NovelToon NovelToon
OVERTHINKING

OVERTHINKING

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Selingkuh / Janda
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

SEKUEL DARI CINTA LAMA BELUM KELAR

Dalam kisah ini didominasi perjalanan cinta antara Sasa dan Sakti, restu orang tua dari Sakti yang belum juga turun, meski pernikahan mereka sudah berjalan kurang lebih 5 tahun, bahkan kedua anak Iswa sudah sekolah, namun hubungan mertua dan menantu ini tak kunjung membaik.

Kedekatan Sakti dan kedua anak mendiang adiknya, Kaisar, Queena dan Athar membuat Sasa overthinking dan menuduh Sakti ada fair dengan Iswa. Setiap hari mereka selalu bertengkar, dan tuduhan selingkuh membuat Sakti capek.

Keduanya memutuskan untuk konsultasi pernikahan pada seorang psikolog yakni teman SMA Sakti, Mutiara,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGGILA

Sasa menutup telinganya, serasa sedang ada suara yang terus menyalahkan dirinya. Kamu itu bukan menantu yang baik, ketika jadi mantan malah menampar saya. Tidak akan pernah saya restui kamu jadi menantu saya lagi. Pergi sana. Memang kamu tak pernah pantas menikah dengan anak saya. Kamu juga perempuan jahat tak tahu malu, cucu saya sampai ketakutan begini.

"Maaf, Maaf, aku gak sengaja. Aku gak jahat, aku beneran ingin memukul Mutiara. Dia yang jahat, dia yang pura-pura jadi wanita baik, maafkan aku!" gumam Sasa terus menerus, hingga jambak rambut dan menutup telinganya.

Entah sampai jam berapa dia berhalusinasi dimarahi mama Sakti, sampai telat ke kantor. Sasa merasa ada yang aneh dengan pandangan beberapa orang, khususnya Aulia dan Mita, menurut Sasa mereka sedang menatapnya sinis, seolah Sasa yang salah telah menampar mama Sakti.

Padahal keadaan sebenarnya, Aulia dan Mita hanya ingin melihat Sasa sedikit aneh karena mata pandanya, tak pernah Sasa terlihat sekacau ini.

"Aku salah ya, Aul? Kamu benci aku ya Aul?" Sasa bukannya duduk anteng dan segera bekerja malah ke area kerja Aulia dan Mita dan menanyakan hal yang membuat Aulia dan Mita mengerutkan dahi, bingung.

"Sumpah, Aul, aku kemarin gak sengaja. Aku beneran mau menampar selingkuhan suamiku, tapi aku gak sengaja menampar mama Sakti," ujarnya sampai memegang lengan Aulia.

"Mbak, Mbak Sasa kenapa?" tanya Aulia bingung, rekan lain ikut melihat drama pagi di area mereka. Ada adegan pegang tangan, mereka pikir Aulia sedang bermasalah dengan Sasa. Wah bahaya apalagi Aulia seperti ketakutan.

"Aku gak salah, Aul. Sumpah aku gak salah! Bantu jelaskan ke Sakti, aku gak salah!" ucapnya mulai menangis. Kemudian tangannya tiba-tiba gemetar sembari menepuk dada.

"Aku, aku, aku memang bukan menantu yang baik, tapi aku gak akan sampai menampar mertuaku sendiri. Sumpah aku gak sengaja! Aku juga kasihan sama Queena dia pasti menganggapku monster, aku takut Sakti makin benci sama aku, Aul!" ujar Sasa makin histeris, kadang terbata, kadang menangis, bahkan sampai ketakutan begini.

"Sa, Sa!" panggil rekan seangkatan Sasa.

"Mel, sumpah Mel, kamu percaya sama aku kan, Mel. Aku gak jahat kan, Mel. Aku memang keras kepala, tapi kamu tahu aku cinta banget sama Sakti, tapi aku gak suka sama keluarganya. Mereka jahat sama aku, mereka gak setuju Sakti nikah sama aku, Mel. Terus, terus kemarin aku menampar mama Sakti, Mel. Pakai tangan ini, eh apa tangan ini ya, Mel tapi aku gak sengaja!" makin racau saja Sasa mengutarakan apa yang terjadi pada rumah tangganya, rekan lain tentu saja merasa bingung dengan kondisi Sasa yang kacau begini. Mana Sakti meeting di luar kantor lagi, baru ke kantor siang nanti.

Mereka saling kasih kode lewat mata. Bu Anggita yang penasaran pun baru bergabung, dan melihat Aulia dan Melda berkutat dengan Sasa. "Ada apa?" tanya beliau pada Ryan.

Ryan menjelaskan dengan suara sangat pelan, sebagai orang yang pernah sekolah psikolog, Bu Anggita paham sejak di ruangan Sakti kemarin, bahwa Sasa terlihat berbeda, dan seperti orang yang ada gangguan mental hingga tak bisa mengendalikan dirinya.

"Bu Sasa, ayo ikut saya, yuk!" ajak Bu Anggita, mau bagaimana pun kemarin kesal dengan mantan istri atasannya ini, tapi melihat keadaan Sasa sekacau ini juga tak tega.

"Aku gak mau sama kamu, kamu jahat. Kamu sudah mengkompori Sakti buat kasih SP aku. Kamu pasti bahagia kan, kalau aku dipecat. Apa kamu juga suka sama Sakti?" respon Sasa mengejutkan. Fix teman lain yakin Sasa memang ada gangguan mental. Emosinya bisa berubah drastis dalam sekejap.

"Iya, saya minta maaf ya. Tapi kali ini saya mau bantu Bu Sasa buat tenang, yuk. Bu Sasa sudah sarapan?" tanya Bu Anggita penuh kesabaran, karena insting beliau main. Sasa sekarang berada di bawah kondisi terendahnya, Bu Anggita memaklumi dan mengabaikan tuduhan itu.

"Aku memang lapar, gak pa-pa aku makan?" tanya Sasa dengan sendu sembari menyentuh perutnya. Bu Anggita mengangguk, kemudian mengajak Sasa keluar kantor, mungkin beneran diajak makan.

Satu ruangan langsung grasak-grusuk mengomentari perilaku Sasa tersebut, "Sumpah aku takut banget, takut ditampar kayak Mbak Reti," ujar Aulia.

"Dia depresi gak sih?" sebut Mita penasaran.

"Bisa jadi. Dia gak siap dengan status barunya mungkin kali ya," lanjut Melda. Reti yang melihat dari jauh langsung melaporkan ke Sakti. Dia perjelas tanpa menulis kata yang disingkat, bahkan tanda ejaan pun diperhatikan khusus laporan kejadian hari ini, agar Sakti langsung paham.

Bu Anggita membawa Sasa ke toko roti dekat kantor, beliau memesankan aneka roti dan teh hangat dan diberikan ke Sasa. "Ayo makan, Bu Sasa!" ujar Bu Anggita sembari mencomot satu roti sisir.

Sasa menatap Bu Anggita dengan tatapan sendu. "Saya masih pantas makan ya, Bu. Bu bantu jelaskan saya ke Sakti, Bu. Saya kemarin tidak sengaja menampar mamanya. Pasti Sakti benci banget sama saya sekarang. Makanya gak datang ke kantor, iya kan?"

"Pak Sakti meeting di luar nanti siang baru ke kantor. Saya yakin Pak Sakti tahu kalau kamu menampar mama Pak Sakti gak sengaja, sambil makan roti, Sa." Bu Anggita akan mencari tahu penyebab Sasa seperti ini, bukan karena kepo dan ikut campur. Tapi sebagai rekan kerja tahu kapasistas Sasa bagaimana, sejak dulu dia karyawan yang baik, dan aneh saja bisa sekacau ini.

"Kamu dan Pak Sakti masih berkomunikasi?" tanya Bu Anggita yang meyakini bahwa sumber permasalahan dari rumah tangga mereka. Sembari makan Sasa menggeleng.

"Sejak kita pisah rumah sudah tidak ada komunikasi lagi sampai sekarang. Mungkin Sakti sudah gak cinta sama aku. Aku jahat, aku keras kepala, aku gak pernah nurut sama dia. Selalu bantah, makanya dia menjauhi aku," ujar Sasa dan tiba-tiba menangis.

Bu Anggita menghela nafas. "Bu Sasa sekarang tinggal sama siapa?"

"Sendiri. Rumah yang dikasih Sakti besar!" ujar Sasa sembari memberi kode bahwa rumah Sakti besar layaknya anak TK.

"Takut?" tanya Bu Anggita dan Sasa menggeleng.

"Aku sudah terbiasa sendiri, Bu Anggita. Hidupmu berwarna saat bersama Mas Sakti, kita sempat bahagia. Tapi aku jahat karena gak mau diajak ke rumah orang tuanya. Bodoh ya aku. Aku aku mau, mungkin sekarang Mas Sakti masih mau sama aku."

Bu Anggita mengelus tangan Sasa, mencoba menenangkan. "Keluarga Bu Sasa?"

"Aku gak punya keluarga, mamaku kerja di luar negeri. Aku juga gak punya ayah, aku sempat punya Sakti, tapi dia udah pergi. Bu Anggita aku sebenarnya aku terima cerai dengan Mas Sakti, karena aku tahu aku banyak salah, sampai menjauhkan dia dari keluarganya. Aku sering mendengar Mas Sakti menangis malam, karena menyesal tidak mendampingi adiknya sebelum meninggal. Mas Sakti bercinta sama aku," ujar Sasa sembari tertawa dan malu-malu kucing.

1
Oktavia Zuriko
semangat bang sak meluluhkan hati adek iparmu🤭 si ellin emng mulutnya minta ditampol🤣
Oktavia Zuriko: betul kak si ellin tukang kompornya😄
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
perlu sholat malam pak sakti🤭
Lel: boleh2
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ads yg perlu d tabok nih🤭
Lel: memang perlu ditabok si elin
total 1 replies
Septyana Kartika
Ayo Pepet terus bang Sak....
eh kok g enak y manggil nya
Lel: enaknya dipanggil apa dong
total 1 replies
Ray Aza
aigoooo... udah dipasrahin tuh wa. 😍
Ray Aza: ga lah. masa iya kebahagian sakti n iswa tergantung sasa? sdh diksh kesempatah 5 th bknnya memperbaiki diri mlh menggila. sdh saatnya sakti n iswa bahagia. anggap aja 5th kmrn hukuman sakti krn kualat sm ortu
total 2 replies
Ray Aza
kawin kawin kawinnn..! eh salah, nikah ding. 😅😅😅
Ray Aza: biarin aja, sdh bkn tgjwb sakti. msh untujng dibiayain sampe sembuh, msh diksh pekerjaan jg. ga fair bgt krn sasa hidup sakti jd tergadai
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
iya wa terima aja y..tuh udah dapet ijin dari ayang kai🤭
Lel: galau tapi
total 1 replies
Ovha Selvia
Jadi wajar sih sasa overtinking sama sakti dan iswa.. Lihat aja, bagaimana perhatiannya sakti ke iswa.. Apalagi sakti memang mendam perasaan ke iswa.. Semoga sasa cpt sembuh dan jadi pribadi yg lebih baik lagi. Dan move on dari sakti ya sa, semoga kamu juga dpt jodoh yg terbaik.
Lel: aamiin
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
please thor sama sakti aja biar mm pp bhgia
Lel: enaknya gimana ya
total 1 replies
Septyana Kartika
Kan ada mas Duda ,Wa
Lel: hwkwkkw senangnya pendukung sakti
total 1 replies
Heni Fitoria
dah nikah aja sama sakti, wa. lagian kaisar udh ksh lampu hijau....
Lel: hwkwkkw senangnya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
dbikin sikone pas mama papa lagi g ada jd sakti bs menolong iswa🤭 pertama ny y bs nyentuh iswa pun krn darurat..dl pas ngajak kencan iswa buat bkn cemburu kai kyne g d kntk fisik
Lel: iya cuma jalan sama makan es krim
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
org g bener ky mma e sada g dpt musibah apa2 nih. nah itu loh orgtua mcm apa gt yg pnya prinsip memanfaatkan anak merasa itu hak nya dan kwjbn anak membenarkan memaklumi perbuatan orgtuanya..yg pntg dr sndiri seneng duit banyak bhkn g peduli skalipun ibarat kata ngerampok anak sndiri, mau anak mskn kelaparan dsb g pdli yg pntg dia byk duit
Lel: tunggu berita mengejutkan lainnya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jebul penak dadi konco timbang bojo ya🤭
Lel: betul
total 1 replies
Nita Yusnia
mulai dah... sasa tuh dgn laki laki mana pun pasti nethink trus otaknya... dr Fandy yg bkn siapa siapa dia z di cemburuin... siapa jg yg tahan & mau sama kamu Sa klo udh tau karakter otak kamu
Lel: dulu waktu muda juga sering gonta ganti pacar juga sblm sama Sakti
total 1 replies
Ray Aza
serah kamu aja deh sa
Lel: masih keras kepala
total 1 replies
Septyana Kartika
mbk Micin terjebak antara kata Bakti dan kesehatan mentalnya...Melu aku ae mbk
Septyana Kartika: mancing
total 2 replies
Masha 235
error mamanya Sasa ni
Masha 235: ho oh ..bukanya minta maaf, ini malah ..
total 2 replies
Septyana Kartika
Hmmm mungkin mamanya mbk Micin ,sesekali perlu d ajak k pengajian nya Mama Dedeh
Lel: mari buk
total 1 replies
Ovha Selvia
Tinggalkan aja mamamu yg sampah itu sa.. Jgn mau diperbudak lagi, bukannya dia tak pernah benar2 merawatmu? Bahkan tak pernah tulus menyayangimu..
Lel: enaknya kayak gitu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!