NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI: DIKIRA ISTRI BODOH, TERNYATA RATU BISNIS

TRANSMIGRASI: DIKIRA ISTRI BODOH, TERNYATA RATU BISNIS

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Time Travel / Cinta Seiring Waktu / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:119k
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

​Blurb:

​Dulu, Sora Araminta hanyalah "Istri Sampah" yang gila harta. Kini, tubuhnya diisi oleh Elena, konsultan bisnis legendaris yang lebih galak dari preman pasar.

​Saat sang suami, Kairo Diwantara, melempar cek dengan tatapan jijik agar Sora tutup mulut, dia pikir istrinya akan girang. Salah besar.

​Elena justru melempar balik surat cerai tepat ke wajah CEO sombong itu.

"Aku resign jadi istrimu. Simpan uangmu, kita bicara bisnis di pengadilan."

​Elena pikir Kairo akan senang bebas dari benalu. Namun, pria itu malah merobek surat cerainya dan menyudutkannya ke dinding dengan tatapan berbahaya.

​"Keluar dari kandangku? Jangan mimpi, Sora. Kamu masih milikku."

​Sial. Sejak kapan CEO dingin ini jadi seobsesif ini?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24: Klien Pertama

​"Ting!"

​Suara notifikasi memecah keheningan apartemen studio yang dingin. Elena, yang nyaris terlelap di kursi ergonomisnya, seketika menegakkan tubuh. Di layar monitor tengah, sebuah pesan berkedip dari forum rahasia The Titan.

​"Akhirnya," gumam Elena, sudut bibirnya terangkat. "Ada ikan yang memakan umpan."

​Pengirimnya menggunakan nama samaran Vector_X. Pesannya penuh keraguan, mempertanyakan apakah reputasi EL sebagai penyelesai masalah korporasi adalah nyata atau sekadar penipuan.

​Elena tidak membuang waktu untuk bersikap manis. Ia mengetik balasan dingin, mengancam akan memblokir jika Vector_X hanya ingin membuang waktunya. Taktik psikologis itu berhasil. Tiga detik kemudian, Vector_X memohon agar Elena tidak pergi dan langsung membuka kartu as-nya.

​Dia berasal dari PT. Megah Sejahtera Abadi. Targetnya adalah tender pemerintah untuk Proyek Jalan Tol Sesi 4 senilai dua triliun rupiah. Lawan utamanya: Diwantara Group.

​Mata Elena menyipit. PT. Megah adalah musuh bebuyutan Kairo. Pemiliknya, Pak Gunawan, adalah rival lama yang bersumpah menghancurkan keluarga Diwantara. Elena terdiam sejenak, menyadari ironi nasib ini. Klien pertamanya adalah musuh suaminya sendiri.

​Otak licik Elena berputar cepat. Jika dia membantu PT. Megah, Kairo akan kalah. Namun, jika dia menolak, dia kehilangan uang cepat. Elena melihat celah menguntungkan. Dia bisa mengambil uang musuh, namun tetap memastikan kemenangan Kairo.

​"Aku bisa mengambil uang PT. Megah, tapi tetap membuat Kairo menang," bisik Elena dengan seringai jahat. "Sekali dayung, dua pulau hancur."

​Elena segera mengajukan penawaran: Lima ratus juta rupiah, dibayar di muka via Bitcoin, untuk sebuah dokumen strategi kemenangan mutlak.

​Tanpa banyak negosiasi, Vector_X menyetujui. Dalam hitungan menit, notifikasi transfer masuk. Saldo dompet digital Elena bertambah 1,2 BTC. Bersih, tanpa pajak, tak terlacak.

​Elena segera menyusun dokumen berjudul "Strategi Dumping Terselubung". Isinya terlihat jenius: menyarankan PT. Megah untuk menurunkan harga penawaran hingga 15% di bawah harga pasar dengan skema subsidi silang. Di atas kertas, strategi ini menjamin kemenangan karena harga yang sangat murah.

​Namun, ada satu hal fatal yang disembunyikan Elena. Minggu lalu, Kementerian mengeluarkan peraturan rahasia yang belum disosialisasikan: setiap penawaran di bawah 10% dari HPS akan otomatis didiskualifikasi dan perusahaannya di-blacklist karena dianggap predatory pricing.

​Elena baru saja menjual bom waktu seharga setengah miliar. PT. Megah akan merasa menang sesaat, sebelum sistem pemerintah menghancurkan mereka.

​"Senang berbisnis dengan Anda," gumam Elena seraya mengirim fail tersebut, lalu segera menghapus jejak digitalnya.

​Ia melirik jam. Pukul 18.15 WIB. Elena melompat dari kursinya. Ia harus menembus macet Jakarta untuk mengejar jam malam pukul tujuh yang ditetapkan Kairo. Ia harus berganti peran dari "EL si Konsultan Iblis" menjadi "Sora si Istri yang Tidak Peduli".

​Pukul 19.05 WIB.

​Pintu utama mansion mewah itu terbuka kasar. Elena sudah duduk manis di sofa ruang tengah, membaca majalah bisnis dengan wajah bosan, meski napasnya baru saja teratur.

​Kairo masuk dengan wajah keruh, melempar tas kerjanya ke sofa. "Sialan!" umpatnya keras.

​Elena tidak menoleh. "Berisik," komentarnya datar. "Bisa tidak masuk rumah tanpa menggonggong?"

​Kairo mengabaikan sindiran itu dan berdiri di hadapan Elena, menghalangi cahaya lampu. Napasnya memburu. "PT. Megah! Si tua bangka Gunawan itu benar-benar cari mati! Intelijenku bilang mereka baru saja merevisi penawaran tender. Mereka berani pasang harga lima belas persen di bawah kita!"

​Elena menurunkan majalahnya sedikit, menatap suaminya dengan tatapan malas. "Lalu? Kau takut diskon?"

​"Ini bukan soal diskon, Sora! Ini strategi bunuh diri yang terstruktur!" Kairo menyambar tablet dari asistennya dan menunjukkannya pada Elena. "Lihat ini. Mereka memindahkan beban biaya ke masa depan. Ini licik. Pemerintah pasti tergiur."

​Elena melirik sekilas strategi buatannya sendiri di layar tablet itu. "Kalau mereka mau rugi, biarkan saja. Kenapa kau yang panik?"

​"Aku tidak panik! Aku marah!" bentak Kairo. Ia menghempaskan tubuhnya ke sofa di samping Elena. "Masalahnya, Gunawan itu pedagang tua kolot. Dia bodoh. Dia tidak mungkin punya otak untuk merancang skema financial engineering serumit ini."

​Kairo menatap lurus ke depan, matanya penuh kecurigaan tajam. "Ada orang lain di belakang mereka," bisiknya. "Ada konsultan baru. Seseorang yang paham celah aturan dan paham cara menjatuhkan mental lawan."

​Elena menyesap airnya dengan tenang, menyembunyikan kepuasan di balik wajah datarnya. "Mungkin dia cuma hoki."

​"Tidak ada hoki dalam tender dua triliun," bantah Kairo. Ia menoleh, menatap profil samping wajah Elena. "Strategi ini rapi. Terlalu rapi. Seperti... buatan seseorang yang sangat paham isi kepalaku."

​Elena meletakkan gelasnya dan menatap balik Kairo dengan senyum tipis yang mengejek. "Jadi kau merasa terancam? Ada predator baru di hutanmu, Kairo?"

​Rahang Kairo mengeras. "Siapa..." desisnya. "Siapa bajingan jenius yang membantu Gunawan ini?"

​"Mungkin hantu," jawab Elena asal. Ia menutup majalahnya dan berdiri. "Sudahlah. Mandi sana. Kau bau stres."

​Elena hendak beranjak, tapi Kairo menahan pergelangan tangannya.

​"Aku tidak akan kalah," kata Kairo dingin. Ia menoleh pada asistennya yang gemetar di sudut ruangan. "Reza! Cari tahu siapa konsultan eksternal PT. Megah. Bayar orang dalam mereka. Aku mau nama dan profil lengkapnya besok pagi."

​"Siap, Pak!"

​Kairo melepaskan tangan Elena, lalu berdiri dengan mata berkilat penuh obsesi. "Awas saja kalau ketemu," geramnya. "Akan kubeli orang itu. Atau kalau dia menolak, akan kuhancurkan karirnya karena sudah berani main-main denganku."

​Elena menatap punggung suaminya yang menjauh menaiki tangga. Ia tidak takut. Justru, darahnya berdesir senang. Tantangan Kairo terdengar seperti musik di telinganya.

​"Kau mau membeliku, Suamiku?" bisik Elena pelan, nyaris tak terdengar. "Siapkan uang yang banyak. Karena tarifku baru saja naik dua kali lipat."

​Dia melangkah santai menuju kamarnya. Hari ini dia menang telak: mengantongi setengah miliar, menjebak musuh, dan berhasil membuat suaminya uring-uringan tanpa menyadari bahwa dalangnya ada di bawah atapnya sendiri.

1
aliifa afida
horor bacanya thor... ngeriii...
Talita Rafifah artanti
Luar biasa bagus ceritanya, menghibur dan menarik untuk baca
Savana Liora: makasih kk
total 1 replies
E H Mukti
Cewe emg multitasking kairo🤣🤣🤣
E H Mukti
Kerennnn😍😍😍😍😍😍😍
E H Mukti
Hajar elena 🤣🤣🤣👌
lin sya
si Viktor sudah end,bakal ada musuh lgi yg muncul gk ya?
msih nunggu dimna elena alias sora mengungkapkan jati dirinya ke kairo, dripd trus berbohong yg ada nnti kairo kecewa, gk buruk jg klo jujur kairo kan bucin psti bsa nerima apa adanya 💪
@Resh@
keren banget puas banget tu si aki2 menggelepar🤣🤣🤣🤪🤪🤪
@Resh@
manpussssssssss🤣🤣🤣👏
Sulis Wati
si kakek2🤣 miskinn🤭
aliifa afida
nah ini yg dibilang author.. kairo mode singa bangun....
@Resh@
yeee singanya bangkit🤣👏👏👏
aliifa afida
thor disini pnggilnya kok elena ya?? bukannya sekarang elena ada d raganya sora ya??
Savana Liora: makasih kak. udah direvisi tapi masih review. kelewat saat edit td malam karena udah ngantuk banget. thanks👍
total 1 replies
tutiana
bagus,,, kairo hanya butuh pemicu buat jd singa
lin sya
tumben kairo cerdik, peka dan bisa lindungi mental sora, pasangan yg saling melengkapi dlm keadaan terpuruk, smgat kairo, bales tuh siaki2 yg sdh ganggu mental elena 🤣
Savana Liora: bukan tumben. hanya keterpurukan Sora yang mampu membangkitkan Kairo yg "mati suri"
total 1 replies
@Resh@
lanjut thor greget banget sam tu aki2 thor gak bisa kah el jujur aja siapa dia sebenarnya sama kai
Savana Liora: aku udah up 2 bab lg. tp masih review. tunggu aja
total 2 replies
lin sya
apa sora alias elena tau kelemahan siaki2, gak mngkin kan hdupnya ttp aman dan berjaya selama bertahun tahun, cari aj musuh bebuyutan siaki2 Viktor trus bersatu buat berantas klo prlu buat stroke kan sudah bau tanah 🤭
Savana Liora: musuh bebuyutannya sih banyak. tapi perpaduan elena+ kairo saja udah cukup kok bikin pak tua tumbang. tunggu saja
total 1 replies
@Resh@
amu mah santai suka aja karna laki2 maupun perempuan ini cocok , ada saatnya kairo jadi singa ada saatnya di nurut sama istri demi kebaikan🤣
lin sya
klo tau elena bereinkarnasi di tubuh sora, siviktor bkn takut malah ngebangunin jiwa psikopat nya, lgian elena bljr dri kegagalan masalalu gk mngkin gmpang tumbang justru siaki2 hrs waspada sm elena🤭
Savana Liora: komen cerdas
total 1 replies
@Resh@
lanjut dong thor sanggaup berpuluh2 bab🤣🤣🤣🤣💪💪💪
tutiana
keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!