bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
membuat zahira cemburu
" Kok brewokannya hilang sih " ucap Clara sambil meraba muka Vans
" Gak suka " tanya Vans sambil membelai rambut Clara
" Suka " jawab Clara
Ya Allah kita belum bercerai tapi Vans udah selingkuh di depan ku lagi.
Maaf Zahira cuma ini cara agar aku tau kamu masih mencintai ku atau tidak.
" Ngapain liat liat pergi bikinin aku kopi " bentak Vans pada Zahira dan Zahira pergi ke dapur.
" Bawa ke kamar ya " suruh Vans sambil menggendong Clara ke kamarnya
" Iyah " jawab Zahira singkat
Tega banget Vans bawa pelacur ke rumah ini dada ku terasa sesak ya Allah kuatkan hamba mu ini.
5 menit kopi jadi Zahira melihat Vans sedang bermesraan dengan Clara langsung memalingkan mukanya.
" Maaf ini kopinya " ucap Zahira dan menaroh kopi itu di meja
" Pergi " bentak Vans dan Zahira pergi tanpa menjawab.
Maaf bidadari ku adakah yang lebih menarik darimu. Aku hanya mencintai mu maaf Zahira Maira.
" Kok ngelamun " tanya Clara yang membuyarkan lamunan Vans
" Lepas kita cuma sandiwara jangan melampoi batas mu dasar pelacur " bentak Vans sambil mendorong Clara kasar.
Ya Allah aku gak tahan melihat mereka berdua tidur bersama.
" Kok nangis kenapa " tanya Vans yang tiba tiba Mengejutkan Zahira
" Nggak papa aku mau tidur " jawab Zahira dan pergi tapi Vans menarik Zahira sampai jatuh ke pelukannya. dan sebuah kain terbang terkena hembusan angin terbang menempel di kepala mereka.
" Apa kamu cemburu " tanya Vans lagi
" Nggak " dusta Zahira
" Tatap mata ku dan bilang aku tidak mencintai mu " suruh Vans yang melihat Zahira sedikit pun tak mau melihatnya
" Tolong biarkan aku pergi " ucap Zahira sambil mendorong Vans keras
" Tidak katakan sekali saja " ucap Vans yang berdiri di depan lagi mengikuti Zahira
" Aku tidak mencintai mu Vans " ucap Zahira sambil menatap mata Vans dengan mata berkaca kaca.
Deg..
perkataan Zahira membuat Vans kesal dan ingin sekali mengakhiri hidupnya.
* Sayang kok pergi " ucap Clara dan memeluk Vans dari belakang
" Maaf kita pergi tidur " ucap Vans dan menggandeng Clara ke kamar.
Ibu ayah ajak aku bersama mu aku muak dengan semua ini.
Paginya Clara keluar dari kamar Vans sudah mandi dan sangat sexsi Zahira yang melihatnya pun hanya diam tanpa menyapa Clara.
" Saya mau masuk tolong minggir " suruh Zahira
" Ini kamar ku ngapain masuk sini " ketus Clara pada Zahira
" Ini kamar ku anda hanya pelacur yang Vans jadiin hiburannya tapi saya istrinya jadi ini kamar ku " tegas Zahira sambil menatap tajam ke arah Clara
" Saya calon istrinya kamu bakalan jadi mantan istrinya jadi menjauh dari kamar ku " bantah Clara membuat Zahira kesal dan menampar Clara begitu keras
" Akting mu luar biasa Clara " batin Vans sambil tersenyum
" Tapi aku masih sah istrinya dan kamu cuma simpanan jadi pergi dari kamar ku " usir Zahira sambil menarik tangan Clara agar menjauhi kamarnya.
...*****...
" Beraninya kamu usir Clara " bentak Vans dan langsung berdiri dari tidurnya
" Dia larang aku masuk ini masih kamar ku kan " ucap Zahira
" Dia calon istri ku " tegas Vans
" Talak aku dan aku akan pergi dari rumah ini " ucap Zahira sambil menatap Vans
" Clara kemana kamu, pisah pertengkaran kita aku gamau talak Zahira " batin Vans yang hanya diam saat Zahira mengatakan talak.
" Sayang dia tampar aku " ucap Clara yang tiba tiba datang
" sakit sini aku cium " ucap Vans yang Mencium Clara
" Baiklah aku pergi " ucap Zahira dan langsung pergi
" Syukurlah Clara datang di waktu yang tepat " batin Vans senang.
komen vote rate hargai autor okeh
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣