NovelToon NovelToon
Istri Nakal CEO Dingin

Istri Nakal CEO Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / CEO / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Nikah Kontrak
Popularitas:26.3k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

Ziva Putri Willson, putri bungsu keluarga Willson, adalah perpaduan sempurna antara kecantikan, kecerdasan, dan kepercayaan diri setinggi langit. Di usianya yang masih muda, dia telah menjadi desainer ternama yg namanya menggema hingga ke mancanegara.

Damian Alexander, CEO muda yang dikenal kejam dan dingin. Baginya, hidup hanyalah deretan angka dan nilai saham. Dia sangat anti pada wanita karena menganggap mereka makhluk paling merepotkan di dunia.

"Dengar, Tuan CEO, kamu mungkin bisa membeli saham dunia, tapi kamu tidak bisa membeli hak untuk mengatur kapan aku harus bernapas. Jadi, simpan wajah sok kuasamu itu untuk rapat, bukan untukku." -Ziva.

"Aku sudah menghadapi ribuan musuh bisnis yang licin, tapi menghadapi satu wanita bermulut tajam seperti dia jauh lebih menguras energi daripada akuisisi perusahaan. Tapi justru itu yang membuatnya berbeda." — Damian.

Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Si Tuan Dingin yang mulai kehilangan akal sehatnya, atau Nona cerewet berwajah manis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEPIKIRAN

"Mommy selalu saja membela dia," gumam Ziva sambil menyandarkan kepalanya di bahu Mommy-nya, mulai sedikit tenang meskipun hatinya masih dongkol.

"Bukan membela, Sayang. Mommy hanya tahu kalau kalian itu sebenarnya sama-sama keras kepala," jawab Nyonya Mauren, lembut.

"Kalau kutub utara bertemu dengan api seperti kamu, pilihannya cuma dua, apinya padam, atau esnya yang mencair dan jadi uap panas," goda Nyonya Mauren, sambil mencubit pipi Ziva, gemas.

"Ziva nggak akan biarkan api Ziva padam, Mom, bahkan kalau perlu, Ziva bakar sekalian kantornya biar dia sadar kalau calon istrinya ini lebih penting dari laporan keuangan!" jawab Ziva, menggebu-gebu.

Nyonya Mauren terkekeh geli melihat wajah kesal Putri nya, dia tahu di balik sifat pemarah Ziva, tapi dia adalah gadis yang baik, dan Nyonya Mauren yakin, Damian dan Ziva akan menjadi pasangan suami istri yang saling melengkapi nanti nya.

Sementara di kantor pusat Alexander Group, suasana rapat yang tegang baru saja berakhir.

Damian melangkah keluar dari ruang board room dengan rahang yang masih mengeras, diikuti oleh Riko yang tampak pucat dan kelelahan, bukan karena pekerjaan kantor, tapi karena pekerjaan sampingan mengantar Ziva tadi.

Riko baru sampai di perusahaan sekitar lima belas menit yang lalu.

Begitu sampai di dalam ruang kerja pribadi Damian, Riko segera menutup pintu dengan rapat.

"Tuan," panggil Riko, suaranya sedikit bergetar.

Damian melepas jasnya, menggantungnya di kursi, lalu duduk sambil melonggarkan dasi.

"Apa dia sudah sampai di rumah dengan aman?" tanya Damian tanpa menoleh, fokusnya kini tertuju pada laporan di atas meja.

Riko menarik napas panjang, seolah sedang mengumpulkan nyawa nya yang sempat tertinggal di mobil tadi, gara-gara Ziva.

"Sudah, Tuan, Nona Ziva sudah saya antar ke mansion nya. Tapi..." jawab Riko, menjeda ucapan nya.

"Tapi apa? Kau menjaga nya dengan baik kan? Tidak ada yang terjadi hal serius dengan nya kan? Cepat jawab!" tanya Damian beruntun.

"Tidak Tuan, tidak ada yang terjadi dengan Nona Ziva," jawab Riko, cepat.

"Tapi saya rasa, saya perlu melaporkan bahwa Nona Ziva memiliki lidah yang jauh lebih berbahaya daripada kompetitor bisnis kita," lanjut Riko, terlihat sangat tertekan.

Damian memicingkan mata nya, menatap asistennya dengan satu alis terangkat.

"Apa maksudmu?" tanya Damian dingin.

"Nona Ziva menitipkan pesan untuk Anda, Tuan. Katanya..." jawab Riko menelan ludah, mencoba mengingat kata-kata pedas Ziva dengan akurat agar tidak salah sampaikan.

"Dia bilang, jika Anda pikir bisa memperlakukan pernikahan ini seperti jadwal rapat yang bisa ditinggal pergi, maka Anda harus siap menghadapi kenyataan bahwa dia bukan saham yang akan diam saja saat diabaikan," lanjut Riko, menahan nafas nya, bersiap menerima kemarahan Damian.

Tapi sayang, ketakutan Riko tidak terjadi, Damian hanya diam, tatapannya mendingin, namun dia memberi isyarat agar Riko melanjutkan.

"Lalu, Nona Ziva juga bilang jangan repot-repot menjemputnya lagi jika Anda masih punya urusan yang jauh lebih penting daripada menghargai orang lain. Dan yang terakhir..." lanjut Riko, kembali mengehentikan ucap nya, ragu.

"Dia bilang dia sangat ahli dalam menghapus sesuatu yang tidak punya fungsi, termasuk calon suami yang tidak punya hati," lanjut Riko, memejamkan mata nya, erat.

Hening.

Ruangan itu seketika terasa mencekam, Riko semakin ketakutan, keringat dingin sudah membanjiri pelipis nya, dia sudah bersiap jika Damian akan meledak marah karena harga dirinya diinjak-injak oleh seorang wanita. Namun, yang terjadi justru di luar dugaan.

Damian menyandarkan punggungnya di kursi kebesaran, matanya menatap langit-langit ruangan. Perlahan, sudut bibirnya terangkat membentuk sebuah seringai tipis yang jarang terlihat. Seringai penuh tantangan.

"Menghapus sesuatu yang tidak punya fungsi, ya?" gumam Damian pelan, suaranya berat dan berbahaya.

"Dia benar-benar berani," gumam Damian, membayangkan wajah marah calon istri nya.

"Tuan, Nona Ziva benar-benar tidak bisa dikendalikan," adu Riko lagi, kali ini dengan nada memelas.

"Sepanjang jalan dia menguliti kepribadian Anda, membandingkan Anda dengan mesin fotokopi, dan menanyakan apakah Anda punya asuransi kesehatan mental untuk saya. Saya jujur, Tuan saya tidak kuat kalau harus mengantarnya lagi tanpa bantuan pengamanan ekstra," lanjut Riko, mengadukan semua yang dia alami tadi.

Bukan nya merasa kasihan pada asisten nya itu, justru Damian terkekeh rendah, suara yang hampir tidak pernah didengar Riko sebelumnya.

"Dia tidak butuh dikendalikan, Riko, yang dia butuh lawan yang sepadan," jawab Damian, tersenyum miring.

"Dan kamu benar, dia adalah satu-satunya wanita yang memiliki lidah tajam," lanjut Damian.

"Aku sudah menghadapi ribuan musuh bisnis yang licik, tapi menghadapi satu wanita bermulut tajam seperti dia jauh lebih menguras energi daripada akuisisi perusahaan. Tapi justru itu yang membuatnya berbeda..." gumam Damian, tiba-tiba wajah cantik Ziva melintas di pikiran nya.

Karena tidak ingin terperangkap dalam kecantikan mematikan milik calon istri nya itu, Damian langsung menggeleng kan kepala nya, menyingkirkan wajah cantik Ziva dan kecepetan nya.

"Kamu boleh istirahat, Riko. Besok biar aku sendiri yang menanganinya," ucap Damian dingin namun tegas.

"Baik, Tuan," jawab Riko lega, seolah baru saja lolos dari hukuman mati.

"Dan satu lagi Riko, kirim dua set perhiasan ke mansion Willson," perintah Lucas, tegas.

"Baik," jawab Riko, paham dengan apa perintah dari Tuan nya.

Riko keluar dari ruang kerja Damian dengan langkah gontai. Masih terngiang-ngiang, dikepala nya bagimana Ziva tadi berbicara tanpa henti sepanjang jalan pulang.

Dalam hati Riko berdoa, semoga dirinya tidak pernah mendapatkan tugas untuk mengantar Nona bos nya.

Sementara di ruang kerja Damian, dia sedang meraih ponselnya, mengetik sesuatu dengan cepat di layar, lalu meletakkannya kembali.

"Aku ingin melihat apa lagi yang akan di lakukan kucing nakal ku itu besok," gumam Damian, terkekeh sendiri.

Setelah memastikan pesanan nya terkirim, Damian kembali memeriksa beberapa laporan yang belum sempat dia tanda tangani.

Di saat seperti fokus kerja seperti ini, ketampanan Damian berkali-kali lipat dari biasanya, lengan kemeja nya yang digulung sampai ke siku, menampilkan otot-otot lengan nya yang kekar dan berurat, jangan lupakan kacamata baca yang bertengger di atas hidung mancung nya.

Benar apa yang dikatakan oleh Nyonya Mauren, Damian itu pria yang nyaris sempurna, selain memiliki wajah yang tampan, Damian juga merupakan pengusaha muda yang sukses.

Semenjak Alexander Grup di pegang Damian, perusahan itu melesat dengan sangat cepat, hingga saat ini perusahaan Alexander Grup, menduduki peringkat pertama, perusahaan terbesar di dunia.

Makanya tidak heran kenapa Damian sangat di gilai oleh para perempuan di negara X ini, karena dari segi manapun, sosok Damian Alexander, mamang sangat sempurna.

1
axm
😄😄
Noey Aprilia
Ga sbr nunggu mreka ktmu.....
abang posesif vs clon suami kutub....🤣🤣🤣
IG : hofi03_sakroni: wkwk auto perang dunia ke tiga kayaknya kak😂
total 1 replies
Mommy Ayu
para singa penjaga keluarga Willson sangat kompak melindungi si kucing nakalnya Damian 🤣🤣🤣
IG : hofi03_sakroni: sayangnya calon adik ipar Arkan dan Kenzo, si Raja hutan Raaww😂
total 1 replies
Mommy Ayu
aku langsung ngebayangin Damian yang kaku seperti robot sedang memakan telur gulung 🤣🤣🤣🤣
IG : hofi03_sakroni: dengan penampilan super rapinya ya kak😂
total 1 replies
Mommy Ayu
waaaa.... keren Damian... langsung tindakan tanpa banyak pertanyaan
zylla
Hayo loh, gimana nasib Damian 🤣
IG : hofi03_sakroni: Raja hutan vs dua Wilson 😂
total 1 replies
zylla
little monster 🤣🤣🤣🤣
Siti Nurjanah
daddy ziva tau ternyata soal vendor..
crazy up dpng thorrrrr
Maria Lina
kok cuman 2 thor kmrn 3 hadeh
Tiara Bella
abangnya ziva posesif semua....awas km Damian siap² km
Ilfa Yarni
waw asyik ya kluarga Wilson Ziva punya abang2 yg keren
Tiara Bella
lama² suka sm suka...lama² pd bucin.....
Tiara Bella
foto wallpaper nya berubah jd aku gk engeuh Thor.....
IG : hofi03_sakroni: iyaaa🤍
total 1 replies
el 10001
namanya kadang berubah ubah ya thor
koreksi ya semangat
IG : hofi03_sakroni: terimakasih 🤍
total 1 replies
Husen
jd pengin punya Abang..
IG : hofi03_sakroni: sama lagi😁
total 1 replies
tia
lanjut thor
IG : hofi03_sakroni: siap sayang
total 1 replies
Lyvia
🤣🤣🤣🤣🤣 konyol n lucu ni ziva
Narti Narti
luar biasa
Haryati Atik Atik
lama" jg bucin ni dua org🤣🤣
Noey Aprilia
Ziva mau nyerah ga????
bru brbgi air mnum aja udh baper...
kbyang nnti kl udh nkah,trs tnggal srumah....atw sekamar pula.....🤭🤭🤭
IG : hofi03_sakroni: takut banget Damian dia kokop Ziva, jadi dunia terbalik😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!