seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kematian putri Aurora dan bertemu dengan selir Diana
Di taman dekat danau yang begitu dekat dengan istana sakura, ternyata di sana sudah banyak para prajurit dan pelayan yang penasaran dengan penemuan putri Aurora.
Tapi saat melihat keadaan putri Aurora mereka menutup mulut dengan wajah terkejut,begitu juga dengan permaisuri dan putri mahkota,mereka shock melihat keadaan putri Aurora yang mengenaskan.
" ya ampun,kenapa putri Aurora bisa menjadi seperti itu...? Ini sangat mengerikan"
" apa putri Aurora bunuh diri karna selir agung dihukum oleh yang mulia,,,dari yang aku lihat putri Aurora hanya terjatuh kedalam danau tanpa mengalami luka "
" kamu benar jika ada yang sengaja menyakiti nya pasti dia terluka tapi ini,,,badannya hanya mengembung saja dan itu karna putri Aurora telah meminum banyak air danau "
Permaisuri dan putri mahkota yang mendengar itu saling memandang dengan wajah tersenyum licik.
" siapapun yang membunuh mu atau kamu sengaja bunuh diri aku merasa bahagia,karna sekarang hanya aku satu-satunya putri kesayangan ayahanda,,,Aurora semoga kamu tidak terluka melihat kemenangan ku saat ini " batin putri mahkota yang memperlihatkan wajah sedihnya.
" aku tidak menyangka kamu melakukan hal sebodoh ini,,hanya karna selir agung si wanita jalang itu di hukum oleh yang mulia kamu berbuat nekat seperti ini,,ckckckxk.. sungguh anak yang berbakti " batin permaisuri sembari membasahi wajahnya dengan air liur nya agar dia terlihat menangis melihat keadaan putri Aurora.
" yang mulia dan selir agung datang, menyingkir lah kalian "
mendengar kedatangan Raja mereka menjauhi danau, sedangkan Raja dan selir agung jantung mereka berdebar kencang,dan setelah melihat putri Aurora yang sudah tergeletak di pinggir danau dengan wajah pucat nya.
Duarrrrrrrrrrrrrrrrr
dunia selir agung hancur seketika,dia menjatuhkan tubuhnya disamping tubuh kaku putrinya,dia menatap nanar wajah putri Aurora dan.
" tidakkkkkk..... hikkkssssssssss...ini tidak mungkin,,putriku tidak mungkin mati,,sayang bangunlah nak,, hikkkssssssssss,,,ini ibu sayang,,ibu mohon jangan tinggalkan ibu nak " tangis Raung selir agung sembari mengguncang tubuh putrinya.
Raja yang melihat itu menangis dalam diam, tangannya mengepal dia menyalahkan dirinya sendiri,dia berjalan mendekati putri Aurora dan menatap wajah yang sudah terlihat pucat itu dengan tatapan bersalah.
" putri kesayangan ku,,,kenapa kamu melakukan ini sayang..? kenapa kamu tidak menemui ayahanda waktu itu ? Kenapa..? " Isak Raja,dia tidak sanggup melihat wajah putri Aurora lagi.
Sedangkan selir agung sudah pingsan karna merasa shock melihat keadaan putrinya yang sudah tidak bernyawa, melihat itu raja berdiri dan menghapus airmata nya.
" pelayan bawa selir agung kembali kedalam kamar nya,,!! Dan kalian persiapkan acara pemakaman putri Aurora!! " perintah nya dan setelah itu di pergi dari sana,jujur dia terpukul atas kepergian putri kesayangan nya,tapi bagaimana pun dia tidak boleh terlihat lemah dihadapan mereka semua,karna dia adalah seorang raja yang harus memiliki mental yang kuat menghadapi berbagai ujian dalam hidupnya.
Dan selir agung pun dibawa kembali kedalam kamarnya, proses pemakaman putri Aurora diadakan secepatnya karna raja tidak mau jasad putrinya membusuk.
bahkan karena terlalu terpukul tidak ada yang menyadari jika Aluna sama sekali tidak datang ke acara pemakaman saudari nya,dia saat ini terlihat bersiap-siap mengenakan baju serba hitamnya.
Dia berencana hari ini akan menemui ibunda nya sekaligus mengantarkan biaya hidup Selir Diana dan pengawal nya.
Setelah merasa cukup,dia pergi dari sana dengan memanjat tembok besar yang menjadi penghalang bagi nya.
Sementara pelayan pribadi nya Lilis tidak mengetahui kepergian nya,Aluna hanya meninggalkan secarik kertas diatas meja kamarnya.
*************"
di hutan terlarang,di pinggiran hutan,disana selir Diana sedang duduk bersama dengan pengawal nya liam,mereka terlihat sedang membakar daging kelinci untuk mereka makan.
" apa putriku akan datang liam.?? " tanya selir Diana tiba-tiba sembari menatap lurus kedepan.
Liam yang mendengar itu juga tidak tau harus menjawab apa,dia tidak yakin Aluna akan keluar dari istana dengan mudah.
" seharusnya dia akan datang nyonya karna nona Aluna sudah berjanji akan menemui kita disini " ucap liam yang terus memanggang daging kelinci itu.
Selir Diana bersandar di batang pohon,dia melihat hutan yang begitu lebat membuat nya merasa was-was.
Hingga dia melihat sosok gadis kecil yang sedang berjalan kearah mereka,melihat itu selir Diana tersenyum lebar,matanya berkaca-kaca.
" putriku Aluna..kamu benar-benar datang sayang ? " ucap selir Diana sembari menghapus air matanya.
Liam sontak mendongak mendengar ucapan selir agung,dia tertegun ternyata Aluna menepati janji nya.
sedangkan Aluna yang sedang memikul karung nya,dia berjalan dengan langkah lebar mendekati liam dan ibunya,setelah sampai di hadapan mereka,dia menjatuhkan karung itu dan memeluk ibunya.
" bagaimana mungkin aku tidak datang, sementara aku sudah berjanji pada ibuku,,lihatlah bahkan aku membawa bekal untuk kalian" setelah itu dia menguraikan pelukan nya.
Selir Diana menatap karung itu dengan heran,tapi dia tidak banyak bertanya.
" ya ibu percaya kamu akan datang sayang,, bagaimana keadaan mu di istana ? Apa mereka masih menyakiti mu nak ? " tanya selir agung dengan cemas.
" ibu tenang saja,mereka tidak akan berani menyakiti ku lagi,,dan apa ibu tau kabar hari ini ?? Aurora putri selir agung di temukan didalam kolam dalam keadaan tidak bernyawa,,dan berita itu sudah menyebar luas di kerajaan,,saat ini di istana mereka sedang melakukan acara pemakaman nya " beritahu Aluna dengan tersenyum dingin.
Liam dan selir Diana yang mendengar itu terkejut,mereka berdua saling memandang dengan wajah tegang nya.
" nona..ini..kenapa bisa putri Aurora tiba-tiba mati ? Ini sangat aneh,,pasti sekarang selir agung sangat terpukul" ucap liam yang akhirnya membuka suaranya.
" ibu tidak menyangka putri Aurora mati secepat itu,padahal umurnya masih muda " gumam selir Diana yang termenung memikirkan kematian putri Aurora.
" liam..ibu...? Kenapa kalian malah terlihat sedih ? Bukankah seharusnya kita bahagia karna itu mungkin saja karma untuknya!!! bukankah selama ini dia sudah menyakiti ku dan ibu,,sudah sepantasnya dia mati!! Justru dia sangat beruntung mati tanpa merasakan rasa sakit seperti yang aku rasakan dulu ! " tekan nya dengan wajah kejam nya.
Selir Diana tertegun mendengarnya,dia menatap wajah putrinya yang terlihat menyeramkan.
" kenapa aku merasa putriku seperti orang lain,dan aku merasa putriku tidak berperasaan lagi,," batin selir Diana..
" ahhh...anda benar nona,sudah seharusnya dia mendapatkan karma,,oh ya apa yang nona bawa ini ? " liam yang merasakan suasana tegang langsung mengalihkan pembicaraan mereka.
Benar saja Aluna membuka karung itu,dan terlihat lah emas dan perak didalam nya,dia menatap liam dan ibunya.
" aku membawa semua ini agar ibu memiliki tempat tinggal untuk sementara waktu ini,,dan liam aku ingin kamu membeli rumah di kerajaan tetangga saja karna menurut ku saat ini di kerajaan ini tidak aman,dan ibu tenang saja aku akan sering mengunjungi ibu nanti " ucap Aluna dengan serius.
mereka yang melihat emas dan perak itu dibuat terdiam,dan tidak berani bertanya meski selir Diana ibu Aluna,dia merasa tidak nyaman banyak bertanya pada putrinya.
" baik nona,,saya berjanji akan menjaga nyonya dengan nyawa saya sendiri,,!!! " liam mengucapkan nya dengan bersungguh-sungguh.
Melihat kesungguhan nya,Aluna tersenyum puas dan menatap ibunya dengan lembut.
" ibu jaga dirimu baik-baik!! aku tidak bisa berlama-lama disini nanti ayahanda mencurigai ku,,kalau begitu aku pergi dulu" setelah berpamitan pada ibunya,Aluna berjalan meninggalkan mereka disana.
liam dan selir Diana yang melihat kepergian nya menatapnya dengan raut wajah tidak rela.
" liam apa putriku akan baik-baik saja di istana ? " tanya selir Diana yang sudah menangis.
" nyonya anda tenang saja,nona Aluna sangat hebat aku yakin nona Aluna pasti bisa melindungi dirinya sendiri" jawab liam dan kemudian dia melanjutkan ucapannya didalam hatinya " dan aku sangat yakin kematian putri Aurora ada hubungan nya dengan nona Aluna," dia kemudian menatap selir Diana yang akhirnya mengangguk.
" nyonya sebaiknya kita pergi dari sini sebelum ada yang melihat keberadaan kita " setelah mengatakan itu,liam pergi membawa selir Diana dengan menggendong nya dibelakang punggung nya, tidak lupa dia membawa karung itu yang akan menjadi biaya hidup mereka nanti.
Terima kasih Thor cerita nya.. keren loh😍😍
lanjut up lagi thor
lanjut up lagi thor