NovelToon NovelToon
Hantu Air

Hantu Air

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Roh Supernatural / Mata Batin / Iblis
Popularitas:88.9k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Anak ku hilaaaaang, kemana anak ku pergi?"

Beberapa waktu terakhir ini banyak anak anak dan juga orang tua mati tenggelam, mereka di temukan bila sudah empat atau tiga hari di dalam air sehingga keadaan tubuh sudah mengembung.

Sebelum tenggelam ada yang bilang bahwa mereka berjalan dengan pandangan kosong, mereka tidak di makan buaya karena tidak ada gigitan di tubuh mereka.

Apa yang membawa mereka kedalam air?

mungkin kah ada sebuah misteri sehingga mereka semua meninggal di dalam air?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Mimpi buruk

"Aku harus bicara sama Purnama lah biar di tolong sama dia, aku tidak sanggup bila nanti malam hantu itu datang dan kembali membuat ulah." Ridwan sudah bertekad untuk mendatangi rumah Purnama.

"Agak siang kenapa, Bang?" Amir yang baru saja menyelesaikan salat subuh duduk di depan Ridwan.

"Ini dalam keadaan gawat darurat sehingga harus cepat di bicarakan dengan Purnama." Ridwan sudah tidak sabar lagi.

"Masalah nya ini masih shubuh, nanti yang ada kita akan kena marah dan bisa saja malah kena banting oleh Purnama!" seru Amira yang sudah hafal dengan tabiat wanita itu.

"Eh iya juga." Ridwan baru sadar dia akan menemui siapa.

"Tunggu agak siang dan baru kita mendatangi rumah dia lalu mengatakan apa yang telah terjadi, bahaya ini memang kalau tidak segera membicarakan dengan dia." ucap Amir.

"Aku tidak mau bila sampai kena hipnotis dan kemudian malah masuk sungai sana." Ridwan merinding membayangkan bila nanti dia malah menjadi tumbal untuk sungai.

Bagi para manusia membayangkan kematian pasti akan terasa begitu seram dan menakutkan sekali padahal memang kita akan pasti semua menemui kematian, tapi tidak tahu dengan cara apa dan kadang justru kematian yang kita hadapi akan lebih menyakitkan lagi, karena kita juga tidak tahu bagaimana nasib dan takdir ini berkata.

Tapi bagi Ridwan mati di dalam air dan dalam keadaan pengaruh setan maka itu terlihat begitu seram dan dia juga sudah membayangkan bagaimana sengsara di dalam air itu, jadi sebisa mungkin harus menghindar dan mencari solusi terbaik agar tidak mati di dalam air karena mungkin Purnama bisa menemukan solusi untuk mereka.

Walau agak sulit juga karena Purnama adalah tipe wanita yang sangat sulit untuk di dekati atau di ajak berbicara, Amir malah lebih ingin berbicara kepada Arya walau sang adik itu agak bloon namun setidaknya Arya tidak akan pernah membanting mereka saat sedang ngobrol atau berbicara tentang hal gaib itu.

Setidaknya kalau sudah berbicara dengan Arya maka nanti pasti akan sampai kepada Purnama juga karena mereka adalah saudara dekat dan pasti Arya akan membicarakan masalah itu kepada sang kakak, oleh sebab itu Amir ingin mencari jalan aman dengan mengatakan kepada Arya saja sehingga bisa lebih tenang ketika mengobrolkan hal tersebut.

Beda dengan Ridwan yang tidak berpikir panjang karena yang penting bisa menemukan solusi walau nanti akan kena sembur atau kena marah oleh Purnama, di bandingkan dengan hantu itu maka rasanya Ridwan lebih takut dengan hantu tersebut bila dengan Purnama karena meski pun nama galak tapi ada raut wajah cantik di dalam diri wanita itu.

"Apa yang sedang Abang pikirkan?" Amir melihat Ridwan yang termenung seperti itu.

"Ini loh, aku heran apa mungkin Zidan itu pernah kena marah juga sama Purnama ya?" Ridwan malah memikirkan nasib suami Purnama.

"Ngapain kok malah mikirin Zidan, gila ya kau bang." seru Amir.

"Ya kan Purnama galak begitu, siapa tau saja kebablasan sampai sama suami juga." cengir Ridwan.

Amir tak habis pikir dengan Ridwan ini karena dia masih sempat juga memikirkan nasib Zidan yang menjadi suami Purnama, mungkin karena Purnama terlalu galak sehingga dia berpikir bahwa Zidan juga akan mendapat kekerasan, tapi memang benar bahwa Purnama kadang juga membantai Zidan bila pria itu banyak tingkah.

Tok, Tok.

"Bang!" suara Alan dari luar rumah terdengar.

"Itu beneran Alan apa bukan?" Amir menatap Ridwan panik.

"Kau benaran Alan apa bukan?" Ridwan berteriak karena takut ini setan.

"Iya ini aku, tolong cepat buka pintu nya." pinta Alan pula.

"Kenapa kau datang pagi begini, Lan?" Amir bertanya sambil mengintip dari jendela.

"Ya sudah tunggu, biar aku buka." Ridwan membuka kunci pintu utama.

"Jangan!" Amir cepat menahan tangan Ridwan ketika pria itu ingin membuka pintu.p

"Kenapa?" Ridwan menatap Amir yang terlihat pucat ketika dia usai mengintip dari jendela rumah.

Tok, Tok.

Amir memberi kode kepada Ridwan agar mengikuti dia mengintip dari jendela rumah juga, Ridwan mengikuti sang adik dan dia melihat ke arah jendela rumah dan di sana sosok menakutkan itu berdiri dengan tubuh penuh air bahkan ketika mereka melihat sudut kecil dari bawah pintu maka ada air yang mengalir masuk.

Seketika mereka tersadar bahwa orang yang sedang mengetuk pintu itu bukan Alan, tapi sosok hantu air yang sedang menyerupai Alan karena ingin masuk ke dalam rumah dan pasti ingin membawa salah satu di antara mereka untuk masuk ke dalam air, sungguh Amir dan Ridwan begitu ketakutan karena terus saja di teror oleh hantu air itu.

"Bukan kah ini sudah subuh tapi kenapa hantu ini masih datang untuk menghantui kita?!" Amir gemetar karena ketakutan.

Tidak ada jawaban dari belakang Amir dan seketika pria ini menoleh untuk memastikan ke mana Ridwan tadi yang sedang berdiri di belakang dia, namun Amir kembali dilanda oleh rasa kaget dan juga takut ketika melihat sosok yang di belakang dia bukan lagi Ridwan tapi melainkan sosok berambut panjang dengan tubuh basah dan hitam kelam.

"Heheeeeee....

"Tidak, bagaimana bisa dia sudah masuk ke dalam sini?!" batin Amir dengan tubuh kaku karena sudah tidak bisa bergerak lagi.

"Kemari lah pria tampan, aku akan membawa kau masuk ke dalam air." hantu air itu mendekati Amir yang masih terpaku.

"Ya Allah apa emang ini sudah takdir untuk aku? kenapa aku harus mati dengan cara seperti ini." Amir ingin menjerit namun lidah terasa kelu.

"Aroma tubuh mu ini sangat wangi sehingga aku pasti akan sangat kenyang bila nanti memakan mu." hantu air menyeringai membuat Amir kian ketakutan.

Greeeeeek.

Amir kaku tidak bisa bergerak dan kaki dia perlahan mulai terangkat ke atas karena rambut dari hantu Air ini mencekik leher dia dan perlahan-lahan mulai membungkus tubuh Amir sampai di ujung kaki, tidak ada orang di rumah ini selain Amir dan Ridwan, sedangkan saat ini Ridwan tidak tahu ke mana sehingga Amir hanya bisa berjuang sendirian.

"Hahhhhh, sesak sekali dada ku." jerit Amir Ya sudah mulai tidak bisa bernafas.

"Mir, Amir!" Ridwan tersentak bangun dan mengguncang tubuh sang adik yang kaku serta bernafas tersendat-sendat.

"Amir kau kenapa? buka mata mu dulu, Mir!" Ridwan panik dan dia terus mengguncang tubuh Amir.

"Hahhh!"

Seketika Amir terduduk dan dia menatap sekitar dengan seksama dan tak lupa dia juga mencari keberadaan Ridwan yang memang tidur di sebelah dia, baru Amir menyadari bahwa ini semua hanya mimpi namun terasa begitu nyata dan leher Amir juga terasa sangat sakit.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Zuhril Witanto
hantunya datang kerumah amir
Raffaza Direzky87
para member ber maksud baik pur, semua ingin menolong kamu, buang rasa kesal di hatimu dan maaf kan semua member yg terlibat
Zuhril Witanto
nongol hantunya
Zuhril Witanto
takut ya Amir dan joko tiba2 di tarik
Raffaza Direzky87
member mba pur yg ini memang laki bini begitu lemah lembut (andini & hendra )
Zuhril Witanto
semoga selamat
Zuhril Witanto
purnama gantinya arya
K & T K & T
MET siang jg Bess...
nah gitu dong Pur jgn emosi dulu SM member Krn yg mereka lakukan Krn mrk peduli dan ga mau ratu kenapa2😌
Apotik Asihfarma
😂😂😂 sabar mbak pur
Endang Sulis
sabar mbk Pur para member melakukan itu juga karena sayang kepadamu walaupun caranya agak ekstrim
Nengsih Irawati
Para member emang berniat baik cuma caranya saja yg agak ngilu y Pur,,,,g apa2 yg penting sekarang km selamat dari rambut hantu sialan itu y😊
Zuhril Witanto
kaget aku
Cindy
lanjut kak
Zuhril Witanto
korbannya sudah 6
FiaNasa
harusnya diinterogasi dulu lah si hantu ini Arini,,
Zuhril Witanto
jangan mau rugi kau nolan
Zuhril Witanto
Ana...?
Zuhril Witanto
pasti ada sesuatu di tanjung sembilan
FLA
haaa itu demi kau tetap hidup tau Pur, para member mu itu sayang sama kamu
MiilaaManurung
pinter2 ya member nya 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!