seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kekejaman Aluna ada ayahnya
Ke esokan harinya,di halaman belakang istana,terlihat di tempat latihan berkuda,putri mahkota Amanda sedang belajar berkuda,dia menunggangi kuda kesayangan nya,meski sudah lama dia tidak belajar entah kenapa dia menginginkan nya hari ini.
Dan alasan nya dia ingin menenangkan fikiran nya,dan disinilah dia berada, Mala pelayan pribadi nya sedang berdiri di pinggir lapangan,dia menatap Amanda dengan ekspresi wajah cemas.
" aku tidak tau kenapa hari ini perasaan ku tidak enak,dan aku juga tidak bisa melarang yang mulia putri mahkota berkuda, semenjak banyak kejadian di istana ini,aku merasa khawatir dengan keselamatan yang mulia putri mahkota" gumamnya yang masih melihat Amanda duduk di atas kuda.
Sedangkan disisi lain,Amanda yang sedang fokus dengan kudanya, merasa lebih lega,dia tersenyum dan menatap pelayan nya dari kejauhan.
" dia pasti khawatir dengan ku,,haaa.. bagaimana lagi dengan begini aku bisa melupakan semua yang terjadi,,semoga saja kedepannya ibunda tidak melakukan kesalahan lagi..hiaaaa .. " ucap nya dan dia menarik tali kuda sehingga kuda itu berlari dengan sedikit berlari.
Amanda memejamkan matanya karna dia ingin menikmati suasana disana,dia merasa sedikit tenang,dan tanpa dia tau,Aluna sudah berdiri di balik pohon dengan tersenyum licik nya.
" Amanda kamu tidak akan menyangka hari ini adalah hari terakhir kamu bisa tersenyum seperti sekarang,,tapi untuk nanti aku sangat yakin hanya tangisan dan keputusasaan yang kamu rasakan" gumam Aluna.
Dia memanjat keatas pohon dan mengeluarkan senapan nya,lalu dia menyesuaikan bidikan nya pada kaki kuda milik Amanda.
Setelah bidikan nya merasa pas,dia tersenyum lebar dan.
Jlepppppppppppppp
hoooooo...kiuuuuuuuuuuuuu
terdengar suara jeritan kuda,sebelum Amanda bereaksi kuda itu sudah menghantamnya ketanah, Mala pelayan putri mahkota yang melihat itu terkejut setengah mati,dia reflek menjatuhkan air minum majikan nya dan berteriak histeris.
" yang muliaaaaaaa...." teriaknya sambil berlari mendekati putri mahkota,pemandu kuda yang melihat itu juga shock ketakutan dia buru-buru menyelamatkan Amanda yang terlihat tergeletak di tanah.
Tapi sebelum mereka sampai, langkah mereka terhenti tubuh mereka kaku,dan mereka mendengar suara patahan yang nyaring di lapangan luas itu.
Krkkkkkkkkkkkkkkk
aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk
amanda yang setengah sadar berteriak kesakitan,dan setelah itu dia pingsan, debu jejak pijakan kuda itu membuat wajah Amanda terkena tanah, nafasnya tersengal-sengal.
Mala dan pemandu kuda itu yang tersadar langsung berlari menyelamatkan putri mahkota,tapi saat melihat Amanda tidak sadarkan diri,mereka merasa panik dan ketakutan.
" yang mulia putri bertahan lah saya akan membawa anda dari sini,,, pengawal cepat bawa putri mahkota ke dalam kamarnya dan segera panggilkan tabib istana" teriak Mala.
para pengawal yang mendengar teriakan nya langsung berhamburan kelapangan dan mereka mengangkat tubuh Putri mahkota dengan hati-hati.
Melihat putri mahkota sudah dibawa Mala sang pelayan langsung berlari menuju ruangan Raja, dia akan memberitahu masalah ini pada yang mulia dan saat ini dia sangat khawatir dan juga ketakutan.
" semoga saja yang mulia putri baik-baik saja " Ucapnya dengan suara bergetar sembari berlari.
sementara Aluna yang melihat semuanya sudah pergi melompat dari atas pohon,dia tersenyum dingin dan menatap tajam pemuda yang sedang sibuk menenangkan kuda nya.
" sebentar lagi semuanya akan berjalan dengan lancar,ayahanda kini giliran mu,,aku sangat berharap kamu tidak mengecewakan ku " gumamnya,dan tanpa sepengetahuan pemandu kuda itu Aluna pergi berjalan dengan santai nya seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
brakkkkkkkkkkkkkkkk
raja dan beberapa pejabat yang sedang membahas tentang masalah desa yang kekurangan bahan makanan tersentak saat pintu ruangan di dobrak, Raja berdiri dan menatap tajam Mala yang terlihat ngos-ngosan.
" kamu pelayan kurang ajar !! Beraninya kamu bersikap lancang pada yang mulia " bentak Kasim yang berjalan mendekati pelayan itu.
Mala segera tersadar dia menjatuhkan tubuhnya ke bawah dan meringkuk ketakutan.
" yang mulia maafkan hamba yang bersikap lancang tapi ada hal yang harus saya beritahukan,,yang mulia putri mahkota saat ini terluka parah karna jatuh dari kuda " beritahu nya tanpa menutupi apapun dari Raja.
Brukkkkkkkkkkkkkkkk
" yang mulia " teriak mereka saat melihat raja jatuh di kursi,terlihat raja menatap kosong pelayan itu, tiba-tiba dadanya terasa sesak,kepalanya berkunang-kunang dan langsung pingsan.
Mala yang melihat itu menutup mulut nya karna shock,dia menatap Kasim dengan berkeringat dingin.
" cepat panggilkan tabib!! Dan pengawal bawa yang mulia kedalam kamarnya,,dan Kamu ikut aku melihat keadaan yang mulia putri mahkota " ucap Kasim dengan tegas,dia tidak mau mengambil resiko,jika terjadi sesuatu pada Amanda,, kerajaan ini pasti tidak akan memiliki penerus lagi.
Akhirnya Kasim pergi bersama dengan Mala, sementara raja di bawa kedalam kamarnya yang di temani oleh penasihat istana.
Setelah tabib memeriksa keadaan Raja,dia menghela nafas nya dan menatap penasihat istana.
" anda tenang saja tuan,,yang mulia baik-baik saja,,hanya saja dia shock dan itu membuat nya tidak sadarkan diri,,sebentar lagi yang mulia akan sadar " beritahu tabib itu.
" baguslah kalau begitu,, biarkan yang mulia istirahat,,dan kalian berdua jaga di depan pintu,,jangan biarkan siapapun masuk menemui yang mulia " perintah penasihat istana,dia berjalan meninggalkan kamar Raja bersama dengan tabib,, sedangkan kedua pengawal itu berjaga di depan pintu.
Tanpa sepengetahuan mereka Aluna ternyata ada di belakang tempat tidur Raja,dia keluar dari sana dan menatap ayahnya dengan menyeringai licik.
" terimakasih ayah kamu tidak mengecewakan ku,,ayah tenang saja aku akan memimpin kerajaan ini dengan baik,,dan langkah yang pertama yang harus aku lakukan yaitu menyingkirkan orang-orang kepercayaan mu,,tanpa terkecuali itu Kasim mu ! " bisiknya di telinga Raja,dan dengan cepat dia memasukkan sesuatu kedalam mulut ayahnya.
Raja yang mendengar bisikan itu membuka matanya,dia melotot melihat Aluna yang sedang tersenyum manis padanya.
" ayah kamu tenang saja,aku tidak akan membunuh mu,,aku hanya ingin ayah hidup tanpa jiwa,, seperti orang hidup tapi seperti orang mati,,apa ayah mengerti?? Ohhh..aku lupa aku akan memberitahu ayah sesuatu mungkin ayah akan terkejut setelah mendengar nya,,,mmmm...sebenarnya aku yang telah membunuh putri kesayangan mu Aurora,,aku mendorong nya kedalam kolam,,aku masih ingat waktu itu dia kesakitan karna tidak bisa bernafas di dalam air " ucap Aluna dengan tertawa kecil,tapi kemudian dia menutup mulutnya pura-pura keceplosan.
" upppsss..maafkan aku karna telah ketahuan,aduh kenapa aku bodoh sekali,,tapi tidak apa-apa meski ayahanda sudah mengetahui nya,,ayah tidak akan bisa mengadukan perbuatan ku pada siapapun,,karna sekarang ayah sudah menjadi orang cacat,,ayah hanya bisa terbaring di atas ranjang bahkan ayah tidak bisa berbicara,, sungguh Nasib ayah ku yang malang...ckckckxkxk... " setelah mengatakan itu Aluna pergi lewat jendela,dia melompat dengan cepat tanpa kedua pengawal itu menyadari nya.
Sedangkan Raja yang di tinggalkan terkejut setengah mati,dia tidak menyangka Aluna putri yang selama ini dia acuhkan ternyata memiliki sikap yang kejam dan tidak berperasaan.
" aku akan membunuh mu anak sialan,,kenapa aku memiliki putri SE kejam itu ..kenapa...?? " teriaknya dalam hati.
Saat dia ingin duduk tiba-tiba jantung nya berdebar kencang karna tubuhnya tidak bisa di gerakkan,,saat dia ingin berbicara dia terbelalak karna tidak bisa mengeluarkan suaranya.
Keringat dingin mulai membahasi wajahnya, tubuhnya bergetar ,tiba-tiba dia mengingat perkataan putrinya.
" dia meracuni ku,,dia benar-benar tega membuat ku seperti mayat hidup...selir Diana kenapa kamu bisa melahirkan anak iblis itu ..kenapa....? " teriaknya dalam hati,,dan karna merasa marah dia memuntahkan darah segar setelah itu pingsan.
Sungguh Aluna si gadis kecil yang mematikan,,balas dendam nya tidak bisa di tebak,,dan gadis kecil itu tidak bertele-tele dalam melakukan pembalasan pada orang-orang yang pernah menyakiti ibunya.
Terima kasih Thor cerita nya.. keren loh😍😍
lanjut up lagi thor