NovelToon NovelToon
Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wuna.Chanz

Jatuh cinta pada anak tiri seiring nya waktu karena istri selingkuh terus menerus?! padahal... Renzo Draja adalah pria mapan.. bagaimana konflik mereka dan cara Renzo Draja mengatasi nya?

Setelah bercerai dengan istri nya, entah bagaimana caranya Nias Wiliam yaitu mantan istri nya Renzo Draja mendapatkan uang, sedangkan Renzo Draja nyaris menguasai semua bisnis di kota.

Setelah bercerai, Renzo di perintahkan untuk kencan buta dengan para wanita pilihan Ayah Renzo Draja, yaitu Jhonson Draja.

Gaskeun mampir baca novel ku cuyy!

[Karya Official Wulan.Chanz]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wuna.Chanz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 Rumah Sakit

...Ayden akhirnya berani menjawab dengan kesal tetapi suara nya tidak tinggi seperti sebelum nya....

..."Kagak kayak gitu maksud gue, dia istri lo", Renzo menggelengkan kepala nya, menjawab dengan nada yang lebih tenang juga....

..."Gue tau, tapi dia gak hargain gue sebagai suami dia, dia cuman manfaatin duit gue", Ayden tersenyum geli, bertanya dengan mengejek....

..."Mau hargain lo berapa? lima juta? sini gue beli", Renzo terkekeh geli, menjawab dengan tidak terima....

..."Murah banget, harga gue ini.... sepuluh triliun boleh lah", Ayden mendekat lalu merangkul bahu Renzo, berbicara dengan lembut....

..."Yaudah, maafin gue, tadi gue kesel aja liat lo yang santai banget, sekarang gue paham", Renzo mengangguk kecil, Zelia tersenyum lega setelah mereka berdua selesai bertengkar, Renzo berbicara pada Zelia dan Ayden....

..."Ayo kita ke ruang lahiran itu", Ayden mengangguk, Zelia juga mengangguk, lalu mereka bertiga berjalan ke arah ruang tempat penanganan Nias, Renzo menggenggam tangan Zelia dengan erat, seolah-olah takut kehilangan Zelia di rumah sakit ini, sesampai nya di ruang penanganan itu, lalu mereka bertiga duduk di kursi tunggu, Renzo mendapatkan telpon dari Jhonson, lalu mengangkat telpon nya, bertanya dengan penasaran....

..."Halo Ayah?", Jhonson menjawab dengan gelisah, hal yang tidak biasa untuk Jhonson yang di kenal tenang dalam situasi apapun....

..."Ayah sama Bunda ke sana", Renzo mengangguk walau Jhonson tidak bisa melihat nya, telpon di matikan oleh Jhonson....

...****************...

...Beberapa menit menunggu, Jhonson dan Vione datang, mereka berdua terlihat agak khawatir, lalu Renzo segera berdiri, Zelia juga ikut berdiri, Vione berlari kecil ke arah Renzo, lalu terhenti di hadapan nya, bertanya dengan takut....

..."Gimana Nias?", Renzo menjawab dengan ikut gelisah....

..."Masih di dalam ruang perawatan, Bun", Jhonson mendekat, lalu berhenti di samping Zelia, bertanya juga dengan agak santai, walau wajah Jhonson tidak bisa berbohong mengenai gelisah nya....

..."Ayden gak datang?", Renzo menoleh ke arah Jhonson untuk menjawab pertanyaan nya....

..."Datang, tapi dia lagi beli jajanan", Jhonson terkekeh kecil, tidak terkejut dengan jawaban nya Renzo, lalu mengangguk kecil, Renzo berbicara lagi....

..."Tunggu aja, sambil duduk", Vione menghela nafas, mengangguk, lalu Jhonson segera duduk di kursi, membuka ponsel nya walau tidak membuka aplikasi lain karena gelisah, sedangkan Vione tidak duduk, menunggu sembari berdiri saja, Renzo merangkul bahu nya Zelia, berbisik....

..."Baby, sekarang penentuan, bayi itu milik Daddy atau bukan, kamu penasaran gak Baby?", Zelia bersandar pada Renzo, mendongak untuk menatap ke arah nya, bertanya dengan suara yang campur aduk antata tidak terima dan terpaksa menerima....

..."Kalau anak Daddy gimana? apa Daddy masih mau... perhatian sama Baby?", Renzo terkekeh, tangan yang merangkul bahu nya naik untuk menyentuh rambut nya Zelia dengan lembut, menjawab dengan penuh kelembutan dan kasih sayang....

..."Baby... kamu ngomong apa sih? ya iya lah Daddy bakal sayang kamu, tapi Daddy tebak bayi itu bukan bayi kandung Daddy", Zelia tersenyum memeluk tubuh besar Renzo, berbicara dengan jahil....

..."Oke ayo taruhan! kalau tebakan Baby itu anak kandung Daddy", Renzo mengangkat satu alis nya sembari tersenyum tertantang, menjawab dengan suara dalam....

..."Ooh? siapa takut? kalau Daddy benar... Baby mau apa?", Zelia berpikir sejenak lalu menjawab dengan percaya diri dan berani....

..."Baby masakin makanan buat Daddy selama dua bulan! kalau Baby yang benar? Daddy mau apa?", Renzo berpikir sejenak lalu menjawab dengan percaya diri yang keren....

..."Kalau Daddy yang benar, Daddy kasih jajan Baby sebesar... sepuluh juta perhari, lagian yang benar itu pasti jawaban dari Daddy, siap-siap masakin makanan buat Daddy selama dua bulan", Zelia tersenyum penuh percaya diri, menjawab dengan jahil....

..."Enggak lah, Baby yang benar", Renzo tersenyum tertantang, mendekatkan wajah nya ke Zelia, menjawab dengan suara yang lebih rendah....

..."Gak lah.. Daddy yang benar", Lalu mereka berdua tertawa kecil bersama-sama, Vione melihat itu lalu menyahut mereka berdua....

..." Hei kalian! kok malah ketawa-ketawa gitu sih? Nias lagi mau melahirkan tau", Renzo dan Zelia menoleh ke arah Nias dengan bersamaan, Zelia terkekeh gugup, menjawab dengan kegugupan yang sama....

..."E-Ehh iya Bunda, maaf", Renzo menjawab perkataan Vione juga, tetapi dengan nada yang lebih santai....

..."Bunda aja pasti tau kalau bayi itu bukan punya Renzo kan?", Vione menghela nafas, menjawab dengan kebingungan....

..."Bunda tau, tapi kalau itu benar-benar bayi kamu gimana dong Renzo?", Jhonson menambahkan dengan santai yang sama seperti Renzo....

..."Tapi kalau menurut Ayah, itu bukan, karena sebelum Nias bilang dia hamil, Ayah tau kalau Renzo lagi sibuk sama brand perusahaan Draja yang baru kan?", Renzo mengangguk setuju, Vione kebingungan dengan Ayah dan Putra yang begitu yakin dengan pendirian mereka, lalu mereka mendengar suara bayi dari ruangan perawatan Nias membuat mereka menoleh ke arah pintu perawatan yang masih tertutup rapat, Renzo berbicara dalam hati dengan tidak sabar...

...* Akhir nya, semua ini bakal terungkap... *...

...Zelia memeluk Renzo dengan lebih erat, berbicara dalam hati juga, tetapi dengan takut juga penasaran....

...* Jadi makin penasaran, tapi aku takut kalau itu bayi kandung Renzo *...

...Pintu perawatan terbuka, menunjukkan Dokter, Vione segera menghampiri nya, bertanya dengan gelisah....

..."Bagaimana Dok?", Dokter mengangguk, lalu bertanya pada Vione dengan profesional....

..."Ini keluarga Nyonya Nias?", Vione mengangguk-anggukkan kepala nya, Dokter ikut mengangguk, lalu bertanya lagi dengan penasaran....

..."Ada suami Nyonya Nias?", Vione menoleh ke arah Renzo, Dokter mengikuti arah tatapan nya Vione yang terarah ke Renzo, membuat Renzo menatap ke Dokter dengan tatapan keras, Dokter agak kebingungan sedikit melihat Renzo, tetapi Dokter berhasil menyembunyikan kebingungan nya dengan tingkah yang terkendali, lalu Dokter berbicara dengan tangan kanan nya terangkat ke arah pintu....

..."Silahkan masuk", Renzo mengangguk, melepaskan Zelia dengan perlahan lalu berjalan masuk, Dokter membukakan pintu untuk Renzo, lalu menghentikan Vione yang mau ikut, berbicara dengan lebih sopan....

..."Maaf Nyonya, hanya Suami Nyonya Nias terlebih dahulu yang di bolehkan masuk", Vione menghela nafas lalu mengangguk dengan agak kesal, Dokter ikut masuk, pintu kembali tertutup, Zelia merasakan jantung nya berdebar-debar kencang, lalu berbicara dalam hati....

...* I-Ini benar-benar terjadi... ini benar-benar terjadi, Mommy Nias akhir nya melahirkan bayi itu... aku gak mau ini benar-benar terjadi, tapi ini terjadi... *...

...-Bersambung-...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!