NovelToon NovelToon
SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan
Popularitas:165.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tirta_Rahayu

Nova lisma, gadis desa yang tiba-tiba mendapat sistem keberuntungan, tentu saja terkejut. namun, dia langsung memanfaatkan semuanya. dan dia yang mengupayakan untuk kuliah, benar-benar memanfaatkan sistem tersebut.
dia mengumpulkan modal dari hadiah sistem, dan kemudian perlahan membuka usahanya sendiri.
sementara, setelah dirinya mendapatkan sistem, dia pun jadi melupakan kebiasaannya yang selalu menempel pada seorang laki-laki yang merupakan seniornya. Julian.
lalu bagaimanakah selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tirta_Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5. berbeda

tak lama, Leli pun datang dengan membawa 3 mangkuk mie ayam bakso beserta dengan 3 teh es yang menjadi minuman mereka.

"permisi mbak!! pesanannya datang!!" seru Leli sambil mendekati meja yang diduduki kedua temannya.

"aduh makasih banyak ya Mbak.." respon Nova dan Rani. Leli pun tidak baperan, dia langsung meletakkan mangkuk masing-masing di hadapan teman-temannya.

"Iya mbak sama-sama.. silakan dinikmati ya mbak. kalau nggak enak jangan dibuang, ditelan aja." mendengar itu Rani dan Nova pun terkekeh. begitu pula dengan Leli.

keduanya pun langsung meracik mie ayam bakso mereka, sebelum dinikmati.

Sruuuuppp..!!!

"mm.. Masya Allah!! enaknya mie ayam gratis.." ucap Leli yang kembali mengundang kekehan teman-temannya.

"kalau rezeki kita lancar sepanjang masa, insya Allah selalu makan mie ayam gratis.." sambung Nova.

"Amin ya robbal alamin!!"

"ayo makan..!!" akhirnya mereka bertiga pun fokus menghabiskan mie ayam mereka sambil mengobrol ringan membahas perkuliahan yang mereka jalankan ini.

sementara, Tanpa mereka sadari. Julian yang ada di seberang sana sudah mempersiapkan diri akan ditempeli oleh Nova lagi.

bahkan, Julian selama ini memilih untuk mendiamkannya. dia tidak menolak dan memarahi Nova, saat Nova mencoba mendekatinya. tampaknya Julian memang menikmati, Nova yang selalu mengejar-ngejar dirinya.

kalau Nova dibilang jelek, bisa dibilang nggak. standar wajah Nova cukup cantik dan menjadi idaman banyak pria. hanya saja, karena dirinya kurang perawatan, makanya kecantikannya itu masih belum menonjol.

namun walaupun masih kurang dalam perawatan kulit, kecantikannya sudah terlihat di mata orang lain. anaknya berkulit putih, berwajah oval dan tatapan matanya cukup jernih.

"Julian!!"

"ah ya!! ada apa..?" ucap Julian yang tampak sedikit terkejut karena mendapatkan tepukan di bahunya yang tiba-tiba.

"kamu kenapa? dari tadi kok aku tanyain bengong aja.!" seru temannya yang bernama Satria.

"memangnya aku kenapa..?" tanya balik. Satria yang melihat tingkat temannya itu langsung menatap heran. tak hanya Satria, Andre dan Rudi juga merasa aneh dengan sikapnya.

"ada apa sih lu!! nggak biasanya kamu linglung begitu?" tutur Rudi.

"Apa jangan-jangan karena gadis itu tidak menempeli kamu hari ini? makanya khayalan kamu melayang ?" Andre ikut bersuara. mendengar penuturan Andre, Rudi dan Satria juga ikut berpikir hal yang sama.

"nah! Iya nih! apa jangan-jangan Nova tidak mendekati kamu hari ini ? makanya kamu jadi linglung.?" bisik Satria. Julian yang mendengar itu langsung mengelak.

"mana mungkin!! aku sama dia itu nggak ada hubungan apa-apa." jawabnya.

"lah terus ngapain bengong!!"

"lah orang bengong aja dipermasalahin? gimana sih kalian! orang bengong itu bukan berarti tidak ada hal lain yang dipikirkan. bisa saja orang bengong itu karena memikirkan perkuliahan, orang tua, pekerjaan. bukan cuma mikirin cewek doang! aneh banget kalian dah!" gumam Julian mengeluh kepada teman-temannya.

Andre, Satria dan Rudi yang mendengar itu menggarut-garut kepala mereka dan mengangguk pelan. apa yang dikatakan oleh Julian tentu benar adanya.

"Iya juga sih bro!!"

"mungkin aku saja yang merasa aneh! kayak nggak terbiasa kalau nggak ada Nova yang deketin kamu!" gumam Andre tanpa sadar. Rudi yang mendengar gumaman sahabatnya itu langsung menggeplak kepala Andre.

"pst.. lu kok ngomong gitu sih! jangan-jangan lu naksir lagi sama Nova.!" Rudi dengan suara pelannya. mendengar itu semua pun langsung menatap ke arahnya. Andre yang ditatap seperti itu oleh teman-temannya langsung menjadi salah tingkah.

"apa-apaan!! nggak ada ya. lagian si lu rud. sembarang ngomong aja! omonganmu itu bisa membuat orang salah paham tahu nggak!!" serunya yang ikut menggeplak teman sahabatnya itu.

plak

"auch.. sakit jir.. Iya maaf.. nggak harus pakai kekerasan juga kali kan !" ucap Rudi sambil mengusap kepalanya yang baru saja mendapatkan geplakan pelan dari temannya.

"hais..."

"sudah sudah.. sebaiknya kalian fokus aja habiskan makanan kalian. nanti setelah ini, kita langsung ke perpustakaan. masih banyak tugas yang harus kita kerjakan.!" tutur Satria. mendengar itu semua pun kembali fokus pada aktivitas mereka siang ini.

begitu pula dengan Julian. namun sesekali, ekor mata Julian akan melirik ke arah Nova yang tampak mengobrol ringan bersama dengan teman-temannya tanpa membesar-besarkan suaranya untuk menarik perhatian.

dan untuk Julian, hal ini tentu saja menimbulkan sesuatu yang berbeda di dalam hatinya.

dia akui, dia tidak mencintai Nova, namun juga Tidak membenci Nova. dia juga merasa nyaman kalau gadis itu dekat dengannya. tapi istilah nyamannya itu bukan karena dia special. atau memang karena dirinya yang masih belum mengerti.

namun, ketika melihat Nova hari ini tidak mendekatinya, perasaannya tiba-tiba menjadi gelisah. dia bertanya-tanya, mengapa hatinya menjadi segelisah ini. namun pertanyaan itu tak kunjung mendapatkan jawaban apapun.

*****

tepat pukul 04.30 sore, akhirnya Nova kembali ke kosan miliknya. dia kembali berjalan kaki dengan perasaan lelah karena seharian mengikuti perkuliahan tanpa henti.

"assalamualaikum.."

"waalaikumsalam.." jawab Aulia. Nova pun masuk ke dalam kosan dan mendudukkan tubuhnya. di sana dia melihat ada barang-barang milik Aulia yang tampak sudah di packing olehnya.

"Kamu beneran mau pindah..?" tanya Nova lagi. Aulia menganggukkan kepalanya.

"iya nov. Maaf ya. kita tidak bisa sama-sama lagi. tapi tempat tinggalku juga nggak terlalu jauh kok. nanti, Kamu sering-sering jenguk aku ke sana ya." ucap Aulia. Nova yang mendengar itu mengangguk dengan lemah dan tak bersemangat.

"terus kapan kamu benar-benar akan pindah?" tanya Nova lagi.

"aku akan pindah besok. temenin aku ya. besok kan libur kuliah kita. mau nggak..?" tanya Aulia. Nova yang mendengar itu langsung tersenyum.

"baiklah! besok aku akan temani kamu pergi. kalian Aku juga mau lihat seberapa jauh tempat tinggalmu. Aku juga mau tanya-tanya, kalau seandainya di tempat itu ada kontrakan yang sesuai dengan kantong, Aku juga mau pindah." ucap Nova. Aulia yang mendengar itu tersenyum. kemudian langsung mendekat kepada Nova dan berkata.

"sebenarnya, aku nyaman bersama kamu. tapi kamu tahu kan, kosan ini banyak minusnya. kita bayarnya full, tapi airnya selalu tersendat-sendat. bahkan sangat sering kita tidak mandi saat berangkat kuliah. begitu pula dengan lampunya. padahal, kita bayar uang kos sekalian dengan lampu. tapi, pada saat mati lampu, masih kita aja yang isiin tokennya. menurutmu, dengan kamar kosan yang kecil dan banyak minusnya ini, sepadan nggak dengan harga yang kita bayar?" ucap Aulia yang akhirnya membeberkan alasannya untuk memilih pindah.

Nova yang mendengar itu menganggukkan kepalanya.

"tentu saja tidak sepadan au. uang bulanan kosnya sebesar rp300.000, hitungannya sudah masuk air sama lampu. tentu saja tinggal di sini kita tekor dong. kalau seandainya lampu dan airnya lancar, itu masih bisa dimaklumi. ditambah lagi, kamar kecil seperti ini dihuni oleh dua orang. baru tempat tidur kita aja, sudah sangat kesempitan. Untung saja kita tidak memiliki banyak barang. dan kalau ada satu lemari lagi, mungkin sudah sempit banget." tuturnya. Aulia pun menganggukkan kepalanya.

"hah!! kalau saran aku ya.. kalau memang kamu punya uang lebih, mending kamu cari tempat tinggal yang lain aja." Nova pun tersenyum.

"baiklah kawan!!" Mereka pun tertawa. mereka menertawakan kekurangan dan kelebihan diri mereka sendiri. dan sekaligus menikmati detik-detik terakhir kebersamaan mereka.

1
aria
pendekatan yang baik.
Memyr 67
𝗍𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗎𝗉. 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖺𝗄𝗎 𝗍𝗎𝗇𝗀𝗀𝗎 𝗁𝖾𝗁𝖾 😄
Mince Tamince
sangat menghibur
aria
Bima sudah mulai bucin, dan itu bagus.
Memyr 67
𝖻𝖺𝗀𝗎𝗌. 𝗍𝗎𝖽𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗇𝗉𝖺 𝖻𝗎𝗄𝗍𝗂, 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗋𝖺𝗁 𝗉𝖺𝖽𝖺 𝗉𝖾𝗆𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁𝖺𝗇. 𝗃𝗂𝗄𝖺 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝗎𝖽𝗎𝗁 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖻𝖾𝗋𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀𝗀𝗎𝗇𝗀 𝗄𝖾𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖿𝗂𝖺 𝗅𝖺𝗄𝗎𝗄𝖺𝗇, 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝖽𝖾𝗉𝖾𝗌𝗂 𝖽𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝖽𝗂𝗋𝗂. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗍𝖾𝗀𝖺𝗌 𝗂𝗍𝗎 𝗉𝖾𝗇𝖾𝗀𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗎𝗇𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗎𝗇𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗇𝖼𝖾𝗆𝖺𝗋𝖺𝗇 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖻𝖺𝗂𝗄. 𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖽𝗂 𝖺𝗍𝖺𝗌 𝗄𝖾𝗋𝗍𝖺𝗌, 𝗇𝗁𝖺𝖽𝖾𝗆 𝗇𝗀𝖺𝖽𝖾𝗆𝗂𝗇 𝗍𝗈𝗄, 𝗉𝗁𝗉
Nhi E
pengen juga punya sistem kayak nova 😭😭😭😭😭
Memyr 67
𝗍𝗒𝗉𝗈𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗇𝗀𝖾𝖽. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗂𝗄𝗎𝗍𝗂 𝗌𝗂𝗁. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀𝗅𝖺𝗇 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Dewiendahsetiowati
semakin benci deh tetangga julid
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗋𝖾𝗌𝗍𝗂?
Memyr 67
𝖭𝖮𝖭𝖠𝖪𝖳𝖨𝖥𝖪𝖠𝖭 𝗒𝖾𝗌?
Toyaaa
mksh thor udah up klo bisa setiap hri doubel ya thor
fadlun Molotolo
cerita nya bagus👍👍👍
fadlun Molotolo
sangat bagus
Ds Phone
tak bolih lupa lah tu
Afifah Fauziyah Hanum Sahar
maaf ya....saya cukup banyak baca novel sistem....dan novel sistem itu kebanyakan versi luar negri...dan baru kali nie saya baca versi dalam negri ...bagus kok Thor.... semangat ya...jgn pantang menyerah...
Ds Phone
dia menang bermurah hati
Ds Phone
cemburu lah tu
Ds Phone
dia tengah taget nov
Ds Phone
dia tak ingat rupa nya
Ds Phone
berkerja sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!