NovelToon NovelToon
KAISAR PERANG

KAISAR PERANG

Status: tamat
Genre:Petualangan / Kebangkitan pecundang / Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dan budidaya abadi / Mengubah Takdir / Raja Tentara/Dewa Perang / Tamat
Popularitas:52.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dimas upss

Harga Diri dari seorang Pria tidak akan bisa dibeli dengan Harta apapun. Kisah ini menceritakan perjalanan Xiao Yuan yang merupakan seorang sampah yang cacat mencapai Puncak Dunia.

Nasib Buruk dirubah menjadi keberuntungan dan menciptakan segala macam peluang untuk masa depanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dimas upss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 - Balas Dendam

"Tuan Muda... sepertinya Buah Lilin Api sudah diambli oleh Raja Kera Api, apa yang akan kita lakukan sekarang !" Kata salah seorang Pemburu.

Mereka tidak sengaja bertemu dengan Ban Ra dan berniat meminta pertolongan, tapi siapa yang menyangka kalau mereka akan dipaksa untuk menunjukan lokasi Buan Lilin Api.

Bahkan kedua orang lainya sudah dibunuh oleh Ban Ra dan untuk menyelamatkan hidupnya, dia tidak memiliki pilihan lain selain menuruti keinginan Ban Ra dan menunjukan lokasi Buah Lilin Api.

"Jadi... apakah informasi yang kau katakan sebelumnya hanyalah sebuah omong kosong !" Ban Ra menyipitkan matanya dan Niat membunuh terlihat sangat jelas.

"Tidak... saya tidak akan berani melakukan..." Sebelum Pria itu selesai berbicara tangan Ban Ra yang dilapisi Qi mencengkram lehernya dan mematahkannya.

"Karena kau berani membodohiku maka satu-satunya cara untuk meredakan kebencianku adalah membunuhmu !" Ban Ra membuang Mayat Pemburu itu kesamping dan terlihat sangat marah.

*Plok... Plok... Plok...*

Ban Ra mendengar seseorang yang bertepuk tangan dan Xiao Yuan keluar dari balik semak-semak, Ban Ra cukup terkejut dengan keberadaan Xiao Yuan dan berpikir kalau Xiao Yuan sudah mati waktu itu.

"Luar biasa... kau bahkan tidak kenal kata ampun dan sifatmu itu menjijikan seperti biasanya !" Xiao Yuan mencibir dengan jijik.

"Bagaimana mungkin kau bisa lolos dari kejaran kedua Harimau itu ?" Ban Ra berkata dengan kejutan diwajahnya.

"Hanya keberuntungan... tidak perlu kau pikirkan, apa yang penting saat ini adalah dirimu. Seharusnya kau mengerti arti dari kata ini, jika kau menanam kebaikan maka orang lain akan membalasmu dengan kebaikan. Tetapi jika kau menanam hal buruk maka bersiaplah untuk pembalasan !" Xiao Yuan berkata dengan tegas.

"Jadi... kau ingin balas dendam atas apa yang sudah aku lakukan padamu, dengan Kultivasimu yang rendah itu memangnya apa yang mampu kau lakukan ?" Ban Ra berpikir kalau Xiao Yuan itu sangat bodoh.

Walaupun jarak diantara mereka hanya terpaut satu lapisan, tapi sudah bisa dikatakan kalau dirinya akan keluar menjadi pemenang jika terjadi pertarungan.

Xiao Yuan tersenyum dan menghilang dari tempatnya, Ban Ra sedikit terkejut dengan hal ini dan melihat Xiao Yuan sudah berada didepannya.

Tinju Xiao Yuan mengenai wajah Ban Ra dan membuatnya terlempar kebelakang, Ban Ra memegang hidungnya dan darah keluar dari hidungnya.

"Apa yang bisa aku lakukan... tentu saja memukulimu sampai mati." Xiao Yuan tersenyum puas.

"Karena kau sangat ingin mati maka aku akan memenuhi keinginanmu !" Ban Ra mendesak Sumber Qi miliknya dam Petir yang kuat melapisi kedua tangannya.

"Seni Beladiri Tingkat Langit... Pukulan Raja." Ban Ra melesat kearah Xiao Yuan dan memukulnya dengan keras.

Xiao Yuan mencoba untuk bertahan dan tangannya mulai merasakan rasa sakit dari pukulan Ban Ra, sebagai Murid dalam Ban Ra sudah mendapatkan pengajaran dan menjadi Murid Tetua Area Dalam.

Tentu saja Seni Beladirinya bukanlah hal yang bisa Xiao Yuan remehkan. Xiao Yuan mundur beberapa langkah kebelakang dan menjaga jarak dari Ban Ra.

Melihat hal ini Ban Ra tidak bisa menahan tawa dan berkata, "Bukankah kau ingin membalas dendam... apakah sekarang kau takut dan berencana untuk kabur, maaf saja jika kau ingin melarikan diri tapi tidak untuk nyawamu !"

"Huh... siapa juga yang ingin melarikan diri." Xiao Yuan berkata dengan kesal.

"Kalau begitu matilah." Ban Ra mendesak Qi miliknya dan melesat kearah Xiao Yuan dengan tinju petir yang ganas.

Xiao Yuan tersenyum dan menunggu momen ini, pertarungan yang baik adalah memancing kelengahan lawannya. Ketika musuhnya sudah merasa diatas angin dalam kemenangan, disitulah dia harus mengakhiri pertarungan dalam sekali gerakan.

Xiao Yuan mengeluarkan Pedang Dewa Petir dan Niat Pedang yang kuat menciptakan Pelindung Qi Pedang. Ban Ra yang melihat hal ini sangat terkejut dan tidak dapat menghentikan langkahnya, tinjunya menghantam Pelindung Qi Pedang dengan keras.

Tangan Ban Ra seolah mendapatkan rangsangan yang kuat seolah sicabik-cabik oleh gigi yang tajam, Qi Pedang Pelindung yang dikeluarkan Xiao Yuan sangatlah tajam dan tangan Ban Ra mendapatkan luka yang serius.

"Argh..." Ban Ra meringkuk ditanah dan menahan rasa sakit ditangannya.

Melihat hal ini Xiao Yuan segera pergi dengan kecepatan yang luar biasa. Xiao Yuan berhenti disamping Ban Ra dan mengayunkan Pedangnya.

*Slash.*

Tubuh Ban Ra terpotong menjadi dua bagian dan Xiao Yuan berhasil membunuhnya. Xiao Yuan merasa sedikit mual dan ini adalah kali pertama dia membunuh seorang Manusia.

"Ugh... kau bodoh... kepercayaan dirimu itulah yang sudah menuntunmu dalam kematian !" Xiao Yuan mengambil Cincin Ruang Ban Ra dan segera membakar mayatnya.

Xiao Yuan sudah membunuh Ban Ra yang merupakan Murid Dalam, jadi dia tidak bisa meninggalkan orang lain menyelidiki ataupun tahu bahwa Ban Ra mati ditangannya.

Tetapi dirinya sama sekali tidak menyesal melakukan hal ini, terlebih sifat kejam yang dimiliki Ban Ra hanya akan membawa masalah dimasa depan.

Setelah selesai menghilangkan semuanya Xiao Yuan bergegas pergi dan berniat kembali ke Sekte Langit. Mendapatkan tiga Buah Lilin Api dan Mayat dari Raja Kera Api sudah cukup baginya, mungkin dia bisa mendapatkan sesuatu yang baik seperti Pil Roh atau Teknik Beladiri yang bagus.

Ketika Xiao Yuan berjalan kembali kearah Sekte, terdapat kerumunan Murid yang bergegas kesatu arah. Xiao Yuan sedikit penasaran dan mengikuti mereka semua, dia mengejar salah seorang Pria dan berlari disampingnya.

"Saudaraku... apa yang terjadi... kenapa kalian pergi kearah Lembah Yunwu ?" Xiao Yuan bertanya dengan penasaran.

"Apakah Saudara tidak mendengar berita pagi ini, salah seorang Tetua menemukan Dunia tersembunyi disana. Kami ingin melihatnya langsung keajaiban yang ada di Dunia Tersembunyi ini !" Kata Pria itu dengan semangat dan mempercepat larinya.

Xiao Yuan sedikit bersemangat dan mempercepat langkahnya, Dunia Tersembunyi ini pasti menyimpan sesuatu yang luar biasa. Dulu ada seorang Kultivator yang sangat hebat setelah mendapatkan Harta didalam Dunia Tersembunyi, jadi banyak orang yang berpikir untuk mendapatkan keberuntungan seperti Kultivator itu.

1
Abdul Muis
author kok selalu kata2 "dgn santai" meskipun dlm pertarungan yg menegangkan kalimat itu selalu hadir🤣🤣🤣
Wiecha Mar
iri,bilang boss
Abdul Muis
bikin pikiran travelling aja thor🤣
Abdul Muis
kasian lei Yun ting dimanfaatkan oleh xiao yuan dipake terus onderdilnya😄😄🤣🤣
Asep Priana
mantap👍
Lukman Santoso Luke Tha
klo g pernah bisa pake api hitam.. ga di buang aja cok,....
Lukman Santoso Luke Tha
bisanya pilnya malah di gratiskan.. sdgkn dia bayar srmua barang dari lelang.. emang dasar otak babi MC ya... tolol tolol...
Lukman Santoso Luke Tha
wkwk.. akhirnya dikasih naik sama kothor MC.. itupun cmn 1 level.... ternyata novel genre fantasi pasti sama semua ya.,. MC waktu kere dan lemah kayak sok tersiksa tpi saat sdh mampu boros semua... ntah u kultivasi atau yg lain... dan selalu level nya di bawah musuh.... yg katanya jenius faktanya pemborosan SDM.... ckckc sia sia
Lukman Santoso Luke Tha
plot nya tetap... kaburrrrr.... mana julukannya jenius no1.. coba itu kekuatan nya g di tahan mulu sama kothor.... percuma punya dunia sendiri kaya aura dan beast..... ahli alkemis tpi kultivasi masih kalah dgn yg normal.... mending buang semua aja.,.. jdi g terkesan php yg baca cok
Lukman Santoso Luke Tha
ini yg konyol... MC seorang alkemis.. punya akar spiritual istimewa dll... nembus tingkat langit aja pake ditahan oleh othornya... sekalian aj MC jgn pernah naik level cok.... bangke bangke
Lukman Santoso Luke Tha
sakura bisa tembus di tingkat langit eee..... boros dan mubazir biar punya dunia sendiri jg g da gunanya itu cok
Lukman Santoso Luke Tha
tingkat mengerikan seperti apa cok.... itu 1 thn di tempat yg penuh sumber daya dan aura aja ditambah sisa cahaya deea cmn naik 1 tingkat cok.... sia sia banget hidupnya....
Lukman Santoso Luke Tha
tetep aja.. menang berdarah-darah.. coba dia Lev masuk ke tingkat langit.. pasti lebih gampang itu
Lukman Santoso Luke Tha
selisih 1 Lev besar plus 2 kecil... MC bisa melawan kah? secara logika konyol ya... baru keluar 1 tebasan aja sdh ngos ngosan.. ekek
Lukman Santoso Luke Tha
tuh mengakui selisih Lev.... tpi knp g dikasih naik Lev kultivasi tpi malah jiwa nya.... pekok
Lukman Santoso Luke Tha
semoga MC kalah... waktu lemah pengen kuat ini malah g naik level tpi hanya naik jiwa... sdgkn yg lain naik level naik kekuatan lo.... terkecuali emang level langit itu bagi MC g da apa apanya ya ok lah...
Lukman Santoso Luke Tha
wkwk... ternyata lawan tetap diatas MC level nya... pdhl MC menemukan sumber daya yg hampir membunuh nya tpi naik Lev cmn 1/2 tingkat aja... itupun Lev kecil
Lukman Santoso Luke Tha
sedikit kali naik level nya... Sa kira lgs menembuablev langit... krn sdh stgh tahun koma dan mendapatkan cairan super.. ckck
Lukman Santoso Luke Tha
tolol plot
patta tarang patar
main apa ini bro?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!