NovelToon NovelToon
Suamiku Juragan Kerupuk

Suamiku Juragan Kerupuk

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Romansa pedesaan / Komedi
Popularitas:22.6k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Arisa dikhianati calon suaminya sendiri di hari pernikahan. Namun karena tak mau malu, Arisa memutuskan menikahi pemuda desa bernama Ogi, yang diketahui juga sebagai murid favorit ayahnya Arisa dulu.

Ogi yang sepenuhnya punya usaha kerupuk di desa, membawa Arisa untuk ikut tinggal dengannya ke desa. Saat itulah kehidupan Arisa berubah drastis.

"Suara apa itu, Kang? Aku nggak bisa tidur," bisik Arisa sambil menghimpitkan badannya ke dekat Ogi.

"Itu cuman suara burung hantu atuh, Neng..." sahut Ogi berusaha tenang.

"Kompor gasnya mana, Kang?"

"Di sini masaknya masih pakai kayu atuh, Neng..."

"Ini kenapa sinyalnya nggak ada, Kang? Aku butuh wifi!"

"Di sini wifi belum ada atuh, Neng. Kalau mau sinyal pun harus naik ke tebing dulu."

Banyak pengalaman baru yang harus dilalui Arisa. Bagaimana kisah romantis dan kekocakkan mereka tinggal di desa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14 - Sisi Tangguhnya

Ogi mematung sambil masih memandangi Arisa. Namun semua itu berakhir saat Arisa menoleh ke arahnya. Buru-buru Ogi mengalihkan pandangannya ke arah lain.

"Ayo, Kang! Kita ke bawah!" ajak Arisa.

"Eh, nggak mau telepon papanya dulu, Neng?" tanya Ogi.

"Oh iya bener. Aku hampir lupa, Kang. Jadi ini tebingnya ya?" tanggap Arisa.

"Iya, Neng. Hati-hati ya, jangan terlalu ke ujung, nanti jatuh atuh," kata Ogi memperingatkan.

"Iya, Kang!" Arisa mengangguk sambil tersenyum. Dia segera menghubungi ayahnya.

Benar saja, Arisa bisa mendapatkan sinyal saat ada di tebing itu. Obrolannya berjalan lancar dengan ayahnya di telepon. Bahkan Ogi juga dibiarkan menyapa sang ayah.

Setelah itu, Ogi dan Arisa menemui Eyang Imas di kebun. Wanita tua itu tampak sedang sibuk menyiram bunga, dan dia tidak sendirian di sana. Ada dua wanita tua lain yang juga melakukan hal sama seperti Eyang Imas.

"Eh, Ogi! Neng Arisa... Kenapa ke sini?" sapa Eyang Imas ramah.

“Abdi ngiringan Neng Arisa néangan sinyal atuh, Eyang. Sakalian wé kami ka kebon néangan Eyang. Ieu Neng Arisa resep pisan kana kebon kembang Eyang, (Aku temanin Neng Arisa cari sinyal atuh, Eyang. Sekalian aja kami ke kebun cari Eyang. Ini Neng Arisa dia suka banget sama kebun bunga Eyang,)" jelas Ogi.

Sementara itu Arisa menatap Ogi dari samping. Sambil memasang ekspresi malasnya, karena dia tidak mengerti sedikit pun bahasa Ogi.

"Aku nggak ngejek Eneng kok," bisik Ogi yang paham betul maksud dari ekspresi Arisa.

Arisa mendengus sambil memutar bola matanya.

"Benarkah itu? Bagus kalau begitu? Ayok kau bawa dia keliling kebun ini, Gi!" suruh Eyang Imas.

"Tapi, Eyang... Aku kan nggak tahu apa-apa sama bunga yang ada di sini," ucap Ogi.

"Kau nggak harus tahu bunga apa untuk mengajakku keliling," sahut Arisa.

"Nah, tuh dengar kan. Sana pergi! Kalau mau petik bunganya juga nggak apa-apa ya. Petik sebanyak yang kamu mau ya, Neng..." kata Eyang Imas.

"Makasih, Eyang!" tanggap Arisa antusias.

Ogi lantas menemani Arisa berkeliling kebun. Kala itu keduanya juga mendapat sapaan dari Eyang Retno dan Eyang Yanti.

"Mereka satu geng ya?" bisik Arisa.

Ogi mengangguk. "Mereka temenan sejak SD loh. Sama kayak aku dan Dadang. Hebat kan?" tanggapnya yang juga berbisik. Ia dan Arisa bicara sambil terus melangkah.

"Bikin iri saja ya. Aku seumur hidup nggak pernah temenan sekuat itu. Kalau ada pun, biasanya pergi atau nggak bertahan lama," ungkap Arisa.

"Kalau begitu anggap saja mulai sekarang kau punya." Ogi tersenyum sembari menarik kerah bajunya. Mengajukan dirinya untuk jadi teman Arisa.

"Boleh juga. Tapi awas ya jatuh cinta sama aku," goda Arisa.

Wajah Ogi seketik bersemu merah. Dia langsung menyembunyikannya dengan cara membuang muka. Entah kenapa jantungnya berdegup kencang tanpa alasan.

"Lihat! Ada mawar putih!" seru Arisa, tepat saat melihat hamparan bunga mawar putih yang rimbun dan lebat.

"Awas, Neng! Hati-hati sama--"

"Aw!"

Belum sempat Ogi memperingatkan, Arisa sudah merintih kesakitan. Karena tergesa-gesa, jarinya tak sengaja tertusuk duri mawar.

"Baru aja aku mau bilangin atuh, Neng. Mana tangannya?" Ogi bergegas memeriksa jari Arisa yang terluka.

"Nggak apa-apa, Kang. Cuman luka kecil doang ini," ujar Arisa santai.

"Biar kecil, tapi tetap sakit kan?" Ogi hendak membasuh luka Arisa dengan air yang mengalir di pinggir kebun. Namun belum sempat dia melakukannya, Arisa menarik tangannya dan mengelap jarinya yang terluka dengan baju.

"Ya ampun, Neng! Kenapa dilap pakai baju atuh," tegur Ogi.

"Kang Ogi jangan lebay deh. Kalau kepalaku kejatuhan kelapa, baru Kang Ogi boleh panik. Sekarang bantu aku ambil bunga mawarnya ya," balas Arisa.

Senyuman tipis mengembang di wajah Ogi. Saat itu dia sadar, ternyata Arisa juga punya sisi tangguh dalam dirinya.

1
Tiara Bella
waduh Ogi tahan ya....
Fitri Yaningsih
lucu juga yach ga kebayang lagi tegak trus mapah atau gendong gimana yach 🤭🤭🤭🤭
Rommy Wasini Khumaidi
🤣🤣ogi junior bangun
Rommy Wasini Khumaidi
ih kelamaan malu²nya Gi,padahal mah mau,mau banget malah
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
😂😂😂😂 niat minta gendong biar pegelnya hilang malah di jatuhin
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
biasa awal pengantin baru lagi romantis-romantisnya ke tusuk duri aja ogi perhatian gitu. nanti kalau udah beberapa tahun nikah kesandung batu pasti jawaban nya " matamu kemana" 😂😂😂😂😂
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
sabar ogi nanti juga Arisa bakal cinta juga sama kamu🤫
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
berkah keikhlasan hati ogi di khianati pacar dan kakaknya akhirnya dapat istri yg jauh lebih cantik
Rommy Wasini Khumaidi
ohalah,baru juga mau bantuin.udah nyusahin aja nih Arisa.emang harusnya Ratu itu duduk saja Sa
Dania
semangat tor
Sari Kumala
lanjut kak 💪
Rommy Wasini Khumaidi
🤣🤣🤣lucu banget
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
hahahaha Dadang lucu
Tiara Bella
hahahaha JD kentut²an ya.....
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
sabar banget ogi jadi suami 🤭
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
hidup di desa itu enak di bayangkan. sejuk, kekeluargaan dan kesibukannya di ladang dan sawah beda di kota. tapi aku gak bisa jadi petani gak kebayang kalau tinggal di desa🙈
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
masalah nya ternyata lebih menyakitkan di khianati sama kakak sendiri Risa mending kalau selingkuh sama orang yg ga di kenal atau ngilang sekalian daripada selingkuh sama kakak sendiri . sesabar itu kan ogi🥺
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
serem juga kau galak dukun bertindak😂
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
baru sampai sudah ada gadis desa yg patah hati ya gi😂
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
waduh neneknya ogi suka sama yang mistis-mistis bakal lebih kaget lagi si arisa😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!