NovelToon NovelToon
Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:12.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nita.P

Lanjutan dari Novel KETULUSAN CINTA SALWA

Ditya harus hidup dalam dua pilihan, antara memilih perjodohan nya yang sudah dari kecil di rencanakan keluarganya. Atau memilih wanita yang sangat di cintanya dan dinikahi secara diam diam dari keluarganya.

Langsung baca saja 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 22

Tiara terbangun sebelum adzan subuh. Seluruh tubuhnya terasa remuk. Suaminya benar benar tidak ada kepuasan sampai melakukan nya beberapa kali semalam.

"Awww" Tiara mearasa bagian bawah perutnya sakit dan perih saat Dia bergerak mencoba untuk bangun

"Sayang, kenapa?" Ditya pun terbangun saat mendengar suara Tiara

"Gak papa Tia mau ke kamar mandi dulu Mas" tidak mungkin Tiara menjawab jujur kalau bagian kewanitaannya terasa sakit, Tiara terlalu malu.

"Masih sakit" tentu saja Ditya tahu apa yang di rasakan istrinya. Karna semalam Dia melihat kewanitaan istrinya merah dan sedikit lecet akibat ulahnya

Tiara hanya mengangguk malu, Ditya pun langsung turun dari tempat tidur dan menggendong istrunya ke kamar mandi.

"Mas Tia bisa sendiri gak usah di gendong" teriak Tiara

"Sudah diam, kita mandi bersama" kata Ditya

Tiara merasa takut saat Ditya mengatakan akan mandi bersama. Apalagi kewanitaan nya masih terasa sakit dan perih.

"Hanya mandi sayang, tidak akan melakukan apapun" kata Ditya yang tahu apa yang di fikirkan istrinya

...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...

"Mas gak kerja?" tanya Tiara

Mereka baru saja menyelesaikan sarapan. Tiara melihat suaminya yang malah bersantai di ruang keluarga sambil menonton televisi.

"Gak sayang, Mas kan masih cuti" jawab Ditya sambil menepuk paha nya mengisyaratkan untuk Tiara duduk di pangkuan nya

Tanpa di duga Tiara malah berbalik dan akan kembali berjalan ke arah dapur. Untung saja Ditya lebih dulu menahan lengan nya dan menduduk kan Tiara di pangkuan nya.

"Mas Tia barat loh, turun aja ya. Malu ihh nanti ada yang lihat "kata Tiara mencoba untuk turun dari pangkuan suaminya

"Diamalah sayang, jangan bergerak atau kau akan membangunkan sesuatu di bawah sana" kata Ditya

Tiara pun langsung diam mematung, takut kalau suaminya akan menyerang nya lagi. Ditya tersenyum melihat pipi merah istrinya dan wajah nya yang menegang saat mendengar ucapan nya.

"Sayang mau cium" kata Ditya manja

"Hah" Tiara malah melongo karna tidak fokus dan terlalu kaget mendnegar ucapan suaminya.

"Aku mau cium" masih sengan nada yang manja

Tiara tidak menjawab, Dia malah menundukan kepalanya karna malu. Wajahnya sudah bersemu merah mendengar ucapan suaminya.

"Boleh ya" kata Ditya lagi, masih senang menggoda snag istri

Tiara hanya mengangguk kan kepalanya masih dengan wajah menunduk malu.

Ditya pun meraih dagu istrinya dan mengangkat wajahnya agar menatap padanya. Dutya mulai mendaratkan ciuman di bibir sang istri yang selalu membuatnya ingin lagi, lagi dan lagi.

Ciuman itu terasa sangat manis, apalagi Tiara mulai membalas ciuman nya. Sampai Tiara merasa kehabisan nafas baru Ditya melepasakan pangutan nya.

"Terimakasih Sayang. Aku mencintaimu" bisik Ditya

Tiara hanya tersenyum dan mengangguk sambil mengusap bibirnya yang basah.

"Mas Tia mau ke makam ayah sama ibu" kata Tiara

Ditya menatap wajah sang istri yang tersenyum manis padanya. Tapi Ditya tahu kalau banyak sekali luka di balik senyuman itu.

"Boleh sayang, memang dimana makam orang tuamu?" tanya Ditya

"Di TPU ***"

"Baiklah nanti kita kesana ya" kata Ditya mencium kening sang istri

...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...

Menatap pada batu nisan yang berjajar. Tiara mulai melangkah menuju makan kedua orang tuanya. Biasanya Dia datang hanya seorang diri. Tapi sekarang ada yang menggandenga tangan nya memberi kekuatan penuh padanya.

Ayah Ibu aku datang

Tiara berjongkok di depan pusara kedua orang tuanya. Mencoba menahan air mata yang sudah menggenang sejak tadi. Ditya dengan setia merangkul pundaknya dengan sekali mencium kepala sang istri. Menunjukan pada almarhum kedua orang tua sang istri bahwa Dia snagat mencintainya.

Setelah selesai berdoa dan membacakan ayat ayat suci. Taira mulai mencabuti rumput yang tumbuh di pusaran ayah dan Ibunya.

Ayah, Ibu Dia suamiku. Doakanlah pernikahan Tia agar langgeng dan selalu di ridhoi Allah.

Tiara mengusap pipi nya saat air mata lolos begitu saja. Bayangan tawa dan canda kedua orang tuanya kembali hadir di pelupuk mata. Membuat Tiara tidak bisa menahan tangisnya lagi.

Ditya mengelus punggung istrinya mencoba menenangkan sang istri.

Ayah, Ibu aku Ditya suami putri kalian yang cantik ini. Terimakasih telah memberikan bidadari surga untuk ku. Aku akan selalu menjaganya.

"Sudah sayang, ayo kita pulang. Tidak baik terus berlarut dalam kesedihan" Ditya menghapus air mata Tiara

Tiara mengangguk " Ayah, Ibu Tia pulang dulu"

Mereka pun kembali ke mobil mereka.

Bersambung

1
Marhaban ya Nur17
meta yg punya niat jahat ama tiara wkt itu kan wkwkkw
Marhaban ya Nur17
lg PMS tuh makanya baperan
Marhaban ya Nur17
Lea 😄
Marhaban ya Nur17
rara ama nevan
Marhaban ya Nur17
busyeettt
Marhaban ya Nur17
tp jan ada pelakor y
Marhaban ya Nur17
ngapa se yg cowoknya begitu semua wkkwkwk
Marhaban ya Nur17
ahirnya lega
Marhaban ya Nur17
buang ke laut aja neh ardi wkwkkwkk
Marhaban ya Nur17
ardi saudara nya angga
Marhaban ya Nur17
salah pilih teman
Marhaban ya Nur17
knp lu yg g jujur tia 😠
Marhaban ya Nur17
apa Rafa sama nessa wkwkwkw
Marhaban ya Nur17
tak kira dea ama viza bakal lama neh dramanya
Marhaban ya Nur17
baim siapa tuh ???
Marhaban ya Nur17
emang udh kodratnya perempuan banyak bicara
Marhaban ya Nur17
itu ditya mulutnya di lakban apa gmn ko g bisa ngomong wkwkkwk
Marhaban ya Nur17
ngomong se knp diem bae wkkeke
Marhaban ya Nur17
jujur makanya lol
Marhaban ya Nur17
sukurin g jujur wkwkwkw emang enak 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!