NovelToon NovelToon
Liontin

Liontin

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Identitas Tersembunyi / Keluarga / Tamat
Popularitas:808.2k
Nilai: 5
Nama Author: si ciprut

Daniella Liontin B.A.Y , terlahir nama seperti itu dan dia tidak tahu arti dari BAY itu , ia dirawat oleh pengasuh ibunya bernama Aisyah dan Parta , sementara ibunya Ella meninggal tak berselang lama setelah bertemu dengan pengasuhnya itu, keduanya sudah dianggap nenek dan engkongnya sendiri.
Engkong Parta meninggal saat Ella masih kecil.
hingga Nenek Aisyah meninggal ia diberi wasiat nenek Aisyah suruh mengambil liontin yg berada di tas milik nenek yg disimpannya di lemari . Di tas tersebut ia juga menemukan kartu nama dan ponsel jadul , dan Ella juga diminta untu mencari orang bernama Budiman sesuai kartu nama yg ditemukan, Fakta mengatakan Budiman adalah seorang pengacara saat diketahui lewat kartu nama di tas nenek Aisyah. namun semuanya buntu , karena nomor ponsel dan alamat yg tertera tidak dapat menemukan orang yg dicarinya . hingga Ella menelpon orang yg sering dihubungi lewat ponsel itu , sedikit demi sedikit terkuak .
dgn kemampuannya meretas , Ella pun mencari tahu semuanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si ciprut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nona Anderson 2

Alden masih memandang Sheila untuk memastikan bahwa Ella tidak bersamanya saat ini. Namun ia berfikir dua kali ketika akan menelepon nona Anderson.

" Sheila, ikut saya sebentar.... " Alden mengajak Sheila ke ruangan tengah rumahnya. Namun Alden tidak melihat ke arah dapur.

" Sheila, kamu pulang kesini sama siapa sendiri atau....? " Bisik Alden ke telinga Sheila menggantung , karena Alden masih ragu.

" Sama Ella kak , tuh lagi di dapur masak nasi goreng..... " Jawab Sheila sekenanya karena memang disana Ella sedang memasak bersama bibi Maya dan terlihat sambil bercanda. Alden pun melongok yg ada di dapur , benar disana ada Ella atau nona Anderson sedang memasak bersama bibi Maya.

" Ajak ke taman belakang sebentar , kakak mau bicara dengannya...."

Setelah mengatakan itu , Alden kemudian kembali ke depan menemui para orang tua yg berada di ruang tamu.

" Saya tinggal sebentar kebelakang , semoga nanti ada solusinya... " Kata Alden sambil mengambil ponsel di meja kemudian ke taman belakang. Sheila yg tidak mengerti apa maksud kakaknya hanya mengikutinya.

" La ....ikut gue bentar yuk , ada yg mau di obrolin kakak gue... " Sheila menarik tangan Ella . Ella mengernyitkan keningnya , Ella yg sedang berbincang dengan bibi Maya itu keluar dari dapur menuju taman belakang.

" Titip bi... " Kata Ella kepada bibi Maya , kemudian Ella mengikuti Sheila yg menarik tangannya keluar.

" Baik neng... " Jawab bibi Maya yg sejak tadi bengong , Ella terlihat akrab dengan orang kecil seperti dirinya dan keadaan itu juga yg merubah nona mudanya itu disini , mau berbaur dan memasak.

" Sudah pada keluar bi , mereka... ?" Alden yg baru lewat dapur itu menanyakan kepada bibi Maya.

" Sudah den , mereka sudah keluar... " Bibi Maya sambil mematikan kompornya itu menjawab Alden . Kemudian Alden pun turut keluar dari pintu dapur menuju taman belakang. Terlihat disana Ella dan Sheila sedang duduk di gasebo sambil bercanda .

" Selamat malam non...!" Sebuah kata dari Alden membuat Sheila kaget , karena kakaknya menyapa Ella dengan sebutan "non" itu.

" Malam kak...." Ella sambil tersenyum menjawab ucapan selamat malam dari Alden , kemudian bersedekap sambil meniup rambutnya yg terurai .

Sheila mengernyitkan dahinya karena jawaban dari Ella, seakan mereka berdua sudah kenal lama.

" Kak...?" Sheila bertanya tanya akan kebingungannya dan melihat keakraban kakak dengan Ella

" Maaf mengganggu malam malam begini nona...." Alden berhadapan dengan Ella dan dijawab senyuman oleh Ella kembali .

" Tidak apa apa kak....apa ada masalah... ?" Perkataan Ella ini menambah penasaran Sheila. Kemudian Alden menarik nafas dalam dalam kemudian memandang Sheila.

" Sebenarnya yg punya masalah adalah Sheila . Makanya saya berharap Sheila menceritakan apa yg terjadi di ruang tamu depan tadi kepada nona...."

Kemudian Alden memandang Sheila yg masih melongo , dan matanya melotot . Karena Sheila melihat kakaknya Alden itu begitu akrab dengan Ella.

" Sheila...ceritakan yg terjadi barusan didepan kepada nona Daniella Liontin Anderson . Agar semuanya jelas dan keputusan ada pada dirimu...." JLEP......Perkataan kakaknya itu sangat menusuk Sheila . Nona Daniella Liontin Anderson dan orang itu adalah Ella yg berada didepannya.

" Emm...maksudnya ?"

Sheila masih cengo, karena tiba tiba blank. Mengetahui tentang Ella dan yg berarti Ella adalah bos kakaknya di perusahaan seperti suara ditelepon tadi.

" Ceritakan lah , yg terjadi tadi siang dan yg terjadi barusan di ruang tamu..." Kata Alden membuat Sheila jadi sedikit mengerti , walaupun masih bingung dan tidak percaya

Sementara Ella hanya tersenyum , melihat Sheila yg masih kelihatan oon itu . Kemudian Ella memeluk Sheila agar tenang.

" Hem...kaget...? "

" Kan gue sering cerita , tapi elo nya aja yg ga mau dengerin dan ga mau mencerna omongan gue , Shel..." Ella pernah cerita tentang keluarganya yg hilang . Neneknya yg meninggal . Ayahnya yg baru ketemu dan meninggal , sesuai dari cerita tentang keluarga Anderson, namun saat itu Sheila menganggap nasibnya yg sama.

" Iya tapi....? " Sheila masih menggantung omongannya , karena ragu dengan kenyataan saat ini.

" Sekarang lo tahu gue , dan gue harap lo tetap seperti biasa terhadap gue . Gue dah ga ada saudara lagi , makanya minta sama kak Alden agar lo tetap sama gue , menemani gue saat gue terpuruk kemarin " Ella menjelaskan tentang dirinya agar Sheila tidak berprasangka buruk terhadap Ella .

" Maksudnya..?" Pertanyaan Sheila atas pernyataan Ella membuatnya bertanya tanya.

" Kakak lo udah tahu kalo selama ini lo sama gue , dan gue selalu cerita sama kakak lo , tentang keseharian lo , perubahan lo..."

Sheila langsung menangis dan memeluk Ella terisak isak karena perhatian dari semuanya . Bahkan kakaknya mempercayakan adiknya ini ke seorang nona muda. Dan semua tidak lepas dari Ella sahabat ya ini. Dan ketika sampai rumah tadi seakan orang tua telah mengerti.

" Papa mama sudah tahu....? " Sheila penasaran apakah papa mamanya tahu akan hal ini. Kedua orang didepan Sheila menggeleng gelengkan kepala.

" Kakak cuma ngasih kabar keadaanmu dengan foto dan video yg kakak dapat dari nona Ella.." Alden pun menjawab sesua fakta yg terjadi , dan itu atas bantuan Ella

" Iss....!! Sheila mencubit Ella

"Aduh..." Ella

" Maaf nona muda..." Sheila

" Is...jangan panggil begitu apa Shel, kak panggil biasa aja...saya jadi ngga enak.... " Ella

" Iya iya..." Jawab Sheila dan Alden cuma mengangguk mengiyakan .

" Bagaimana Sheila...yg diruang tamu menunggu...?" Alden mencoba kembali menanyakan maksud dan tujuannya ke tempat ini .

Akhirnya Sheila menceritakan semua kepada Ella. Dari kejadian siang tadi hingga kejadian diruang tamu barusan , tanpa ditutup tutupi . Sehingga Ella paham apa yg dimaksudkan.

" Kalo menurut lo bagaimana.... ?" Ella menyerahkan keputusan itu kepada kakak beradik itu . Walau dirinya juga ikut andil dalam masalah ini .

" Gue sebenarnya salah , karena ngga memastikan ke papa dan malah kabur . Belum ada pembicaraan yg serius tapi dianya maksa gitu , malah tadi seakan mau culik Sheila lagi...!"jawab Sheila yg masih tampak cemberut namun juga kecewa terhadap orang yg bernama Fajri itu.

" Terus... ?"Alden menimpali obralan mereka berdua.

" Lebih baik gini kak , boleh bebasin tapi orang itu harus minta maaf ke Sheila dan harus pergi jauh dari kehidupan Sheila , bagaimana ...? " Ella menengahi perdebatan kakak beradik itu . Bagaimanapun semua harus diperbaiki dan diperjelas tentang masalah yg terjadi itu .

" Setuju... " Keduanya menjawab bersamaan

" Is..." Ella

" Makasih non " jawaban bersamaan lagi antara Alden dan Sheila.

" Dih...!" Ella

" Ntar saya hubungi om Budiman untuk hal ini ..." Alden mengangguk atas pernyataan dari Ella itu . Kemudian mereka bertiga menuju kedalam rumah lagi.

Ella meneruskan memasak yg sedikit terkendala . Dan disana masih ada bibi Maya yg sedang menggoreng kerupuk udang.

" Belum selesai bi... " Ella mendatangi bibi Maya dan menanyakan masakannya kepada bibi Maya dan berniat membantunya lagi .

" Udah neng tinggal ini doang kok , neng duduk aja , didepan lagi ada tamu.... " Ella mengangguk mendengarkan perkataan bibi Maya dan kemudian mengikuti perintah bibi Maya

Sementara Alden dan Sheila ke ruang tamu menemui papa mamanya . Alden juga menemui Om Farid beserta istrinya yg masih menunggunya diruang tamu .

" Bagaimana nak ...?" Om Farid terlihat tidak sabar akan jawaban dari Alden maupun Sheila itu.

" Nona Anderson bersedia membebaskan , asal..." Alden menahan perkataannya sambil melihat sekelilingnya . Semuanya tampak tidak sabar menunggu . Alden kemudian melanjutkan perkataannya sesuai kesepakatan tadi .

" Fajri meminta maaf kepada Sheila dan tidak mengganggunya lagi , serta dia harus pergi jauh jauh ..." Alden mengakhiri perkataannya , dan segera duduk ke sofa disamping papanya , begitu juga dengan Sheila.

" Baiklah nanti saya usahakan untuk melakukan 3 hal itu dan saya mengucapkan banyak terima kasih , kalau begitu saya permisi untuk menyampaikan hal ini ..." Jawab om Farid tampak lega dengan dibebaskan putranya atas persetujuan nona Anderson.

Om Farid dan istri kemudian pamit lalu bersalaman dan mereka keluar dari rumah tersebut.

Sementara Papa Fajar dan mama Dita, serta Alden dan Sheila masih duduk di ruang tamu setelah om Farid dan istrinya pergi .

" Bagaimana ceritanya bisa begitu nak... ? " Papa Fajar bertanya kepada Alden maupun Sheila . Sampai nona muda Anderson ikut campur akan hal ini. Sementara Sheila tampak cengar cengir sambil menggaruk garukkan kepalanya karena bingung harus menjawab apa .

" Nanti Alden ceritain pa , ma... " Kata Alden kemudian berdiri , disambut perutnya berbunyi ," lapar"

" Ya udah yuk kita makan bersama . Itu temennya Sheila di dapur sama bibi malah dicuekin , dah masak banyak sepertinya ..." Mama Dita akhirnya mengajak keluarganya makan malam bersama , kemudian mereka menuju ruang makan keluarga.

.

.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

1
Hariyanti
👍👍👍👍👍👍😍😍😍😍😍🙏🙏🙏🙏
Saya Sayekti
ceritanya panjang dan rumit,tp telaten menguraikan nya,bravooo. author.
Saya Sayekti
buntu g jelas jadinyaa
Saya Sayekti
sampai sekarang masih abu-abu. kayak masuk k labirin
dhara
bagusss banget ceritanya ngak mudah d tebak syukaaa😍😍😍
Ricka Monika
lah baru ketemu sama ayahnya udah ditinggal LG,hanya cuma s saat tak sampai satu hari,kasihannya Daniella 😌
Oxyy_
bahagia selalu ella
Oxyy_
baru bab pertama udh di tinggal mati/Scowl/
Eskael Evol
keren👍
Eskael Evol
good Ella
Eskael Evol
cerdas thor👍👍👍
Eskael Evol
menyerang markas Anderson? kalian datang bunuh diri wkwkwk
Eskael Evol
waduh sampai pake mobil box
Eskael Evol
penganten belum belah duren 😊
Eskael Evol
wahh Ella bakal ketemu doyok
Surprise banget😄
Eskael Evol
smart thor👍👍👍👍
Eskael Evol
siapa ya?
Eskael Evol
so sweet 👍👍👍👍❤❤❤❤❤
Eskael Evol
ciyeeeee ciyeeeee Mr doyok ternyata jatuh cinta
Eskael Evol
syukur lah om Leon sudah ketahuan bukan penghianat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!