Sepulang nya Alvira dari mengantar kan putri nya ke sekolah, Alvira berniat singgah di rumah mertua nya.
Tapi alangkah terkejut nya Alvira saat dia mengetahui bahwa di rumah mertua nya sedang ada acara pernikahan kedua suami nya.
Sang suami yang kata nya pergi ke kantor, kini sedang melaksanakan akad nikah atas nama wanita lain.
Alvira bertekad untuk membalas semua perbuatan mereka, suami nya, mertua nya dan juga adik ipar nya yang mendukung suami nya.
Ikuti kisah nya di sini.
Jangan lupa like, komen dan follow ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21
Bayu tidak ingin menunda lagi, dia ingin segera menemui Vira. Bayu tidak bisa kehilangan segalanya, dia harus bisa membujuk Vira kembali setidak nya Vira bisa mengembalikan jabatan nya di kantor seperti sedia kala.
Karena keegoisan nya kini Bayu harus menerima akibat dari perbuatan nya sendiri, sekarang ini Bayu terancam kembali ke dalam garis kemiskinan. Bayu tidak ingin kembali ke kehidupan awal nya sebelum bertemu Vira, dulu ibu nya bekerja sebagai buruh cuci dari rumah - kerumah sebagai penambangan hidup.
Tapi semua nya berubah setelah Bayu menikah dengan Vira, dia yang awal nya bekerja sebagai staf biasa bisa naik jabatan sebagai seorang direktur. Itu semua di sebab kan karena status nya sebagai suami nya Vira.
Tapi karena ambisi Bayu yang ingin memilik istri dua telah menghancur kan semua nya, saat Bayu terancam kembali ke setelan awal nya sebelum dia menikah dengan Vira.
"Nyonya di mana bi?" Tanya Bayu pada asisten rumah tangga nya ketika dia tiba di rumah nya Vira.
"Nyonya lagi di kamar, tuan. Sedang menemani anak - anak belajar!" Jawab Bi Marni dengan sopan.
"Baik lah saya akan menyusul nya, saya juga kangen sama anak - anak!" Bayu pun bergegas melangkah kan kaki nya menuju ke kamar nya anak - anak.
Dari ambang pintu, Bayu melihat Vira sedang menemani kedua anak kembar mereka yang sedang belajar. Bayu berfikir keras bagai mana cara nya agar Vira mau menerima diri nya kembali dan mengembalikan jabatan nya di kantor.
'Aku ada ide, aku akan menggunakan anak - anak untuk bisa memaksa Vira mengembalikan semua nya. Vira sangat menyayangi anak - anak, dia pasti tidak mau jika anak - anak tahu apa yang terjadi di antara kami!' Bayu tersenyum senang karena sekarang ini dia bisa menggunakan kedua anak kembar nya sebagai alat untuk merebut semua nya dari Vira.
"Hai sayang, Papa pulang!" Teriak Bayu yang berdiri tepat di depan pintu kamar sambil membentang kan tangan nya.
"Papa!" Si kembar menoleh ke arah Bayu dan tidak lama kemudian kedua nya berlari menghambur ke dalam pelukan Papa nya.
"Papa, adek kangen banget sama Papa!" Queen berkata sambil mencium pipi Bayu.
"Kakak juga Pa, kakak kangen sama Papa!" Dimas pun tak mau kalah dan dia juga memeluk tubuh Bayu.
"Papa juga kangen sama anak - anak Papa!" Gantian kini Bayu yang yang memeluk dan mencium kedua anak kembar tersebut.
Vira menatap pemandangan di depan mata nya dengan datar, dia tidak suka melihat Bayu datang ke rumah ini lagi. Tapi Vira juga tidak bisa menghalangi Bayu untuk bertemu dengan kedua anak nya, biar bagai mana pun juga Bayu adalah Papa nya mereka.
Vira berusaha untuk bersikap biasa saja di depan anak - anak nya, dia tidak mau jika mereka tahu bahwa saat ini Mama dan Papa nya sedang tidak baik - baik saja. Vira tidak ingin merusak mental nya anak - anak, karena saat ini mereka sedang dalam proses tumbuh kembang.
Jadi Vira memilih untuk mengesamping kan emosi dan kemarahan nya pada Bayu, anak - anak masih butuh sosok orang tua yang lengkap. Vira tidak ingin egois dengan melarang anak- anak nya bertemu dengan Bayu.
"Papa, lihat lah tadi Queen udah membuat gambar tentang keluarga kita!" Queen menyeret Papa mendekati meja tempat dia belajar tadi.
Queen menunjuk kan gambar yang sudah dia siap kan tadi, sebuah gambar keluarga bahagia di mana di sana ada kedua orang tua yang sedang mengapit 2 orang anak di tengah - tengah nya.
Hati Vira seketika menjadi pilu, anak - anak nya menginginkan keluarga yang bahagia seperti yang tertuang di dalam gambar tersebut.Tapi kini Bayu sudah menghancur kan harapan anak - anak nya dengan membawa wanita yang bernama Miranda itu di dalam keluarga kecil mereka.
Perut Bayu berbunyi karena dia memang sudah sangat lapar, siang tadi dia batal makan siang karena baku hantam dengan Fahmi di kantin kantor nya. Di tambah lagi saat ini Bayu tidak memilik uang, jadi dia memutuskan untuk makan di rumah Vira saja.
"Anak - anak sudah makan belum?" Tanya Bayu pada kedua anak nya.
"Belum Pa, kami sengaja mau menunggu Papa datang!" Queen berkata sambil menggeleng kan kepala nya.
"Ayo kalau begitu kita makan bersama!" Bayi tersenyum pada kedua anak kembar nya.
Risa melihat sikap Bayu seketika dia menjadi muak, tapi dia tidak bisa melakukan apapun di depan anak - anak nya.
"Mama, ayo kita makan malam bersama Papa!" Queen memanggil Vira yang masih mematung melihat pemandangan di depan mata nya tersebut.
Queen segera berlari meraih tangan Vira, lalu dia mengajak kedua nya bergandengan tangan seperti gambar yang dia lukis tadi siang. Kini mereka ber empat berjalan menuju ke ruang makan dengan posisi Queen dan Dimas berasa di tengah dan Vira serta Bayu berada di samping mengapit kedua anak nya.
'Aku harus bisa memanfaat kan anak - anak, akan ku buat Vira tidak bisa berkutik dan menuruti semua perintah ku di depan anak- anak!' Batin Bayu sambil tersenyum.
Bi Marni sibuk menyiapkan makan malam untuk keluarga majikan nya, semua makanan sudah terhidang di atas meja. Vira dengan cekatan melayani kedua anak nya, dia mengambil kan nasi beserta lauk nya lalu di berikan pada kedua anak kembar nya.
Untuk Bayu, Vira tidak mau melakukan apapun lagi. Jika biasanya Vira selalu mengambil kan nasi dan lauk nya ke dalam piring Bayu, maka sekarang Bayu tudak akan pernah lagi menemukan pelayanan yang di berikan oleh istri pertama nua tersebut.
"Pa, kapan- kapan kita liburan bareng ya. Dimas udah lama gak liburan barang sama Papa dan Mama. Selama ini Mama bilang bahwa Papa selalu sibuk, ngurusin kerjaan kantor!" Dimas berkata dengan wajah cemberut nya.
"Iya sayang, nanti kita liburan bareng ya!" Bayu berkata pada Dimas.
"Dimas, tidak baik makan sambil berbicara. Hormati makanan yang ada di depan mu, jangan banyak bicara lagi jika kita sedang makan!" Vira memperingati Dimas.
"Baik Ma!" Jawab Dimas yang langsung diam dan tidak berkata apa - apa lagi.
Kini mereka ber 4 makan tanpa ada yang berbicara lagi, yang ada hanya lah suara dentingan sendok dan garpu yang berada dengan piring.
"Dimas, langsung pergi tidur ya nak. Besok kan harus sekolah, jangan lupa cuci kaki dan tangan nya terlebih dahulu sebelum tidur ya!" Vira mengingat kan anak nya setelah mereka selesai makan malam.
"Baik Ma!" Jawab Dimas patuh dan dia segera pergi ke dalam kamar nya.
"Queen, ayo tidur nak. Ini sudah malam!" Vira beralih pada kembaran nya si Dimas.
"Queen mau nya tidur sambil di dongeng kan oleh Papa!" Queen kini bergelayut manja pada laki - laki yang menjadi cinta pertama nya itu.
yg di maksut vira itu... bukan mngembalikan posisimu jdi ceo... tpi mngembaliknmu ke stelan awal... di mna saat km msih jdi karyawan biasa🤣🤣
ya bgitu saja vira biar km bisa terus di manfaat kan bayu.
tak Kira teges ternyata ah sudah lah.
lagian.... jdi org g brsyukur... dpt istri baik... cantik... kaya.... derajatmu di angkat.... eeee pke belagu nmbah istri...😅😅😅