NovelToon NovelToon
Baby'S Breath Untuk Aretha

Baby'S Breath Untuk Aretha

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Kisah cinta masa kecil / Cintapertama
Popularitas:16k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Setelah dua puluh dua tahun berlalu, Gavin dan Aretha bertemu kembali. Namun Gavin tidak menyadari bahwa gadis cantik tersebut adalah orang dari masa kecilnya, ke duanya bekerja di perusahaan yang sama. Aretha tak pernah lupa dengan Gavin, sekalipun mereka sudah tidak ada komunikasi sejak terakhir bertemu. Lalu bagaimana dengan Gavin? Akankah dia ingat dengan Aretha? Apakah Aretha akan menagih janji om Leo padanya untuk menjadikan Gavin suami Aretha?

Sebenarnya itu bukan pertemuan pertama, tiga tahun lalu ke duanya sempat bertemu dan Aretha salah paham dengan status Gavin.

“Dasar papa tidak bertanggung jawab. Nitip anak tapi tidak ingat,” ucap Aretha sadis.

“Haah! Anak? Kapan kamu nikah, Vin?” ucap Langit dan Raja bersamaan.

Gavin mengerutkan dahinya, dia termangu menatap wajah perempuan yang ada di hadapannya. Lalu bagaimana kisah dan hari-hari mereka nantinya?

cover by pinterest & canva

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ganci Doraemon

Rain bersama Xabiru kembali ke meja tempat mereka makan, di sana ada Gavin dan juga Meri yang biasa mengasuh Rain semenjak bayi.

Rain kembali menghampiri Gavin, daddy Mpin memang selalu di hati untuk bocah laki-laki yang berusia dua setengah tahun tersebut. Bocah itu berusaha naik ke sofa tempatnya tadi duduk, namun tidak bisa.

“Mau daddy bantu, boy?” tanya Gavin diangguki Rain, Gavin mengangkat bocah lucu itu dan mendudukkannya di sofa. “Cucah kalo kulan tindi. Duduk di cofa haluc diankat daddy,” ocehnya.

Gavin tertawa mendengar ocehan anak Xabiru tersebut, bocah ajaib yang selalu membuat suasana menjadi lebih hidup di manapun dia berada. “Makanya Rain harus makan sayur, minum susu. Makan empat sehat lima sempurna biar tumbuh tinggi,” Gavin menepuk lembut kepala bocah itu.

“Dunia berasa punya mas Rain sendiri kalau sudah sama mas Gavin. Mo-momnya ngontrak,” ucap Meri, pengasuh sekaligus yang membantu Xabiru dalam hal apapun karena mereka memang hanya tinggal bertiga.

“Apalah mo-mom kalau ada daddy Gavin,” sahut Xabiru, ke duanya terkekeh bersama.

Mereka kembali melanjutkan makan, Rain begitu asik dengan mainan barunya. Dia menggemas-gemas gantungan kunci berbentuk boneka Doraemon dengan tangannya. Gavin memperhatikan gantungan kunci yang di pegang Rain, dia seperti kenal dengan gantungan kunci tersebut.

“Rain beli mainan, Ru?” tanya Gavin pada Xabiru.

Xabiru menggeleng. “Di kasih orang tadi, tidak sengaja menabrak Rain. Lalu di kasih itu, katanya benda kesayangannya. Aku lupa tanya siapa namanya tadi,” jawab Xabiru.

“Rain di kacih onty Aletha,” sahut Rain. “Dolaemon na baguc kan, daddy?” lanjutnya bertanya pada Gavin.

“Di kasih siapa tadi, boy?” Gavin memastikan.

“Onty cantik Aletha, pakai L. Cepelti nama Rain,” jelas Rain pada Gavin, Rain memang belum fasih mengucap beberapa huruf termasuk huruf R, S dan G. Tapi anehnya bocah itu bisa menyebut huruf R saat menyebut namanya sendiri.

“Maksud Rain onty Aretha?” tanya Gavin diangguki Rain.

Gavin menatap Xabiru, namun mo-mom Rain tersebut menggeleng karena dia memang tidak tahu apakah tadi yang memberi Rain gantungan kunci adalah Aretha yang mereka kenal. “Aku tidak sempat bertanya karena dia keburu pergi, tapi aku merasa tidak asing dengannya Vin. Seperti pernah kenal tapi lupa kapan dan di mana,” Xabiru menjelaskan.

“Boleh daddy pinjam sebentar, boy?” Rain mengaguk dan memberikan gantungan tersebut pada Gavin.

Gavin mengamati bentuk dan model gantungan kunci Doraemon tersebut, dia melihat sisi bagian bawah. Gavin mengerutkan dahinya. “Aretha? Dia pulang?” Gavin menoleh ke kanan dan ke kirim mencari sosok itu.

“Daddy…daddy! Puna Rain itu, daddy minta cendili cana cama onty Aletha. Onty na cantik,” Rain mengulurkan tangannya pada Gavin, bocah itu minta gantungan kunci tersebut di kembalikan.

Gavin mengembalikannya pada Rain, dia menatap sejenak gantungan kunci bentuk Doraemon tersebut. Gavin tersenyum tipis, dia kembali pada memori saat bertemu dengan Aretha. Momen di mana Aretha menangis karena mengira Gavin tidak menyukai kado pemberian gadis kecil itu.

Hari itu Aretha memberikan kado mainan rakitan berupa miniatur rumah, karena Gavin sudah harus pulang ke Jakarta. Gavin memang menerimanya, namun sesaat kemudian bocah itu masuk ke dalam rumah. Karakternya yang dingin memang kerap kali membuat orang sering salah paham padanya.

Aretha menangis karena berpikir Gavin tidak menyukai kado yang dia berikan, padahal bukan begitu. Gavin buru-buru masuk ke dalam rumah untuk mencari sesuatu yang bisa dia berikan pada Aretha, namun sayangnya dia tidak punya benda baru. Hingga akhirnya Gavin mengambil gantungan kunci Doraemon kesayangannya, gantungan kunci oleh-oleh dari ayah dan bundanya saat dia di tinggal perjalanan bisnis ke Jepang Arshaka dan Aruna. Gavin juga mengambil boneka kelinci pemberian oma Naura, satu-satunya boneka yang masih dia bawa sampai dia umur empat setengah tahun.

Gavin keluar dari kamar dan berlari menuju pintu depan karena Aretha hendak pulang bersama Rega dan Rhea kala itu.

“Baby mochi!” panggil Gavin. “Kenapa nangis?” lanjutnya bertanya pada Aretha.

“Aletha kila abang ndak cuka mainan yang aku kacih, habic na abang macuk ke dalam lumah. Di cini tu campe telaca cakit, pelih-pelih gitu laca na. Jantung na jadi cekit-cekit,” Aretha mengungkapkan isi hatinya sambil menempelkan satu tangannya di dada.

“Aku suka hadiahmu, aku masuk mengambil ini.” Gavin memberikan boneka kelinci dan gantungan kunci boneka Doraemon pada Aretha. “Ini boneka sama gantungan kunci kesayanganku, sekarang aku berikan padamu. Harus di jaga baik-baik, ya!” lanjut Gavin diangguki Aretha.

Sebuah momen yang ternyata melekat dalam pikiran dan hati Gavin sampai hari itu, bahkan sejak hari itu keluarganya terus menggoda dirinya. Karena melalui Hana ataupun Leo, gadis kecil itu kerap kali bertanya tentang Gavin. Hingga akhirnya entah apa yang membuat Aretha tidak lagi bertanya tentang Gavin Leo dan Hana.

Xabiru heran melihat Gavin yang tiba-tiba melamun, bahkan ada senyum tipis terbingkai dari ke dua sudut bibir kakak satu susuannya tersebut. “Vin! Kamu baik-baik saja?” tanya Xabiru sampai dua kali.

“Hmm?” lamunan Gavin buyar karena panggilan yang ke dua kalinya dari Xabiru.

“Kamu baik-baik saja? Senyum-senyum tidak jelas begitu,” tanya Xabiru.

“Aku baik-baik saja, Ru. Hanya ingat sesuatu,” jawab Gavin.

Gavin kembali menatap gantungan kunci yang di pegang Rain. “Apa kamu masih mengingatku, Retha?” monolog Gavin.

Mereka kembali menyelesaikan makan siang, Xabiru lantas membawa Rain dan Meri menuju rumah Manggala. Sedangkan Gavin menuju rumah sakit di mana ke dua orang tua Xabiru di rawat, tadinya Xabiru hendak ikut. Namun Gavin melarang, Rain sudah pasti tidak mungkin di tinggal meskipun ada Meri. Selain itu juga Xabiru baru saja kembali setelah beberapa tahun dia menghilang dari keluarganya karena sebuah masalah.

Gavin ingin menyelesaikannya dulu satu demi satu, agar semua bisa berjalan lebih baik. Dia adalah garda terdepan untuk adik-adik dan sepupunya, mau tidak mau Gavin harus mengutamakan keluarganya lebih dahulu. Gavin saat itu juga masih menjalani pendidikan S2 nya sekaligus memegang posisi CEO muda di perusahaan Pradipta Company.

***

Aretha menghempaskan tubuhnya pada sofa, apartemen masih sepi karena Queena masih bersama dengan ke dua orang tanya menjenguk Anres dan Alice di rumah sakit.

Aretha melihat notifikasi ponselnya, ada satu pesan masuk. Aretha ternyata lupa kalau tadi dia ada janji dengan orang. Dia buru-buru pergi dari cafe, tidak ingin terlalu jauh melihat keakraban antara Gavin dengan Xabiru dan Rain yang dia kira adalah anak dan istri pria yang dia sukai tersebut. Aretha menghela napas, dia seolah lupa semuanya jika sudah berkaitan dengan Gavin.

Dia meletakkan ponsel di sampingnya setelah membalas dan meminta maaf pada orang tersebut. Aretha lantas melihat arloji, dia beranjak dri sofa dan masuk ke dalam kamarnya.

Aretha merapikan tempat tidurnya, dia memasukkan barang-barangnya ke dalam koper. Sesuai dengan rencana awal, dia di Jakarta memang hanya semalam. Setelah itu dia akan langsung pulang ke Bandung, Aretha kembali ke Indonesia untuk memastikan sesuatu. Sepertinya dia sudah mendapatkan jawaban kemana akan melanjutkan pendidikan S2 nya, karena itu dia harus segera bertemu dengan daddy dan mommynya.

Setelah membereskan semua barang-barang miliknya, Aretha menghubungi Queena melalui sambungan telepon.

“Ueena masih lama?”

“Sepertinya iya, mbak. Papa masih bicara serius sama uncle Arka dan uncle Ran,”

“Kalau onty Rhea?”

“Aku kasih ke mama dulu,”

“Oke,”

Aretha menunggu sejenak adik sepupunya memberikan ponselnya pada sang mama.

“Ada apa baby mochi, sayang?”

“Onty, Aretha mau pamit pulang ke Bandung duluan. Ada hal mendesak harus segera aku selesaikan,”

“Mendadak sekali,”

“Iya, onty. Maaf,”

“Ke Bandung naik apa, sayang?”

“Kereta. Ini Aretha sudah siap-siap mau berangkat, onty. Satu setengah jam lagi kereta berangkat, nanti di jemput paman Aji di stasiun.”

“Ya sudah! Aretha hati-hati, jangan lupa kabari onty atau Ueena kalau kamu sudah sampai. Lusa kita ketemu di Bandung,”

“Siap onty tersayang,”

Mereka memutus sambungan telepon, Rhea lantas mengembalikan ponsel pada putrinya. Mereka saat itu ada di ruang rawat Jingga yang tidak lain putri ke dua Anres dan Alice, gadis yang usianya lebih muda dari Ueena tersebut mengalami cedera di kakinya akibat kecelakaan yang terjadi bersama ke dua orang tua dan sang supir.

1
partini
jadi ingat Chery bell dulu bilang
cibe -cibe kalau ga salah
a yulaela_fa(Ayu Anfi): he em ya kk.cibi cibi keknya 🤣🤣
total 1 replies
muthia
di gibahin abang ganteng 🥰
muthia: 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 2 replies
partini
ini Rega dua si gavin
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤣🤣 he em yah ternyat
total 1 replies
muthia
ayo Aretha mau cr bapak baru🥰
partini
udah pada meninggal semua kakek dan nenek nya Thor pada ga bisa lihat cicit
muthia: ayo semangat abang Gavin 🙏🥰
total 4 replies
Siti Aminah
😍😍😍😍
A3
hohoho,,, selamat berjuang Gavin!!! 🤪😁
A3: bagusnya dibiarin aja dulu usaha sendiri 🤭🤭
total 2 replies
Niken Dwi Handayani
Masih ruwet kayak benang kusut, hubungan Gavin dan Baby Mochi 😮‍💨
a yulaela_fa(Ayu Anfi): kt lh nnt babang gavin bakal ngapain🤭🤭
total 1 replies
partini
hemmm tambah mumet tuh si Gavin
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤣🤣 bunda bakal marahin gavin dl sblm dbntu
total 6 replies
muthia
semangat dan sehat selalu 🙏❤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kakak... kk jg ya❤️❤️❤️
total 1 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah Thor, semoga Allah permudahkan urusan selalu
a yulaela_fa(Ayu Anfi): aamiin kaka, terimksh ❤️❤️

hal baik juga buat kk
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Makasih Othor sudah sempatkan up untuk kami 👍🙏
a yulaela_fa(Ayu Anfi): sm2 kk ❤️❤️
total 1 replies
A3
good job Alvian 👍👍👍
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwk kompor meleduk dia🤭🤭
total 1 replies
muthia
betul betul menguji kesabaran si abang Gavin
muthia: banget❤
total 2 replies
Nur Asiatun
gara gara salah faham, jadi ribet kan Aretha Gavin... semoga masalah segera di atasi.Alhamdulillah...terima kasih Author
Nur Asiatun: iya Thor, perlu kan bantuan Aretha Gavin Thor
total 2 replies
Niken Dwi Handayani
Saking gregetnya mungkin Mak nya Gavin langsung nikahin Gavin sama Artha nich. Jangan sampai lepas calon mantu potensial yang dari kiyik sudah di keep sama Aruna🤣
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwkwk kykny aruna mmg hrs turun gunung lgsg biar gavin lgsg dpt aretha 🤣
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
ini langit papa nya Rain kan? di novel ini apakah langit sudah bertemu atau menikah sama Xabiru?🤔
a yulaela_fa(Ayu Anfi): he em kk btl. mrk udh nikh kak, yg disini umur mrk udh pd 26 thn. klo pas di galaxy sm jingga mrk msh 23
total 1 replies
partini
nah Lo loading lama kan
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤣🤣🤣 iq ny lgsg jth sejatuh2nya ka
total 1 replies
Nnar Ahza Saputra
lanjut ka... 😊
a yulaela_fa(Ayu Anfi): otw kk
total 1 replies
Melda indah
gavin harus berjuang dapatkan Aretha
a yulaela_fa(Ayu Anfi): he em kk... kudu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!