NovelToon NovelToon
ISTRI RAHASIA ( Jusuf Alexanderku )

ISTRI RAHASIA ( Jusuf Alexanderku )

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nana Curly

Hola ...
Update setiap hari ... !!!

Warning :
Novel ini bisa membuat kalian tersenyum-senyum sendiri dan tertawa gemasss ...!!!
Novel ini juga mengandung banyak bawang ditengah!!! Selamat membaca ...

Karena ada yang minta sekuel anaknya Galas dan Gayung. Ini aku kasih sekuel mengenai anak kedua mereka, Jusuf Alexander.

Dalam perjalanan menuju kampung halaman untuk menengok kedua orang tuanya yang kini menetap dikota kelahiran mereka. Jusuf Alexander tersesat dijalan karena mengikuti Google Map. Padahal ibunya sudah mengingatkannya untuk tidak mengendarai mobil sendiri. Karena Alex lemah mengingat jalan.

Hingga akhirnya ia tersesat dijalanan terjal dalam kondisi mobil yang tiba-tiba mogok. Apesnya hujan mengguyur begitu deras malam itu. Hingga ia kebingungan untuk meminta bantuan. Sampai kemudian muncul seorang gadis yang menolongnya.

Dari sanalah perjalanan cintanya yang amazing bermula. Ikuti terus ya ...Ok say ...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Curly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 ( Aku Mengantuk )

Bella pergi tanpa menghabiskan makanannya setelah mendengar Alex mengatakan bahwa ia sudah memiliki wanita lain lagi setelah beberapa bulan lalu hubungannya berakhir dengan Mika. Bella pikir, ini kesempatannya untuk mendapatkan cinta Alex kali ini. Namun nyatanya, Alex kembali jatuh pada wanita lain lagi dan sama sekali tak melihat dirinya yang telah bertahun-tahun menaruh hati padanya.

Alex tak mengantarkan Bella keluar, ia memilih meneruskan makannya masih sambil menggenggam tangan Pandan dibawah meja.

"Alex ...," ucap Pandan.

"Ya?" Alex mendongakkan kepalanya menatap Pandan.

"Aku tidak akan pergi," ucap Pandan dengan sikap tenangnya seperti biasa.

Alex melambatkan kunyahannya, mencerna kalimat yang keluar dari Pandan baru saja.

"Aku tahu ...." Alex tak mengerti kenapa Pandan mengulang ucapannya tadi.

"Kalau begitu ... lepaskan tanganmu. Aku tidak akan lari kemana-mana, apalagi membuatmu menangis ...," lanjut Pandan tanpa bermaksud menyindir Alex sama sekali. Namun tak ia sangka ucapannya memberikan efek keterkejutan luar biasa bagi laki-laki itu. A-apa dia bilang?

"Uhuk ... uhuk ...." Alex tersedak parah seketika mendengar ucapan Pandan menyangkut kejadian tadi sore yang begitu memalukan itu. Wajahnya memerah, benar-benar memerah membuat Pandan merasa bersalah sudah mengungkit masalah itu dan membuat Alex sampai tersasar separah itu. Ia segera mengambilkan segelas air untuk Alex yang masih terbatuk dan mengeluarkan air mata karena ulahnya.

"Maaf ...." Pandan mengelus pundak Alex.

"Pandan ...," ucap Alex dengan wajah frustasi setelah kondisinya mulai membaik.

"Aku tidak akan membahasnya lagi ..." Pandan seolah tahu apa yang akan Alex katakan padanya. Satu tangannya mengambil tissu dan membersihkan wajah Alex. Mulai dari matanya yang berair lalu turun ke bibirnya. Pandan membersihkan daerah itu lebih lama dengan penuh perasaan, membuat Alex seperti mendapatkan lampu hijau untuk melanjutkan kegagalannya tadi sore. Ia mengikuti nalurinya, mencondongkan tubuhnya mendekatkan bibir mereka. Namun ...

"Ah aku sudah selesai ...." Pandan tiba-tiba berdiri dan membereskan piring miliknya, juga piring milik Bella dan membawanya ke dapur begitu saja meninggalkan Alex yang ternganga ditempatnya.

A-apa dia sedang mempermainkan aku? Jangan ditanya lagi seberapa malunya Alex saat ini. Wajahnya semakin memerah, setelah Pandan menolaknya dengan begitu dramatis. Padahal jelas-jelas wanita itu yang memberikan sinyal lebih dulu padanya. Astaga ... hari apa ini Tuhan? kenapa nasibmu sial sekali Alex!!! ARRGGGHTTT!!!

Rasanya ia ingin masuk ke lubang semut dan menyembunyikan wajahnya.

***

Alex membantu Pandan membereskan sisa makanan dan piring kotor didapur. Rasa malu memang masih menjalarinya tapi ia juga ingin membalas Pandan yang sudah mempermainkannya seperti tadi. Lihat saja, Pandan Arumi! Batin Alex dengan seringai licik diwajahnya.

"Ada yang bisa aku bantu, istriku?" tanya Alex begitu manisnya sembari menghembuskan asap rokoknya tepat dari samping wajah Pandan yang tengah mencuci piring kotor diwastafel.

"Tidak ada," jawab Pandan tenang. "Ohh iya ... tidak usah menungguiku, aku tidak akan kabur kemana-mana ...," lanjutnya dengan seringai meledek diwajahnya yang seketika melunturkan senyum diwajah Alex sebelumnya.

"Paandannnn ....," Alex menggeram dengan wajah frustasinya.

"Iya, Suamiku ...," jawab Pandan tak kalah manisnya seperti Alex yang memanggilnya ia istriku tadi. "Lebih baik kamu mandi saja sana ...." Pandan mengerlingkan matanya sembari membuka dua kancing atas kemeja Alex, membuat otak mesum Alex kembali kumat memikirkan yang iya-iya saja. Rencana balas dendamnya ambyar sudah tak terfikirkan lagi.

Apa dia sedang mengerjaiku?

"Sana mandi ...," ulang Pandan lagi, karena Alex malah terbengong ditempatnya berdiri.

"Apa kamu sedang bercanda?" tanya Alex takut Pandan mengerjainya lagi seperti candaan-candaannya sebelumnya yang sama sekali tak lucu itu.

"Tidak," jawab Pandan dengan senyum tipisnya. Lagipula ia hanya menyuruhnya mandi, dimana letak canda dari kalimatnya coba? Pandan menahan tawanya. Ia yakin, otak konslet Alex sudah berkelana kemana-mana.

"Oke, a-aku mandi." Alex langsung menurut begitu saja. Ia lemah jika sudah menyangkut hal itu.

"Jangan lupa sikat gigi yang bersih," imbuh Pandan ketika laki-laki itu berbalik menuju kamarnya, membuat otak mesum Alex semakin menjadi saja. Laki-laki itu terlihat tersenyum dan bersemangat untuk membersihkan dirinya.

"Dasar mesum." Pandan terkekeh lirih begitu Alex tak menghilang dibalik pintu kamarnya.

***

Selesai mandi. Alex tak menyempatkan waktu untuk berlama-lama di walk in closet seperti biasanya. Ia langsung berganti pakaian dan menghampiri Pandan yang tengah membaca buku di tempat santai seperti biasa. Setelah merasa mendapat lampu hijau dari Pandan tadi, otak mesum Alex semakin kumat konsletnya dan begitu sulit untuk ia kendalikan. Padahal awalnya ia ingin menjalani hubungannya dengan Pandan pelan-pelan, takut wanita itu merasa tak nyaman jika ia terburu-buru melakukan hal yang lebih jauh. Namun apa daya, kalau Pandan tak masalah ia juga tak memungkiri bahwa naluri kelakiannya sulit untuk menahan diri terlalu lama. Ia laki-laki normal dan ia sedang berada difase mabuk cinta saat ini.

Alex mendekat, duduk disofa yang lumayan berjarak dengan Pandan. Jaga image-mu Alex! Jangan terlalu memperlihatkan kalau kamu begitu menggebu ... tahan, baru jam delapan malam, masih sore. Oke. Santai saja dulu. Kita lihat, ada berita apa didunia hari ini.

Alex menyalakan televisi. Mencari channel yang menyiarkan hampir full berita sepanjang siarannya.

Setengah jam berlalu. Pandan masih asyik dengan dunia novel yang ia baca. Berbeda srkali dengan Alex, yang matanya terfokus menonton berita ditelevisi. Namun sebenarnya otak mesumnya berkeliaran seliar-liarnya memikirkan sesuatu yang lain. Berada didekat Pandan kini, benar-benar menjadi cobaan berat untuknya. Apalagi setelah kemajuan hubungan mereka. Rasanya begitu sulit bagi Alex untuk bersikap biasa seperti dulu. Pandan adalah istrinya. Seseorang yang halal untuk ia sentuh.

"Pandan ...." Alex mulai bosan menunggu. Ia menggeser tubuhnya, berusaha lebih mendekat, semakin mendekat tanpa jarak lagi.

"Hemm?" jawab Pandan tanpa menoleh, fokus pada buku dihadapannya. Sabar Alex! Pandan memang kadang menyebalkan tapi justru disanalah letak menariknya wanita itu bukan? Bisik batin Alex.

"Apa yang kamu baca?" Alex mencoba mengintip membaca.

Pandan tak menjawab dan tak jua bergeming, tetap pada posisinya. Menoleh barang sejengkalpun tidak. Astaga ... apa novel sialan itu lebih menarik dari suamimu sendiri Pandan? Hah! Alex kesal juga lama-lama diabaikan.

"Alex ...." Pandan akhirnya membuka suara. Menutup bukunya dan menoleh pada Alex dengan mata sayunya itu.

"Ya?" Jantung Alex rasanya berdetak lebih cepat sepersekian detik memandang wajah ayu nan sayu itu dari jarak yang begitu dekat.

"Aku mengantuk." Pandan membawa kedua tangannya untuk menutup mulutnya yang menguap.

"A-APA?" Baru juga ia mendekat, Pandan malah sudah mengantuk. Astaga ... cobaan apalagi ini???

***

Jangan lupa LIKE KOMEN VOTE

1
NurhasanahHs
ini aku baca novel ini udah 2x tp msih aj nangis
nawale sophiae
Luar biasa
rosita
seru 🤭🤭🤭
EkaYulianti
alex harusnya bilang, "aku jatuhkan talak untuk mu Mika".
EkaYulianti
dulu di sekolahku ada yg namanya pandan wangi.
EkaYulianti
bukannya pandan lg M, kok sholat subuh?
RossyNara
biasanya yang dingin-dingin sedep cwonya ini malah si cwe nya.
FeVey
penulisnan bagus, penyampaian alur cerita juga bagus, cerita ringan, lucu dan romantis, recomend buat baca.
Safitri Agus
jadi udah ya sampe disini critanya Thor,ga lanjut kah,,bisa ditarik kesimpulan nya sesuai imajinasi yg baca aja, sayang sekali ya padahal cerita menarik tapi ya sudahlah,it's Ok,👍👌
Safitri Agus
kenapa malu Thor,yg begini masih wajar kok,malah terlihat' sopan lagi,😁🤭
Safitri Agus
sawadikap skidipapap,ini bahasa Bangkok ya,😁
Safitri Agus
yaa kok kecelakaan sih papa mama nya Olivia,,kalo is ded ga seru lah maunya mereka menderita dulu 🤭
Safitri Agus
tarik ulur kisahnya Ibra dan Olive,,Ibra kan taat beribadah,knp masih ragu², dah istikharah juga kan,dgn baca bismillah maju aja terus,yakinlah.
Safitri Agus
uwahh pas banget ini solusinya pandan utk menghalau malam yg mencekam,ga pake nolak ya Lex 😂
Safitri Agus
si Ibra kayaknya jatuh cintrong sama Pandan,,no.no.no way,ga boleh ya,perboden.
Safitri Agus
mika ini aneh dan agk licik kan lg sakit parah ya,dan ga mungkin melayani misua nya dlm kondisi seperti itu,kok tetap maksa Alex utk menikahinya,ga jln otaknya,, harusnya bertobat,lebih mendekatkan dirinya pada sang pencipta kan dah tahu umurnya ga panjang.
Safitri Agus
nenek Gayung,,🤭
Safitri Agus
iya Bu Gayung, dia menantumu,, Pandan itu istrinya Yusuf 😊
Safitri Agus
haha iya sampe Jontor tu lambe,🤣
Safitri Agus
gagal maning Lex, 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!