*merried for revenge
bukan ajang perlombaan ini hanya sekedar balas dendam , balas dendam antar saudara yang tak kunjung padam.
liyan menatap nanar HP yang baru saja di banting hingga berserakan di lantai. emosi nya memuncak dan tak terkendali karena sang kekasih meninggalkan liyan demi memilih bertunangan dengan musuh bebuyutannya.
"5 tahun kita pacaran kau malah memilih laki laki sialan itu karena dia di pewaris. " umpat nya tertahan di antara rahang yang sudah mengeras
"brengsek!! "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21
...
...
Gimana rasa nya menahan rasa malu tapi harus ingat dengan kewajiban seorang istri, begitulah yang zheya rasakan saat ini,
Mengingat kejadian satu jam yang lalu membuat wajah nya memerah bagai mana tidak? Jantung nya berdebar mengingat ciuman tak sengaja itu, bukan kah itu kali kedua? Bukan kah mereka pernah bercinta? Bukan kah itu alasan dia menikah?
Sudah lah memang harus tebal muka ini, kalau tidak nanti diri nya di jadi kan bahan olokan oleh liyan. Entah apa yang di pikir kan liyan saat ini, ahh mau kemana di bawa wajah ini, begitulah jerit hati seorang zheya.
Meski begitu zheya tetap telaten menggunakan spatula nya, meski kali ini masakan nya sederhana setidak nya bisa mengganjal perut sebelum bekerja.
Makanan tertata rapi di meja, nasih goreng dengan toping yang menggugah selera dan segelas air putih serta susu menjadi pendamping nya.
Aroma nya pun berterbangan kemana mana sehingga tercium wangi yang lezat di hidung liyan, "ahh,. Lapar." Seketika kata itu yang terucap lalu dengan santai kaki jenjang penopang tubuh tinggi itu berjalan menuju meja makan yang semakin membuat nya lapar.
"Hemmmmm.. wangi nya.." puji liyan saat menarik sepiring nasi goreng itu ke depan nya lalu memberikan kedua jempol ke pada sang istri yang tengah duduk manis menunggu nya datang
"Silahkan di nikmati bapak negara.." ucap zheya lalu menyatukan kedua telapak tangan nya lalu menyantap hidangan makanan di meja itu.
"Hmmpp. Seperti biasa.. masakan istri ku tidak pernah gagal.." canda liyan dengan sedikit senyuman yang menggoda istri nya itu
"Ahh terima kasih suamii..."balas zheya tersenyum sehingga kedua mata bulat nya itu menyipit
Lalu melanjutkan acara makan nya dengan hikmat
Setelah selesai makan liyan pamit kedepan mungkin pergi kerja, lalu zheya membersikan meja makan dan mencuci piring.
Setelah pekerjaan nya selesai zheya merebah kan punggung nya di atas kasur empuk king size nya itu, lalu memain kan ponsel membuka aplikasi tiktok dan memosting Vidio core milik nya, tapi rasa bosan tak kunjung hilang. "Andai saja, restoran bisa buka mungkin sekarang aku sibuk di sana, mendingan aku telpon Renata dulu deh.." ucap nya yang lagi mencari kontak renata
Tak lama kemudian liyan datang lagi membawa kotak lalu menaruh nya di atas kasur, zheya yang kaget lalu duduk secara spontan karena merasakan kehadiran seseorang.
"Astaga..."ucapnya pelan sambil mengelus dada
"Apa ini..?" Kemudian bertanya, tangan nya menunjuk sebuah kotak yang berada di sudut kasur nya itu
"Buka lah,." liyan lalu menyodor kan kotak tersebut
Kemudian tangan zheya menarik kotak tersebut dan membukanya, mata nya berbinar melihat gaun yang elegan di tangan nya itu.
"Gaun?"tanya nya yang tidak paham tiba tiba saja liyan membawakan gaun itu untuk nya
"Temani aku ke acara amal malam ini,.. coba lah kurasa ini cocok untuk mu .." ajakan liyan itu membuat zheya be oh ria.
"Ok,. Mudah di atur.." ucap nya lalu memberikan tanda ok di tangan nya
"Dah, aku ke kantor dulu, kalo kamu bosan ajak lah teman mu shoping.." lalu liyan pamit undur diri dari pandangan zheya yang cantik membahana ini.
Zheya POV
Entah kenapa aku merasa senang hari ini, mood ku sangat bagus walau tadi terasa membagongkan,
Ku pandang gaun yang tengah ku pajang di depan ranjang ku ini, desain nya yang mewah membuat ku sangat ingin memakainya.
Loh kok aku jadi senyum senyum sendiri, aku waras kan? Atau jangan jangan? Ahh ga mungkin aku menyukai laki laki jahil itu, dia laki laki yang ber muka dua. Bagai mana tidak bayang kan saja di depan umum dia terlihat laki laki dingin dan tegas seakan Ter lihat keren dan cool nyatanya di mata ku dia hanyalah laki laki jahil yang pecicilan nya minta ampun.
Tapi lagi lagi aku mengingat kejadian pagi ini, benar benar membuat ku malu, wajah ku memerah ketika mengingat itu, jantung ku berdebar debar berdetak sangat kencang. Wajar saja kan jika aku salah tingkah? Aku ini kan wanita normal, hidup dengan pria tampan se atap se tempat tidur siapa sih yang ga salah Tingkah?
Pokok nya ga boleh cinta sama liyan, dia kapan saja bisa meninggal kan ku, kapan di mau bisa membuang ku. Tau lah apa alasan nya menikahi ku! Dia memanfaatkan ku untuk balas dendam, setidak nya di antara kami saling menguntung kan.
Tiga bulan lalu kami menikah dan sekarang adalah hari pertama dia menggandengku ke acara Amal. Wajar saja dia membelikan ku gaun kan? Mungkin dia ingin menjaga harga diri nya, setidak nya dia tidak malu menikahi wanita cantik seperti ku kan?
Sepertinya aku harus menghubungi Mereka deh, ku ajak ke salon aja kali ya?
Tunggu ku chat aja di group
Group my bestf
Zheya : P
Zheya: Gays kalian punya waktu ga? Shoping yukkk aku yang traktir, terus kita nyalon yaa.....
Cherry:asyiaapppp ibu negara, itu lah yang aku tunggu tunggu
Renata: ada dong..! Lagian gue gabut banget nih, ga ada kerjaan bt guee..
Zheya: Gue jemput yaa,
Dhea: Wihhh.... Ada apa nih?
Clara: Gue ikut yaaa,. Gue gabut nih lagian gue udah resign.
Cherry:. Emang eaaa???
Zheya: Lu resign kenapa ra?
Renata: seriusan clar?
Clara: Jadi gini... Gue gabut banget sendirian kerja di sana.. semenjak Dhea resign gue apa apa sendirian Mulu, mending gue freelance aja kerja santai uang ngalir ye kan
Dhea: Bagus lah Ra, bagusan juga gitu apa apa bebas ga harus di siklus yang sama lagi di tiap pagi nya
Zheya: cieecalon pengantin nihh,. Udah jarang kabar nya!! Gimana gimana? Gue ga tau cerita lengkap versi lu nih. Cerita dong!!
Dhea: Nanti gue cerita ya,.! Jemput gue yaa gue tungguin
Renata: Huhuhu.... Yang jomblo harus bersabar ya, boro boro mau nikah pacar aja kaga punya...
Cherry: Tenang ta lu punya teman,,
Clara: Apalah nasip punya pacar ga di halalin juga .
Zheya: aduh pada adu nasip nih,.
Cherry: ehh btw, tadi nya gue mau nyalon juga, tapi bingung pergi ma siapa! Takut kalian pada sibuk
Renata: hooh, gue mau ajak lu tadi nya Cher, soalnya gue kan ke acara amal bareng lu nanti.
Dhea: lah gue juga mau kesana, jadi partner nya calon suami gue..
Zheya: Lah kok sama?
Clara: Gua juga mau ikut tapi ga ada yang ngajak,.
Cherry: Yaudah lu bareng gue aja clar, ikut undangan keluarga gue aja.
Zheya: Lu pada siap siap gih, gue otw nih
Renata: sip
Dhea: ok
Clara: di tunggu yaa
Cherry: syiap ibu negara ✌️