NovelToon NovelToon
Istri Arjuna (Sebatas Pelampiasan)

Istri Arjuna (Sebatas Pelampiasan)

Status: tamat
Genre:Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:44.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Senjahari_ID24

Blurb

Arjuna Syailendra dan Anggita Jelita, menerima perjodohan demi kepentingan masing-masing. Bersama bukan karena cinta, tetapi hanya sebatas azas manfaat.

Akankah rasa berdebar tak terencana tumbuh di hati mereka? Sementara Arjuna hanya menganggap Anggita sebagai pelampiasan dari cinta tak berbalas di masa lalu.

Ikuti kisah mereka yang akan menguras emosi. Selamat membaca🤗.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senjahari_ID24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12a

Halo pembacaku tersayang. Jangan lupa tinggalkan jejak cinta kalian untuk Juna-Anggi setelah membaca melalui rate bintang lima, vote hadiah dan kupon, like juga komentar sebanyak-banyaknya.

Follow juga instagramku @Senjahari2412 untuk mengetahui seputar cerita-cerita yang kutulis. Sayang kalian banyak-banyak. Terima kasih dan selamat membaca 🤗❤.

🍀🍀🍀🍀🍀

BAB 12a

Di hari Senin ini, Juna diikuti Pandu di belakangnya datang ke kantor lebih pagi. Walaupun seorang presdir, Juna merupakan pimpinan yang selalu datang tepat waktu, bahkan tak jarang tiba lebih awal sebelum jam kantor dimulai.

Semua karyawan menyapa sopan sebelum mereka berdua masuk ke lift khusus eksekutif. Benda kotak berlapis besi itu membawa Juna beserta Pandu naik ke lantai delapan di mana kantor presdir berada.

"Siapkan ruang rapat sekarang. Kita akan mulai dua puluh menit lagi," titah Juna kepada Pandu begitu mereka keluar dari lift.

"Baik Pak."

Rapat berlangsung cukup lama. Diawali di pukul delapan dan selesai menjelang waktu makan siang. Pro dan kontra mewarnai jalannya rapat, terutama tentang keputusan Juna mengenai jatah empat puluh persen kesempatan kerja yang akan diberikan kepada warga sekitar pabrik baru. Menilai jatah yang sudah diputuskan terlalu banyak. Beberapa divisi beralasan, pelamar yang mengirim CV secara langsung dari jauh-jauh hari harus lebih diprioritaskan dibanding kepentingan warga.

Juna merupakan tipikal pemimpin yang tidak menutup mata juga telinga akan pendapat para bawahannya. Justru melecut mereka untuk berani bersuara. Sekiranya ada beberapa ide dari mereka yang dinilai berimbas lebih baik untuk Royal Textile dibandingkan pemikirannya, Juna tak ragu untuk menerima usulan tersebut dan menerapkannya. Kendati ada beberapa yang sering mengutarakan usulan demi kepentingan pribadi yang terselubung atas nama kemajuan perusahaan.

Bagi para pelamar yang sudah mengajukan CV terlebih dahulu melaui website resmi, tentu akan menjadi prioritas tanpa harus menganggu jatah warga sekitar pabrik baru, dengan tetap menerapkan kriteria penerimaan yang telah dibuat. Tapi untuk lamaran titipan akan diobservasi secara ketat. Sebab di luaran beredar rumor, ada beberapa oknum Royal Textile yang mematok harga dan mengumbar iming-iming akan langsung diterima bekerja menggunakan syarat membayar sejumlah uang dengan mengenyampingkan standar-standar penerimaan karyawan. Mulai besok, saya akan menugaskan tim audit khusus untuk memeriksa dan menyelidiki. Siapa pun yang terlibat, siap-siap didepak secara tidak hormat dari perusahaan.

Itulah kalimat panjang lebar Juna sebelum menutup rapat. Beberapa orang yang keluar dari ruangan bereaksi bermacam-macam. Ada yang antusias dengan sikap tegas sang presdir, ada juga yang mulai gundah gulana.

Juna melempar bokong di kursi kebesarannya. Bersandar di kursi empuk mahal itu sambil memijat pangkal hidung lalu merambat hingga pelipis. Beginilah risiko menjadi pimpinan, harus bekerja ekstra mengurusi banyak tanggungjawab yang dipikul di pundaknya.

Image seorang bos di luaran kebanyakan dinilai tukang santai dan bisa berfoya-foya sepuasnya, bermandikan uang melimpah serta kemewahan. Padahal sejatinya hasil yang mereka dapatkan itu diraih melalui kerja keras. Walaupun dirinya putra dari pemilik perusahaan, bukan berarti hanya bisa bersantai dan menghamburkan uang seenak jidat. Menerima menjadi pewaris singgasana, maka risiko serta tanggung jawab yang lebih besar lagi dibebankan, dan kesemuanya itu membutuhkan dedikasi penuh yang menguras pikiran serta waktu.

"Pandu. Hubungi tim audit sore ini. Aku ingin mereka bergerak mulai besok."

"Baik, Pak," sahut Pandu sigap.

"Aku akan pulang lebih awal. Siapkan berkas pekerjaanku. Aku akan bekerja dari rumah untuk beberapa waktu ke depan. Terkecuali untuk jadwal meeting kupastikan akan datang langsung." Juna memberi perintah kemudian beralih menutup MacBook dan memasukannya ke dalam tas kerja.

"Apa Anda kurang enak badan sampai mau bekerja dari rumah? Mau saya panggilkan dokter?" Pandu memberikan usulan. Biasanya atasannya bekerja dari rumah jika memang sedang sakit yang tidak memungkinkan untuk berangkat ke kantor dan itu sangat jarang terjadi.

"Bukan aku. Istriku yang sakit. Aku merasa kesulitan berkonsentrasi dengan baik di kantor. Khawatir terjadi sesuatu padanya. Kalau dia sampai kenapa-napa nanti aku juga repot!"

Pandu mengangguk-angguk seraya melipat bibir menahan senyum. Menerka-nerka bahwa bosnya yang arogan sudah mulai menunjukkan gejala-gejala terkontaminasi virus budak cinta. Di rumah sang presdir ada tiga pelayan yang sudah pasti siap sedia melayani Anggi, tetapi Juna memilih ingin bekerja dari rumah saja dengan dalih takut dirinya kerepotan jika Anggi sakit keras.

"Segera saya siapkan," jawab Pandu yang bergegas melaksanakan perintah.

"Kuberi waktu lima belas menit. Jangan lama-lama! Aku harus segera pulang. Jadwal Anggi meminum obat siangnya satu jam lagi dari sekarang. Jadi, siapkan berkas pekerjaanku dengan cepat!"

"Baik, Pak." Pandu menjawab sambil terkikik geli dalam hati.

TBC

1
Suherni 123
bawang lagi... bawang lagi 😭😭😭
Suherni 123
ikut terharu,,, selamat datang baby boy, selamat buat Juna dan Anggita
Suherni 123
bawang lagi 😭
Suherni 123
bawang... bawang 😭😭😭😭
Suherni 123
uji nyali ya Jun 😄😄😄
Suherni 123
mewek lagi 😭😭😭😭😭
Suherni 123
mulai 🥹🥹🥹🥹
Suherni 123
baca terakhir tuh nyeseknya kerasa banget,, ikut sedih 🥹
Jong Nyuk Tjen
terimakasih thor , ceritanya bagus sekali dgn kata2 yg bagus jg . salam sehat sejahtera , bahagia n sukses selalu
Jong Nyuk Tjen
rasain deh s ayu , anak ga tau diri. Ud hamil ga tau siapa bapaknya eh gilany msh aj berjudi hasil jual jam tangan adikny. Mending s ayu masuk sel aj deh biar tau rasa
Jong Nyuk Tjen
ternyata s ayu itu jd PSK ya , kasian. Muka cantik tp ga d manfaatkan dgn cara yg bener
Jong Nyuk Tjen
dr pertama baca , bnyk sekali kata2 yg bagus n bermakna dalam utk kita renungkan. Terimakasih thor
Jong Nyuk Tjen
enak ya Jun skrng posisi ny terbalik. kamu skrng yg hrs mengalah ke anggi
😂
Jong Nyuk Tjen
😂😂😂
Jong Nyuk Tjen
good jobs anggi , buang semua yg ad kaitannya dgn vn , viona
Jong Nyuk Tjen
ternyata s ajun itu bodoh ny setinggi gunung , tampan n tajir tp cinta ny ke viona bertepuk sebelah tangan , aku kira dia sebut2 namany viona itu ternyata cuma dia ny aj yg gila ke viona . Kasian deh kamu jun
Nur Inayah
aku baca lagi entah yg sudah keberapa puluh kali, habisnya cerita ARNGGI ini bikin candu, gak ada kata bosan🤭🤭
valent
baca ulang lg , kangen juna - anggi , lg bosen jg di NT ngga nemu2 cerita yg bagus .


kak ,kapan nulis lg ?
Qothrun Nada
gk nyangka kan Anggi,calon anakmu membantu mu menuntaskan dendam mu, Arjuna gk berkutik kan kalau menyangkut anak😀
Qothrun Nada
si Arjuna itu yg harusnya mengalami mual dan muntah, ngidam pengen makan ini dan itu, biar tau rasa 😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!