NovelToon NovelToon
Gigolo Terakhir

Gigolo Terakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Harem / Romantis / Komedi
Popularitas:927
Nilai: 5
Nama Author: @120

kisah seorang Pria yang berdedikasi menjadi lebih keren namun salah jalan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau pemilik hatiku....

"setelah melamar ke studio W*T aku tidak diterima meskipun sudah tahap wawancara, hah...memang sangat susah masuk dalam studio besar, lagi pula aku belum sangat mahir dalam hal ini.,,apa yang harus aku lakukan selanjutnya..??

Ditengah kegelisahannya runa menonton sebuah film animasi untuk membantunya lebih berkembang.

"ahh...bukankah MC itu terlalu over power..??bagaimana bisa membuat background dengan ledakan sebagus itu..??

"apa kau ingin mencobanya...???

Tsuki yang sedang mengambil minuman dalam lemari pendingin mini didalam kamarnya menoleh ke arah runa yang terlihat kesal.

"sungguh...??

Dengan antusias runa beranjak dari sofa dan berjalan menuju meja kerja tsuki.tsuki meletakan minuman diatas meja dan menghampiri runa yang sudah bersiap dengan komputer tsuki.

"ajari aku mas tsuki...,,

"baiklah....,untuk membuat asap dan api realistis kau harus menggunakan particle system....,,

Tsuki menjelaskan dibelakang runa yang sedang mengotak atik laptop dan mendengarkan instruksi dari tsuki.

"iya...sudah....,,

"kemudian Set Birth Rate ke 0, lalu naikkan ke 22 pada frame ke-4.

"nah....sekarang atur longevity, lalu Gunakan Keyframe untuk mengatur size over time agar ledakan membesar lalu menghilang. "

"hah...pelan-pelan....,,"rengek runa.

Tsuki tersenyum tipis dan membungkuk melihat layar komputer dan menuntun tangan runa untuk mengarahkan ke icon yang tsuki tunjukan.

"bagus....,,lihat hasil akhirnya..,,

setelah melihat hasil akhirnya ternyata kurang memuaskan,

"coba kembali lagi..,,,

Runa berusaha semaksimal mungkin dengan tetap fokus,sesekali tsuki akan mengambil alih mouse dan tangan mereka saling bertumpukan.

"ah...maaf...,,

Runa hanya melontarkan senyuman pada tsuki dan membuatnya semakin gugup,

"Sudah...???

"emmpp.....,,

"coba lihat hasilnya..,,

Dengan penuh hati-hati dan berdebar runa mengarahkan mouse pada perintah "OK" pada layar komputer untuk melihat hasil akhir percobaannya.

"woohh....sangat halus..,,,

Tsuki mendekatkan wajahnya ke layar dengan membungkuk disamping runa yang duduk dengan tenang melihat hasil editannya.

"apa ini.....aku yang buat...???

mata runa sangat berbinar-binar melihat sesuatu yang menurutnya sangat tidak mungkin dilakukan seorang diri tanpa tsuki,dan menatap tsuki yang juga merasa lega.

"akhirnya kau bisa melakukannya...runa.,,

"oouugghh.....

Runa langsung memeluk tsuki dengan sangat erat dan bergembira sampai tsuki terasa tercekik lehernya.

"terimakasih mas tsuki...,,tanpa bantuanmu aku tidak bisa melakukan ini...,,

kepala tsuki terguncang-guncang akibat pelukan runa yang terlalu bersemangat,tubuhnya mulai tidak seimbang dan meraih meja untuk berpegangan,

"kepalaku pusing....,,ah sial aku tidak seimbang"gumam tsuki.

"gedubrug....!!!

"adududuh....."

"maaf mas tsuki,,

Runa terjatuh diatas tsuki yang menjadi alas baginya dan sambil menekan lantai mencoba bangkit.

"apa kau baik-baik saja runa...??

Tsuki bangkit beserta runa yang masih melekat pada tubuhnya sambil memastikan semua baik-baik saja.

jantung tsuki berdebar sangat kencang saat runa menatapnya dengan intens dan tidak menjawab pertanyaannya.

"mas tsuki.....dia sangat tampan kalau dilihat dari dekat seperti ini..,,,tubuhnya yang kekar dan berotot sangat nyaman,bibirnya....,,kenapa aku melihat bibir mas tsuki terus, rasanya.....,,bagaimana rasanya..??"gumam runa.

"kenapa runa menatapku seperti itu ?jantungku seperti mau copot, dan...kenapa dia melipat bibirnya..?apa dia ingin aku menciumnya..??"gumam tsuki.

"bagaimana kalau kami berciuman...??apa rasanya seperti bibir naoya-san...??eh...kenapa tiba-tiba aku memikirkan orang gila itu...,,hah....isi otaku sangat berisik,tidak...tidak....kenapa mas tsuki semakin mendekat...,,aarrgghhh....aku tidak bisa melakukan ini....!!!!"gumam runa.

Runa tiba-tiba bangkit dan memalingkan pandangannya ke arah jendela.

"aahhh....sepertinya sudah sore,,mas tsuki...aku pamit pulang dulu ya..,,terimakasih untuk hari ini...,,

"o..oohh...i..iya...hati-hati...."

Tsuki melihat runa yang salah tingkah saat merapikan laptopnya dan barang bawaan lainnya berada disofa sambil bangkit dari lantai.

"hah....nyaris saja...!!!!

Tsukisima berjalan kearah pintu yang baru saja runa melewatinya dan melihatnya pergi dengan tergesa-gesa.

"sepertinya aku menyukaimu....,,runa...!!!

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"kenapa kau ingin mengunjungi kos kosanku..??

"aku membawakan oleh-oleh untukmu mas naoya....,,,lihat...!!!

"ah...kau repot-repot sekali..,,padahal itu tidak perlu lo...,,

"bagaimana mungkin,, sebagai permintaan maafku kemarin tidak bisa pergi bersama....,,

"kau pengertian sekali aoi....,,,

"apa kau menyukaiku mas naoya...??

"tentu saja....,,,"jawab naoya tanpa pikir panjang.

Naoya dan aoi berjalan sambil bergandeng tangan di jalanan setelah naoya menjemput aoi di halte bus.

"maaf kalau tempat ini kurang nyaman untukmu aoi....,,,

Naoya memasuki kos kosannya dan merapikan sofa untuk diduduki aoi.aoi masih berdiri melihat-lihat tempat yang ditinggali oleh naoya.

"sudah berapa lama mas naoya tinggal disini..??

"lebih dari satu tahun....,,kau mau minum apa..??

naoya berjalan ke arah lemari pendingin di sebelah kiri sofa yang terdapat dapur mini dan sebuah toilet.

"apa ini kamarmu...??

"tentu saja...,,

Aoi berjalan ke arah kamar naoya dengan pelan.,naoya yang melihatnya langsung menariknya untuk duduk saja disofa.

"eh eh....jangan kesana...,,haha...duduklah disini..,,

"kenapa..??apa kau menyembunyikan sesuatu disana..?

"yang benar saja..,,,tidak aoi...ceritakan apa saja yang kau lakukan selama dirumah nenekmu."

Naoya mendorong aoi dengan perlahan ke tempat duduk dan mengalihkannya melihat kamar yang sangat berantakan yang telah disembunyikan oleh naoya.

"oh...kami hanya kunjungan biasa disana,,apa yang kau lakukan waktu itu mas naoya..?

"oh....aku...

Dengan wajah yang bingung naoya berusaha menyembunyikan fakta bahwa dia telah pergi bersama runa dan berciuman dengannya.

"hah...kenapa rasanya aku berselingkuh dengan cupu,padahal aku hanya mengerjakan misi ini, dan tidak dipungkiri lagi aoi memang sangat cantik,dan...sepertinya dia juga lugu seperti runa."gumam naoya.

"kenapa kau melamun mas naoya..?

"oh...sebenarnya aku bekerja disebuah tempat hiburan malam sebagai bar tender,,

"ooh....kau memang sangat pekerja keras ya mas naoya.?apa kau seorang tulang punggung..??

"kenapa kau tidak terkejut mendengarku bekerja di tempat seperti itu..?

wajah naoya sangat kebingungan melihat aoi tanpa ekspresi seakan-akan hal biasa baginya.

"setiap orang memiliki alasan tersendiri kan ?aku tidak akan menanyakan apapun pada mas naoya kalau bukan mas naoya sendiri yang bercerita..?

"hehe....

"wanita ini sangat aneh sepertinya,,kenapa perasaanku tidak enak,apa aku melakukan kesalahan dengan membawanya kemari ?"gumam naoya.

"mas naoya....,,sebenarnya..,,kau tidak menyukaiku kan..??

"a..apa maksudmu..??

Sorot mata aoi tiba-tiba berbeda dan seperti mengintimidasi naoya yang sedikit gugup.

"kau memang tampan mas naoya,,tapi kau tidak memiliki apapun,hanya wajah saja kan yang kau punya..??

"kenapa kau berkata seperti itu aoi..??

Aoi mendekat pada naoya dan mengelus wajah naoya dengan lembut.

"hei...mas naoya..,,kau suka wanita cantik kan,aku juga suka pria tampan..,,itu sangat normal...jadi kenapa kau bergetar.?apa aku menakutimu..??

aoi dengan lirih membisikan kata-kata yang membingungkan naoya dan tidak berkutik,naoya mencoba mengeluarkan ponselnya didalam saku dan menyalakan kamera sambil membelakangi pandangan aoi dan meletakan disudut sofa.

"apa aku berbuat salah padamu aoi...?apa kau sedang menggodaku..??"ucap naoya sambil mencoba tenang.

"emm....kau tau mas naoya..,,aku sangat frustasi dengan mengejar semua keinginanku..,,dan akhirnya aku bertemu denganmu aku pikir kita bisa bersenang-senang untuk sesaat..,,kau mau kan..??

tangan aoi masuk kedalam baju naoya dan meraba dada naoya dengan lembut,

"kau berotot mas naoya..,,apa aku boleh lihat..??

"ja...jangan...,,

"eehh...itu tidak adil..,,!!!

Aoi tetap membuka kaos naoya dan merabanya dengan leluasa,

"aku sempat menginginkan seseorang dalam fakultas hukum,dia tampan atletis dan tinggi,tapi dia tidak memandang wanita hanya dengan wajah cantiknya saja,jadi aku merasa kesal mas naoya..,,lalu aku melihatmu dikelilingi oleh wanita wanita murahan, ah...sepertinya pria itu sangat populer,,dan aku sekarang bisa memilikinya...,,benar kan mas naoya..??

"hah....wanita gila..!!! Sial..,,dia benar-benar gila..,,bagaimana dia bisa ada dibawah sana..!!ketakutanku tidak bisa hilang," gumam naoya.

Naoya merasa takut dan mengeluarkan keringat dingin saat aoi berada dibawah paha naoya yang duduk dengan gemetar.

"apa kau tidak pernah melakukan ini sebelumnya mas naoya.?kenapa kau berkeringat..??

"aku tidak punya waktu untuk hal seperti ini aoi..,,apa kau bisa menyingkir dari sana..??

Naoya memegang tangan aoi yang mencoba membuka resleting celana naoya.

"kenapa mas naoya..??semua pria pasti menyukai hal ini kan...??apa..!!apa kau sebenarnya seorang gay..??

"tidak...!!!aku normal...!!!" teriak naoya.

"baiklah...kalau begitu diam dan nikmati saja setiap sentuhanku, mengerti..??

Naoya menyandarkan kepalanya sambil melihat langit-langit rumah yang terasa lembab dan berkabut,dengan menahan suara yang ingin dia keluarkan dengan sekuat tenaga untuk menghilangkan ketakutannya oleh sentuhan yang membuatnya mengingat masa kelam yang telah dia lalui dan telah dia coba lupakan sampai saat ini,

"be...berhenti...!!tolong hentikan aoi...,,

naoya hanya meringis sambil mengerutkan dahinya,menutup mulutnya,dan mengepalkan tangannya dengan bercucuran keringat dingin.

"kring...kring...kring.....

Aoi menghentikan aktifitasnya dan mengambil ponselnya yang berdering,

"halo....

Aoi melangkah ke arah sedikit jauh dari naoya untuk menerima telefon,dan naoya segera merapikan celananya kembali sambil mengambil ponselnya yang tersembunyi disudut,sebelum aoi menyadarinya.

"ppfftt....kenapa wajahmu memerah mas naoya..?apa kau malu..??

"i..iya...,,,

"jangan memasang wajah seperti itu mas naoya,kau membuatku seperti seorang penjahat.!!

Aoi kembali duduk bersanding dengan naoya sambil memegangi kedua pipi naoya dan menatapnya dengan senyum sinis.

"emm....apa kita bisa melanjutkan yang belum selesai ini mas naoya..?? Sepertinya aku akan sangat sibuk..,,,"ucap aoi dengan manja.

"tidak masalah..,,kau harus fokus dengan masa depanmu kan..??jangan hiraukan aku..,,

Aoi tersenyum manis sambil mengecup bibir naoya.

"baiklah...aku pergi...,,sampai jumpa lagi mas naoya...??

"aku antar sampai halte....

"oke....,,

Dalam perjalanan naoya bertingkah seperti tidak terjadi apa-apa dan masih bercanda dengan aoi untuk meyakinkannya.

Sampai aoi naik dalam bus naoya memasang wajah yang sangat sedih, dan tidak terasa air matanya menetes.dan pada akhirnya naoya berhenti dipinggir jalan dan merenung.sampai akhirnya bertemu dengan runa yang baru pulang dari bar dimana tsukisima tinggal.

"tidak salah lagi,orang gila itu...,,kenapa berjalan terhuyung-huyung.?apa dia mabuk..?dasar bodoh masih sore sudah mabuk,lupakan...!!!

Semakin ingin menjauh runa melihat naoya duduk dan mengusap air matanya,karena penasaran runa mendekatinya dengan melontarkan candaan.

"orang bodoh mana yang sore-sore begini mabuk...??

Naoya melirik ke arah suara yang tidak asing baginya dan memasang wajah sedih.

Runa meletakan tasnya dan dengan sengaja melongok kedekat wajah naoya yang jelas bersedih.

"oya...oya...apa kau baru putus dengan pacarmu..??kasihan...!!

"srakk....!!

Naoya menarik tangan runa dan memeluk tubuhnya dengan erat.

"ciih....lepaskan...sialan...!!!buk...buk...!!

Naoya tidak menghiraukan pukulan dari runa dan hanya fokus memeluknya saja.runa yang sadar akan tingkah anehnya mencoba membiarkannya.

"apa yang terjadi..??

"hei...runa..,,apa selama kau berbuat baik pada orang lain,apa orang lain itu juga berbuat baik padamu..??

"hmm...tergantung karakter manusianya sih menurutku, kenapa..??

"berarti aku tidak salah kan kalau niatku baik dan dibalas dengan hal buruk..?

"apa yang sebenarnya terjadi..?lepaskan aku..!!

Naoya semakin mencengkeram runa yang memberontak.

"baiklah...,katakan...!!"ucap runa dengan lembut.

"aoi menghisap pe'is ku...!!

"apa...!! Menjijikan..!! Menyingkirlah dariku..!!!buk...buk...!!

Runa memukuli ounggung naoya yang tidak mau melepaskannya.

"katanya para pria suka diperlakukan seperti itu.?apa benar begitu runa..??

"brengsek !!mana aku tau,kenapa kau bertanya padaku..!!!

Runa berhenti memukul dan melihat punggung naoya yang membungkuk memeluknya dengan penuh putus asa dan sedih sedari tadi hanya menundukan kepalanya.

"aku sangat takut,sampai berkeringat dingin saat aoi melakukan itu,kenapa aku tidak memukulnya saja..?bukankah aku seorang pengecut.?aku tidak bisa terus memintanya berhenti ataupun memukulnya karena ingin berhenti,kenapa aku seperti ini runa..??

Runa merasa bingung dan tidak bisa menjawab dengan benar dalam obrolan tersebut.

"kenapa kau merasa takut naoya san.?apa hal buruk terjadi padamu..??

Naoya mendongak ke atas dan langsung menatap wajah runa dengan sedikit keberanian dan berpikir bahwa runa bisa mengerti.

"aa..aku....,,

Naoya tidak memiliki keberanian untuk mengatakannya,dan kembali tertunduk.

"katakan padaku...,,kau bisa mempercayaiku..,,"jawab runa dengan meyakinkannya.naoya menghela nafas panjang sambil menata hatinya.

"dulu....keluargaku sangat harmonis,ayahku seorang pengusaha cukup terkenal dikota itu,aku masih kelas 2 SMP dan sangat aktif di kegiatan sekolah,dan suka membantu guru pada ektrakurikuler,tapi hal baik yang aku lakukan itu,aku tidak tau itu salahku atau bukan karena terlalu sering membantu guru,ada seorang pengajar wanita yang memiliki suami yang bekerja di luar kota,dia...

Runa mengelus punggung naoya yang terasa berat untuk bercerita dengan suara yang bergetar.

"dia memintaku pergi ke aula setelah jam ekstrakurikuler selesai,dia...melakukan hal yang tidak sopan kepadaku dan memaksaku berbuat hal tidak senonoh dengannya,aku sangat takut,aku bahkan tidak bisa bicara atau melaporkannya.,bahkan dia mengancamku bahwa itu semua perbuatanku.

"tidak mungkin...!!! Bagaimana ada seorang pengajar seperti itu !!!aku sangat kesal..!!

"dia memintaku melakukannya lebih dari 2 kali,aku sangat muak sampai akhirnya aku melaporkannya pada kepala sekolah, dan wanita itu justru membalikan fakta, wanita itu berakting seolah dia adalah korban,sampai akhirnya keluargaku dipanggil dan mereka sangat malu, untuk mempertahankan keluarganya,ibuku membuangku dan dia tetap bersama ayah,pada akhirnya aku hidup bersama nenek di desa sampai aku sekolah SMA dan memutuskan bekerja."

Mendengar kisah hidup naoya yang menyedihkan membuat runa meneteskan air matanya dan jatuh pada pundak naoya,naoya yang menyadarinya dan akan menoleh ke arah runa,namun dihentikan olehnya dengan memeluknya.

"sampai saat ini aku mencoba menghilangkan ketakutanku dengan bergabung bersama orang-orang aneh di bar,aku pikir aku bisa mengatasi semua ketakutanku,tapi ternyata tidak,aku selalu ketakutan dan gemetaran,tapi kenapa aku tidak gemetaran saat bersamamu runa..??

Dengan mata yang berbinar-binar naoya menatap wajah runa dan menggenggam tangan runa yang masih memegang wajah naoya.

"apa kau bisa mematahkan trauma yang aku miliki runa ??

"apa maksudmu..??

"kita sudah berciuman kan ?dan aku tidak merasa gemetar ataupun ketakutan, bahkan aku merasa ingin lebih...,,

"apa yang sedang kau pikirkan..!! Ucap runa dengan curiga.

"ayo kita berhubungan intim...,,ucap naoya dengan gembira.

Seketika runa melepaskan tangannya dari genggaman naoya dan wajahnya sambil mengambil tasnya.

"iisshh....memang dasar kau orang gila..!!

Naoya menatap bingung pada runa yang akan meninggalkannya.dan membuntutinya dibelakangnya.

"ayolah runa....,,ayo kita lakukan,sekali saja...

Rengek naoya sambil menarik-narik tas runa.

"lepaskan aku bodoh...!!!

Teriak runa sambil menoleh kebelakang.,tetap saja naoya menarik tas dan merengek.melihat tingkahnya yang tidak bersedih lagi membuatnya lega, seperti itulah naoya dimata runa, bukan naoya yang bersedih,tanpa disadari runa tersenyum tipis saat melihat rengekan naoya.

"oh...kau tersenyum,,berati kau setuju kan...,,

"yee....kita lakukan dimana..?dirumahmu,?tidak tidak...dirumahku..??tidak juga...ah...kita lakukan dihotel saja...kau setuju kan...kan....,,

Runa menutup telinganya dan berjalan sedikit berlari meninggalkan naoya yang terus menggodanya.

"heii....tunggu aku runa...kenapa kau berlari...,,

Naoya berhenti mengejar runa dan tersenyum melihat runa kabur darinya,pikirannya sempat kacau dan hatinya kini terasa lega setelah mengatakan pada seseorang tentang kisah hidupnya.

"kau gadis yang aneh...!! Tapi sepertinya aku menyukainya....!!!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!