Leo kamu pulang sekarang ke perusahaan dan juga siapkan berkas yang di butuhkan untuk pernikahanku, cepatnya," perintah Juna yang menyuruh Leo lewat telepon genggam nya.
"Ah, Pernikahan? Tuan akan menikah? Dengan siapa tuan?," jawab Leo yang sangat kaget karena perintah Juna agar menyiapkan berkas yang di butuhkan untuk pernikahan.
"Tidak usah banyak nanya. Ini bukan pekerjaan mu". jawab Juna yang mulai tegas di telepon.
"Baik Tuan," jawab Leo dan Juna pun menutup teleponnya.
"JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤"
pusing deh thor riestax gk peka 💆😄
tapi...
ke Bar minum2
😂😂😂
mari berhaluuu....