NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)

Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Anak Genius / Anak Kembar / Teen School/College / Identitas Tersembunyi / Konglomerat berpura-pura miskin
Popularitas:399k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Season 2 dari Novel "Anak Genius Milik Sang Milliarder"

Rachel dan Ronand telah beranjak remaja, kini usianya sudah menginjak 17 tahun. Rachel yang tak ingin selalu dibandingkan dengan kejeniusan Ronand, memilih untuk menyembunyikan identitasnya sebagai saudara dan orang kaya.

Semua siswa di sekolahnya, tidak ada yang mengetahui jika Rachel dan Ronand adalah saudara kembar. Justru mereka dirumorkan sebagai pasangan kekasih karena beberapa kali terlihat dekat.

Akankah keduanya berhasil menyembunyikan identitas mereka sampai lulus sekolah? Atau semua rencana itu gagal, seiring dengan kisah percintaan mereka yang terjadi di sekolah itu?

Temukan jawabannya hanya di NovelToon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Susan?

Plakkk...

"Nggak usah bercanda,"

"Mukamu itu masih sama kaya si Susan yang cadel dan suka main comberan itu. Walaupun udah tinggi dan nggak gemoy lagi," seru seorang remaja dengan pakaian cheerleadersnya. Dia adalah Rachel yang baru saja kembali dari restorant.

Tanpa diduga sebelumnya oleh remaja perempuan itu, bahwa Rachel langsung memukul pundaknya dengan keras. Perempuan itu sampai meringis kesakitan. Padahal ia sudah berusaha mati-matian mengubah raut wajahnya menjadi perempuan dingin dan ketus.

Setelah pulang dari restorant, Rachel ikut bergabung dengan Pak Bekti. Namun sesampainya di depan aula, Rachel sangat terkejut. Melihat seorang remaja seumuran dia yang tengah berbincang dengan beberapa anggota OSIS sekolahnya. Wajah yang sangat familiar dan gelang yang dipakainya. Susan... Ya itu adalah sahabat kecilnya. Ia yakin itu adalah sahabatnya.

"Ingat juga ini sama gelang kita," ucapnya sambil mendekatkan lengan tangannya pada remaja yang diyakini Rachel adalah Susan.

"Sama kan? Cuma beda warna doang. Nggak usah sok jadi perempuan dingin dan ketus. Nggak cocok," serunya dengan tatapan sinisnya.

Hehehehe...

Hehehehe...

"Kamu nggak bisa bohongin aku. Sekali pun kamu operasi wajah dan mukanya diganti pakai kulit macan," ucap Rachel dengan sindirannya menirukan gaya cengengesan dari remaja di depannya.

Ucan...

Achel...

Ucan... Ucan... Kalau besar, mau jadi apa?

Jadi istrinya Abang Ronand dong,

Heh...

Sembarangan...

Hahahaha...

Keduanya malah bernyanyi seru dan berpelukan sambil berputar-putar. Tentu saja Pak Bekti, Raffa, dan semua orang di sana sangat terkejut melihat adegan itu. Apalagi keduanya sudah seperti anak kecil tingkahnya.

"Mereka saling kenal? Tingkahnya sama persis. Random dan asal ceplos," ucap Mirza sambil menggelengkan kepalanya. Semua setuju dengan apa yang diucapkan oleh Mirza itu.

"Onty boncel cama ciapa itu?" tanya Mika dengan tatapan bingungnya saat melihat wajah asing dari teman Rachel.

"Itu namanya Susan, sahabatnya Onty Achel saat kecil." ucap Chiara yang tadinya juga terkejut saat mendengar pengakuan bahwa perempuan itu benar Susan.

"Sahabatnya Rachel yang selalu bikin Mama darah tinggi itu, Chiara? Yang hampir tiap hari ke rumah mencari Rachel?" tanya Mama Martha yang ragu-ragu dengan ingatannya.

"Iya, Ma. Yang rambutnya sedikit keriting terus selalu main comberan di komplek itu lho," ucap Chiara sambil terkekeh pelan.

"Astaga... Sepertinya hidup Mama tinggal sebentar lagi, Chiara."

"Rachel dan Mika saja sudah bikin pusing. Apalagi ini ditambah lagi sama si boneka Susan yang tingkah lakunya sangat menyebalkan. Pasti setiap hari ada saja kejahilan yang mereka lakukan," ucap Mama Martha sambil mengacak rambutnya frustasi. Bahkan rasanya badan sudah lemas saat membayangkan apa yang akan terjadi ke depannya.

"Mika mau ke cana ya, Oma." pamit Mika yang langsung berlari kecil ke arah Susan dan Rachel yang asyik temu kangen.

Bahkan Susan dan Rachel asyik berbincang tanpa mempedulikan orang di sekitarnya. Sudah seperti dunia milik mereka berdua. Namun Mika yang tenaganya sudah pulih kembali, langsung mendekati Rachel dan Susan. Ia juga ingin tahu tentang sahabat dari Ontynya itu.

"Onty boncel..." seru Mika memanggil Rachel.

"Apa, kurcaci cadel?" tanya Rachel sambil meliriknya sekilas.

"Ciapa ini?" tanya Mika sambil menunjuk ke arah Susan.

"Siapa nih, Chel? Tuyul darimana nih? Kok aku baru lihat," tanya Susan yang tak mengenal siapa Mika.

"Cembalangan ngomong Mika tuyul. Ndak lihat ini talo Mika punya lambut. Tuyul kan kepalana botak," seru Mika tak terima.

"Tuyul pakai wig nih," Bahkan Susan langsung menarik pelan rambut panjang Mika.

Huaaa...

Lambutku yang balu kemalin ke calon cudah dijambak cama Onty Cucan,

Susan yang melihat Mika menangis karena jambakannya pun seketika panik. Sedangkan Rachel sudah tertawa terbahak-bahak. Sudah lama Rachel tak melihat raut wajah panik dari Susan. Sepertinya lama tinggal di luar negeri, membuat Susan sedikit kagok berinteraksi dengan orang-orang seperti mereka dulu.

"Nggak aku jambak kok. Kan cuma ditarik pelan tadi," ucap Susan mengelak tuduhan Mika.

"Kamu apakan itu cicitku, boneka Susan?" seru seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah Mama Martha. Ia langsung berkacak pinggang saat melihat cicitnya menangis.

Eh...

"Ini Nenek gayung, Chel?" Pertanyaan itu langsung dijawab anggukan kepala oleh Rachel.

"Wah... Jumpa lagi kita, Nenek gayung. Lama nggak jumpa, uban dan keriputnya tambah banyak sih? Pasti marah-marah terus ya," ucap Susan dengan sedikit ledekannya.

Boneka Susan, minta dipotong-potong jadi sate kamu ya?

Ampun, Nenek gayung.

Baru juga pulang dari luar negeri, masa udah dijadikan sate aja. Belum juga jadi cucu menantumu lho,

Apa maksudmu, ha?

Kenalkan dulu, Nenek gayung. Boneka Susan yang cantik dan cetar membahana ini calon istrinya Ronand,

Amit-amit,

Hahaha...

***

Surprise...

Ronand menatap datar Rachel dan Susan yang ada di depannya. Terlebih mereka menunjukkan gelang couple yang hanya berbeda warna itu ke hadapan Ronand. Ia tahu maksud Rachel memperlihatkan gelang itu. Dugaannya saat melihat perempuan itu benar ternyata. Sosok remaja perempuan itu adalah Susan.

"Ngapain?" tanya Ronand dengan tatapan aneh.

"Ngapain? Nggak kangen sama si gemoy Ucan ini, Abang?" tanya Susan dengan raut wajah kesalnya karena respons dari Ronand.

"Nggak," jawab Ronand dengan singkat membuat Rachel menahan tawanya.

Baru ku sadari, cintaku bertepuk sebelah kaki.

Tangan...

"Oh... Ya sama aja kok," Rachel hanya bisa cengengesan saat mendengar Susan memperbaiki lirik lagunya.

Setelah Ronand keluar dari gedung aula tempat olimpiade, ia dikejutkan dengan kedatangan perempuan yang mirip Susan. Ternyata dugaannya benar, apalagi kini remaja perempuan itu bersama Rachel.

"Ayo pulang, terus main." ajak Susan mencoba mengabaikan penolakan Ronand.

"Main comberan?" tanya Ronand dengan sindirannya. Pasalnya ia masih ingat benar kebiasaan sahabat Rachel itu saat kecil.

Cieeee...

"Masih ingat sama kebiasaanku dulu ya?" goda Susan sambil menaikturunkan alisnya menggoda Ronand.

"Ya gimana nggak ingat. Anak orang kaya dan tinggal di perumahan elit, mainnya comberan. Setiap kali ada kerja bakti Bapak-bapak juga ikutan bawa alat kebersihan,"

"Tapi sayangnya alat kebersihannya barbie yang dibawa," ucap Rachel dengan raut wajah kesalnya.

"Achel, malu."

Susan merengek malu karena masa kecilnya dibongkar oleh Rachel di depan Ronand dan beberapa teman sekolahnya yang ada di sana. Bahkan ada beberapa orang yang sudah menahan tawanya.

"Biasanya juga malu-maluin," ucap Rachel tanpa merasa bersalah sedikit pun.

Aneh ya, ini Ronand didekati cewek lain juga santai saja.

Benar. Nggak pacaran nih mereka berdua kayanya,

Atau jangan-jangan ini pelakor dan Rachel lebih memilih mengalah?

Pelakor perlu dibasmi,

Heh... Siapa yang kalian sebut pelakor?

Kamu. Mau rebut Ronand dari Rachel?

Ha?

Serbu...

Aaaaa...

Tolong... Ada apaan ini?

1
adawiyah bulia
🤣🤣🤣🤣
Pucung Pucung
jngn di tamatin cepat dong thor..di lnjutin aja cerita nya thor..ceritanya bagus sekali thor..
adawiyah bulia
🤣🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Ada-ada aja idemu Mika🤣🤣🤣
Herlina Rahman
yah kok end sih othor
Healer
mika2🤣🤣🤣🤣🤭😭😭
Adiva arsyila
kok cepet Thor
ririen handayani
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
ririen handayani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Novita Sari
sebelum end ronand ama ucan,achel n lucky.....
tia
jangan buru buru lah thor ,,aku sangat suka cerita nya 😍
Ita Xiaomi: Insyaa ALLAH ndak bosan kk. Asyik ceritanya.
total 2 replies
Agnan Maulana
lah ko cepat amat and.y kak
zhelfa_alfira
kalau ada mika achel nenek gayung pembahasan ngak akan terputus pasti nyambung aja.😁🤭
Ita Xiaomi
Pergi camping aja di tempat wisata yg ada tempat utk camping 😁. Atau ke villa milik Opa Fabio jd Mika bs ikut.
Ita Xiaomi
Mika yg cerdas😁
Ita Xiaomi
Suka aku ama Achel dan Mika yg selalu melakukan perawatan bersama😁. Mika berasa dah besar aja😁
Aniza
mika kamu pikir nenek gatung,mak lampir y mau gendong kmu naik gunung
maksut rumah dibeli lagi nanti?itu rumah ucan siapa yg beli bisa ditebus lagi nanti klo ada uang gitu maksut ny thooor,?
berarti ucan dekatan rumah ma nicko
Rai Gojess
Mika Mika, mau nempel sama Rachel saja kerjanya
Ayudya
lanjut kak
ririen handayani
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!