NovelToon NovelToon
Ketika Kota Bertemu Desa

Ketika Kota Bertemu Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Perjodohan itu bukan untuknya. Hanya saja, dia terpaksa pergi ke desa untuk menikah dengan pria desa yang sama sekali tidak ia kenali sebelumnya. Semua gara-gara adiknya kabur karena tidak ingin dinikahkan dengan pria desa tersebut. Dan yang paling menyakitkan adalah, sang adik kabur bersama pacar yang seharusnya akan menjadi tunangan Airin dalam waktu dekat.

Akan kah kepergian Rin bisa menciptakan kebahagiaan setelah badai besar itu datang padanya? Lalu, bagaimana dengan sambutan Mbayung atas kehadiran Rin yang datang untuk menikah dengannya? Bagaimana pula kehidupan adik dan mantan pacar yang telah mengkhianati Rin selanjutnya? Ayok! Ikuti kisah mereka di KETIKA KOTA BERTEMU DESA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KKBD Part *22

Semu merah di pipi Rin langsung terlihat. Anggukan pelan malu-malu wanita itu berikan. Senyum penuh cinta langsung terukir. Bayu bergerak perlahan dengan hati-hati.

Pelan tapi pasti, pria itu menyentuh wanitanya dengan penuh kasih. Tidak lincah, tapi cukup yakin. Tidak berpengalaman, tapi gerakannya pasti. Menyentuh perlahan, lekuk demi lekuk tubuh indah yang sebelumnya tidak pernah terjamah.

Perlahan, satu ciu*man lembut jatuh ke bibir Rin. Ciu*man pertama yang Bayu lepaskan. Ciu*man yang penuh arti. Bayu sungguh melakukannya dengan sangat baik. Meskipun itu adalah pengalaman pertama untuknya.

Sentuhan demi sentuhan, gerakan demi gerakan. Malam itu adalah malam yang panas untuk sepasang anak manusia yang akhirnya bersama dalam ikatan penuh cinta. Malam yang akhirnya menjadi saksi, dua anak manusia yang awalnya tidak ingin bersama, tapi pada akhirnya, bersatu karena cinta.

*

Setelah malam panas itu berakhir, sinar matahari pagi menyapa lembut dari balik jendela kayu di kamar tersebut. Rin membuka matanya dengan sedikit terpaksa.

Saat mata itu terbuka, pandangan yang pertama kali dia lihat adalah wajah tampan milik sang suami. Wajah yang hanya berjarak beberapa jarak saja dari pandangan mata.

Rin tersenyum bahagia. Dia baru ingat akan apa yang telah ia lalui tadi malam. Suami tampan nan lembut miliknya ini ternyata cukup nakal saat mereka bersama tadi malam. Meskipun begitu, Bayu terkesan masih sangat hati-hati saat bergerak.

Rin terus menatap wajah indah yang sedang terlelap dengan tatapan lekat. Rasa bahagia, bangga, dan penuh syukur menyusup dalam hati. Akhirnya, dia bisa memilih sekarang. Menentukan pilihan yang akhirnya ia ambil dengan pertimbangan yang matang.

'Kali ini, aku berharap kalau apa yang aku pilih, adalah pilihan terbaik.' Rin berkata dalam hati.

Tangannya bergerak pelan menyentuh hidung Bayu yang sedikit mancung. Sentuhan itu tidak membuat Bayu membuka mata. Namun, tangan Bayu yang sebelumnya sedang memeluk pinggang Rin, malah semakin mengencangkan pelukan.

Rin pun melebarkan senyumannya. Sesaat terdiam sambil menikmati hangatnya pelukan Bayu, tangan Rin nakal terus menyentuh dada Bayu yang saat ini tidak di tutupi oleh pakaian. Beruntung, sentuhan itu tidak membangunkan singa yang sedang tertidur. Jika tidak, pagi ini akan mengulang kembali apa yang terjadi tadi malam.

Rin akhirnya beranjak dari tempat tidur secara perlahan dan hati-hati. Saat bangkit, dia langsung mengeluh dalam hati.

'Agh. Dasar nakal. Pinggang ku bisa sakit begini gara-gara ulah pria nakal ini. Benar-benar menyebalkan.'

'Tubuhku juga agak pegal. Manusia ini benar-benar berulah sekali tadi malam.'

Rin menatap Bayu yang masih terlelap. Dia lagi-lagi tersenyum. Untuk pertama kalinya selama ia datang ke rumah tersebut, Bayu bangun tidur kesiangan. Karena biasanya, pria itu akan bangun pada subuh hari. Tapi hari ini, sudah pagi, masih belum membuka mata.

"Hm ... karena terlalu banyak begadang, jadinya, masih belum bangun jam segini. Dasar, gak bisa begadang tapi malah sok-sokan."

Rin pun melangkah pergi meninggalkan kamar. Membersihkan diri, terus berpakaian seperti biasa. Kebiasannya masih sama seperti hari-hari sebelumnya, mandi sambil membawa pakaian bersih ke kamar mandi.

Iya. Maklum, kamar mandi di rumah tersebut hanya satu. Letaknya di belakang dekat dapur. Jadi, setelah mandi, Rin langsung ke dapur tanpa perlu ke kamar lagi.

Dia melakukan tugasnya seperti biasa. Menyiapkan sarapan untuk mereka berdua. Tapi pagi ini, ada hati yang sedikit bahagia. Karena kebersamaan tadi malam, hati itu merasa lebih hangat dari biasanya.

Saat sibuk dengan mengaduk nasi goreng, tiba-tiba, dua tangan melingkar di pinggang Rin. Satu ciu*man tiba-tiba mendarat di pipi dari arah samping.

Rin sedikit terkejut awalnya. Tapi, senyum manis akhirnya terkembang. Sang suami pagi ini memberikan sapaan yang berbeda dari hari-hari biasa. Itu sungguh adalah hal baru yang baru ia terima pagi ini.

"Kamu kok bangun duluan sih, Rin? Kenapa gak bangunin aku saat bangun, hm?"

"Kamu masih tidur saat aku bangun. Jadi, aku tinggal aja deh."

"Kamu tega. Harusnya, bangunin aku juga sebelum kamu bangun. Sekarang, kamu nya malah sudah cantik."

"Apaan sih? Kok malah ngerengek kek anak manja."

Mereka bercanda dengan posisi yang tidak berubah sejak tadi. Bayu masih anteng dengan posisi yang terus memeluk Rin dari arah belakang. Hari ini, pria itu benar-benar terlihat berbeda. Manjanya itu semakin terlihat dengan nyata.

Namun, semua berubah saat kompor gas tempat Rin masak nasi goreng tidak menyala lagi. Wajah keduanya pun berubah seketika.

"Yah. Gasnya habis, Bay."

"Ha? Hm ... ya sudahlah. Biar aku masak dengan kayu saja. Tunggu! Aku mandi dulu yah."

"Dari tadi kek mandinya, Bay."

"Gak bisa. Tadi aku sibuk manja-manjaan sama istriku."

"Hm .... " Rin mendengus sambil menggelengkan kepalanya. "Ah, ya sudahlah. Biar aku saja yang melanjutkan masaknya dengan kayu."

"Jangan, Rin. Biar aku saja. Kamu masih belum terlalu mahir masak menggunakan kayu. Lagian, ini harusnya tugas aku. Kamu sudah capek, biar aku saja."

"Capek? Nggak kok. Aku gak capek."

"Gak papa. Aku yang lanjut masak. Kamu duduk saja di sini. Aku mandi gak akan lama. Sebentar saja. Tunggu yah."

Tanpa menunggu Rin menjawab lagi, Bayu beranjak menuju kamar mandi. Tak lama kemudian, bunyi air langsung terdengar. Beberapa saat kemudian, Bayu keluar. Kali ini, dengan tampilan yang berbeda.

Setelah kejadian tadi malam, batas diantara mereka berdua benar-benar telah terhapus. Pria itu keluar hanya dengan handuk yang terlilit di pinggang. Tubuh dan rambutnya masih basah dengan bekas air yang baru saja menyentuh kulit.

Rin terpaku akan apa yang suaminya perlihatkan saat ini. Postur tubuh yang sangat menggoda. Dada bidang dengan otot perut yang Bayu perlihatkan dengan sangat jelas. Rambut lurus yang jatuh di dahi. Walau masih basah, rambut itu jatuh dengan indahnya.

"Rin."

Namun, yang di panggil tidak menjawab. Dia masih sibuk dengan pikiran yang berkelana entah ke mana. Sementara itu, karena sang istri tidak menjawab panggilannya. Plus, karena terus di tatap dengan tatapan lekat, Bayu beranjak semakin mendekat ke depan Rin.

Pria itu dengan isengnya membungkuk hadapi sang istri. Dia hanya menyisakan sedikit saja jarak antara wajahnya dengan wajah Rin.

"Airin."

Bayu memanggil lembut di kuping Rin. Sontak, Rin tersadar dari apa yang sedang ia pikirkan. "Ba-- Bayu."

"Kaget? Melamun lagi kan? Mikirin apa ayo?"

"Hah? Ti-- tidak."

Gugup disertai semu rona terlihat dengan sangat jelas. Bayu tersenyum bahagia penuh kemenangan. Sementara Rin, dia berusaha menyembunyikan semu di wajahnya dengan susah payah.

"Jangan menikmatinya secara sembunyi-sembunyi. Nikmati saja secara terang-terangan."

"Ngomong apa sih?" Susah payah Rin menahan gugup yang ada dalam hati. Tapi sayangnya, Bayu malah bisa melihatnya dengan sangat jelas.

1
Patrick Khan
akhirnya gol juga💃💃🤣
Rani: uhuk. terbatuk kakak mu.
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: a syiap👍🫰
total 1 replies
tehNci
Sikap Bayu yg anteng, mandiri, pendiam.berubah jadi manja dan iseng ke Airin stlh kejadian semalam. Gemesin banget sih kalian...
Rani: huhuhuhu .... kaka mu yg terharu. 🤭
total 1 replies
Dew666
🥰🥰🥰🥰🥰
Rani: 🫶🫶🫶🫶🫶🫶🫶🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: womeh👍🤭
total 1 replies
Patrick Khan
ayo gas lah.. mumpung udah buka puasa😁😁😁
Rani: hua hahahaha
total 1 replies
tehNci
Akhirnya....setelah bbrp Minggu hidup bersama sebagai suami istri dan masa penjajakan, inilah saatnya saling membuka diri dan saling menerima. Saatnya menjadi suami istri sesungguhnya...menunaikan hak dan kewajiban masing2. Semoga cinta diantara mereka semakin kuat
Rani: yuhu.... 🫰🫰🫰🫰🫰
total 1 replies
🅰️isyah Rendr🅰️
Plis dong jangan bertele² lagi Bayuuu 😭🤣🤣 gaskuy sudaaaaahhhh nahhh.. Airin kan sudah menunggu 😂
🅰️isyah Rendr🅰️: hihihii
total 4 replies
Dew666
👑👑👑
Rani: 🫶🫶🫶🫶🫶🫶🫶
total 1 replies
Cindy
lanjutt kak
Rani: laksanakan🤭
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: yuhu .... siap
total 1 replies
tehNci
Ternyata Bayu banyak fans nya ya ... Ayo Run, tunjukkan kuasamu sebagai istri Bayu, gandeng terus Bayu nya, biar bisa dilihat orang² kalo kalian punya hubungan yg erat dan romantis. Biar yg berharap Bayu jadi pasangannya mundur😄
Rani: Yuhu ... anak emas aku itu ih. emang banyak yg suka.
total 1 replies
Heny Stiawati
dengan semua penerimaan dan ketulusan Bayu.,.. takkan sulit membuat Rin jatuh cinta
Rani: 🫰🫰🫰🤭 🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Heny Stiawati
bagus
Rani: makasih banyak 🫰
total 1 replies
Patrick Khan
ayo lah rin.. lupakan. jgn lemah mosok lanangan ngnu sek di piker ae.. wes ada Bayu gitu . kesan nya km masih kecintaan sm dia😖😖
Rani: tenang. Rin udah dapat batu akik kok. masa iya mau sama kerikil di tepi kali.
total 1 replies
tehNci
Itu karena air mata yg keluar bisa ngurangin rasa kesal dan kecewa yang ada di hati..Biar plong, gitu...
Rani: iya kan yah...
total 1 replies
Dew666
👍👍👍👍👍
Rani: 🫶🫶🫶🫶🫶🫶🫶
total 1 replies
tehNci
Mela, jangan coba² jadi pelakor ya... Sudah lihat sendiri kan, kalo Bayu sangat perhatian terhadap istrinya. Mundur segera sebelum hatimu terluka banyak.
Rani: nah lho Mel. Kamu diingatin tuh. dengar🤭
total 1 replies
Patrick Khan
Mela mw JD pelakor kah🤔
Rani: uhuk. kaka mu nggak jahat. tenang. tapi kadang, agak tegaan aja sih. 🤭
total 1 replies
Nur Haswina
namanya juga org suda menikah, masah iya mau berperilaku kayak bujangan padahal suda nikah ada2 aja si mela ini
Rani: Nah iya, si Bayu jelas mau jagain hati istrinya kan yah. walau pernikahan itu gak atas dasar cinta. tapi kan, Bayu menghargai Rin
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!