NovelToon NovelToon
Melihatmu Dalam Kabut

Melihatmu Dalam Kabut

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Romantis
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Fadhil Asyraf

tentang dia yang samar keberadaannya tapi pasti tentang rasa cintanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fadhil Asyraf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31: Frekuensi yang Terfragmentasi

Sepuluh tahun telah berlalu sejak Elias muncul di depan toko Arthur. Dunia kini telah berubah menjadi tempat yang lebih bising, namun dengan cara yang berbeda. Bukan lagi bising oleh mesin industri, melainkan oleh "Polusi Emosi Digital". Orang-orang menggunakan aplikasi frekuensi untuk tidur, untuk jatuh cinta, bahkan untuk memanipulasi ingatan mereka sendiri.

Lyra kini berusia 22 tahun. Ia bukan lagi gadis kecil dengan kerang laut; ia adalah seorang desainer suara yang disegani, namun ia memilih jalur "bawah tanah". Ia dikenal dengan nama samaran "Echo".

Di sebuah klub bawah tanah di London yang bernama The Void, Lyra berdiri di belakang meja kontrol yang terlihat seperti reruntuhan laboratorium ayahnya. Namun, ia tidak memutar musik. Ia sedang melakukan sesuatu yang lebih berbahaya: "Pembersihan Frekuensi".

Sang Pembersih

Di depannya, ratusan orang berdiri mematung. Mereka adalah korban dari "Digital Addiction"—orang-orang yang otaknya telah terbiasa dengan frekuensi dopamin buatan yang dijual oleh korporasi besar bernama SoniCorp.

"Siap, Elias?" bisik Lyra melalui mikrofon internal.

Di sudut ruangan, Elias—yang kini menjadi seorang insinyur akustik jenius—mengangguk. Ia memegang instrumen hibridanya yang telah disempurnakan. "Spektrum siap. Hati-hati, Lyra. Jika kau menarik frekuensi itu terlalu cepat, mereka bisa mengalami syok saraf."

Lyra mulai menggerakkan tuasnya. Ia tidak memasukkan suara; ia justru menciptakan "Lubang Suara". Ia menyedot frekuensi statis yang menempel pada gelombang otak para penontonnya. Perlahan, wajah-wajah yang tadinya kosong mulai meneteskan air mata. Mereka mulai merasakan emosi asli mereka kembali—rasa sedih yang nyata, rasa lelah yang jujur.

Mata SoniCorp

Namun, tindakan mereka tidak lepas dari pengawasan. Di lantai teratas gedung SoniCorp yang menjulang di Canary Wharf, seorang wanita bernama Valerius menatap layar monitor yang menunjukkan anomali energi di The Void.

"Dia melakukannya lagi," gumam Valerius. Ia adalah mantan murid Marcus yang berhasil melarikan diri sebelum ledakan di Salford. Berbeda dengan Marcus yang terobsesi pada keindahan penderitaan, Valerius terobsesi pada pengendalian massa.

"Siapa dia sebenarnya?" tanya asistennya.

"Dia memiliki sentuhan Arsitek," Valerius menyipitkan mata. "Tapi dia menggunakan teknik penghapusan yang hanya dimiliki oleh Elara. Dia adalah perpaduan sempurna dari dua orang yang paling ingin kuhancurkan."

Valerius menekan tombol perintah. "Aktifkan protokol Silent Hunter. Aku ingin gadis itu dibawa kepadaku. Dan pastikan kaset pita lama yang dia bawa itu tidak hancur. Aku butuh suara asli ibunya."

Peringatan dari Cornwall

Sementara itu, di Cornwall, Arthur yang sudah mulai menua merasakan sesuatu yang aneh pada alat detektor getaran di tokonya. Alat itu tidak menunjukkan angka nol, tapi menunjukkan pola spiral—sebuah kode yang dulu digunakan Marcus untuk menandai "Perburuan".

Arthur menatap Elara yang sedang melukis di taman. Elara tampak tenang, namun Arthur tahu, kedamaian mereka hanyalah jeda singkat sebelum badai yang lebih besar datang.

"Elara," panggil Arthur pelan. "Panggil Lyra pulang. Sekarang juga."

"Ada apa, Arthur?"

"Gema itu tidak pernah benar-benar mati," bisik Arthur sambil menatap langit London yang tampak kemerahan di kejauhan. "Seseorang telah menemukan cara untuk menggunakan 'About You' sebagai senjata pemusnah massal. Dan Lyra adalah satu-satunya kunci yang mereka butuhkan untuk mengaktifkannya."

Bab 31 ditutup dengan Lyra yang baru saja keluar dari klub, hanya untuk menemukan sepuluh pria berseragam hitam dengan perangkat peredam suara di telinga mereka sudah mengepung gang sempit itu.

1
Fadhil Asyraf
makasih kak
PanggilsajaKanjengRatu
Keren banget🔥
Aku suka gaya tulisan seperti ini. Cara kamu ngedeskripsiin tiap bait suasana, benda dan waktu, bikin aku bener-bener masuk ke dalam diri El. Sukses selalu thor, semangat ⭐
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!