NovelToon NovelToon
Jodoh Untuk Kanaya

Jodoh Untuk Kanaya

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Nikahmuda / Romansa / Pengganti / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.6
Nama Author: shadirazahran23

kanaya seorang gadis yang baru saja akan merasakan bangku kuliah tiba tiba harus menikah dengan Bumi Mahesa Erlangga teman masa kecilnya yang sudah di anggap seperti kaka sendiri , hari dimana Bumi akan melakukan akad , tiba tiba Nesa menghilang . Pak Arif ayah kandung Bumi meminta Naya untuk menggantikan posisi mempelai perempuan. disinilah cobaan untuk Kanaya di mulai orang yang selama ini ia kagumi , dan selalu melindunginya tiba tiba menjadi orang yang dingin dan tidak berperasaan . luka hati akibat penghiantan Nesa membuat Bumi berubah menjadi orang yang sangat kejam bahkan kepada wanita lembut yang selalu berada di sampingnya. WARNINGGGG!!!!! siapkan tisu dan kanebo setiap membaca karena akan banyak mengandung bawang merah , bawang putih, dan bawang bombay... canda bawang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shadirazahran23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4

Sikap dingin Bumi mulai terasa oleh Kanaya, beberapa hari di rumah sakit tak sekalipun lelaki yang telah menjadi suaminya itu menegur atau menyapanya,Ia selalu acuh tiap kali Kanaya menanyainya atau sekedar tersenyum.Namun gadis yang akan menginjak bangku kuliah itu tidak terlalu risau,Mungkin Bumi masih terpukul dengan segala permasalahannya, Terutama peristiwa batalnya pernikahanya dengan sang kekasih Nesa.

Hari ini Bu Ningsih sudah di izinkan pulang,Namun Dokter mewanti wanti seluaruh keluarga untuk menjaga kondisi kesehatannya,Tentu saja itu menjadi PR untuk Pak Arif,Bumi dan juga Kanaya nantinya, saat sampai rumah sudah dipastikan  Bu Ningsih akan kembali bersedih mengingat peristiwa beberapa hari yang lalu.

Tak ingin terluang lagi Pak Arif sengaja menyiapkan rumah lain untuk tempat tinggal mereka sementara, selama Bu NINGSIH memulihkan kondisinya.

Kanya dengan telaten dan lembut mendorong kursi roda yang ibu mertuanya duduki.Sekarang mereka sudah tiba di rumah itu,Bumi tak ikut menemani, karena ia harus membereskan semua kekacauan yang Nesa buat tempo hari.Melunasi urusan catering, tenda dan dekorasi pesta yang baru ia bayar di muka saat memesanya.

Pak Arif tempo hari baru menyelesaikan masalah para tamu undangan yang terlanjur hadir di pesta , dan menjelaskan pernikahan tetap berlangsung namun mempelai pengantin tidak jadi mengadakan pesta karena sang istri yang masuk rumah sakit.penyelesaiannya adalah para tamu sudah mengetahui jika Bumi telah menikah, Namun mereka tidak tahu yang mana perempuan yang menjadi istri Bumi saat ini.

"Nak, sudah jangan pijit Mama terus, kamu pasti capek sudah seharian ngurusin Mama." ucap BU ningsih dirinya kini sedang duduk di tempat tidur dengan kaki berselonjor dan tengah di pijit oleh Kanaya.

" ga apa - apa ko Tante,Naya gak cape sama sekali." Ucap Kanaya sopan.

" Ko masih Tante,kamu sudah menikah dengan anak MAMA,sekarng kamu juga harus manggilnya sama kaya Bumi ,panggil Mama saja." protes Bu NINGSIH karena Kanaya masih saja memanggil dirinya dengan sebutan Tante.

"Baik Tan...eghhh Mah.' Ucap Kanaya gugup.

Bu Ningsih tersenyum,impiannya untuk menikahkan Bumi dengan Kanaya terwujud tanpa ia duga sama sekali.Nesa yang di gadang gadang akan menjadi menantunya ternyata kabur saat hari pernikahan,Entah ini kebetulan atau di sengaja yang jelas Bu Ningsih sangat bersyukur karena ia sesungguhnya tidak pernah menyukai wanita itu sama sekali.

Pak Arif membuka pintu kamar, terlihat istrinya telah tertidur lelap setelah mendapati pijitan lembut dari Kanaya.Menantunya itu tengah menyelimuti sang istri.Senyumnya menghangat , benar kata Bu Ningsih menantu sperti Kanaya lah yang cocok mendapingi Bumi sekarang.

" Masuklah ke kamarmu sekarang nak,ini sudah malam.Masmu mungkin sebentar lagi pulang."ucp Pak Arief.

"Baik Pah, Naya pergi dulu, kalau ada apa-apa dengan Mama jangan sungkan untuk panggil Naya ya."

"baik Nak."

Setelah itu Kanaya pergi dari kamar mertuanya,ia berjalan kearah dapur untuk mengambil air minum,kemudian duduk di kursi ruang tamu.Kanaya menghembuskan nafasnya kasar.Ia masih dalam kecanggungan sekarng, Ia sangat lelah dan ingin beristirahat, namun ia tidak tahu dimana kamarnya sendiri saat ini,Bumi masih saja bersikap dingin Padannya.

Tak terasa selama satu jam ia ketiduran di ruangan itu,Ia tersadar saat Pak Arif menepuk bahunya dan memintanya untuk pindah ke kamar.

"lho nak, ko tidur disini,kamu gak nyusul suamimu?' tanya Pak Arief.

"memang Mas Bumi udah pulang Pah?" tanya Kanaya heran.

"lo kamu gak tau Bumi udah pulang?"

Naya menggeleng.

"keterlaluan Bumi,dia tadi mondar mandir disini gak berusaha buat bangunin atau mindahin kamu ke kamar?"

Nay menunduk.

" Ya sudah cepat susul suamimu sana."perintah Pak Arif.

" Tapi Pah,Naya..." ia menggantung ucapanya.

"kenapa?"

" Naya gak tau kamar Mas Bumi." ucapnya lirih.

Pak Arif menghela nafasnya.

"ya sudah ayo Papa antar." Dan Naya mengangguk kemudian mengikuti langkah pria itu menuju kamar suaminya.

Ini adalah Rumah baru yang keluarga Pak Arif tempati, Wajar jika kanaya belum tau seluk beluk semua ruangan disana. Karena saat Pak Arif maupun Bumi membeli rumah ini Kanaya merawat dan menunggui ibu mertuanya di rumah sakit.

Pak Arif mengetuk pintu kamar Bumi, tak berapa lama Bumi membukanya.

" ada apa Pah?' seolah tanpa rasa salah ia bertanya pada sang Pap.

" kenapa kau biarkan istrimu tertidur di meja makan, kasihan dia bukanya membangunkan dan menyuruhnya pindah." tegur Pak Arif.

" dia sudah besar Pah tak usah diingatkan lagi."jawab Bumi ngasal.

' jangan seperti itu Bum, kasihan dia sudah sangat lelah karena merawat ibumu.

" cepat suruh dia masuk dan istirahat." lanjut pak ARIF.

'tapi Pah..."

"tidak ada tapi - tapi dia istrimu dan dia berhak satu kamar denganmu."

Bumi menatap kearah wanita yang berdiri di balik punggung orang tuanya dengan perasan yang sulit diaartikan.

" Naya masuk!" ucapnya kemudian.

Kanaya mengangkat kepalanya dan melihat suaminya yang terlihat datar memandanganya.Kenapa seperti ini pernikahanya?

"Naya...kamu mau buat aku di marahi Papa lagi? kenapa kamu terus berdiri di situ?" tegur Bumi.Sontak Kanaya langsung tersentak ,Ia kemudian maju dan masuk ke dalam kamar.

"Ingat Bum , perlakukan NAYA dengan baik,Jangan sakiti dia." Pak ARIF mengingatkan sang Putra yang beberapa hari ini memang terlihat berbeda perlakuanya pada Kanaya.

" Ya sudah Papa kembali ke kamar.ingat pesan Papa Bum."

" ya Pah."Bumi langsung menutup pintu kamar begitu orang tuanya pergi.Kini ia menatap wanita yang tengah berdiri di belakangnya sambil menundukan kepala.Ia mendengus kesal gara gara Kanya dirinya sampai di tegur sang Papa.

" kamu sengaja ingin membuat aku dimarahi orang tuaku Nay?" tegur Bumi.

"Gak Mas, Naya benar benar ketiduran tadi di ruang makan."

"kenapa kamu gak langsung masuk kamar saja,kenapa harus ketiduran disana?" ucap Bumi lagi yang masih merasa kesal.

"Naya...tidak tahu kamar Mas Bumi."ucapnya lirih.

Bumi mendengus kesal,Lalu langsung berbaring di tempat tidur tanpa mengajak sang istri untuk ikut berbaring di sebelahnya.Naya sendiri bingung harus bagaimana sekarang, berada dalam satu kamar dengan seoarng pria sungguh membuatnya terasa aneh, apalagi ini bukan kamar miliknya yang dengan sesuka hati ia akan melakukan apa saja.

Kanaya melirik koper besar yang ada di susut lemari,Ia tahu itu adalah miliknya,daripada ia terlihat kaku dan tidak jelas, lebih baik ia merapikan dulu pakainya setelah itu ia akan menyusul Bumi tidur.

Bumi yang sedang memainkan ponselnya melirik sekilas apa yang dilakukan perempuan itu, tak berniat mengatakan apapun ia langung menyimpan ponselnya di atas Nakas kemudian tidur.

Kanaya melirik ke arah Bumi yang sudah memejamkan mata.

"Aduh aku tidur dimana sekarang?"

1
Mamah Dini11
dimas udh bertobat ya gk lagi ngejar2 naya, mungkin Zora jodoh kmu dim
Mamah Dini11
katanya mau siapkan pindahan sekolah Eza dan udh beres kok blm sih, mlh dia minggu lgi baru di bawa ke Jakarta
Mamah Dini11
jgn menangis nay tertawalah untuk ke bodohanmu, dn saking takutnya kmu bkn nya pergi ke rumah eyangmu mlh pergi ke rumah temenmu untuk bersembunyi, tersenyumlah dgn ke egoisanmu, untuk bumi cari ke sana jdi eyangmu tertolong tpi kmu sebagai cucunya di mana kmu hah,
Mamah Dini11
seperti gk berarti kmu bumi pertemuan nya di cari2 bertahun2 pas ketemu si naya gk mau kmu ajak pulang, sia2 kmu bum cari istri model gitu egoisnya ke tinggian, cuman anakmu yg bisa istrimu luluh kayaknya bum coba lgi siapa tau beruntung, kayak dapat lotre, emang iya.
Mamah Dini11
tul tul betul lemot
Mamah Dini11
nanti si naya oon kbr lgi liat si bumi panjang lgi ceritanya
Mamah Dini11
tambah sepuluh tahun lgi mereka bertemu ya Thor l, terlalu bertele tele ni
Mamah Dini11
paling males sampai bertahun2 cari satu orang, untuk apa banyak duit cari istrimu saja gk becus emang si naya ke perut bumi sampai blm ketemu, gunakan ath ke kayaanmu bumi, banyak eneg nya ini mh cetita
Mamah Dini11
jdi rumit ni... cerita
Mamah Dini11
ayo bakar surat itu bumi dn cepat cari istrimu dia di luar bila bumi
Mamah Dini11
kalau mau kbr jgn tanda tangan dulu dasar kmu nay bloon banget, jadi males ah slalu di tindas dn gampang di percaya pemeran si naya ny, jenuh juga dn si bumi lama banget, di sini seperti mendukung ke jahatan daripada ke benaran authorny
Mamah Dini11
selamatkan naya Thor jgn sampai percaya dgn orang2 gika itu, dn tolong segerakan bumi datang dn bawa naya pergi
Mamah Dini11
jgn percaya nay, ingat kata2 suamimu dn ingat juga pesan nya jgn gampang terprovokasi, ayo gunakan akal sehatmu, kmu lgi di je.... bak, bumi di mana kmu lama banget cepet bum
Mamah Dini11
buat si leo patah tulang kakinya Thor biar gk ada celah godain naya dn perempuan2 lain nya, dannn buat bu salimar sadar se sadar sadarnya karna di sini anakny benar2 salah, dn semoga karna datang pd anak dn ibu yg julid itu.
Mamah Dini11
jgn takut bu Ningsih punya kakak seperti gak tau adab dn span santun, apa karna harta segitu pongahnya si salimar
Mamah Dini11
gk nyangka bu Ningsih gitu orangnya mlh membela yg salah, benar kmu bumi pergi dari rumah itu jauh lbh baik, si kurang ajar leo udh gila, ibumu tdk punya pikiran jernih, ih males punya ibu seperti bu Ningsih, gk tau mana yg benar dn yg salah di kira orang nya soleh baik lembut , ini malah ke takutan perusahaan nya ilang dari pada bela anakny
Mamah Dini11
bicaralah sm mertuamu nay supaya mereka mengerti, kmu kurang suka sm leo bilang aja mereka gk bakalan marah kok, jaga aman saja nay jgn sering jln sm tuh cecunguk, kurang suka ku juga yg baca si leo mh bibit pembinor
Mamah Dini11
aduh aduh Thor salah kayaknya, kok jadi kantor pabelit ini mh
Mamah Dini11
bu Ningsih harusnya jgn ijinin sepupuku tingal bareng, apa gk takut jdi bumerang rumah tangga anakmu, tpi moga aja anakny baik bkn pembinor
Mamah Dini11
kok di gugurkan Thor bayi naya itu bisa jdi celah si dimas ganggu si naya, kenapa bkn bayi si neza aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!