Vina gadis cantik dan baik hati, anak dari Halwa dan Kevin, kehidupannya begitu sangat bahagia dengan pacarnya yang begitu sangat perhatian, tapi sebuah peristiwa terjadi dan membuat kehidupan Vina berubah, dia harus menikah dengan seseorang yang dendam dengan keluarganya dan ingin melampiaskan dendam itu kepada Vina.
Apa motif lelaki itu dan kenapa dia bisa begitu dendam dengan keluarga Vina?.
Yang penasaran langsung aja dibaca. Makasih.
Follow
Ig;Aininabila23
Fb;Aini Nabila
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aini nabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
Jangan lupa like dan komen sebelum membaca ya.
Happy Reading.
❤❤❤
"Tatap mataku dan ucapkan jika kau tidak mencintaiku"ujar Arga yang matanya sudah berkaca-kaca. Laki-laki memang sangat jarang menangis, tapi jika itu menyangkut orang yang dicintainya air matanya pun akan jatuh.
"Untuk apa aku melakukan itu kalau aku memang sudah tidak mencintaimu"ujar Vina masih tetap menunduk.
"Berarti kamu berbohong Vina, apa ada seseorang yang menyuruhmu menjauhiku?"ujar Arga membuat Vina terkejut, kenapa Arga bisa menebak dan langsung benar seperti itu.
"Tid,,tidak ada yang menyruhku, ini murni kemauan ku dan aku benar-benar sudah menikah"ujar Vina.
"Aku tidak akan percaya sampai kau menatap mataku dan ucapkan semua itu"ujar Arga, Vina pun memberanikan dirinya untuk melihat wajah Arga lebih tepatnya mata Arga dan berucap.
"Aku,,,Aku tidak mencintaimu dan aku sudah meni,,kah"ujar Vina membuat Arga tak mampu berucap apapun lagi, dia terdiam, mulutnya seakan terkunci mendengar penuturan dari Vina.
"Aku harap kamu bahagia, carilah pendamping yang lebih baik dariku"ujar Vina dan bangkit dari kursinya lalu pergi.
"Siapa orangnya?"ujar Arga menghentikan langkah Vina.
"Maksudnya?"tanya Vina.
"Suamimu, siapa dia?"ucap Arga dengan mata yang penuh dengan kekecewaan.
"Rio"ujar Vina membuat Arga terkejut bukan main, Rio?, apakah Rio yang dimaksud Vina adalah orang yang meminjamkannya modal dan memasukkannya kedalam penjara.
"Apakah Rio suamimu sama dengan Rio yang memasukkan ku kedalam penjara?"tanya Arga.
"Iya"ujar Vina. 3 huruf yang Vina ucapkan mampu membuat Arga menjadi lebih drop dari sebelumnya, Arga benar-benar tidak menyangka jika Vina akan setega itu padanya.
"Apa karena dia lebih kaya dariku makanya kamu ingin bersamanya Vina"ujar Arga, bukannya menjawab pertanyaan Arga, Vina langsung berlari begitu saja meninggalkan Arga ditaman itu.
Ini sakit untuk Vina, ini semua tidak mudah untuknya. Tadi saat Vina datang ketaman, tempatnya bertemu dengan Arga dia memang tidak membawa mobil, dia hanya menaiki taxi.
Vina terus berlari dijalan sambil mengingat kenangan-kenangannya dengan Arga, sesekali dia juga menghapus air matanya yang jatuh dan tak mau berhenti.
"Masuk"ujar seseorang yang sangat Vina kenali suaranya, orang itu adalah orang yang membuatnya begitu sangat menderita seperti saat ini, siapa lagi kalau bukan Rio Dewanto.
Vina pun menghentikan langkahnya saat suara Rio memasuki gendang telinganya, Vina melirik kearah suara itu dan mendapati Rio tengah berada didalam mobilnya dan kaca mobil Rio yang terbuka memperlihatkan wajah Rio yang ada didalam mobil itu.
"Aku ingin sendiri saat ini, jadi pergilah"ujar Vina.
"Kau akan pulang denganku kalau kau tidak mau kau akan tanggung akibatnya"ujar Rio membuat Vina sudah tidak bisa menolak lagi dan langsung masuk kedalam mobil.
Selama perjalanan Vina hanya diam saja sambil matanya menatap kearah jendela, dia tidak ingin menatap kearah Rio atau melihat Rio sebab dia yakin matanya sudah membengkak saat ini akibat menangis dan dia tidak mau jika Rio melihat itu.
Sesampainya mereka dirumah, tanpa berucap apapun Vina langsung turun dan berjalan kearah halaman belakang.
Kenapa aku seperti merasa bersalah terhadap Vina saat melihatnya menangis dan rapuh seperti tadi, bukannya ini yang aku mau, batin Rio.
"Kak tadi aku lihat kak Vina masuk kerumah dengan mata yang bengkak seperti habis menangis, apa kakak menyiksanya diluar?"ujar Maya saat melihat Rio sudah memasuki rumah.
"Aku tidak menyiksanya"ujar Rio lalu berjalan memasuki kamarnya.
Aku yakin pasti ada sesuatu yang terjadi sampai kak Vina menangis seperti itu, batin Maya lalu berjalan menuju halaman belakang untuk memgecek Vina alias kakak iparnya itu.
"Kak Vina"ujar Maya yang sudah duduk disamping Vina dan melihat Vina mengeluarkan air mata yang banyak. "kak Vina kenapa?, cerita sama Maya"lanjut Maya sambil mengusap tangan Vina lembut.
sukses
semangat
mksh
Jadi suka bacanya kalo jalan ceritanya rapi.
Ada juga novel yang pernah di baca judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, rapi juga terus seru lagi