NovelToon NovelToon
Ruang Kosong Di Sekolah

Ruang Kosong Di Sekolah

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Supernatural / Eksplorasi-misteri dan gaib / Mata Batin / Roh Supernatural / Teen / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Matabatin / Tamat
Popularitas:415.9k
Nilai: 5
Nama Author: Vie Junaeni

Please, tap icon favorit, like dan kasih komentar. Kalau bisa kasih vote sama hadiah ya, hehehe.

Note : Plagiat/ATM/Remake apalagi nggak izin sama author, auto kutilan seluruh badan sampai organ dalamnya.

Blurb:

Bakat Dita yang dapat melihat makhluk astral, kerap membawanya membantu mereka yang tak kasat mata untuk kembali tenang ke alamnya.

Namun, kejadian-kejadian aneh sering terjadi di sekolah barunya. Beberapa murid hilang secara misterius. Suara-suara misterius juga sering muncul di lantai empat yang ruangannya masih kosong. Rasa penasaran membuat Dita mencoba memecahkan misteri ruang kosong di sekolahnya bersama Anan.

Namun, semakin dalam terlibat, kejadian misterius di sekolahnya malah dapat membahayakan nyawa Dita.

Mampukah Dita dan Anan memecahkan misteri ruang kosong di sekolah?

Ikuti kelanjutan kisahnya hanya di Noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Junaeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Hantu Anak Kecil

Ponsel milik Tante Dewi berbunyi, Anan rupanya menghubunginya pukul tiga sore kala itu.

"Ada apa, Nan?" tanya sang Tante dari dalam ponsel.

"Tante tau nomor hape Dita, nggak? Aku minta dong. Ummm, tapi jangan bilang kalau aku yang minta, ya?" ucap Anan dari dalam ponsel.

"Coba bentar Tante tanya sama orangnya ya," ucap Tante Dewi lalu menoleh ke arah Dita, "Ta, nomor hape kamu berapa? Si Anan tanya nih!"

"Astaga, Tante! Emang lagi sama Dita? Huh, bikin malu aja nih punya Tante lemes banget mulutnya." Anan lalu menutup sambungan ponselnya.

"Mau ngapain dia tanya nomor aku, Tante?" tanya Dita.

"Tau nih, ngomong sendiri aja! Eh, mending kamu datang Nan ke rumah sakit, Dita ada di sini."

Tut tut tut tut.

"Yeeeee, malah dimatiin hapenya," gumam Tante Dewi.

Wanita itu kembali menghubungi Anan dan memintanya untuk datang ke rumah sakit.

'Duh, mau ngapain Tante dia disuruh ke rumah sakit?'

Dita lalu meminta izin pada Tante Dewi untuk pergi ke toilet.

Saat sedang berada di dalam toilet, suara kehebohan terjadi. Lift rumah sakit ternyata mengalami kerusakan dan terjatuh. Kecelakaan itu memakan korban seorang pria paruh baya yang harus kehilangan kedua tangannya. Ada juga korban seorang wanita yang tengah hamil muda.

"Ada kejadian apa ya, Pak?" Dita bertanya pada salah satu petugas kebersihan ketika keramaian itu terjadi.

"Ada lift yang jatuh, Neng. Terus ada korban yang meninggal juga," jawab bapak itu.

"Inalillahi waa innailaihi rajiun. Serem banget sih, aku nggak mau ke sana lah." Dita bergegas hendak kembali ke ruang kerja Tante Dewi.

Namun, Dita tak sengaja bertabrakan dengan salah satu korban yang sudah menjadi hantu. Dita baru menyadari kalau sosok yang menabraknya adalah seorang perempuan yang sudah menjadi hantu.

"Kenapa saya bisa tembus mereka tetapi saya bisa nabrak kamu?" tanyanya.

"Sa-sa-saya, saya nggak tau, Mbak."

Dita berusaha menghindar dan hendak lari, tetapi hantu perempuan itu menahannya.

"Apa saya sudah meninggal?" tanyanya lagi mendekati Dita.

Hantu perempuan bernama Keysa itu lalu menangis. Tangisan yang terus mengeluarkan darah dari kedua matanya. Sosok itulah yang nantinya menjadi penunggu Rumah Sakit Keluarga dan kerap dipanggil Tante Key oleh Dita.

Hantu perempuan itu meringkuk di sudut lorong rumah sakit. Hantu itu menangis pilu.

Dita awalnya kasihan dan ingin menenangkan, tetapi dia memilih segera bergegas untuk menghindar. Tetapi gadis itu tak sengaja menabrak kembali seseorang tepat di bagian dada bidang milik seorang pria. Aroma maskulin parfum Tom Ford merasuk ke indera penciuman Dita.

"Duh, hantu mana lagi nih yang aku tabrak?" gumam Dita.

"Terus, elu pikir gue hantu gitu?! Ikut gue sekarang!" Anan menarik paksa tangan Dita menuju ke mobilnya.

"Tapi aku lagi kerja, Nan. Nanti Tante Dewi cari aku." Dita berusaha melepas tarikan tangan Anan.

"Dia pasti lagi sibuk ngurusin korban kecelakaan lift itu. Udah ikut aja!"

"Terus, kamu mau bawa aku ke mana?"

"Tuh, urusin anak itu. Dia bilang cari mamanya." Anan menunjuk ke arah hantu anak lelaki yang ada di dalam mobil Anan.

"Tapi, aku kan bukan mamanya!"

"Makanya bantuin gue buat cari mamanya atau dia bakalan terus ada di mobil gue," keluh Anan.

Dita menoleh pada hantu anak kecil yang tersenyum ke arah Dita. Wajah anak itu pucat dengan kedua mata yang menghitam.

"Hai, ganteng!" sapa Dita.

"Dih, muka pucat gitu aja dibilang ganteng!" cibir Anan.

"Diem kamu! Lagian emang cakepan dia sama kamu!" cibir Dita.

"Dih, somplak nih cewek." Anan bersungut-sungut.

"Mau ditolongin, nggak?" ancam Dita.

"Iya, iya, mau! Silakan Dita." Anan meminta Dita masuk ke dalam mobil.

"Hai! Apa kamu tahu di mana kita bisa cari mama kamu?" tanya Dita.

Hantu anak itu menggelengkan kepalanya lalu menangis.

"Yah, repot ini mah kalau begini," keluh Dita seraya menepuk dahinya sendiri.

...***...

Dita akhirnya mengikuti Anan berkeliling ke semua tempat yang anak lelaki itu ingat. Hampir semua tempat merupakan area bermain. Dita dan Anan juga sampai di sebuah taman bermain air yang mempunyai banyak wahana permainan air yang pastinya sangat menyenangkan bagi anak-anak. Tak hanya anak-anak, orang dewasa juga bisa merasakan keseruan aneka wahana. Untungnya ada Anan yang siap sedia membelikan tiket untuk Dita.

Pengunjung di taman bermain air itu juga bisa merasakan sensasi meluncur dengan cepat sambil berputar 360 derajat di dalam cawan air, hingga menara air penuh dengan petualangan untuk anak-anak.

"Dih, girang banget tuh cewek gue bawa ke sini," gumam Anan.

Dita dan hantu anak kecil itu asik bermain sepuasnya bahkan mencoba mengajak Anan yang masih gengsi untuk bermain. Puas bermain air Dita mengajak Anan untuk makan siang.

Dita dan Anan memasuki Food Court yang mana mengusung konsep tempat makan yang ramah anak. Tidak heran bila di dalamnya terdapat playground yang memang diperuntukan bagi anak-anak pengunjung di sana.

Areanya tidak begitu luas namun fasilitas bermainnya cukup lengkap. Ada kolam bola, perosotan hingga terowongan karet. Hantu anak kecil itu sangat senang sekali.

"Kok, dia bisa sih ada di mobil kamu?" tanya Dita seraya menyantap sosis dan kentang goreng.

"Itu yang gue heran. Tau tau di ada di kursi belakang mobil gue dari kemarin. Tapi gue nggak tau dari mana," jawab Anan.

"Coba kamu ingat-ingat kemarin itu kamu lewat jalan mana aja, siapa tahu ada yang dia ingat," pinta Dita yang sekarang menyeruput soda gembira di gelas plastik.

"Kayaknya dia mau ngerjain gue, deh. Masa rata-rata tempat yang dia inget itu taman bermain, hayo? Mana minta jajan mulu lagi." Anan menatap sekilas ke arah hantu anak kecil itu yang masih asik bermain.

"Bagus, dong!"

"Bagus buat elu! Ayo, pindah kita cari lagi!" seru Anan.

Dita menghampiri hantu anak kecil tersebut untuk masuk ke dalam mobil Anan lalu berpindah.

Tak lama kemudian, Anan menghentikan laju mobilnya di taman bermain yang ke empat yang mereka datangi. Taman itu bernama Taman Bermain Ceria. Pemuda itu masih memandangi hantu anak kecil yang tengah asik menyantap permen kapas di tangannya kala turun dari mobil.

"Kalau dipikir-pikir, dia pintar ya soalnya ngikutin orang kayak kamu yang sanggup penuhi jajannya. Coba dia ngikutin manusia miskin kayak aku, bisa-bisa cuma jajan permen kopiko satu biji, hehehe."

"Garing luh, Ta! Eh, nunduk Ta!" Anan menarik tangan Dita untuk berjongkok dan bersembunyi di balik mobilnya.

"Ada apaan, sih?" tanya Dita tak mengerti.

...*****...

...Bersambung....

1
Rui
👍
Sri Wiludjeng
bagus banget critanya walaupun pendek
... tapi masih ada crita selanjutnya .. /Good//Good/
Dinda
Keren ceritanya, semangat berkarya thor
Wy Ky
keren
disda
wkwkwk.. pak Ferdi jadi ketua osis
disda
temen dekatnya dita sebelum sama tasya...
disda
bukannya dita dan anan ketwmu nya pas anan udah jadi pocong ya.. di mes tempat dita kerja yg lagi ada pembangunan apa gitu.. lupa aku
Vie Junaeni: yes kak, ini flashback ternyata satu sekolah terus mereka dibuat amnesia setelah novel ini ending wkwkwk
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kerennnnnnn ceritanya 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
Enok Wahyu.S GM Surabaya
ini si Anan g curiga apa kalau Yono ilang...kan BPK e Yono kerja di rmhe
valenatà
selalu seru dan menarik
agustin puspita
oh jadi begitu ,,aku pikir jadi laen critanya,,maaf ya kak vie udh suudzon ,,,,mari lanjut .......
agustin puspita
Luar biasa
Galih Rakhashiwi
brrti anan ada 2 ya Thor, anak cw sm anan cowo
Nur Ipah
sangat bagus
Ayuk Vila Desi
akhirnya jadi novel ..sempet kecewa karna hilang
kagome
wah kebangetan tu hantu cermin. aq aja kagak pernah pake made in korea
lah situ mau make. kalah saing ma hantu aq🤣
kagome
ti itu sapa thor
apakah kunti panggilannya ti???
linamaulina18
bc ini dulu ap bc pocong tampan dulu Thor biar g bingung
Fitri
Orang tkutny sma pocong lah Dita tkutny mlah sma ulat🤣
😘Rahma_wjy😉 IG @rwati964021
baru baca yg ini, dulu baca langsung yg potam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!