NovelToon NovelToon
Belenggu Setelah Pernikahan : Terobsesi Kamu Season 2

Belenggu Setelah Pernikahan : Terobsesi Kamu Season 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Obsesi / Pelakor
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Drezzlle

Terobsesi Kamu Season 2


Demi bakti pada orang tua, Vira merelakan waktunya Jakarta-Bandung merawat sang ayah.

Namun, tanpa disadari, jarak yang ia tempuh justru menciptakan celah lebar di rumah tangganya sendiri. Ia perlahan kehilangan pijakan sebagai pendamping suami dan sosok ibu sambung bagi putri mereka.

Celah itu tak dibiarkan kosong. Hadirnya seorang tutor muda—Cintya yang begitu akrab dengan sang putri membawa badai hasutan yang mengguncang pondasi pernikahannya.

Ketika pengkhianatan mulai membayangi dan kenyamanan rumahnya mulai direbut, Vira tidak membiarkan kebahagiaannya dirampas begitu saja oleh mereka yang berniat menghancurkan.

"Kau terobsesi ingin memiliki suamiku?" Vira menatap tajam wanita muda yang menjadi tutor putrinya.

"Aku akan merebutnya dan menggantikan posisimu secepatnya, Vira," balas Cintya dengan seringai dingin.

Akankah Vira dan William mampu bertahan dalam menjalani pernikahan yang mulai terkoyak karena orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Drezzlle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengusik

"Miss, sedang apa ke sini?" tanya Chika dengan mata menyipit tajam. Rasa lelahnya seketika menguap, digantikan oleh kewaspadaan. Ia tidak ingin orang tuanya kembali bertengkar hanya karena tutor ini masih terus menemuinya.

Di balik sikap cueknya, Chika sadar bahwa ia tidak boleh menambah beban pikiran Vira yang saat ini tengah berjuang merawat Oma dan Opanya di Bandung. Ada rasa bersalah yang mengusik, sekaligus ketakutan jika kehadiran Cyntia akan memicu ledakan amarah papanya lagi.

"Hush! Chika, kamu tidak boleh bicara sekasar itu pada tamu!" tegur Inneke keras. Ia menempelkan jari telunjuk di bibirnya sembari melangkah mendekati sang cucu dengan tatapan memperingatkan.

"Apa-apaan sih, Oma?" gerutu Chika, kini matanya beralih memicing ke arah Inneke dengan cemberut.

Cyntia bangkit dari sofa, mencoba mencairkan ketegangan dengan senyum manis yang tampak dibuat-buat. "Tidak apa-apa, Tante. Mungkin Chika hanya terkejut melihatku di sini," ucapnya lembut. Ia melangkah mendekati Chika dan mencoba mengusap puncak kepala gadis itu, namun Chika segera menghindar.

Tatapan Chika menyelidik, mengamati gaun floral yang dikenakan Cyntia dari ujung kepala hingga ujung kaki. Mata gadis itu membelalak saat mengenali motif kain tersebut. "Itu ... itu baju milik Mama, kan?" tuding Chika. Ia merasa dress itu pernah dipakai ibu sambungnya.

Cyntia tetap tenang, ia mengangguk pelan dengan wajah tanpa dosa. "Iya, Sayang. Tadi baju Miss kotor saat sedang membuat kue dengan Oma di dapur. Jadi, Oma meminjamkan gaun mamamu ini sebentar," jelas Cyntia dengan nada santai.

Dada Chika bergemuruh. Ia adalah tipe orang yang sangat menjaga privasi. Jika barang miliknya disentuh orang lain tanpa izin saja ia bisa mengamuk, apalagi barang milik mamanya. "Lepaskan! Nanti Mama bisa marah besar!" Chika menarik ujung lengan gaun bermodel balon itu dengan kasar.

Cyntia segera memasang wajah tersakiti. Ia meringis pelan, berpura-pura kesakitan saat kuku Chika yang tajam tanpa sengaja menggores kulit lengannya.

Melihat hal itu, Inneke naik pitam. Ia menyentak tangan cucunya dengan keras hingga terlepas. "Chika! Apa-apaan kamu ini! Jangan bersikap kurang ajar pada Tante Cyntia. Dia itu tutormu! Di mana sopan santun yang diajarkan di sekolah?" kata Inneke dengan mata terbelalak.

"Tapi dia memakai baju Mama! Mama pasti tidak suka barangnya dipakai orang lain!" protes Chika dengan suara tinggi.

Inneke segera berdiri di hadapan Cyntia, memposisikan dirinya sebagai tameng pelindung bagi wanita muda itu. "Oma yang mengambilkan gaun ini dari lemari Mama-mu! Oma hanya meminjamnya, nanti Oma ganti dengan yang baru jika rusak. Sudahlah, jangan dibuat rumit!"

Wajah Chika merah padam. Napasnya memburu, menahan amarah yang hampir meledak. Tanpa kata lagi, ia berbalik dan berlari menaiki tangga dengan langkah kaki yang dihentakkan keras.

Begitu sampai di kamar, Chika membanting pintunya. Ia segera meraih ponsel, jemarinya mengetikkan pesan aduan kepada Vira.

.

.

Sementara itu, di ruang keluarga Cyntia dan Inneke duduk berdampingan, menyesap teh sembari mencicipi hasil kue kreasi mereka. Namun, di balik rasa manis yang memanjakan lidah, Cyntia mulai melancarkan serangan verbalnya, membahas sikap Chika yang kini terasa sangat berbeda.

"Tante ... apa sebaiknya aku lepaskan saja gaun ini?" ujar Cyntia dengan nada bicara yang dibuat seolah-olah ia merasa sangat tidak nyaman.

Padahal, semua itu adalah bagian dari rencananya. Ia sengaja tidak memakai apron tadi agar bajunya kotor dan ia punya alasan untuk meminjam pakaian Vira.

Cyntia ingin membedah selera wanita yang telah merebut posisi yang seharusnya menjadi miliknya. Namun, begitu gaun sederhana tanpa merek itu melekat di tubuhnya, ia justru merasa seleranya terhina. Bagi Cyntia, pakaian Vira terlalu "murah" untuk standar kelas sosial mereka.

"Kenapa? Tidak nyaman ya?" tebak Inneke.

Cyntia mengangguk pelan, memasang wajah sedih.

"Gimana ya? Tante yakin ukuran baju Tante tidak akan pas untukmu. Berat badan Tante hampir sembilan puluh kilogram, sedangkan kamu sangat ramping," keluh Inneke. Ia lalu menatap dress yang dipakai Cyntia.

"Tapi memang selera Vira itu norak. Tante sudah berulang kali memintanya membeli pakaian yang lebih modis dan meninggalkan selera lamanya, tapi dia bebal. Seleranya memang murahan, Tante sampai merasa tidak enak kamu harus memakai gaun yang sederhana begitu," lanjut Inneke sembari mengusap punggung tangan Cyntia, seolah meminta maaf atas selera menantunya sendiri.

"Bukan cuma itu sih, Tante. Aku merasa tidak enak karena Chika sepertinya sangat marah melihatku memakai baju Mamanya," tambah Cyntia, kembali memancing.

Inneke melirik ke arah tangga menuju kamar Chika yang tertutup rapat. Ia menghela napas panjang, lalu meraih ponselnya dengan gerakan cepat. "Sebentar, Tante suruh Tanti—pemilik butik langganan Tante—untuk datang membawa beberapa setel pakaian terbaru yang cocok untukmu."

Cyntia meraih lembut tangan Inneke, matanya berbinar. "Terima kasih banyak, Tante."

Inneke membalas senyum, lalu menepuk bahu Cyntia dengan sayang.

Namun, rasa penasaran Cyntia belum tuntas. Ia ingin tahu rahasia di balik pilihan William.

"Tapi Tante ... kok bisa ya William yang biasanya sangat perfeksionis bisa sampai menyukai wanita seperti Vira?" tanya Cyntia dengan nada yang sangat halus.

Inneke mengangkat kedua bahunya, raut wajahnya berubah sedikit getir. "Mungkin karena dia merasa 'cocok'. Kau tahu sendiri kan, bagaimana masa lalu William? Dia pernah hancur saat diselingkuhi Miranda, mantan istrinya. William sempat seperti orang kehilangan akal, hanya diam dan gila kerja. Semua wanita yang Tante kenalkan selalu ia tolak mentah-mentah. Sepertinya Vira punya sisi lain yang entah apa, hingga mampu membuat pria sekeras William mau menikahinya."

Cyntia terdiam, ia telah terlanjur jatuh hati pada William sejak perjodohan mereka direncanakan. Ia dulu mengira kepergian William ke Indonesia adalah untuk memberinya waktu berpikir, namun nyatanya William pergi untuk melupakannya dan memilih wanita lain.

"Apapun itu, aku akan membuat pernikahannya berantakan. Sama seperti caranya yang membuat nama keluargaku tercoreng setelah meninggalkanku begitu saja," batin Cyntia sembari menyesap tehnya, matanya menatap tajam ke arah foto pernikahan William dan Vira di dinding.

.

.

Di belahan bumi lainnya, pria yang sedang dibicarakan Cyntia dan Inneke itu tengah berada di basement.

Suara dentuman memekakkan telinga bergema di ruangan bawah tanah milik yang luas. William dan David tengah melakukan latihan menembak dan sedang fokus pada satu titik kecil berbentuk siluet manusia.

(David sahabat sekaligus seorang detektif swasta—ada di bagian Terobsesi season 1—bisa baca seluk beluk mantan istri William di Bab (Jungkir balik Dunia William dan Flash back Kematian Miranda—mantan istrinya)

David menegakkan posisinya, tahu bahwa sesi latihan ini hanyalah pembuka. "Jadi, apa yang anda inginkan dariku kali ini? Informasi baru tentang bisnismu atau—"

William berbalik, menatap David dengan mata yang tidak menyiratkan keraguan sedikit pun. "Cyntia. Dia sudah melampaui batas. Dia kembali di hidupku."

Ia menjeda sejenak, mengambil satu peluru dari kotak di meja dan memutar-mutarnya di antara jemarinya.

"Aku tidak ingin dia hanya sekadar pergi, David. Aku ingin dia lenyap. Buat dia menghilang dari jalur hidupku. Aku tidak peduli bagaimana caranya, pastikan dia tidak akan pernah bisa mengganggu keluargaku lagi."

Bersambung...

1
kusuma ningsih
ceritanya sangat menarik sehingga yg membacanya tertawa emosi.. /Angry//Angry//Angry//Angry/
Drezzlle: Terimakasih kak, semoga berujung tertawa bahagia ya 🙏🤣
total 1 replies
Rain
😭😭 Gue ngga bisa bayangin vira bangun dari pingsan diomelin inneke mending kt gua lu hijrah ke arab cari juragan minyak drpd sma si will kgk bsa ngatasin sundel satu itu citya
Drezzlle: sabar buk 😩
total 1 replies
suryani duriah
siular sirubah silampirhadeeh kesal bgt2😡ada cctv ini nenek mudah bgt ditipu udah will suruh david eksekusi eeeh sabar2😁😁😁
suryani duriah: semangat👍👍
total 4 replies
D'Mas0712
astaga.. duh nenek lampir kurang ajar. dasar gila
D'Mas0712
pasti si vira jadi dilema. antara menjadi anak atau seorang istri
Vanilla Ice Creamm
awas aja kl vira mati, ya thor 😏
Drezzlle: paling lumpuh 🤣😒
total 1 replies
Icha sun
bener2 gak waras si cyntia, William bakalan ngamuk nih
Addb_Rh
Dan Vira pun mulai munjukkan tanduknya.. eh taringnya, eh cakarnya..

🤣🤣semuanya aja lah
Addb_Rh: menunjukkan mksdnya😌
total 1 replies
Addb_Rh
mama mertuanya, ih innalillahi bgt. Jadi pen ku jorogin. Ikut campur bgt ngatur-ngatur. heeeey🙄
Adyvi
Setidaknya Chika liat, jadi dia tahu kejadian yang sesungguhnya 🥲
Adyvi
Takutnya kalau punya mertua kek gitu 🙈 jadi berasa berdosa karena gabisa ngurusin ortu dikala sakit, hiks.
Rain
Sundal.. kurang puas thor mending cewe ky gtu diunyeng unyeng dulu minimal beberpa rambut botak lah ya😌 Klo ada apa2 sm vira apa iya William kgk naik darah😌😌 Yg bingung si chika knapa msih seneng aja ama cintiaa dh tau ini manusia stgh hewan😭
Drezzlle: Kan udah berubah sedikit tuh bocah 🤣
total 1 replies
Aruna02
si ineke kenapa sih malah miara si Cintia dah tau anak nya udah nikah 😏
Drezzlle: karena nggak punya piaraan yang bisa menjilat seperti Cyntia 🤣🤣🤣
total 1 replies
suryani duriah
weeeh cintya bakalan masuk hotel prodeo ato pindah alam🤔vira wanita kuat moga nggak apa2 awas yaa thor jgn dibikin patah2😏😁😁👍
Drezzlle: aamiin 🤲

nggak jamin ya kalau tulang nggak patah mungkin kepalanya memar 🤣
total 1 replies
Jun
/Sob//Sob//Sob/ jangan bilang Vira mati dan si uler jadi mama baru thor
Drezzlle: bisa jadi 🤣🤣
total 1 replies
Alessandro
siklus hormonal emg gk bs ditebak sih, kdg bs dtg lbh cpt atau lbh lambat.

mulai bsk dicatat tiap bln-nya will spy bs jaga, sblm 'dapat' minta jatah dl🤭
Alessandro
pak will, berhub istrimu newbie.. jgn gaya yg aneh2, konvensional aja dl spy nyaman.. kl ud pro, baru deh side-back, fellatio, 69, cowgirl, cunnilingus, helikoper atau spiderman
Alessandro: insting 😏
total 2 replies
Alfatia🌷
Chintya, lintah darat emang🔪🔪
Alfatia🌷
Arghhh... nikah sama laki-laki banyak duit, tapi lingkungannya rumit.
Drezzlle: enak kan yg penting banyak duit
total 1 replies
Aruna02
lagian si wiliam banyak duit kok masih tinggal sama orang tua sih
Drezzlle: ya kan dia duda ada ada anak 2, apalagi cuma tinggal ada ibu doang. pastilah pengen nglindungin ibunya apa lupa pas Miranda nyulik Anggi.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!