leyria yg rela harus menerima sebuah perjodohan yg diatur oleh kedua orang tuanya. leyria selalu sabar menerima perlakuan suaminya yg tak lain Arkan, pria yg tidak pernah mencintainya. pernikahan yg diatur untuk mempererat hubungan persahabatan diantara dua keluarga dan mengabulkan permintaan ibu Arkan yg ingin segera memiliki cucu. Arkan yg dingin sedingin es balok, Akankah mencair oleh kelembutan hati istri cantiknya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon salikha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21
💞Jangan lupa kasih like dan vote yang banyak biar author rajin update 😚
"kamu mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menemui ku.. sudah jangan banyak bicara kamu baru sadar.. kembalilah istirahat" ucap Arkan pada Leni yang saat ini sedang terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit.
Leni sangat senang dengan sikap Arkan, ternyata musibah yang menimpanya justru menjadikan Arkan yang dingin menjadi lembut lagi padanya. Dia tak usah repot-repot untuk mendekati arkan.
Mungkin memang Arkan masih mencintainya hingga mudah melupakan kesalahan yang dibuat olehnya dimasa lalu. Kini tinggal meyakinkan arkan bahwa penghianatan 3 tahun lalu karena Leni dipaksa oleh Fandi untuk meninggalkan Arkan, dia akan beralasan kalau fandi selalu mengancam akan mencelakakan dia dan Arkan jika dirinya tetap berada disamping Arkan. biarkanlah persahabatan mereka yang sudah hancur semakin kacau, pikirnya.
Padahal kenyataanya leni lah yang sekarang meninggalkan fandi karena perusahaan yang di kelola Fandi sedang mengalami krisis, dan kemungkinan akan bangkrut. sebelum semuanya terjadi, Leni mengambil langkah cepat, Dia memutuskan hubungan dengan Fandi dan berharap untuk bisa kembali bersama Arkan walaupun sekarang Arkan sudah menikah. dia akan terus memperjuangkannya.
" kamu tidak pulang?" tanya leni memecahkan keheningan
" Ini sudah larut malam.. pasti istrimu sedang menunggu dirumah" ucapnya lagi
" aku akan menjagamu.. " ucap arkan
" tapi bagaimana dengan istrimu, kamu juga punya seseorang yang harus dijaga " ucap Leni dengan nada lemah yang dibuat-buat.
"Sudah ku bilang aku akan menjagamu.. urusan istriku dia bisa menjaga dirinya sendiri" ucap Arkan dingin
"Aku disini juga kan ada dokter dan suster.. " ucap leni tapi dalam hatinya sangat kegirangan dengan perhatian yang Arkan berikan padanya.
"Sudah jangan banyak bicara.. kamu tidurlah. " ucap arkan
"Tapi ada yang ingin aku jelaskan padamu, kamu harus tau ini" ucap Leni
"Baiklah.. tapi setelah ini kamu harus istirahat.. " ucap Arkan
"Ini tentang hubungan kita dimasa lalu.. " Leni melihat manik mata Arkan yang tajam seketika saat dia menyebutkan masa lalu
"Tidak.. tidak usah diteruskan"
"Tapi ini penting.. tolong dengarkan penjelasan ku "
"Apalagi yang harus dijelaskan.. sebenci apapun aku padamu, aku tidak bisa. aku sudah memaafkan mu " ucap arkan
"Tapi sungguh.. kamu harus tau kebenaran nya Arkan.."
" waktu itu bukanlah salahku... aku tidak pernah mengkhianatimu.. semua terjadi karena Fandi yang memaksaku untuk meninggalkanmu.... pada saat kamu melihatku di dalam apartemen bersama Fandi, semua adalah rekayasanya. dia mengancam ku akan menyakitimu jika aku kita tidak berpisah. aku tidak berani memberitahukan hal itu padamu. tapi setelah kabar pernikahan kamu dan istrimu itu.. aku sadar aku tidak bisa membohongi diriku., aku masih sangat mencintaimu. aku merasa sakit hati mungkin sesakit itu waktu kamu mengira aku menghianati cinta kita. namun aku tetap menjaga hubunganku dengan fandi, sampai akhirnya aku sendiri yang memutuskan hubungan dengan Fandi,. karena ternyata dia malah berselingkuh dengan wanita lain apalagi dia selalu menyiksaku.. aku takut"
"Maafkan aku... maafkan aku.. mungkin ini karma yang menimpaku karena meninggalkanmu" Leni menangis sesenggukan seolah yang terjadi memang kenyataannya.
"Ini bukan salahmu.. aku yang salah karena tidak mempercayai mu " ucap Arkan lalu memeluk erat tubuh Leni
"Apakah kamu mau memulai ini dari awal bersamaku"
"Ya.. akan selalu menjagamu dari laki-laki brengsek itu!! " ucap Arkan
"Lalu bagaimana dengan istrimu? " tanya Leni
"aku tidak pernah mencintai nya.. aku menikahinya karena perjodohan kedua orang tua kami.." ucap arkan
"Aku hanya mencintaimu.. " ucapnya lagi kemudian mencium bibir Leni, sungguh Arkan sangat merindukan wanitanya ini.
Mereka saling berpautan melepaskan gelora rindu.. sampai terdengar kecupan-kecupan dari ciuman panas mereka. hingga akhirnya Arkan tidak sengaja menyentuh kaki Leni yang sakit.
"Auhh... " rintih Leni mengadu karena kakinya yang masih terluka
"maafkan aku.. tidak bisa mengontrol diri.. aku terlalu bahagia, kamu telah kembali. Kenyataan yg pahit itu akhirnya sirna.. " ucap Arkan bahagia.
"Kamu istirahat lah disofa... ini sudah jam stngh 2 malam.. kamu kan besok kerja. " kata Leni
"Tidak.. aku akan tidur disini memelukmu"
"Tidak.. nanti malah ranjang ini roboh karena kita berdua ada disini" ucap Leni
"Ayo kita coba saja.. " Arkan lalu menaiki tempat tidur dan berbaring memeluk Leni.
Mereka tidur dengan saling berpelukan.
🥀
Leyria terus saja menunggu Arkan yang tidak kunjung pulang. Sampai tak terasa dia tertidur di sofa dengan televisi yang masih menyala. leyria merasakan dingin menggigil karena tidak memakai selimut, dia pun terbangun ternyata sudah jam 5 subuh. Leyria bangun dan mematikan televisi itu. Kemudian berjalan ke lantai atas berharap suaminya sudah pulang.
Dia membuka pintu kamar itu namun ternyata arkan memang belum pulang sampai subuh tiba. Kemana suaminya pergi? mungkinkah suaminya itu pergi ke bar dan mabuk-mabukan seperti kemarin? atau sengaja tidak pulang untuk menghindari dari nya? pikiran itu membuat leyria merasa sedih. Bagaikan istri yang tak dianggap.
leyria lalu bergegas membersihkan diri dan kemudian sholat. setelah sholat ia berzikir. namun dibawah sana terdengar suara mobil yang masuk ke dalam garasi rumah.
'mungkinkah itu mas Arkan? atau malah mertuanya? tapi tidak mungkin mertuanya bertamu sepagi ini.. semoga saja mas Arkan yang pulang, jadi akan sedikit lega' batinnya
Leyria mencopot mukenahnya lalu menaruhnya di walk in closet. ia lalu menuruni tangga, ingin memastikan siapa yang datang.
Ketika leyria akan membuka pintu, pintu itu lebih dulu terbuka. Menampilkan arkan yang berjalan kearah tangga raut wajahnya seperti sangat lelah.
"Mas.. mas Arkan.. " leyria memanggil suaminya itu
"Ada apa? " Arkan menampilkan raut muka dingin didepan istrinya.
"Semalam kemana saja? aku sulit sekali menghubungi mu" tanya leyria.
"Bukan urusanmu.. jangan menanyaiku, aku sudah sangat lelah.. jangan membuatku semakin lelah dengan pertanyaan mu itu!!" ucap Arkan dengan nada yang kesal.
"Tapikan aku istrimu mas... aku berhak tau semalaman ini kamu pergi kemana? Aku sangat menghawatirkan mu mas" ucap leyria dengan nada yang hampir menangis.
"Aku tidak pernah sekalipun menganggapmu sebagai istri!! dan satu hal lagi kita urus saja urusan kita masing-masing, tidak usah saling mencampuri!" ucap Arkan dingin lalu naik ke lantai atas kamarnya.
Leyria sudah tidak mampu lagi membendung air matanya, dia menangisi nasibnya sekarang. Padahal dulu ketika ibu tirinya dan anggeline menyiksa dan mengadu domba kan dia dengan ayahnya. Leyria kuat, tidak pernah menangis, selalu tegar didepan mereka.
Tapi ketika Arkan tidak menganggap leyria sebagai seorang istri.. membuat dadanya sesak saat suaminya mengucapkan hal. Apakah karena dia sudah mencintai Arkan sampai rasanya ada ribuan jarum menusuk dihatinya.. sakiit!
.
.
.
.
Bersambung . . .
💕💞💕💞💕💞
Ikutin terus ya novel ku. maaf kalo masih banyak typo bertebaran dimana - mana 🙏. maklumin aja ya karena author tergolong anak baru 😆 tapi tenang aja pelan - pelan auhor akan menulis rapi😅 dengan kosa kata yang baik juga. jangan lupa like jempolnya 👍😃
mampir ya author
lahh ini cerita nya nge gantung
gimaana cerita tamat nya