Tak lebih indah dari intan permata
Mengurai ketulusan persemaian jiwa
Bukan dahaga pengemis duka
Bukan lara pelerai luka
Ikatan yang tak pernah berdiri
Diatas panggung perintih hati
Meski harus menari
Diatas duri-duri yang berbisik lirih
Demi ikatan yang berarti abadi
Sampai mata ini tertutup rapi
Dihadapan sang Ilahi.
***
Nadya Syafina (Nadin) harus rela dicabut uang bulanan nya oleh ayahnya. Setelah menolak dijodohkan dengan anak rekan bisnis ayahnya yang ternyata adalah mantan pacar Nadin.
Tanggung jawab terhadap Bunda nya yang sedang sakit dan adik kesayangannya memaksanya bekerja di sebuah kantin perusahaan.
Bagaimana Jika Bos perusahaan itu adalah musuh bebuyutannya dan seorang yang diam-diam mengaguminya dimasa lalu?
Bagaimana juga jika mantannya masih mengejarnya dan mengharapkannya kembali?
Lalu siapa yang akan dipilih Nadin?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nasya kamila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22 Tom VS Jerry
Ceklek
Suara gagang pintu terbuka dan kami serentak menoleh ke pintu, masih dengan posisi yang sangat dekat.
"Kamu ngikutin aku ya" Teriak seorang perempuan pada seorang laki-laki.
"Aku emang tujuannya mau kesini yang" Jawab lelaki itu yang ternyata adalah Bayu dan perempuan itu adalah Embul.
Beruntungnya mereka sedang berantem saat membuka pintu kamar jadi gak melihat posisi kami yang sangat dekat. Dengan perlahan aku memundurkan badanku menjauh dari Titan.
"Selamat selamat selamat" Batinku
"Sebentar lagi drama bakal dimulai" Bisik Titan di telingaku sambil membenarkan posisi nya.Sepertinya benar yang di omongin Titan barusan, bakalan seru lihat siaran Live nya Bayu Vs Embul.
"Yang... yang... pala lo peyang apa? " Oceh Embul. galak.
Aku udah gak heran sih nyonya menir yang satu ini emang bisa galak banget kalau lagi kesel atau gak suka sama seseorang terutama yang pernah ngatain dia gendut hi hi hi
"Apa sih yang, masih dendam aja kamu sama aku hemmm gara-gara kamu aku katain gen...., Eh maksud aku gak gitu yang, asli aku gak ada niatan ngatain kamu,asal kamu tau kamu itu terlihat sexy banget di mata aku"Rayu Bayu
Kocak banget dua orang ini kayak Tom and Jerry. Bayu kelakuannya gak jauh beda sih sama Titan.Sama-sama super nyebelin dan mesum abis.Kenapa nasib kami bisa sama kayak gini ya?Berada diantara cowok-cowok ganteng tapi sedikit konslet.Tapi sepertinya Embul sedikit mulai goyah gara-gara Bayu yang menyebut kata sexy tadi deh.
Ceh ileh Embul-embul masak gitu aja langsung meleleh sih kamu.
"Aku ada pantun nih yang buat kamu" Tambah Bayu yang sudah mulai bersemangat karena melihat perubahan Embul yang sepertinya sudah melunak.
"Hemmmm" Jawab nya Singkat.
"Dengerin ya yang" Bayu nampak bersiap-siap seolah sedang membaca puisi padahal cuma pantun doang.
"Jalan-jalan ke pasar minggu
Ke pasarnya bareng sama kamu
Hai kamu wanita impianku
Maukah kamu jadi pacarku" Ucap Bayu sambil berlutut dan mengacungkan setangkai bunga sepatu.
What....
Bunga sepatu???gokil banget nih cowok baru kali ini ada orang nembak cewek pakai bunga sepatu.
"Gak usah kaget gitu yang, tadi gak sempet beli bunga. Ini aja boleh metik di taman depan tadi" Ucap melas Bayu.
"Ceh gak modal" Celetuk ku dan otomatis dapat tatapan tajam dari Bayu.
"Gak usah provokasi deh kakak ipar" Omel Bayu
"Ceh kakak ipar,sejak kapan aku nikah sama kakak kamu" Giliran aku yang ngomel Bayu.
"Noh kakak aku,kakak ku yang baik hati bini nya suruh diem dulu ya " Tunjuk Bayu pada Titan. Yang ditunjuk hanya senyum-senyum gak jelas.
"Ogah" Ucap ku sewot
"Ogah nolak" Tambah Titan sambil tertawa. Benar-benar kena virus gombal esek-esek nih.
"Udah ah kakak sama kakak ipar diam dulu, gangguin orang lagi falling in love aja"
Asli nih cowok pengen aku tabokin gara-gara bikin aku sakit perut karena nahan tawa.Muka manja nya itu lho.
"Jadi mau kan yang jadi pacar aku? "
"Ehm boleh dong aku jawab pakai pantun juga" Ucap Embul
"Boleh banget yang" Ucap Bayu antusias.
"Jalan-jalan naik odong-odong"
"Cakep"Potong Bayu
"Tukang odongnya pakai celana bolong"
"Sadis yang" Embul nampak sedikit sebal tapi masih bisa menahannya.
"Kamu emang cowok paling ganteng"
"Pastinya" Sombong Bayu
"Tapi sorry gak tertarik dong"
Grrrrrrr langsung pecah sudah tawa ku dan juga Titan.
"Emang kamu pikir aku cewek apaan, kenal aja baru udah main nembak aja. Jangan-jangan kamu jadiin aku barang taruhan kayak yang di tipi-tipi itu yah. Dasar kadal buntung" Maki Embul lalu melenggang pergi ke sampingku.
"Buah salak, buah semangka, kamu tolak, hatiku terluka"
Bug
Seketika Bayu menjatuhkan dirinya dan terlentang dilantai. Bukannya prihatin kami malah semakin tertawa.
"Bodo" Ucap Embul galak.
"Emang kebanyakan drama dia" Tambah Titan.
"Kayak kamu" Ucap Bayu tak Terima dan seketika bangun.
"Sama-sama tukang drama gak usah saling menyalahkan deh" Tambah ku.
"Sore Pak?Maaf ada sedikit ganguan, biasa pelawak nyasar " Sapa Embul sopan sambil mengangguk kearah Titan.
"Sore juga,it's ok sudah biasa " Jawab Titan
"Giliran sama Titan aja sopan banget, giliran sama aku yayang nya sendiri judes banget" Gerutu Bayu tapi masih sangat jelas di dengar semua orang seisi ruangan. Sontak aku dan Titan langsung tertawa geli.
Kok ada ya orang kayak gini. Nemu dimana sih? Sedangkan Embul, jangan ditanya lagi itu perempuan langsung melotot ke arah Bayu.
"Seperti perintah bapak saya kesini mau jemput sahabat saya"
"Siap-siap, bawa pulang dengan utuh ya calon istri saya"
Eh, setan lawaknya kayaknya pindah ke tubuh Titan deh.
"Mulai bikin kesel kan" Omel ku
"Enggak hon, kan mastiin kamu pulang baik-baik aja" Ucap nya dengan senyum tengilnya.
"Udah pulang yuk mbul, lama-lama disini bikin migrain"
"Ho oh bakal sakit kepala ekstra kita" Tambah Embul.
"Kalau gitu kami pulang dulu ya tan, bay? " Pamit ku
"Kiss dulu" Rengek Titan sambil tersenyum mesum
"Apaan sih,buruan deh mbul kita pulang"Sewot ku sambil menarik tangan Embul keluar.
" Kiss bye hon, emuahhhh"Teriak Titan
"Kamu gak cium tangan aku dulu yang" Kali ini ku dengar Bayu yang teriak. Tapi kami berdua seakan menutup telinga kami.
Lega...
Lega banget rasanya bisa keluar dari kandang kucing garong itu. Bisa beneran stress kalau lama-iama ada disana.
"Sumpah males banget aku ketemu sama Bayu-bayu itu. Biar pun orangnya ganteng banget tapi asli nya nyebelin banget.Masih sakit hati aku sama dia "Oceh Embul saat kami sudah jauh dari ruang rawat Titan.
" Kamu baru berapa hari mbul, makanya jangan suka ngetawain aku"
"Ceh kayak kamu gak seneng aja pas lihat aku tadi" Desis nya sementara aku tersenyum puas. Namun tiba-tiba aku menyadari sesuatu.
"Eh... tapi tas aku ketinggalan didalam, Ck masak iya aku harus balik ke kamar itu lagi" Rengek ku
"Ha ha ha syukurin, dah sana balik lagi" Dorong Embul.
"Temenin ya? "
"Ok, aku temenin pake do'a ya hhhhhh"
Pengen rasanya aku jitak kepalanya. Ada teman susah malah dia senang sendiri. Eh mungkin ini akibat dari aku yang sejak tadi juga ngetawain penderitaan Embul. Gak lagi-lagi deh kapok.
Akhirnya aku kembali keruangan Titan. Saat baru sampai ku lihat seorang suster baru saja keluar dari ruangan itu.
"Habis meriksa Titan kali" Pikir ku, aku pun terus berjalan menuju depan pintu. Hingga obrolan dua orang laki-laki didalam menghentikan ku. Sejenak aku mendengarkan ucapan mereka hingga aku di ambang batas kesabaran ku. Kubuka pintu dengan keras.
Ceklek
Dua orang pria itu menghadap kearahku
"Titannnnnnnnnnn"Teriakku penuh amarah sampai ubun-ubun.
*
*
*
Kira-kira apa ya yang bikin Nad-nad marah?????
Terimakasih yang selalu dukung author remahan kerupuk dalam blek(toples) khonghuan ini. haaaaa
Tetap jangan lupa kasih Like, komen and Favorit in yah. Kalau ada lebih poin boleh disumbangin.
mf y thor,ini cm pendpt q sndr aja🙏