.
" bunda aku najwa melihat ayah bawa tante seksi masuk kamar kemarin. " cerita najwa pada bunda nya naura.
naura terkejut dengan ucapan sang putri, anak yang berumur 4 tahun itu menceritakan apa yang dia lihat.
" terus apa yang mereka lakukan di sana sayang. " tanya naura.
" najwa melihat ayah naik di tubuh tante itu mereka tidak menggunakan baju bunda. " kata najwa.
" waktu tante itu datang siapa aja di rumah. " tanya Naura dengan lembut.
" semua orang ada kok bunda.. tapi nenek dan kakek tidak marah liat ayah bawa tante itu di bawa masuk kamar sama ayah. " cerita najwa kembali.
ternyata benar yang di ucap kan teman-teman nya kalau suaminya berhianat pada nya..
" astaghfirullah aku tidak menyangka mas Bram tega menghianati aku padahal selama ini aku sudah setia dengan nya. " batin Naura..
Di balik senyum cantik nya itu banyak hal yang naura simpan baik tentang jati dirinya maupun yang lain. akan kah banyak rahasia yang terungkap.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 12
Pulang sekolah najwa mengajak sus alin untuk pergi ke mall dia mau membeli mainan, najwa juga sudah minta izin sama bunda nya.
Naura menyiapkan sopir khusus untuk sang putri, dia tidak mau anaknya kekurangan dalam apapun kecuali kurang kasih sayang dari ayahnya sendiri.
"Sus alin ayok kita masuk sekarang, pak eman mau ikut kami atau diam di mobil" tanya najwa.
"Pak eman diem di sini aja non. Saya mau cari kopi dulu di sana" tunjuk pak eman sama pedagang kaki 5.
"Baik lah kalau begitu, ayok sus kita masuk" najwa menarik tangan sus alin dengan tidak sabar nya..
"Ayok " alin memegang tangan najwa dengan erat dan langsung menuju toko mainan.
Sampai di sana najwa langsung mencari mainan yang dia inginkan. Dia sangat bahagia banget saat melihat mainan yang dia cari ketemu dan langsung menunjukkan nya sama sus nya.
"Sus ini mainan yang Aku inginkan, ayok kita bayar" ajak najwa.
"Kamu gak mau beli mainan yang lain?".
" tidak sus, cuma ini yang Aku mau" jawab najwa.
Meskipun dia terlahir dari orang kaya, najwa tidak pernah sombong, naura mengajar kan anaknya hidup sederhana.
"Habis ini najwa mau ke mana pulang tau mau keliling mall lagi".
" cari makan aja sus setelah itu baru kita pulang, aku sudah tidak sabar membuka mainan baru ku ini" najwa sangat antusias.
Alin pun mengajak najwa untuk cari makanan lalu setelah itu baru pulang. Najwa melihatnya ayahnya juga lagi ada di mall.
Najwa kangen dengan ayahnya apalagi sudah lama tidak pernah ketemu.
"Sus alin itu ayah, ayok kita samperin dia" ajak najwa.
Alin sempat ragu tapi najwa terus menarik tangan susnya itu.
"Ayah" panggil najwa.
Bram mengenal suara itu, meskipun mereka tidak terlalu dekat tapi Bram juga merindukan putri nya . Bram langsung melihat ke belakang dan melihat najwa tersenyum manis untuk nya.
"Sayang, ini beneran anak ayah" Bram langsung memeluk putrinya itu.
"Kamu apa kabar sayang, ayah kangen dan rindu banget sama kamu".
" aku juga rindu sama ayah" .
"Kamu tinggal di mana sekarang sayang, apa bunda ngajak kamu tinggal di rumah opa jordan" tanya Bram.
"Tidak ayah, aku dan bunda sudah tidak tinggal di sana lagi, bunda punya rumah baru" cerita najwa.
Bella melirik najwa dengan sangat sinis nya, dia tidak suka Bram dengan dengan putri nya sendiri.
"Lepasin suami saya anak kecil" Bella mendorong najwa.
Alin yang melihat najwa di dorong pun dengan sikap membantu nona nya itu.
"Ibu jangan main dorong segala dong, ini anak kecil bagaimana pun pak Bram ini ayah najwa" tegur alin.
"Saya gak perduli dia anak nya mas Bram. Saya tidak suka melihat anak ini cepat pergi dari hadapan kami" Belle melotot sama najwa.
Najwa langsung memeluk alin karena ketakutan. Ibunya Bella langsung menegur anaknya.
"Bella kamu jangan seperti ini, bagiamana pun najwa anak nya Bram.. Kamu jangan halangi mereka bertemu".
" tapi buk, aku tidak mau naura mengambil kesempatan ini untuk mendekati mas bram".
"Itu tidak mungkin Bella, kalau naura masih cinta sama Bram mana mungkin dia mau cerai".
" alin bawa najwa pulang kasian dia seperti nya ketakutan sama Bella dan ini ambil kartu ini. Saya akan kirim uang bulanan untuk najwa lewat sini, satu lagi kasih saya nomer hpnya najwa agar bisa saling telpon " Bram ambil kesempatan ini untuk cari nomer hp anaknya.
Setelah bercerai Bram sadar kalau selama ini tidak pernah perduli dengan anaknya, dia baru merasakan kehilangan setelah perceraian. Bram berjanji akan kasih putri nya uang bulanan meskipun tidak besar sebagai tanggung jawabnya sebagai seorang bapak.
Bisa gak kalau bicara dengan anak kecil jangan kasar".
"Apa'an sih mas kok kamu bela anak dari mantan istri mu itu, apa kamu masih cinta dengan nya" teriak Bella.
"Najwa itu anak aku, kamu tidak punya hak untuk melarang aku bertemu dengan nya.. Lihat karena ulah mu dia jadi ketakutan" marah bram lalu meninggalkan Bella dan ibunya.
"Ibu kira setelah menikah kamu bisa berubah Bella tapi pada kenyataannya apa.. Semoga Bram tidak menyesal menikah dengan mu" ucap ibunya.
"Sampai kapan pun mas Bram akan tetap jadi milik ku, aku sudah melakukan banyak hal buat memisahkan nya dengan naura" batin Bella.
Ternyata selama ini bella lah yang selalu menggoda Bram duluan , awalnya Bram tidak perduli tapi lama-kelamaan dia pun tergoda dan mendua apalagi Bella memberikan tubuh nya pada Bram..
********
Kevin semakin pusing di buatnya karena rumah sakit nya sekarang benar-benar sepi, sudah banyak dokter dan tim medis lainnya mengundurkan diri.
Di rumah pun dia pusing karena istrinya terus merengek minta di belikan barang-barang mahal. Linda sudah tidak bisa minta sama mertua nya lagi.
Kevin pulang kerumah orang tuanya untuk minta bantuan untuk mengembalikan rumah sakit nya supaya rame seperti dulu lagi.
"Daddy tolong bantu aku , buat rumah sakit ku rame seperti dulu lagi".
" ngapain kamu minta bantuan sama daddy, ini semua karena ulah kamu sendiri Kevin. Coba kamu tidak membuat peraturan yang seenak jidat mu maka mereka semua tidak akan kabur " kata Jordan.
"Aki tidak mengubahnya nya daddy tapi aku cuma menghilangkan aturan melayani orang miskin saja" elak Kevin.
"Astghfirullah kak pantesan rumah sakit mu sepi, orang yang gak Mampu kamu tidak hargai" geleng gibran.
"Mereka semena-mena datang berobat tanpa membayar sedang kan kalau orang kaya kan jadi untung, orang tidak membuat rumah sakit ku kotor".
Gibran dan orang tua mereka geleng-geleng kepala dengan tingkah anak sulungnya itu.
"Aku bukan seperti anak kesayangan kalian itu, masak klinik nya di penuhi dengan orang miskin dan tiap minggu melakukan pengobatan gratis, bukan nya untuk malah buntung" sambung Kevin.
"Tapi klinik naura sangat rame meskipun yang datang orang-orang tidak mampu kok dan alhamdulillah sampai sekarang dia tidak bangkrut" jawab Maureen.
"Karena daddy dan gibran selalu kasih dia uang tiap bulan nya" ucap Kevin.
"Kamu salah besar Kevin, naura tidak pernah minta uang sepeser pun dari kami, dia berusaha sendiri berbeda dengan kamu apa-apa selalu mengandalkan orang tuamu".
"Seharusnya kamu contoh kedua adikmu yang mandiri meskipun terlahir dari keluarga kaya. Mereka berdua selalu menyelesaikan apapun masalahnya sendiri tanpa melihat kami" sambung Maureen.
"Meskipun aku masih naura uang, naura menganggap uang itu sebagai hutang , dia tidak mau di kasih secara percuma" kata gibran.
Kevin merasa terpojok dan langsung pergi dari rumah orang tuanya,, Kevin akan membalas kedua adiknya mulai dari sekarang.
..
apa lg kluarga mrstui....