NovelToon NovelToon
Balasan Seorang Istri Untuk Suami Dan Mertua Jahat

Balasan Seorang Istri Untuk Suami Dan Mertua Jahat

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Eireyynezkim

Shafira Azzahra, tidak menyangka laki-laki yang dulu selalu baik dan royal berubah ketika dirinya sudah menikah dengan Aris Permana. Aris, suaminya menunjukkan sifat aslinya yang pelit dan perhitungan dengannya. Apalagi sikapnya yang lebih mengutamakan keluarganya dibandingkan dirinya yang sebagai istri.

Setiap hari Shafira akan dikasih jatah belanja 20 ribu sehari oleh suaminya, Aris. Setiap hari Shafira harus memutar otak, harus dibuat apa dengan uang 20 ribu rupiah. Jika lauk tak enak, Sharifa'lah yang akan mendapatkan makian dari mulut julid keluarga suaminya.

Akhirnya Shafira memanfaatkan waktunya dirumah dengan menulis novel dan berjualan online dengan nama pena dan nama tokonya memakai nama samaran agar suami dan keluarganya tidak tahu kalau Sahfira juga memiliki penghasilan.

Suatu hari Shafira tidak sengaja melihat sang suami sedang jalan dengan seorang wanita. Karena mencium bau bau perselingkuhan, Shafira pun mulai masa bodoh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eireyynezkim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia Puluh Dua

Aris terpesona melihat Fela yang berjalan ke arahnya, matanya tidak berkedip sama sekali.

"Kamu cantik sekali sayang." bisik Aris ketika Fela sudah duduk disampingnya membuat Fela senang sekaligus salah tingkah.

"Kamu juga tambah ganteng pake jas mas." balas Fela mesem-mesem.

"Mas udah gak sabar untuk nanti malam." bisik Aris menggoda Fela yang dibalas cubitan oleh calon istrinya itu.

"Apa sih mas." ujar Fela malu-malu kucing.

"Bisa kita mulai ijab kabulnya?" tanya penghulu yang melihat kedua calon pengantin di depannya malah asyik berbisik-bisik.

"Eh iya, bisa pak."

Aris pun menjabat tangan paman dari Fela yang menjadi wali nikahnya, karna ayah Fela sudah meninggal.

"Saya terima nikah dan kawinnya Fela Wahyu Laely binti Wahyu almarhum dengan mas kawin tersebut dibayar tu.."

"Tunggu!!"

Belum sempat lantunan ijab Kabul selesai, Aris mendengar suara teriakan yang sangat familiar ditelinganya. Seketika Aris membeku melihat siapa yang berteriak.

Deg...

"Shafira." lirih Aris.

"Mas!" Fela meremas tangan Aris yang sudah berkeringat itu, ia terkejut sekaligus takut melihat kedatangan istri dari calon suaminya itu, takut pernikahannya akan dibatalkan oleh istri sah Aris.

"Pernikahan ini tidak bisa dilanjutkan karna saya sebagai istri sah tidak pernah mengizinkan suami saya menikah lagi." seru Shafira lantang.

Semua tamu yang mendengar seruan Shafira berbisik-bisik membicarakan kedua calon pengantin itu.

"Heh, kamu tidak ada hak melarang Aris untuk menikah lagi. Aris bebas mau menikah lebih dari satu kali." teriak bu Ratna membela Aris.

"Itu kalau saya sudah setuju suami saya menikah lagi, tapi disini saya tidak setuju. Apalagi mas Aris menikah diam-diam tanpa sepengetahuan saya.

"Terserah anak saya mau menikah lagi atau tidak. Kamu tidak perlu ikut campur disini, kamu itu mandul, jadi wajar Aris mau menikah lagi supaya dia bisa punya anak."

"Oh ya? darimana ibu bisa menyimpulkan kalau aku yang mandul, gimana kalau yang mandul itu ternyata anak ibu."

Membuat bu Ratna melotot tidak terima anaknya dikatakan mandul.

"Bu Ratna, ini bagaiman. Sampean tidak bilang kalau nak Aris sudah punya istri. Saya tidak terima Fela anak saya hanya dijadikan istri kedua. Pantas saja anak saya hanya dinikahi secara siri." seru bu Nurma emosi, merasa sudah di tipu calon besannya itu.

"Heh, anak situ sudah tahu ya kalau dia akan menjadi istri kedua, jadi jangan menyalahkan saya dong."

Mendengar ucapan calon besannya, Bu Nurma menatap tajam pada anaknya yang berusaha menyembunyikan dirinya dibalik punggung Aris.

Keadaan sudah kacau, semua tamu undangan secara terang-terangan membicarakan kedua calon pengantin tersebut.

Shafira tersenyum puas melihat suaminya yang sudah memucat ditempatnya.

"Stop jangan ribut disini, yang diucapkan mbak ini benar, pernikahan ini tidak bisa dilanjutkan kalau tidak ada persetujuan dari istri pertama." ujar pak penghulu menengahi keributan yang sudah terjadi. Penghulu itu menyuruh Shafira mendekat duduk di dekat kedua calon pengantin tersebut.

"Mas! pokoknya aku gak mau kita batal menikah, aku sama kamu bisa malu sama semua orang. Apalagi yang disebelah istri kamu itu juga bekerja dikantor yang sama. Pasti nanti dia nyebarin semuanya, dia dari tadi merekam kita terus mas."

"Ka-kamu tahu dari mana kalau mas akan menikah lagi." cicit Aris saat Shafira sudah duduk didekatnya.

"Kamu gak perlu tahu aku tahu darimana." ujar Shafira menyeringai.

"Mas mohon Ra, kamu izinkan mas menikah lagi. Kamu jangan bikin malu mas disini." ujar Aris.

"Silahkan kamu menikah mas, aku disini bukan mau buat kamu malu. Aku sebagai istri yang baik mau menyaksikan acara pernikahan kamu. Kamu harusnya berterima kasih mas, nantinya kamu tidak perlu menyembunyikan istri kamu itu."

Mendengar ucapan Shafira seketika wajah Aris dan Fela berseri-seri. Fela membayangkan ia akan dinikahkan secara resmi, sedangkan Aris membayangkan akan mempunyai dua istri tanpa harus sembunyi-sembunyi.

"Jadi bagaimana, apa pernikahannya mau dibatalkan?" Tanya pak penghulu.

"Pernikahannya tetap dilanjutkan pak." seru Aris kegirangan.

"Tapi sebelum itu, saya mau mas Aris menceraikan saya dulu." seru Shafira lantang.

Deg...

Jantung Aris mencelos mendengar ucapan Shafira, ia tidak pernah berfikir akan menceraikan istrinya itu.

"Ma-maksud kamu apa Ra? Bukannya kamu setuju mas menikah lagi?" ucap Aris.

"Aku kan bilang kalau kamu mau menikah lagi ya silakan, tapi aku gak ada ngomong kalau aku setuju kamu poligami." ujar Shafira tersenyum sinis.

"Sampai kapan pun mas tidak akan menceraikan kamu Ra." seru Aris menatap tajam pada Shafira.

"Berarti pernikahan kamu ini tidak bisa dilanjutkan mas, karna aku tidak akan mengizinkan kamu menikah lagi."

"Mas! pokoknya kamu harus menikahi aku mas, aku gak mau tahu. Kalau kamu membatalkan pernikahan kita, aku akan memberi tahu semua orang kalau kamu sudah melakukan itu sama aku."

bisik Fela mengancam.

"Ra, kita bisa bicarakan ini baik-baik nanti, mas harus tetap menikahi Fela. Tapi mas gak bisa menceraikan kamu."

Shafira tersenyum sinis mendengar ucapan Aris yang egois itu.

"Kamu jangan serakah mas, kamu tinggal pilih mau menikahi Fela atau tidak. Kalau ia itu berarti kamu harus menceraikan aku dulu. Kalau tidak berarti pernikahan kalian tidak bisa dilanjutkan."

"Udah Ris, kamu ceraikan aja istri kamu yang mandul ini, tidak ada gunanya dia tetap jadi istri kamu, yang bisanya cuma jadi beban aja."

Sorak ibu-ibu yang tidak terima dengan ucapan bu Ratna yang sedari tadi menghina Shafira.

Aris memejamkan matanya, tidak pernah ia bayangkan akan menghadapi situasi ini. Ia berat untuk melepaskan salah satu dari keduanya.

"Ra, mas masih sayang sama kamu. Apa kamu sudah tidak sayang sama mas." ujar Aris

"Dari awal sebelum kita menikah, aku sudah pernah tegaskan sama kamu mas, kalau aku sampai kapan pun tidak akan menerima yang namanya dipoligami. Kamu jangan serakah mas, kamu tidak bisa memiliki keduanya, kamu pilih salah satu dari kami."

Aris semakin gelisah, apalagi melihat penghulu yang sudah menunjuk-nunjuk jam tangannya, tanda ia tidak memiliki waktu banyak.

"Kamu dengerin kata-kata ibu ini Ris, kamu ceraikan Shafira sekarang dan nikahi Fela. Hidup kamu nanti akan bahagia karna terlepas dari istri kamu yang sial ini. Kamu juga pasti akan cepat punya anak karena selama ini istri kamu ini yang selalu sial." seru bu Ratna menunjuk-nunjuk Shafira, ia tidak menghiraukan sorakan ibu-ibu yang sudah geram dengan ucapannya.

"Kamu batalkan saja pernikahan ini Fel. Lihat, bagaimana sifat calon ibu mertua kamu itu sama menantunya sendiri. Apa kamu mau dia juga bersikap sama seperti itu ke kamu." ujar bu Nurma yang juga keberatan karna melihat bu Ratna yang sombong menghina menantunya didepan banyak orang. Selain itu ia juga tidak terima karna merasa ditipu, mereka tidak jujur kalau Aris sudah mempunyai istri.

"Bu, Fela cinta sama mas Aris bu, Fela gak mau pernikahan ini batal." ujar Fela yang hampir menangis.

"Tapi Aris sudah punya istri nak, kamu jangan mau dijadikan istri kedua."

"Bagaimana mas Aris, saya harus segera pergi karena akan menikahkan yang lain." ujar penghulu yang mulai jengah melihat perdebatan di depannya. Ia sudah banyak menyaksikan calon pengantin yang bermasalah seperti ini.

"Ra." lirih Aris dengan muka memelas.

Shafira memalingkan wajahnya, ia sudah muak melihat Aris yang serakah ingin memiliki istri dua itu.

Aris yang melihat respon Shafira juga merasa kesal. Ia memejamkan matanya dan menarik nafas dalam-dalam.

"Baiklah aku akan menceraikan kamu Shafira dan akan menikahi Fela."

"Di hadapan semua orang, aku Aris Permana menjatuhkan talak untuk Shafira Azzahra. Mulai hari ini kamu bukan istri ku lagi."

"Alhamdulillah.." seru Shafira tersenyum sambil mengusap wajahnya.

Semuanya melogo melihat reaksi Shafira yang malah mengucapkan hamdalah saat diceraikan.

"Terima kasih mas kamu tidak mempersulit perceraian ini, sebenarnya aku tetap akan menggugat cerai kamu meskipun kamu batal menikah dengan Fela. Aku sudah tahu dari dulu kalau kamu sudah berselingkuh dengan calon istri kamu ini, aku hanya menunggu saat yang tepat untuk bercerai dari kamu. Dan terima kasih untuk satu tahun ini."

Aris semakin syok mendengar ucapan Shafira yang sudah menjadi mantan istrinya itu. Ia tidak menyangka Shafira tahu kalau selama ini ia berselingkuh.

"Halah.. kamu jangan sombong, memangnya kamu bisa apa tanpa anak saya. Kamu itu gak punya apa-apa, keluarga juga kamu tidak punya." berang bu Ratna tidak terima dengan ucapan Shafira.

"Terserah ibu mau ngomong apa." timpal Shafira santai. Ia merasa bebannya sudah menghilang saat Aris menjatuhkan talak untuk dirinya. Tidak ada sakit hati yang dirasakan, karna ia sudah terlalu lelah berada dikeluarga toxic ini.

Aris pun melanjutkan dengan membacakan ijab kabul yang sempat tertunda dengan perasaan tidak tenang. Rasa bahagianya hilang karna impiannya memiliki istri dua pupus sudah.

1
Desi Belitong
aku suka dia melawan bukan hanya bisa nangis💪💪
Aisyah Sabilla
THOR KAPAN UPDATE
Iry: kemungkinan bsk aku update langsung banyak yah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!