NovelToon NovelToon
OBSESI DENDAM Billie

OBSESI DENDAM Billie

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Teen Angst / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"JANGAN GERAK!"

"Siapa!?"

"SHH!! Diam atau kita mati konyol!"

Pertemuan tidak sengaja Noah Christian dengan Billie Ashton di saat hidup kedua nya berada di ujung tanduk ternyata membuat Noah penasaran dan mencari identitas gadis yang membekap mulut nya di malam gelap itu.

Wajah nya tidak begitu terlihat, hanya suara parau dan tangan gemetar serta bau wangi yang membuat Noah tidak bisa melupakan nya. Dia terus mencari, keberadaan gadis yang sembrono dan misterius itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 21. Akhir seorang penghianat.

Billie sampai di tempat organisasi pembunuhan, Alex sudah di sana dan sudah di tempatkan di ruang gelap tapi ada lampu yang sangat terang tepat di kepalanya sampai membuat pandangan Alex silau. Alex terbangun hanya menggunakan celana pendek, dia terkejut berada di ruangan itu. Dia tau itu ruangan apa, dia sudah ketakutan sekarang.

"Om Lucas!! Om!!" Teriak Alex ketakutan.

"Kenapa nyari omku?" Alex terkejut mendengar suara Billie.

"Billie, Billie kenapa kamu bawa abang kesini!? Kamu ada salah paham apa sama abang!" Teriak Alex, dia masih mengira Billie tidak mengetahui belang nya.

Billi berjalan mendekat padanya sambil menyeret sesuatu lalu dia lemparkan ke depan Alex sampai Alex terkejut karena ternyata yang Billie seret adalah jasad salah satu anak buah nya yang dia tempatkan sebagai mata - mata di sana, yang siang tadi Billie eksekusi.

"Ini salah paham?" Tanya Billie, Alex pun pias..

"A- apa maksud nya, kamu bunuh anggota kita, Billie?" Ucap Alex, Billie yang sudah muak melayangkan bogeman nya di wajah Alex.

"Ayolah, nggak usah pura - pura lagi.. bukan cuma dia yang udah mati, sisa nya juga udah mati. Cuma dia yang mayat nya masih utuh, sisa nya udah di makan buaya." Ucap Billie, Alex terkejut.

"B- Billie, tolong maafin abang Bill, abang khilaf." Ucap Alex.

"Khilaf?? Kalo seandainya semua ini nggak ketauan dan lu berhasil jalanin semua rencana jahat lu, lu pasti merayakan nya sebagai kemenangan, kan? Sekarang karena kepepet lu bilang ini khilaf?" Ucap Billie.

"Waktu berpikir mau berontak kenapa nggak inget khilaf?" Ucap Billie, dia kesal setengah mati.

"B- Billie, bang Lex sadar ini salah, maafin bang Lex Bill, kamu kan adek abang." Ucap Alex, Billie meludahi wajah Alex.

"Cuih!!" Alex sampai terkejut dan memejamkan matanya.

"Di dunia ini, nggak ada yang namanya khilaf. Kalo lu berbuat, itu tandanya lu sudah niat dari awal. Khilaf di ucapkan cuma kalo rencana jahat itu gagal dan ketauan, baru bilang khilaf, kayak yang lu lakuin sekarang!" Ucap Billie marah.

"Gue udah kasih lu banyak kesempatan buat pulang, tapi lu malah makin jauh, dan lu malah terang - terangan nargetin om gue, bangsat! Manusia nggak tau terimakasih! Om gue yang pungut lu kecil dari jalanan waktu lu kelaparan, sekarang gue tanya waktu lu nyusun rencana jahat lu ini lu inget itu nggak!!? HAH!!" Bentak Billie.

"Hh!"

"Hehehehe.." Alex malah tiba - tiba tertawa.

"Siapa suruh dia malah tunjuk lu jadi ketua ketimbang gue!! Gue laki - laki, gue lebih kuat! Kenapa dia malah nunjuk lu yang jadi ketua!?" Teriak Alex, Billie tersenyum dingin mendengar itu.

"Lu?? Lebih kuat?? Hah!" Ucap Billie, dia lalu merakit pistol nya lagi di depan Alex.

"Lima taun yang lalu, om Lucas buat keputusan untuk menentukan ketua OWL. Antara gue sama lu siapa yang menang dalam pertarungan maka dia yang jadi ketua. Jelas - jelas lu yang kalah dan nyaris mati ngelawan gue, sekarang lu bersikap solah lu paling tersakiti, banci!" Ucap Billie.

"Itu karena gue nggak serius bertarung! Gue nggak mungkin hajar lu habis - habisan, karena lu perempuan!" Teriak Alex.

"Nggak serius?? Heng! Lu nggak inget di peraturan jangan melibatkan senjata apapun, dan lu malah tiba - tiba bawa belati dan nyayat lengan gue?" Ucap Billie.

"Udah gue bilang gue nggak tau ada aturan nya!" Ucap Alex membela diri.

"Setelah gue di nyatakan menang, gue di larikan ke rumah sakit, pukulan tangan lu matahin tiga tulang rusuk gue, muka gue babak belur dan darah di mana - mana, tangan kiri gue patah sampe pendarahan otak dan koma 3 bulan, itu bukan pukulan serius?! Bro, itu nafsu!! Lu nafsu mau bunuh gue hari itu." Ucap Billie, Alex terdiam..

"Terus lu dendam dan diam - diam bikin organisasi baru, hasut anggota biar mihak lu karean gue cewek. Lu mau gue bongkar semua nya? Gue punya semua buktinya." Ucap Billie, Alex pun terdiam menalan ludah nya.

"Kalo kalah, terima!! Bukan jadi pecundang dan main belakang, brengsek!" Ucap Billie, dan dia selesai merakit senjatanya dan mengarah kan nya pada Alex.

Alex ketakutan melihat Billie mengarahkan senjata padanya, tatapan dingin Billie sangat menusuk, Alex tidak pernah melihat Billie semarah itu.

"Bill, maafin gue.. kasih gue kesempatan sekali lagi, gue masih pengen hidup." Ucap Alex ketakutan.

"Telat!" Ucap Billie.

"Bill! Kita tumbuh bareng, lu tega bunuh gue!" Teriak Alex.

"Gua adalah orang yang sangat toleran sama sesama tim. Gue mungkin bisa maafin lu.." Ucap Billie, Alex tampak senang.

"Makasih BIll, makasih.. tolong jengan bunuh gue, Bill." Ucap Alex memohon.

"Tapi karena lu udah niat bunuh om Lucas, gua nggak ada toleran lagi. Om Lucas adalah batasan gue, lu udah berniat bunuh om gue, nggak ada maaf buat lu." Ucap Billie, Alex lemas mendengar itu.

"Lu inget cara gue rakit senjata ini, kan? Lu yang ajarin gue. Sekarang gue pake pistol yang sama dengan cara rakitan yang sama yang lu ajarin ke gue, buat nembak lu." Ucap Billie.

"Bill!! Please Bill jangan bunuh gue!" Teriak Alex.

Billie mengarahkan pistol itu ke arah Alex lalu tanpa berkedip dia pun menembak Alex tepat di kaki nya, Alex menjerit kesakitan.

"Aaarghh!!"

Setelah menembak satu kaki Alex, Billie lalu berbalik pergi dan keluar dari ruangan itu.

"Klang! Klang! Klang!" Suara pintu jeruji yang berbunyi karena pintu nya di kunci.

"Billie!" Teriak Alex.

"Lu mantan anggota di sini, lu tau ini ruangan apa, kan?" Ucap Billie.

"Bill!! Jangan gini Bill, kasih kesempatan gue Bill, gue janji!" Teriak Alex.

"Kumpulin anggota kita." Ucap Billie, pada salah satu bawahan nya.

Mereka semua berkumpul di depan jeruji besar itu menyaksikan bagaimana Alex berteriak mengerang kesakitan dan ketalutan. Kenapa Alex sampai ketakutan? Karena di belakang Alex duduk adalah pintu kandang Ottan, si raja.

Ini pertama kalinya Ottan akan menyiksa anggota Lucas sendiri, biasanya Ottan memakan musuh atau sekutu yang berkhianat.

"Billie!! Billie tolong gue Bill!!" Teriak Alex frustasi karena dia sudah mendengar dengusan binatang yang ada di belakang nya.

"GGGGRRRR!"

"BILLIE!!!"

Billie diam saja, dia lalu membuka pintu kandang nya dan..

"GRRROAARR!!"

"AAARGGHHH!!!"

"GRROAR!!!"

"AAARGGGHH!! BILLIE, TOLONG!!" Teriak Alex.

"AARG!!!"

Semua angota di sana menyaksikan betapa mengerikan nya kematian Alex yang di cabik - cabik dengan brutal oleh Ottan, singa jantan raksasa yang sedang lapar.

Billie membuat mereka semua menyaksikan itu agar mereka berpikir dua kali sebelum melakukan tindakan bodoh seperti yang Alex lakukan. Billie sudah memberinya kesempatan berkali - kali tapi Alex sendiri yang menantang kesabaran nya.

"Bubar, besok mandiin Ottan. Aku pulang dulu." Ucap Billie.

"Siap!" Ucap mereka semua.

Billie lalu berjalan pergi dari sana, dia memasukan pistol tadi ke tas nya dan melesat dengan motor nya. Air mata Billie meleleh.. Tentu dia juga sedih, dia dan Alex tumbuh bersama. Tapi siapa yang sangka hanya karena posisi ketua yang meneruskan Lucas, Alex malah punya ambisi lain.

Billie tidak langsung pulang, dia menepi di sebuah jembatan yang di bawah nya adalah sungai yang lebar dan arus nya deras. Billie memanjat tembok nya dan duduk di sana, saat itu kondisi sepi karena sudah jam 3 dini hari.

Billie mengeluarkan pistol yang dia gunakan untuk menembak Alex tadi dan dia membongkar rakitan nya satu persatu dan di biarkan jatuh kedalam sungai.

"Anggaplah gue maafin lu, seandainya lu nggak kemakan ambisi lu, kita bisa taklukin dunia bareng - bareng." Gumam Billie, air matanya meleleh.

...BERSAMBUNG!!...

1
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅕🅗🅐🅝ˢ⍣⃟ₛ§𝆺𝅥⃝©🦐
cepet susul Billie noah.. bantu dia/Determined//Determined//Determined/
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅕🅗🅐🅝ˢ⍣⃟ₛ§𝆺𝅥⃝©🦐
hahaahha kmu kurang peka sihh🤣🤣🤣
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅕🅗🅐🅝ˢ⍣⃟ₛ§𝆺𝅥⃝©🦐
mungkin dia diancem bakal Billie yg di siksa
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Semangat Billie... Kita senasib, perihal cinta pertama anak perempuan😄
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Jangan pernah mendebat orang yg lg bucin, percuma🤣🤣🤣
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
selama ga berkhianat kalian aman 😶
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
justru bumerang , bilson malah kurang ajar 😤
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
tuh mamamu anak tunggal 😶
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Kirain noah salah minum apaaa gituu 🤣 taun bucin akut
neni nuraeni
hahhaaaa Noah... Noah...
☠ SULLY
duit 5 miliarr
kaya 5 rebu beli kerupuk
ampunn kelakuan horang kayahh
😅
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
hahahaha... sakit jantung noah, boleh aq salah satu ahli waris g 😂🤣 dasar bucin it mah lagi jatuh love🤣
Nureliya Yajid
lanjut thor
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣 Hhmmm aya2 wae /Facepalm/
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Nah iya tuh perkaos aja rame2 tu si om na 😂
neni nuraeni
wiiih seruuu
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Nunggu apa coba bill langsung aja tu si tua di bantai
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
laaah nih orang sapa yak songong amat 🤮
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
mimpimu ga enak banget bil 🤔
Nureliya Yajid
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!