Season 2 cek IG ilona_shanum
Alexander Brandon Haidar pebisnis besar, yang ternyata memiliki cinta pada seorang gadis SMA dan menikahinya.
Pertemuan pertama berhasil mengetuk pintu hatinya yang beku, menjadikan Angelina Kayla Justin sebagai gadis pertama yang ia cintai, meski jarak usia terlalu jauh yakni 30 dan 17 tahun
Sebuah tipu muslihat Carlos, telah membuat mereka semakin dekat dan menikah. Akankah pernikahan itu berhasil?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 21
Pukul 20.00 Brandon yang baru tiba di rumah langsung menuju kamar mencari Angel. Sampai nya di kamar mata Brandon tak mendapati adanya gadis yang membuat hati nya berbunga hari ini. Ia pun menuruni anak tangga untuk mencari keberadaan Angel di bawah.
" Apa kau tahu dimana Angel? " tanya Brandon dengan melonggarkan dasi yang masih ia kenakan kepada Santos.
" Nona Angel sudah pergi tidur dari pukul setengah delapan Tuan " jelas Santos masih berdiri di ujung anak tangga bersama Brandon.
" Tapi dia tidak ada di kamar " sahut Brandon santai sembari menyingsing lengan kemeja nya ke atas.
" Nona ada di kamar nya Tuan sesuai dengan perintah Anda " jelas Santos lagi yang malah membulatkan mata Brandon terkejut.
" Kapan aku pernah meminta dia pindah kamar? " tanya Brandon terkejut.
" Tuan sendiri yang meminta agar nona Angel pindah ke kamar yang ada di sebelah kamar Tuan kemarin lusa " coba Santos mengingatkan perkataan Brandon di hari pertama Angel di perkenalkan ke semua orang yang ada di rumah.
" Itu kan kemarin lusa bukan hari ini, bagaimana bisa kalian mengijinkan nya pindah begitu saja ?" seru Brandon membuat Santos tersenyum tipis melihat wajah Tuan yang terlihat gusar.
" Sekarang bagaimana bisa aku meminta nya kembali ke kamar? " gumam Brandon pelan dan terdengar seperti bisikan oleh Santos yang semakin melebarkan senyum nya.
" Apa perlu saya meminta nya pindah kembali Tuan? " tanya Santos tersenyum melihat Brandon dengan wajah berpikir.
" Ah tidak perlu " pungkas Brandon lalu kembali ke kamar nya sendiri untuk memikirkan cara agar Angel kembali tidur di kamar nya.
Di dalam kamar Brandon berpikir keras tentang cara membuat Angel kembali tidur bersama di kamar pribadi nya. Ia terus berjalan mondar mandir di balik pintu dalam kamar dengan gaya khas tangan yang ia masukkan ke dalam kedua saku celana. Langkah yang mulai terhenti beriringan dengan senyum licik yang ia kembangkan di wajah tampannya. Bergegas ia keluar dari kamar dengan ide yang ada di kepala nya dan mulai mengetuk pelan pintu kamar Angel.
" Angel, buka pintu " seru Brandon dengan terus mengetuk pintu kamar Angel yang belum kunjung terbuka.
" Apa dia sudah tidur? atau jangan jangan dia bunuh diri? bukankah dia suka membuat tubuh nya terluka? " tanya Brandon dalam hati.
" Angel! " teriak Brandon dengan tangan yang mengetuk pintu lebih kencang.
Angel dengan perlahan membuka pintu kamar karena terganggu dengan suara ketukan Brandon berulang serta berteriak memanggil nama nya. Wajah bantal Angel mengintip dari pintu yang ia buka sedikit.
" Ada apa? aku sangat mengantuk " sahut Angel hanya mengeluarkan sebagian wajah nya melihat ke arah Brandon di depan kamar.
Tanpa menjawab pertanyaan Angel, Brandon menerobos masuk ke dalam dengan cepat sebelum Angel menutup pintu kembali. Gadis yang masih dalam keadaan mengantuk tersebut langsung membulatkan mata nya terkejut begitu Brandon membuka lebar pintu kamar hingga ia harus mengalihkan tubuh nya dari pintu.
" Apa yang kamu lakukan? " tanya Angel melihat Brandon yang sudah merebahkan diri di atas ranjang dengan lapisan kain sprei berwarna pink muda dan putih.
" Apa kamu tidak lihat? aku mau tidur " sahut Brandon yang sudah memikirkan cara ini dari ia di dalam kamar nya.
" Keluarlah aku mengantuk, bukankah kamar mu lebih nyaman? " pinta Angel yang masih berdiri di samping pintu terbuka.
" Ini juga kamar ku karena masih berada di dalam rumah ku" kilah Brandon yang tak beranjak sekalipun dari ranjang.
Dengan membuang nafas kasar, Angel menutup pintu kamar nya dan beralih ke atas tempat tidur yang sudah ada Brandon di sana bersama dengan boneka besar yang sengaja ia siapkan untuk Angel. Tanpa ingin berdebat lagi dengan Brandon, Angel memilih untuk kembali terlelap karena sangat mengantuk usai meminum obat dari dokter dengan boneka besar yang menjadi penghalang antara dia dan Brandon.
Pria yang masih mengenakan setelan kerja itu melempar kuat boneka beruang besar yang menghalangi pandangan nya ke arah Angel.
" Kenapa kamu buang? bukan kah kamu membeli nya untuk teman ku tidur? " sahut Angel melihat boneka nya terhempas ke atas lantai.
" Bukankah tidur dengan ku jauh lebih hangat dari pada boneka? " sahut Brandon mendekat pada tubuh Angel yang belum tertutup selimut.
" Menjauh sedikit, aku susah bernafas " seru Angel karena Brandon mendekap tubuh nya sangat erat.
Bukan nya menjauhkan tubuh nya, Brandon malah menyusupkan tangan ke dalam piyama satin merah yang di kenakan Angel hingga gadis tersebut menggeliat geli.
" Hentikan " pinta Angel.
" Siapa suruh kamu mengenakan pakaian begitu menggoda malam ini " seru Brandon yang semenjak masuk terus mengamati tubuh putih Angel dalam balutan piyama tidur satin berwarna merah dengan celana yang hampir menunjukkan seluruh paha mulus Angel dan atasan hanya memiliki satu tali tipis menggelayut di pundak lembut gadis yang sangat ia rindukan seharian.
" Bukankah kamu yang membelikan aku pakaian seperti ini? " jengah Angel karena semua baju tidur yang di minta Brandon pada Pieter ketika berbelanja untuk Angel hanya dengan model model dewasa.
" Lalu kenapa kamu pakai setelah kamu mengungkapkan perasaan mu hari ini? bukankah untuk menggoda ku? " sahut Brandon yang masih mengusap lembut punggung Angel.
" Jangan di lepas " teriak Angel ketika Brandon berusaha membuka pengait yang ada di punggung nya.
" Bukankah kita sudah sepakat tak melakukan hal itu lagi? " tambah Angel mengetahui apa yang Brandon inginkan malam ini dari nya.
" Bukan kita, tapi kamu sendiri " jawab Brandon yang memang tak menjawab apapun ketika Angel meminta agar mereka tak lagi melakukan hubungan yang tak seharusnya.
" Aku masih sekolah, aku tidak ingin hamil. Tolong jangan lakukan lagi " pinta Angel seraya memohon.
" Hamil lah, karena aku juga menginginkan anak dari mu " sahut Brandon.
" Tapi aku... " seru Angel terpotong karena bibir yang mulai terkunci bibir Brandon.