NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah

Terpaksa Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Mei

Malika adalah murid cerdas cantik selalu juara di sekolahnya dan tiba tiba saja dirinya harus di jodohkan dengan seseorang yang Malika tak suka, karena selalu buat keributan di sekolah

pria itu bernama Sumedh Alexander yang merupakan putra seorang pengusaha ayah nya teman ayah Malika yang telah tiada ,sifat Sumedh adalah jail sedikit arogan dan juga bermusuhan dengan Malika setiap sekolah karena Malika murid yang cukup berani dengannya..

apakah mereka akan setuju menikah atau justru menolak karena mereka bermusuhan di sekolah?

_____________________________________

"nak ,mau kamu penuhi keinginan terakhir ayahmu?"tanya Ambika membuat Malika mengerutkan keningnya.

"memangnya,apa keinginan ayah?"tanya Malika balik membuat Ambika menghela nafas.

"JODOHKAN mu dengan anak teman ayah!"jawab Ambika membuat Malika terkejut.

"Mahh.. aku masih sekolah,lagi pula aku udah punya kekasih,"ucap Malika membuat Ambika tersenyum.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Mei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pernyataan cinta

Malam ini Sumedh sudah pulang dari jam 9 malam tapi Malika belum tadinya izin bersama temannya di acara peresmian entah apa,Sumedh rasa ada pesta di acara itu hingga Malika belum pulang juga malam ini..

saat Sumedh membuka pintu seketika kaget ada Malika yang baru pulang dari acara itu,lalu Sumedh pun menghela nafas namun Malika terlihat sedikit sempoyongan membuat Sumedh geleng kepala..

"aku tebak,pasti kamu minum hm?"tanya Sumedh membuat Malika mendongak.

"habis bagaimana,minum untuk hargai teman tapi hanya sedikit,"jawab Malika membuat Sumedh mendengus.

"dasar kebiasaan kamu!"gerutu Sumedh.

Sumedh pun menggendong Malika karena sempoyongan takut jatuh saat naik tangga namun merasa lega tak terjadi apapun, karena teman nya baik dirinya yakin yang tak ikut minum Monica karena tak suka..

cklek..

Sumedh segera masuk kamar lalu baringkan Malika dengan pelan lalu melepaskan high heels Malika secara perlahan,menatap intens Malika namun tiba-tiba Malika sentuh perut Sumedh..

"tubuhmu, seperti idola ku,"celetuk Malika membuat Sumedh tersenyum.

"yang di film ini fight, seperti nya ah itu keren!"ucap Malika membuat Sumedh terkejut.

"itu memang aku,"gumam Sumedh merasa tak percaya.

Sumedh pun berdiri namun di tarik Malika membuat nya terjatuh untung di tahan dengan tangan Sumedh,malam ini mereka begitu dekat membuat Sumedh ingat malam itu yang dirinya masih sekolah namun saat itu masih sangat canggung tapi ini seperti udah biasa..

"kamu pria ngga peka,atau kamu yang ngga suka aku,"ucap Malika dalam keadaan mabuk.

"Aku selalu merasakan,nyesek saat dirimu dekat yang lain,"ucap Malika membuat Sumedh terkejut.

"Benarkah hm?"tanya Sumedh menatap Malika.

"Iyahh.. tampan,tapi menyebalkan!"jawab Malika membuat Sumedh terkekeh.

"kalo begitu, aku pun begitu tapi aku tak tau bagaimana cara ungkapkan karena,takut dirimu tertawa!"ucap Sumedh dengan menutup mata nya.

Malika merasa terkejut dengan ucapan Sumedh karena Malika tak sepenuhnya mabuk karena minum sedikit, dirinya hanya mengerjai tapi malah tak terduga Sumedh ungkapkan perasaan nya lalu Malika pun tersenyum menatap Sumedh..

"Wahh.. jadi benar,ngga cinta Alana!"celetuk Malika keceplosan.

"Hah! Kamu masih sadar?"tanya Sumedh membuat Malika terkejut.

"Ehmm.. aku memang ngga terlalu minum!"jawab Malika membuat Sumedh menghela nafas.

"Ah.. dasar kamu ih, ternyata kerjai aku ya!"sebal Sumedh membuat Malika terkekeh.

"Apa benar ucapan mu tadi?"tanya Malika membuat Sumedh merona.

"Ehmm.. iya benar,kamu puas hm!"jawab Sumedh membuat Malika mengulum senyum.

Sumedh pun duduk di ranjang sambil menyender di ranjang merasa lega juga udah ungkapkan walaupun sedikit malu, karena ngga nyangka juga dirinya justru jatuh cinta dengan adik kelas nya dulu yang selalu berantem dengan nya walaupun dulu Malika berawal pendiam..

"Aku pun sebenarnya sama,"ucap Malika membuat Sumedh melirik.

"Sejak kapan?"tanya Sumedh membuat Malika mengerutkan keningnya.

"Sebenarnya,aku pun bingung awal aku terpesona tapi kamu ternyata suka bully saat itu tapi saat kita nikah beberapa hari itu aku sering merasakan seperti nyesek gitu,"jawab Malika membuat Sumedh terkejut.

"Yaampun.. kamu waktu awal, terpesona dengan ku tapi aku malah hina kamu astaga!"celetuk Sumedh merasa tercengang.

Malika hanya ngangguk rasanya tak perlu ada rasa gengsi karena itu kenyataan walaupun ada rasa kecewa juga dengan sikap Sumedh dulu,tapi Malika sudah coba maafkan karena itu kenakalan remaja itu maklum kan saja apalagi orang tua Sumedh pernah ribut..

"Sejujurnya,aku terima pernikahan berawal karena ayahmu udah seperti pahlawan selamat kan nyawa ayahku,aku tak mungkin menolak,"ucap Sumedh membuat Malika terkejut.

"Yaampun.. pantas saja,ngga seperti dulu nakal nya!"celetuk Malika membuat Sumedh terkekeh.

"Tapi kita tetap biasa aja oke,ngga usah canggung hm,"pinta Sumedh membuat Malika ngangguk.

"Kemarilah.. kamu jauh banget jarak nya astaga!"titah Sumedh membuat Malika merona.

Malika pun mendekat dengan malu malu lalu Sumedh memeluk Malika membuat Malika terkejut lalu perlahan membalas pelukannya walaupun sedikit canggung karena mereka baru saja ungkapin perasaan mereka yang selama ini di pendam..

"Malika,selama aku kuliah kamu ngapain disini?"tanya Sumedh membuat Malika mengerutkan keningnya.

"Yahh.. seperti biasanya, seperti orang yang single!"jawab Malika membuat Sumedh terkekeh.

"Kamu pasti, pernah punya kekasih disana atau didekati wanita!"celetuk Malika membuat Sumedh geleng.

"Kalo didekati itu benar,tapi kekasih ngga karena aku punya komitmen jika menikah aku ngga mau selingkuh!"ucap Sumedh membuat Malika tertegun.

Sumedh udah pernah liat Mamahnya di khianati ayahnya walaupun sudah rujuk tapi Sumedh tak mau meniru ayahnya karena itu pasti sangat menyakitkan, Sumedh ngga mau sampai terjadi terulang walaupun awalnya pernikahan karena perjodohan..

"Aku baru kali ini, menonton film ini aku suka yang jadi bodyguard nya Sum!"ucap Malika membuat Sumedh tersenyum.

"Memang kenapa, perasaan dia jelek deh!"celetuk Sumedh membuat Malika mendengus.

"Enak aja,dia ganteng masih muda lagi!"ucap Malika merasa tak terima.

"Memang siapa namanya?"tanya Sumedh membuat Malika mengerutkan keningnya.

"Namanya mirip dengan mu,tapi huruf nya i!"jawab Malika membuat Sumedh terkekeh.

Sumedh terkadang heran apakah Malika benar benar tak mengenali wajahnya sampai ngga tau kalo itu adalah Sumedh sendiri? Jika Sumedh ngaku pasti ngga percaya apalagi Sumedh sering mengerjai Malika mungkin kalo bicara jujur tak percaya..

"Oke lah.. apapun itu idola mu,nanti saja nonton nya oke,"ucap Sumedh membuat Malika menghela nafas.

"Ngga enak banget perutku,"keluh Malika membuat Sumedh mengerutkan keningnya.

"Lebih baik makan dulu!"pinta Sumedh membuat Malika geleng.

"Percuma,sejak tadi pagi lidahku tak merasakan apa pun yang ada hanya hambar!"ucap Malika membuat Sumedh terkejut.

Sumedh pun ambil sesuatu di laci karena sempat pesan makanan tapi ngga di makan karena kenyang,lalu suapi Malika dengan roti membuat Malika terkejut lalu menerima suapan dari Sumedh walaupun tak merasakan apa pun tapi Malika ngga mau sakit..

"Aku suka roti nya,"ucap Malika membuat Sumedh ngangguk.

"Kan ini kesukaan mu,wajar suka hihi!"celetuk Sumedh membuat Malika ngangguk saja.

"Sayang sekali, aku ngga tau rasanya,"gumam Malika.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!