NovelToon NovelToon
Antara Dendam Dan Cinta

Antara Dendam Dan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:20.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: sery

Cerita bawang disisipi comedy

Kisah gadis muda dengan cinta pertama

Pernikahan yang diinginkannya berakhir bahagia, ternyata membawa penderitaan bagi Anaya. Laki-laki yang menikahinya, meninggalkan dengan benih yang sudah bersemi dirahimnya.

Apakah kesalahan yang sudah dilakukan Anaya, sehingga Raditya meninggalkannya. Dan mengirimkan pesan yang membuat Anaya kecewa.

Setelah dia mencoba melupakan, masa lalunya kembali. Menuntut sesuatu, apa yang harus dilakukannya.

Kembali ke masa lalu untuk mencari kebenaran?"

Inilah kisah ku, Anaya ayusita. Wanita yang jatuh cinta, tetapi mendapatkan derita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sery, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 23. My Baby

Cinta yang kita alami belum tentu membahagiakan😘😘😘

Happy reading guys

Sedari sore perut Anaya terasa mulas, dan rasa mulas tersebut semakin bertambah.

Anaya bangun dari tidurnya,dia bersandar pada kepala ranjangnya.

"Ish...." rintih Anaya,karena rasa sakit semakin terasa dan semakin sering juga terjadi.

"Apa mungkin akan melahirkan sekarang,tapi belum waktunya." batinnya Anaya.

"Nesum....!" papa !" teriak Anaya memanggil papanya dan Nesum.

Mendengar teriakkan Anaya,Nesum berlari menuju kamarnya Anaya.Di ikuti papa yang berjalan mengunakan tongkatnya.

"Kenapa Nay ?" tanya Nesum yang melihat Anaya memegang perutnya dan meringis.

"Sakit...!" rintih Anaya .

Papa yang melihatnya kesakitan,kemudian menyuruh Nesum membawa Anaya kerumah sakit.

"Bu,bawa kerumah sakit,Nay mau melahirkan !" perintah papanya.

"Tapi pa,ini belum waktunya." kata Anaya dengan menahan sakit.

"Bisa saja Nay,kamu dulu lahir belum 9 bulan." cerita papanya.

"Bu,minta tolong Togar!" sambung papanya memberikan perintah.

Secepatnya Nesum berlari menuju rumah Togar yang berada didepan rumahnya.

"Togar...!"Gar...," teriakan Nesum memanggil Togar,kemudian Togar keluar dengan rambut masih basah.Dan Togar masih bertelanjang dada dengan handuk di pundaknya dan hanya mengunakan celana sepotong karena baru selesai mandi.

"Ada apa Nesum ?" tanya Togar ketika dilihatnya Nesum datang dengan tergesa-gesa.

"itu melahirkan...!"seru Nesum dengan menunjuk ke arah rumahnya.

"Siapa...?"tanya Togar lagi karena belum paham apa yang dimaksud Nesum.

"Melahirkan..!"ulang Nesum lagi.

"Nesum mau melahirkan?" tanya Togar dengan lugunya,karena belum paham apa yang dikata Nesum.

"Hamil aja kagak,masakan Nesum melahirkan.Nay mau melahirkan !" seru Nesum dengan keras.

"Apa !" Nay mau melahirkan,kenapa ngak bilang dari tadi ." kata Togar yang langsung berlari nenuju kerumah Anaya dan diikuti Nesum.

"Nay,mau lahiran Om ?" tanya Togar ketika dilihatnya om Martin duduk disisi ranjang Anaya dan Anaya memegangi perutnya yang buncit.

"Ya ,tolong bawakan kerumah sakit ." ucap papanya pada Togar.

"Baik Om." dengan sigap Togar kemudian mengangkat Anaya yang terus merintih menahan sakit.

Ketika sudah sampai keluar rumah,mobil dan para tetangga sudah berkumpul didepan rumah Anaya.Dan Zul juga sudah standby di kursi pengemudi.

Para tetangga sudah siap sedia didepan rumah Anaya karena mendengar teriakan Nesum ketika memanggil Togar,dan mendengar Anaya mau melahirkan.

"cepat Togar." kata tante Rina yang berdiri di samping mobil.

"sakit tan.." kata Anaya pada Tante Rina yang dilihatnya.

"Tahan ya Nay ." hibur tante Rina.

Setelah membaringkan Anaya di jok belakang dan Nesum juga masuk.

"Ayo berangkat Zul,om sama pak Ahmad ya ." kata Togar pada papa Anaya.

"Ya,cepat berangkat." suruh papanya Anaya pada Togar ,agar secepatnya ke rumah sakit.

"Jangan ngebut ya Togar !" seru tante Rina dari luar mobil yang mulai berjalan.

"Kalau ngak ngebut,ntar brojol dijalan bagaimana ." kata Zul di bangku kemudi ketika mendengar perkataan tante Rina.

"Boleh ngebut tapi santai." ucap Togar.

"Bagaimana ngebut santai,dah eror otakmu Togar ." ejek Zul pada Togar yang duduk disampingnya.Dan dilihat Togar sedang mengigitin ujung kukunya.

"Kenapanya kau Togar,habis nanti kukumu itu ." ingatkan Zul akan kelakuan Togar.

"Gugup aku kawan,bagaimana Nay masih sakit?" Togar menoleh kearah Anaya di kursi belakang.

"Masih bang." sahut Anaya.

"Nesum,berapa lama lagi kemungkinan bayinya keluar?" tanya Zul pada Nesum yang sedari tadi terus berdoa dalam hatinya.

"Mana tahu Nesum,emang Nesum dokter ." kata Togar menjawab pertanyaan Zul pada Nesum.

"Ada yang cepat,bisa juga ." kata Nesum.

"Aduh....!" teriak Anaya tiba-tiba,membuat orang didalam mobil menjadi kaget kembali.

"kenapa..?" tanya mereka bertiga serentak.

"Babynya menendang keras." ucap Anaya.

"Kukira babynya mau keluar." kata Togar.

"Babynya ngak sabar mau keluar,sabar Baby kita lagi dalam perjalanan." kata Togar yang semakin kelihatan gugup,dan masih dengan mengigit ujung kukunya.

"Macet lagi,wow....minggir ada orang mau lahiran !" teriak Togar dengan mengeluarkan kepalanya dari jendela mobil,membuat banyak pasang mata melihat kearahnya dengan heran.

Melihat Togar berteriak,seorang polisi mendekat ke arah Togar.

"Ada apa pak ?" tanya polisi tersebut kepada Togar.

"Ini pak,saya mau ke rumah sakit membawa adek saya mau melahirkan." kata Togar kepada polisi.

"Baik pak,ikuti saya ya." ucap polisi tersebut,dan menyuruh agar kendaraan Togar mengikutinya dari belakang.

Berkat bantuan dari petugas polisi yang menbuka jalan didepan,Anaya tiba dengan cepat ke rumah sakit.

"Suster ada yang mau melahirkan..!"teriakan Togar yang keras,membuat satpam dan suster datang dengan cepat membawa brankar.

Kemudian Togar mengeluarkan Anaya dari mobil dan meletakkannya ke atas brankar.

Tak lama kemudian papa dan pak Ahmad tiba dan kemudian disusul dengan tante Rina dan tante Ana beserta para suaminya.

Nesum sangat khawatir dan terlihat cemas ketika menemani Anaya di ruang bersalin.

"Sakit !" rintih Anaya lagi,saat kontraksinya bertambah sering.

"Saat seperti ini,ingin rasanya kau di sampingku mas." batin Anaya.Ketika tiba-tiba dia merasakan rindu akan sosok suaminya.

Dah lama tidak menampilkan Raditya,kita munculkan ketika Anaya mau melahirkan.

"Tuan hari ini ada undangan pembukaan pameran lukisan di hotel Bizt," beritahukan asistennya tentang agenda tugas Raditya hari ini.

"Batalkan semua rencana hari ." perintah Raditya kepada asistennya.

"kenapa tuan ?" tanya asisten dengan heran,karena Raditya seorang workaholic,tiada jam dan hari untuk bekerja tanpa beristirahat.

"Ntah kenapa,perasaan saya tidak nyaman disini." kata Raditya dengan menunjukkan arah dadanya.

"Apa perlu kita kerumah sakit tuan?" tanya asisten lagi.

" Tidak usah saya ingin istirahat saja,jangan ada yang menganggu saya." perintah Raditya.

Asistennya meninggalkan Raditya yang masih merasa kurang nyaman di dadanya.

Kemudian Raditya membaringkan dirinya di sofa yang ada diruang kerjanya ,dia pejamkan matanya dan untuk sesaat dia tertidur.

"Anaya..!" teriaknya tiba-tiba,ketika dalam tidurnya dia melihat Anaya menatapnya dengan muka yang sedih. Dan dalam gandengan tangannya ada anak kecil yang menatapnya dengan tatapan yang datar tanpa ekspresi menatapnya.

"Kenapa aku memimpikannya..?" gumannya.

Kemudian Raditya berjalan kemeja kerjanya,dan mengambil handphonenya dan menghubungi seseorang di Indonesia.

"Apa ada perkembangan ?" tanyanya pada orang yang di hubunginya melalui sambungan saluran telepon.

"Maaf pak,belum ada perkembangan." suara perempuan terdengar dari sambungan telepon tersebut.

Raditya mengakhiri panggilan telepon tersebut.

"Kenapa sulit sekali mencari jejaknya,apa aku harus turun tangan langsung." ucap Raditya sendiri.

"Apa ada yang terjadi pada Anaya,kenapa aku bisa memimpikannya.Dan anak kecil itu... ." batinnya Raditya.

***kita tinggalkan Raditya dengan kesakitannya ya.

 

🤰Next🤰

 

pinjam jempol teman-temannya untuk ngelike ya trims ya***

1
3sna
maaf othor kita bcnya sampe sini,mungkin aku doang yg feel nya gk dapet
3sna
kira2 umur 4 tahon
3sna
critanya bagus tp knp harus ada emot,jd pas bc gk ikut menjiwai eeee
juwita
mampir
Jaya Purba
Luar biasa
Christo Orno
nay tinggalkan saja si radit itu, biar sadar dia.
Atika
ngakak ngerumpi ambil nyari kutu😂
Mudji Ati
terima kasih, ceritanya bikin pembaca puas, happy ending 👍👍
Mudji Ati
author tega ya...bikin Raditya seperti itu 😀😀😀😀
Siti Khasanah
wow
Nur Farida
Luar biasa
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
Togar dan Zul pdhal orang lain buat Anaya tapi rasanya seperti kakak sendiri ya 😘
Rina Yulianti
ga suka ah terlalau baik anayanya
Rina Yulianti
😭😭😭😭sedih aku
Mesri Sihaloho
bingung thor
Sari
kirain novel bagus buang waktu saya setan
Sari
ini novel bikin emosi dasar setan harus dihapus
Sery: Setan nyebut setan 😈🤣
total 1 replies
Sari
gablog perempuan anjing bodoh tinggalin aja laki seperti itu
Sery: kalau ada masalah dengan kejiwaan, nggak usah baca .
daripada semakin stres..
total 1 replies
antha mom
makasih ya thor ceritanya bagus banget dan happy ending
antha mom
Naya yang sabar ya akan ada pelangi 🌈 sehabis hujan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!