NovelToon NovelToon
Istri Kecil Gus Azkar

Istri Kecil Gus Azkar

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Perjodohan / Tamat
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rina Casper

Aroma melati yang merebak di gedung itu terasa mencekik paru-paru Rina. Harusnya, hari ini menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya. Namun, di balik riasan bold dan kebaya putih mewah yang melekat di tubuhnya, ada hati yang sedang hancur berkeping-keping.

​Di sampingnya, duduk Gus Azkar. Pria itu tampak tenang, nyaris tanpa cela. Dua bulan lalu, saat Azkar datang melamar ke rumahnya, Rina tak punya kuasa untuk menolak keinginan orang tuanya. Azkar adalah menantu idaman—seorang ustadz muda yang dihormati, santun, dan memiliki garis keturunan pemuka agama yang terpandang.
​Tapi bagi Rina, Azkar adalah orang asing yang memisahkan dunianya dengan Bian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina Casper, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 32 Awal dari Kesembuhan

Azkar tertawa lepas, ia menangkap tangan Rina dan mengecup jemarinya dengan lembut. "Bukan mesum, Sayang. Itu namanya jujur. Mas hanya ingin memenuhi ekspektasi kamu di tulisan itu, kan kamu sendiri yang nulis kalau Mas nggak akan tahan?"

Rina mendengus, namun kali ini ada senyum kecil yang terukir di bibirnya. Luka batin yang tadi sempat membuat jiwanya ingin pergi, perlahan-lahan mulai tertutup oleh kehangatan dan perhatian Azkar yang tak terduga ini.

"Makanya, jangan pernah berpikir untuk pergi lagi," ucap Azkar, kali ini dengan raut wajah yang kembali serius dan penuh permohonan. "Tetaplah di sini, jadi istri Mas, dan Mas janji akan membuat kenyataan jauh lebih indah daripada foto-foto di galeri itu."

Suasana menjadi sangat romantis dan penuh harapan. Rina mulai merasa bahwa hidup kembali bukanlah sebuah kesalahan.

Gus Azkar tertawa kecil melihat tingkah istrinya. Keheningan ICU yang biasanya mencekam kini mencair hanya karena perdebatan kecil yang manis. Rina masih berusaha menutupi wajahnya, sementara Azkar masih betah menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan.

Antara Malu dan Nafsu Makan

"Ih Mas Azkar mesum! Mas... Mas cuma lihat yang itu kan? Cuma satu itu aja kan yang dilihat?" tanya Rina dengan nada menuntut, matanya menyipit curiga di balik selimut.

Azkar menaikkan satu alisnya, senyum tipis masih menghiasi bibirnya yang biasanya kaku. "Satu? Mas rasa tadi Mas sempat geser beberapa kali, Rin. Dan semuanya... ya, cukup membuat Mas sadar kalau selama ini Mas sudah menyia-nyiakan harta karun di depan mata."

"Maaaas!" Rina memukul bantalnya dengan gemas. "Itu kan foto lama! Rina yang sekarang kurus, nggak ada bagus-bagusnya. Mas nggak lihat apa ini tulang semua?" Rina menunjukkan pergelangan tangannya yang memang tampak sangat kecil.

Azkar terdiam sejenak, tatapannya berubah menjadi sendu. Ia tahu penyebabnya. Rina kehilangan banyak berat badan karena mogok makan selama dua minggu penuh—mulai dari persiapan akad, hari resepsi yang melelahkan, hingga akhirnya ia tumbang di pelaminan. Tekanan batin membuatnya menolak nutrisi apa pun.

Janji Tiga Hari

"Makanya, Mas nggak akan biarkan kamu melewatkan satu jam pun tanpa asupan mulai sekarang," ucap Azkar sambil mengusap pipi Rina yang tirus. "Mas tahu metabolisme kamu hebat. Kalau selera makan kamu kembali, Mas yakin dalam tiga hari pipi chubby di foto tadi bakal balik lagi."

Rina mengerucutkan bibirnya. "Mana bisa tiga hari langsung berisi lagi..."

"Bisa, kalau Mas sendiri yang menyuapi dan memastikan porsinya dua kali lipat," goda Azkar lagi. "Mas mau istri Mas yang ada di foto itu kembali. Bukan karena Mas cuma suka fisiknya, tapi karena Mas kangen melihat kamu yang segar dan penuh energi seperti itu. Kamu yang sehat adalah kecantikan yang paling nyata buat Mas."

Rina tertegun. Kalimat Azkar barusan terasa seperti obat yang jauh lebih ampuh daripada cairan infus yang mengalir di lengannya. Ia merasa dihargai, bukan hanya sebagai raga, tapi sebagai wanita yang ingin dicintai seutuhnya.

"Bener ya? Mas jangan nyesel kalau nanti Rina jadi gendut banget?"

"Mas malah akan syukuran kalau kamu jadi gendut," jawab Azkar mantap sambil mengecup kening Rina. "Jadi, deal ya? Mulai pagi ini, nggak ada lagi drama mogok makan."

Rina mulai merasa lapar, sebuah tanda positif bahwa jiwanya sudah benar-benar ingin menetap di dunia.

1
Qaisaa Nazarudin
Waahh gak ada basa basinya,To the point banget..Noh Gus langsung punya Rival tuh..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Masih pake seragam SMA bukan kah tadi Azkar sudah nyuruh tukar ya bajunya saat di kamar? Atau Outhornya lupa 🤔🤔
Rina Casper: hhehe iya saya lupa kak maaf ya🙏soalnya saya buat novel gak cuma ini doang😭trimakasih sudah mampi☺️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
gak pake kerudung Rina?
Qaisaa Nazarudin
Apa bedanya,tetap juga kata talak dengan kesedaran nya,apapun alasannya..seorang yang lebih faham agama pasti nya dia akan tau dengan apa yg diucapkannya..
Qaisaa Nazarudin
Ini anak maunya apa sih? Katanya mau bebas,tapi saat mau dibebasin malah gak mau..Kebanyakan DRAMA..
Qaisaa Nazarudin
Nih baru Nongol mereka,noh liat dari Ulah kalian..
Qaisaa Nazarudin
Baru nongol sekarang heran deh,Pesakit di ICU dibiarin orang membesuk sesuka hati,mana ada kayak gitu..🤦
Qaisaa Nazarudin
Bisa ya ruang ICU dibesuk gitu?? mana nih dokternya? Harusnya kalo masih diruang ICU gak diizinkan besuk kerap gitu,harus satu orang yg masuk dlm satu waktu,itu juga gak boleh lama2 ,kalo mau lama2 sambil cerita itu mah nunggu dipindahkan ke ruang perawatan ya..
Nih anak kecil ngenyel banget..🤦
Qaisaa Nazarudin
Orang mana ya yg panggil BAK bukan MBAK?? 🤔
Qaisaa Nazarudin
Cepat banget sadarnya,Kima seminggu dua minggu kek,biar sampai Ortu kamu dtg menyaksikan penderitaan kamu kayak gini,aku oengen liat,ada gak rasa bersalah dan penyesalan dlm hati dan diri mereka..ckk gak sesuai dengan Ekspektasi aku..🙆🙆
Qaisaa Nazarudin
Bak Rina?? BAK itu apa? 🤔🤔MBAK maksudnya??
Qaisaa Nazarudin
Kenapa hanya Azkar yg Hancur?? Harusnya keluarga Rina sekalian,Kemana mereka?? kenapa tdk dikabarin??
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Doktor mengatakan ke Ortunya Rina yg gila itu gimana keadaan anak mereka selama ini dan hingga saat ini..
Qaisaa Nazarudin
Aku suka peran cewek yg TEGAS,BAR-BAR,JUDES,TANGGUH,dan BUKAN CEWEK LEMAH..tapi disini peran utama ceweknya adalah CEWEK LEMAH..yang taunya CUMAN NANGIS mulu 🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Seorang Gus nekad banget menikahi anak dibawah umur? Aku jadi tambah penasaran,Kayaknya Gus Azkar emang udah lama mengenali dan mencintai Rina,Gak mungkin kan saat kuliah dan diluar pasantrennya gak ada wanita dewasa yg dia suka? Kenapa harus Rina yg masih sekolah yg jadi pilihan nya?? 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Oh Bian udah 23 tahun? Ku pikir Kakel nya Rina gitu??
Qaisaa Nazarudin
Udah tau gitu, Kenapa kalian paksa?? 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kasian banget mereka,Tuh pak ustaz apa gak ada ustazah dan santri dipondok yg dia sukain,kenapa harus Risa yg sudah punya KEKASIH juga masih sekolah yg menjadi pilihannya??ckk
muna aprilia
lanjut
angel
egois sekali azkra ini kenapa pemeran ceweknya gak dikasih sekolah sih😔😔
Rina Casper: nanti ke atas bab di sekolahin kok😇
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!