Fei Xing berasal dari abad masa depan—tahun 3080—dimana hampir semua aspek kehidupan dikuasai oleh mesin pintar canggih.
Kemajuan teknologi yang terlalu cepat mengakibatkan banyak kerusuhan dan konflik di seluruh dunia.
Ayahnya, seorang profesor jenius di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, menciptakan sebuah sistem canggih yang terpasang pada jam pintar Fei Xing.
Tujuan utama penciptaan sistem itu adalah untuk melindungi anaknya dengan mengirimkannya pergi dari tahun 3080 yang penuh bahaya.
Di dunia baru ini, Fei Xing bebas mengendalikan sistemnya sesuai keinginannya.
Sistem kecerdasan buatan ini sangat pintar dan memiliki protokol dasar: tidak boleh menyakiti atau melawan tuannya.
Dalam kurun waktu 100 tahun, Fei Xing sudah sering melakukan perjalanan lintas dunia—dari zaman modern, masa lalu, hingga dunia saat ini—hanya untuk bertahan hidup dan mengembangkan kemampuannya.
Namun Sistemnya membutuhkan energi untuk tetap beroperasi dan menjaga kelangsungan hidupnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dunia 1020
Karena sudah memasuki waktu sore, mereka memutuskan untuk memasak makan malam bersama seluruh desa.
Pelayan dari vila Fei Xing juga ikut membantu dengan senang hati, membawa bahan makanan tambahan yang membuat hidangan malam itu jauh lebih melimpah dari biasanya.
Di halaman rumah Peng Zuan, anak-anak bermain riang dengan wajah yang sudah mulai cerah dan sehat setelah mendapatkan nutrisi yang cukup.
Para wanita sibuk mengelap meja kayu besar dan membersihkan mangkuk serta sumpit dengan cermat, sambil berbincang-bincang dengan suara tawa yang mulai kembali terdengar setelah lama hilang dari desa.
Sementara itu, Fei Xing bersama para pria dewasa dan pemuda berkumpul di teras keluarga Peng, membicarakan rencana pembangunan gerbang desa yang akan segera dimulai.
Sebelum membahas detailnya, Fei Xing telah meminta semua orang untuk bersumpah tidak akan pernah membocorkan rahasia tentang identitasnya dan teknologi yang akan dia gunakan.
Tanpa ragu, semua orang dengan tulus mengangkat tangan dan berjanji setia untuk merahasiakannya sampai akhir hayat mereka.
Tanpa peringatan, Fei Xing mengangkat tangannya dan sebuah layar hologram berwarna muncul tiba-tiba di tengah ruangan.
"Ah!uhm!!!"Lin Dang terkejut hampir berteriak kaget sebelum Dong Ming dengan cepat menutup mulutnya.
"Hati-hati!" bisik Dong Ming dengan suara rendah namun jelas.
Mereka menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan, mencoba menenangkan diri sebelum mengajak Fei Xing untuk melanjutkan.
Fei Xing menghela nafas perlahan. "...Maaf jika mengejutkan kalian. Ini adalah beberapa contoh desain gerbang yang bisa kalian pilih sesuai dengan selera dan kebutuhan desa."
Dia menggerakkan tangannya di udara, dan beberapa gambar gerbang dengan bentuk dan warna yang berbeda muncul dengan jelas di depan mata mereka.
Ada gerbang dengan motif ukiran tradisional, yang modern dengan aksen logam, hingga yang memiliki bentuk khas daerah setempat.
Peng Zuan mengangkat jari telunjuknya dengan penuh semangat, menunjuk pada salah satu gambar. "...Bagaimana dengan yang ini? Gerbang kayu merah dengan ornamen ukiran naga dan harimau yang terlihat sangat megah!"
Seorang pria baya yang duduk di pojok mengerutkan kening dengan sedikit ragu."....Apakah tidak terlalu besar untuk desa kita?"
Fei Xing segera menjelaskan dengan sabar."....Ukuran standar untuk gerbang wilayah adalah sekitar 10 meter lebar dan 5 meter tinggi—cukup besar untuk menunjukkan keberadaan kita namun tidak terlalu memakan tempat........"
"Kalian bisa membicarakan lebih lanjut tentang pilihan desainnya nanti. Sebelum saya ikut bergabung dalam diskusi itu, saya ingin menunjukkan hal lain yang sangat penting bagi pembangunan desa kita..."
Dengan gerakan tangan yang cepat, Fei Xing menggeser layar hologramnya.
Segera setelah itu, berbagai bentuk robot dengan desain yang berbeda muncul di layar—beberapa dengan bentuk besar untuk pekerjaan berat, yang lain lebih kecil dan gesit untuk pekerjaan rinci.
".... mereka inilah yang akan membantu kita membangun gerbang, rumah baru yang lebih kokoh, serta gedung-gedung penting lainnya yang desa butuhkan seperti rumah sakit dan sekolah," jelas Fei Xing dengan serius.
".....Mereka bekerja jauh lebih cepat dan presisi daripada pekerja manusia biasa, sehingga pembangunan bisa selesai dalam waktu yang jauh lebih singkat."
Dia kemudian melihat satu per satu wajah para pemuda dan pria dewasa di depannya."Karenanya, saya berharap tidak akan ada yang merasa takut atau terkejut saat melihat mereka muncul di desa besok. Mereka tidak akan membahayakan siapapun—malah akan menjadi teman kerja yang sangat membantu bagi kita semua."
Peng Zuan dan orang lain mengangguk dengan cepat, mata mereka bersinar dengan kegembiraan dan rasa kagum.
Mereka tidak bisa membayangkan bahwa ada kekuatan seperti ini yang akan membantu membangun desa mereka menjadi tempat yang lebih baik.
"Jangan khawatir, Tuan muda—atau seharusnya kami menyebut Anda dengan gelar kehormatan Anda di langit?" tanya Lin Dang dengan suara penuh rasa hormat.
Fei Xing hanya tersenyum lembut."...Panggil saja saya Tuan muda seperti biasa. Yang penting adalah kita bekerja sama untuk membuat desa Wu menjadi tempat yang layak untuk tinggal."
Di saat itu juga, aroma makanan yang lezat mulai menyebar dari arah dapur.
Makan malam bersama yang penuh harapan dan semangat baru siap disajikan, menandai awal dari babak baru bagi desa Wu yang sedang bangkit dari keterpurukan.
Jam 4 pagi, ketika kegelapan masih menyelimuti seluruh desa Wu, Fei Xing sudah bangun dan berjalan menuju pagar pembatas yang menjadi batas tidak resmi dengan wilayah Kekaisaran.
Dia berdiri tegak di tepi tanah yang sudah dipilih sebagai lokasi pembangunan baru, kemudian menurunkan tangannya ke permukaan tanah.
"...Aktivitas fungsi pelindung—aktifkan!"
[Sistem pelindung diaktifkan! Mode kamuflase untuk area pembangunan dihidupkan! Tidak ada yang bisa melihat atau mengganggu proses pembangunan dari luar wilayah!]
Fei Xing melambaikan tangannya perlahan ke atas, dan seketika sebuah tongkat listrik berwarna gelap muncul di tangannya.
Dengan satu lambaian yang cepat dan pasti, dia menggambar garis lurus di udara sejauh mata memandang.
Sebuah kilatan biru menyilaukan menerobos kegelapan, membentang dari ujung ke ujung dengan panjang yang tak terbatas—berjarak tepat 5 meter dari pagar yang dulunya menjadi pembatas dengan Kekaisaran.
Garis cahaya itu menjadi penanda batas wilayah desa Wu yang baru dan resmi.
"Sistem, keluarkan semua unit robot yang sudah disiapkan untuk membangun tembok pembatas dan pintu gerbang utama!" perintah Fei Xing dengan suara yang tegas namun penuh semangat.
Tak lama kemudian, dari balik semak-semak dan area yang telah kamuflase, muncul puluhan robot seukuran manusia dengan badan yang ramping namun kokoh.
Mereka melayang di udara dengan tenang menggunakan teknologi anti-gravitasi yang terpasang di bagian bawah tubuh mereka.
"...Tuan, kami siap untuk memulai pekerjaan!"suara serempak dari robot terdengar jelas di udara.
Fei Xing mengangguk dengan puas."Pembangunan dimulai!"
Robot-robot segera bergerak dengan sangat terkoordinasi menuju area rumah warga yang sudah dibiarkan kosong dan rusak.
Dengan presisi yang luar biasa, mereka menghancurkan semua struktur rumah yang tidak layak huni lagi, kemudian memasukkan puing-puing kayu dan tanah liat ke dalam mesin daur ulang besar yang muncul bersamaan dengan mereka.
Dalam hitungan menit, kayu-kayu bekas yang sudah lapuk dan keropos keluar dari mesin dalam bentuk bongkahan kayu utuh dan baru, dengan tekstur yang halus dan kuat layaknya kayu pilihan yang baru ditebang.
Sebelum memulai proses ini, Fei Xing sudah meminta seluruh warga desa untuk tinggal sementara di rumah Peng Zuan, Dong Ming, dan Lin Dang yang berada di ujung desa yang lebih aman.
Mereka akan tinggal di sana selama proses pembongkaran dan pembangunan area pertama berlangsung.
Setelah bagian ini selesai diperbaiki dan dibangun ulang, mereka akan bergantian membangun bagian desa lainnya satu per satu.
"Wilayah Desa Wu memang tidak terlalu luas hanya sekitar 300 meter dari ujung ke ujung," gumam Fei Xing sambil melihat peta hologram yang muncul di depannya.
".......Jadi jika semua berjalan sesuai rencana, seluruh hunian baru dan fasilitas pendukung lainnya akan selesai dalam waktu kurang dari satu bulan."
Fei Xing melangkah ke atas salah satu piring apung kecil yang muncul dari tanah, naik setinggi beberapa meter untuk mengawasi seluruh proses pembangunan dari atas.
Dari sana, dia bisa melihat dengan jelas bagaimana para robot bekerja dengan sangat cekatan dan teratur.
Mereka memasang setiap bagian kayu untuk gerbang utama dengan presisi milimeter, menyusun tembok pembatas wilayah dengan rapi, dan menyiapkan fondasi untuk rumah-rumah baru yang akan dibangun.
Dengan sinar matahari yang mulai muncul dari ufuk timur, menyinari area pembangunan dengan cahaya keemasan, Fei Xing merasakan bahwa semua upaya yang telah dia lakukan mulai menunjukkan hasil.
Desa Wu yang dulunya kumuh dan terabaikan kini sedang bertransformasi menjadi tempat yang layak untuk hidup—semua berkat kerja sama antara teknologi canggih dan tekad warga yang ingin hidup lebih baik.