Jessica yang mati penuh penyesalan tiba-tiba kembali ke umur 19 tahun dengan membawa semua ingatannya di kehidupan yang telah ia lalui.
Kali ini, dia tidak akan ditindas lagi, dia akan bersinar dan mendapatkan kebahagiaannya sendiri.
"Bagaimana bisa Jessica tahu ada racun di minuman itu?"
"Jessica mendapat nilai sempurna? Bukankah dia selalu peringkat akhir?"
"Aku tidak akan membiarkan Jessica mengambil posisiku, lihat saja, aku akan memberinya pelajaran!"
"Heh! Mau menindasku? Tidak! Jessica kali ini bukan lawan yang sepadan untukmu! Jangan macam-macam kalau tidak mau menyesal!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17. Menolak bicara dengan Nolan
'Benar... Di kehidupan sebelumnya aku sudah hamil dua bulan, tapi baru mengetahuinya bulan depan setelah tidak sengaja akan mendonorkan darah,' pikir Jessica dalam hati menyentuh perut datarnya.
"Hah....." Jessica menghela nafas dengan panjang, ia memejamkan matanya dan berusaha untuk berfikir positif.
'Ini adalah anak yang gagal kumiliki di kehidupan sebelumnya, jadi di kehidupan kali ini aku tidak boleh membuatnya menderita. Aku akan menjaganya, aku akan berusaha untuk melindunginya sampai akhir dan tidak akan membiarkan siapapun menyentuhnya dengan tujuan jahat,' ucap Jessica dalam hati, berusaha untuk menenangkan diri agar sang bayi yang ada di kandungannya tidak tertekan.
Jessica pun dibuka pintu, keluar dari toilet dan mencuci tangan.
Setelahnya, Jessica kembali ke tempat kerjanya, tapi Jessica sangat terkejut saat mendapati Nolan baru saja memasuki cafe dan Michelle sudah berlari menghampiri Nolan dengan penuh semangat
'Kenapa dia ada di sini?' Jessica berusaha mengingat kehidupan sebelumnya dan baru teringat bahwa saat ini adalah waktu di mana Nolan kembali dari luar negeri.
"Kak Nolan, kebetulan sekali kita bertemu di sini," Michelle berbicara pada Nolan, dia tidak sabar lagi untuk memberitahu Nolan tentang kehamilan Jessica.
Nolan tidak pernah melupakan apa yang terjadi di kediaman keluarga Wijaya, tentang bagaimana keluarga Wijaya memperlakukan Jessica dengan sangat buruk, jadi dia tidak menyukai Michelle sehingga sama sekali tidak menatap perempuan itu dan tatapan Nolan langsung tertuju pada Jessica yang terdiam memandangnya.
"Sayang," ucap Nolan segera berjalan menghampiri Jessica.
Tangan Michelle terkepal kuat melihat Nolan sama sekali tidak memperdulikannya, pria itu benar-benar mengabaikan nya hanya demi seorang perempuan yatim piatu yang bahkan sekarang hamil di luar nikah.
'Ck,,, entah anak siapa yang dikandungnya itu, tapi Nolan pasti akan langsung jijik kepadanya jika mengetahui Jessica mengandung anak seorang pria yang tidak diketahui identitasnya. Jessica juga baru 19 tahun, tapi sudah hamil, sungguh luar biasa! Pantas aja dia bersikeras untuk meninggalkan keluarga Wijaya, ternyata karena dia sudah memiliki kehidupan liar di luar sana,' pikir Michelle dalam hati memandang Jessica dengan tatapan hina.
Jessica menatap Nolan, dia secara spontan memegangi perut datarnya, 'Kalau bayi ini lahir tanpa ayah, maka nasibnya kurang lebih sama sepertiku, tapi kalau aku kembali menjalin hubungan dengan Nolan, maka resiko keguguran akan tinggi. Luna tidak akan membiarkan anakku hidup, juga Michelle, dia juga akan menargetkan anakku dan selamanya mencari kesempatan melukai bayiku,' pikir Jessica dalam hati, dia tidak ingin mengambil resiko untuk bayinya.
Cukup sekali dia merasakan kehilangan bayinya, sekarang, ia harus mempertahankan bayi itu.
"Kita sudah tidak ada hubungan lagi, jadi tolong jangan ganggu aku lagi," kata Jessica menghindari Nolan, kembali bekerja.
"Tapi sayang, aku--"
"Siapa kau?" Pemilik Cafe menghampiri Nolan, dia merasa curiga kalau Nolan mungkin berniat buruk pada Jessica seperti yang dilakukan pria sebelumnya.
"Saya kekasihnya," kata Nolan.
"Tidak!" Jessica berbalik menatap Nolan dengan tegas, "kami sudah putus, tidak ada hubungan apa pun lagi!"
"Jessica, ayo bicara baik-baik dulu," kata Nolan dengan tatapan memelas pada Jessica.
Michelle tak menyangka ternyata Nolan sangat memperdulikan Jessica, 'dasar perempuan gatal, dia pasti sudah mengguna-guna Nolan makanya Nolan sangat tergila-gila padanya. Tapi kalau Nolan tahu Jessica hamil anak pria lain, dia pasti akan berhenti mengejar Jessica. Lalu dia akan berterima kasih padaku karena aku sudah membantunya lepas dari Jessica yang penuh tipu muslihat ini. Lalu setelah itu Nolan akan jatuh ke dalam pelukanku,' pikir Michelle dalam hati, ia melangkah mendekati Nolan.
"Tidak ada yang perlu dibicarakan!" Tegas Jessica.
Ekspresi Nolan memburuk, "Jessica, aku akan menunggu sampai kau selesai bekerja," kata Nolan kemudian berbalik keluar dari Cafe, melewati Michelle begitu saja.
Grrr ...
Michelle menggertakkan giginya dengan penuh kekesalan, 'apa aku hantu? Bisa-bisa Nolan sama sekali tidak melihatku!' gerutu Michelle dalam hati.
Michelle pun berlari mengejar Nolan keluar dari Cafe, "kak Nolan tunggu!" Teriak Michelle.
Jessica menatap kepergian Nolan, 'tolong biarkan aku menata ulang hidupku dengan tenang,' ucap Jessica dalam hati.
kata balik keduli ini ga di prediksi sama Jessica
maling teriak maling😎
semangat thor 💪