NovelToon NovelToon
A Killer Reborn

A Killer Reborn

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Hernn Khrnsa

Elizabeth Valerie, seorang pembunuh bayaran yang terkenal kejam dan dingin, mati diracun oleh orang-orang kepercayaannya. Namun, kematian bukanlah akhir baginya. Alih-alih pergi ke alam baka, jiwanya justru terjebak di tubuh seorang gadis miskin yang mati dengan mengenaskan.

Bersama ingatan dan rasa sakit milik Elijah, Elizabeth bertekad bahwa ia harus membalaskan dendam gadis itu jika ingin pergi dengan damai. Elizabeth pun menjalani kehidupan keduanya yang sulit dan miskin demi membalaskan dendam sang gadis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hernn Khrnsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKR 21 — Kecurigaan yang Bertambah

Malam telah turun ketika Isaac tiba di depan apartemen Benjamin. Lampu-lampu kota memantul di jendela gedung yang tinggi, menciptakan bayangan samar di koridor yang sunyi. Ia berdiri beberapa saat di depan pintu, seolah menata kembali pikirannya sebelum akhirnya mengetuk.

Tak lama kemudian pintu terbuka. Benjamin berdiri di sana dengan kaus sederhana dan rambut yang masih sedikit basah, seolah baru saja mandi. Ekspresinya berubah heran ketika melihat Isaac berdiri di depan pintunya dengan wajah tegang.

“Isaac?” katanya sambil mengerutkan kening. “Ada apa kau datang malam-malam begini?”

Tanpa menjawab, Isaac langsung melangkah masuk begitu Benjamin memberi jalan. Ia berjalan ke ruang tamu kecil apartemen itu, lalu berhenti di tengah ruangan. Tangannya bertumpu di pinggang, napasnya terdengar berat seakan ada sesuatu yang terus mengganggu pikirannya.

Benjamin menutup pintu dan mengikuti dari belakang.

“Ada sesuatu yang terjadi di rumah Jean hari ini,” kata Isaac akhirnya. Nada suaranya terdengar lebih serius dari biasanya.

Benjamin menyandarkan tubuhnya pada meja kecil di dekat dapur terbuka, menatap Isaac dengan penuh perhatian. “Apa lagi sekarang?”

Isaac menghela napas panjang sebelum mulai bercerita. Ia menceritakan bagaimana ia datang ke rumah Jean siang tadi, bagaimana ia secara tidak sengaja bertemu dengan Elijah yang tengah bekerja di kamar Jean, dan bagaimana percakapan aneh yang terjadi di antara mereka.

Ia menjelaskan setiap detail yang ia ingat, cara perempuan itu menatapnya, cara ia berbicara tanpa sedikit pun rasa takut, hingga kalimat terakhir yang masih terngiang di kepalanya.

Benjamin mendengarkan tanpa menyela. Namun semakin lama Isaac berbicara, semakin dalam pula kerutan di dahinya.

“Dia bilang dia Elijah?” tanya Benjamin akhirnya.

Isaac mengangguk pelan. “Dengan sangat yakin.”

Benjamin menghela napas pelan sambil menunduk sejenak, seolah mencoba menyusun sesuatu di dalam pikirannya.

“Tapi kau yakin dia bukan Elijah?” lanjut Benjamin.

Isaac menatap lurus ke arahnya. “Aku tahu bagaimana Elijah dulu. Dan kau juga tahu, bukan? Sama seperti yang kau katakan, dia sama sekali tidak takut ataupun gemetar saat melihat kita.”

Isaac berhenti sejenak sebelum melanjutkan dengan nada yang lebih rendah. “Aku yakin sekali bahwa perempuan itu bukanlah orang yang sama.” 

Benjamin terdiam beberapa saat. Ia berjalan perlahan menuju sofa lalu duduk sambil menyandarkan punggungnya.

Pikirannya langsung teringat pada pertemuannya sendiri dengan Elijah beberapa hari lalu. 

Waktu itu ia juga merasakan sesuatu yang janggal. Cara perempuan itu menatapnya, keberanian yang tiba-tiba muncul di matanya, semuanya terasa sangat berbeda dari Elijah yang ia kenal.

“Elijah yang dulu bahkan tidak berani menatapku,” gumam Benjamin pelan. “Sekarang bahkan berani menyahuti ucapanku.”

Isaac mengangguk. “Itulah yang membuatku yakin.”

Benjamin menatap lantai untuk beberapa saat sebelum akhirnya mengangkat kepalanya kembali. “Aku juga bertemu dengannya,” kata Benjamin pelan.

Isaac menatapnya lama.

Benjamin menghela napas panjang. “Dan aku merasakan hal yang sama. Elijah seperti bukan dirinya sendiri.”

Isaac kemudian menyipitkan matanya, lalu menepuk tangannya sendiri. “Aku juga semakin yakin sekarang!” 

Benjamin melanjutkan dengan suara pelan namun penuh keyakinan, “Perempuan itu terlihat seperti Elijah. Tapi cara dia bergerak, cara dia menatap orang, semuanya berbeda.”

Ruangan itu tiba-tiba terasa sangat sunyi. Hanya suara lalu lintas kota yang terdengar samar dari jendela apartemen.

Benjamin mengusap wajahnya perlahan sebelum akhirnya berkata, “Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi satu hal yang pasti.” Ia menatap Isaac dengan serius.

“Elijah bukan lagi perempuan yang kita kenal.”

Isaac menyilangkan kedua tangannya di dada. Ia tidak tampak terkejut dengan kesimpulan itu, seolah ia juga sudah memikirkannya sejak tadi.

Benjamin melanjutkan dengan nada yang lebih pelan. “Pasti ada sesuatu yang terjadi pada Elijah.”

Kalimat itu menggantung di udara. Isaac menatap keluar jendela apartemen, ke arah lampu-lampu kota yang berkelip di kejauhan. Pikirannya kembali pada sorot mata perempuan yang ia temui siang tadi, tatapan yang dingin, penuh kebencian, dan sama sekali tidak menunjukkan rasa takut.

“Maksudmu?” tanya Isaac kemudian.

Benjamin menatapnya serius. “Apa kau pernah mendengar tentang jiwa yang bertukar raga?” 

Kening Isaac mengernyit dalam. “Maksudmu? Reinkarnasi? Kelahiran kembali?” 

Benjamin menggeleng. “Bukan reinkarnasi, tapi mirip seperti itu. Kurasa, Elijah mungkin saja sudah mati, lalu jiwanya digantikan oleh jiwa orang lain.”

Isaac hampir tergelak mendengar penuturan Benjamin yang menurutnya tidak masuk akal itu. “Itu sangat konyol, Ben! Mana ada hal seperti itu di dunia ini?” 

Benjamin hanya mengedikkan bahu, ia hanya berspekulasi dan belum tentu juga benar. Tapi, hanya satu hal itu saja yang dapat ia pikirkan. 

1
awesome moment
mesti mengumpulkan ingatan utk merangkai cerita meski cm sekedar baca
Night Watcher
mood ku mulai hilang tor, karna terlalu lama teka teki sulivan.
kalo bab berikutnya masih gak terungkap, kyknya mending gak lanjut deh..😇
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
mulai curiga.
awesome moment
smg eliz ttp tersamar dlm tubuh elijah
awesome moment
d yg jd stalker eliz
awesome moment
eliz sdg bermain. spt mrk mempermainkan elijah dlu. melecehkan elijah. merekam dan menjual. bahkan dajjalpun spt.nya hrs berguru ke mrk soal kekejian
awesome moment
good. kehadiran eliz jd bukti kesakitan yg slama n elijah derita
awesome moment
bikin perkara n manusia buzuk 1
awesome moment
smg eli tdk dihalangi
awesome moment
😄😄😄mrk butuh disiksa, eli
Night Watcher
sayangnya elij gak bisa menyamarkan sikapnya agar gak menimbulkan kecurigaan, utk memuluskan langkah selanjutnya.
awesome moment
👍👍👍cerdik
awesome moment
duh...kasihan bgts ternyata elijah..
awesome moment
duh...smg elijah bukan sasaran pelecehan berkali2
Night Watcher
sudah saatnya ikutan sukreb..👌
Night Watcher
hingga bab ini, alurnya bagus & penyajiannya simpel dan asyik diikuti.👌💪
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Ada, Elijah buktinya 🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Fisik nya sama tapi roh nya beda 🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Sekarang sudah berubah 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
dan sekarang akan balas dendam 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!