NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Bos Menyebalkan

Terjerat Cinta Bos Menyebalkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: wahyoeni"23

Aleta merasa dunia tidak berpihak padanya. Banyak masalah terus menimpanya, dari kehilangan sang Ayah tercinta hingga kehilangan tunangannya , yang direbut oleh orang terdekatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Makan Malam di Rumah Aleta

Mobil Elang melaju membelah kemacetan . " AL.....jadi deal ya yang tadi ?".

" Apaan sih Pak ". Aleta salah tingkah.

" Pura - pura lupa , aku dan kamu jadian ".

" Pak Elang yang lupa, jawabnya kan nanti malam ".

" Yahhhh , kirain.....ya sudah , tapi jangan panggil Pak ya AL, ganti dong , nama aku saja kek.. ".

" Saya kan bawahan Bapak , enggak sopan kalau manggil nama saja ".

" Itu kalau di kantor AL, kalau sedang berdua janganlah, aku berasa jadi Bapak kamu deh ". Aleta tertawa lirih.

" Ternyata Pak Elang tidak semenyebalkan waktu pertama bertemu ".

" Aku tidak menyebalkan AL , aku hanya nyari perhatian kamu saja , tapi sayang kamunya tidak peka ".

Elang senang melihat Aleta yang tersipu malu , pipinya merona , gadis itu sampai mengalihkan pandangannnya , tidak berani menatap ke arah Elang.

Tak terasa sampai di rumah Aleta.

" Mas Elang mau mampir dulu ?".

" Hah apa ???? aku tidak dengar , kamu panggil aku apa tadi AL....coba ulangi ?".

" Ih menyebalkan lagi , sudahlah ....aku tidak bilang apa - apa tadi " Aleta bergegas turun , Elang pun langsung mengikutinya.

Pake di tanya lagi....aku kan malu....

" Ngapain ikut turun ?".

" Kan tadi di ajak mampir , masa Mas tolak ". Elang mulai menyebut dirinya Mas , sesuai dengan panggilan yang di sematkan oleh Aleta tadi, dia sangat menyukainya, terdengar begitu manis di telingannya saat Aleta yang mengucapkannya tadi.

Aleta hanya mencebikkan bibirnya , Tuh kan dia tadi dengar ucapan ku...

Aleta dan Elang berhenti melangkah kerika ada seseorang yang menyambut mereka di depan pintu.

Bastian tidak menyangka, maksud hati ingin duduk di teras malah bertemu dengan Aleta dan juga atasannya di kantor.

Ia datang memang untuk menjemput istrinya yang main ke rumah Aleta untuk menengok Mama Nur.

Aleta dan Pak Elang , apa hubungan mereka sudah sejauh ini.....apa mereka sudah jadian....

" Ta....baru pulang ?". sapa Bastian.

" Iya ". jawab Aleta.

" Eh ada Pak Elang , mengantar Aleta ya Pak ?". Bastian dengan terpaksa menyapa Elang juga.

" Iya ". Jawab Elang, sama seperti Aleta....singkat padat dan cepat.

" Kita kompak kan AL ". sempat- sempatnya Elang berbisik di telinga Aleta . Gadis itu hanya menyikut pelan perut Elang.

Bastian panas , melihat interaksi kedua orang di depannya itu , seakan sengaja menunjukkan keromantisan di depan matanya.

" Ada siapa Mas , Aleta pulang ya ?" Kartika datang untuk melihat suaminya.

" Eh Aleta , kamu sudah pulang ?".

" Iya , ayo Mas masuk !".

Melhat Aleta dan Elang akan masuk ke dalam rumah, Bastian dan Kartika otomatis menyingkir dari pintu.

Bastian makin tersentil hatinya, panggilan Mas yang dulu Aleta sematkan padanya , kini Aleta berikan pada Elang.

" Duduk Mas , sebentar... aku buatkan minum dulu ya ".

Elang mengangguk , ia tersenyum apalagi mendengar Aleta menyebut dirinya aku , jadi terlihat lebih akrab .....dan panggilan Mas yang keluar lagi dari mulut Aleta.

Berarti harus ada Bastian sama kakaknya biar Aleta panggil aku Mas terus....

Kartika menarik tangan Bastian untuk duduk di depan Elang. Rasa penasaran pada laki - laki itu sangat tinggi.

" Nama kamu siapa ?" . tanya Kartika , Bastian menyentuh tangan istrinya dan menggelengkan kepalanya agar Kartika tidak bertanya apa - apa pada Elang.

" Namaku Elang ". Elang tersenyum tipis, ia suka melihat Bastian gelisah tidak nyaman.

" Ohhh Elang , kamu temannya Aleta?".

" Iya ".

" Kalian pacaran ya ....?".

" Bisa di bilang begitu ". ucap Elang asal , sambil melirik ke arah Bastian yang menundukkan kepalanya , tidak berani menatap ke arah Elang.

Kartika berhenti bertanya ketika Aleta sudah datang dengan membawa segelas teh hangat.

" Di minum Mas ".

" Terima kasih AL ". Elang menyesap minuman itu yang langsung menghangatkan hati sekaligus perutnya.

" Ada tamu ya, kamu temannya Aleta ?" Mama Nurma tiba - tiba menghampiri ke ruang tamu.

" Iya Tante ". Elang berdiri dan menyalami tangan Mama Nurma.

" Kebetulan, makan malam sudah siap, kita makan yuk...Ta , ajak teman kamu makan bareng kita ya ".

Aleta mengangguk, padahal ia malas makan bersama dengan Kartika dan juga Bastian .

Kartika melayani Bastian seperti biasa , mengambilkan makanan dan lauknya , begitupun dengan Aleta , ia juga melayani Elang karena dia adalah tamu di rumahnya , tapi tidak bagi Elang.

Ia merasa sudah menjadi suami nya Aleta, di layani oleh istri dengan penuh cinta . Elang pun makan dengan lahap , ia rasa makan malam kali ini adalah makan malam terbaiknya.

" Kamu bekerja di mana nak ? tanya Mama Nur pada Elang.

" Saya bekerja di tempat yang sama dengan Aleta , Tante ". jawab Elang sopan

" Sudah lama bekerja di sana ?".

" Belum lama Tante ".

" Baru ya......kamu kenal menantuku , Bastian.....dia ini suaminya Kartika , dia sudah bekerja lama di perusahaan itu , kamu kalau ada apa - apa minta bantuan saja sama menantuku , dia jabatannya bagus , gajinya juga lumayan besar , iya kan Bas ".

Bastian tegang, badannya kaku rasanya ia ingin menenggelamkan dirinya ke laut yang paling dalam , ia tidak mengiyakan tidak juga menolak ucapan Mama Nurma. Yang ia inginkan sekarang adalah pergi dari rumah ini.

Elang tersenyum miring , " Iya Tante....terima kasih atas sarannya "

Kartika tersenyum lebar, ia bangga suaminya lebih segalanya dari laki - laki yang tadi mengaku pacarnya Aleta itu.

Sedang Aleta tak dapat menahan tawanya.

" Kenapa kamu tertawa , memangnya ada yang lucu ?". Mama Nurma menatap tajam pada Aleta..

" Enggak ada Ma ". Aleta kini kembali memanggil Mama pada Mama Nurma karena ada Elang.

" Maaf semuanya, sepertinya Mas Elang harus pulang, nanti di cariin sama Mamanya ". Elang meringis mendengar ucapan Aleta .

Awas kamu AL...

" Aleta bercanda Tante, tapi saya memang harus pulang, dan terima kasih atas jamuan makan malamnya ".

" Iya sama - sama ".

Aleta pun mengantar Elang sampai ke depan.

" Aku pulang AL, nanti malam aku tunggu jawaban kamu ".

" Isshhh, masih ingat saja ".

" Haruslah....oh ya , kamu bilang apa tadi sama Mama kamu ....ck , kamu anggap aku anak Mama hem ?".

" Bercanda Mas...gitu aja marah ".

" Aku tidak akan marah kalau kamu terus panggil aku Mas ".

" Dah ah sana pulang ".

" Ikut pulang aku yuk AL!".

" Ck....aku bukan istri anda , ingat itu ".

" Oh...kode nih , biar cepat di halalin....tunggu saja AL, malam minggu nanti aku bawa Mama dan Papa kemari buat lamar kamu "

" Makin ngaco.....pulang sana Pak Elang ".

" Iya ...iya , selamat malam Aleta ".

" Assalamu'alaikum gitu ".

" Ah iya.....Assalamu'alaikum sayang ".

" Wa'alaikumussalam ".

Bersambung.....

*******

1
Rian Moontero
lanjuuuutt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!